KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 281 : KEMENANGAN


__ADS_3

Kemunculan banteng raksasa yang muncul dari tebasan Myro tersebut membuat getaran yang sangat besar di seluruh Dunia Kaisar, di tambah lagi serangan Myro kali ini dibantu oleh 2 Kaisar, ratusan hingga ribuan Kaisar Martial serta banyak sekali kekuatan lainnya. Oleh karena itu, seluruh Dunia Kaisar kali ini gemetar lebih kuat daripada sebelumnya.


Bukan hanya Dunia Kaisar, bahkan getaran ini menyebar ke seluruh dunia di sekitarnya.


Para penduduk yang sama sekali tidak memiliki kekuatan atau hanya memiliki kultivasi lemah sudah sangat ketakutan ketika menghadapi getaran ini, sedangkan mereka yang kuat sekalipun seperti Half Kaisar Martial ataupun Kaisar Martial masih merasakan krisis dari ledakan ini.


Selama mereka adalah target dari serangan barusan, Kaisar Martial sekalipun yakin bahwa mereka pasti mati.


Orang-orang yang ada di sekitar ledakan itu, lebih tepatnya rekan-rekan yang datang untuk membantu Myro mulai terlempar akibat ledakan itu, terutama mereka yang lebih lemah sebab kekuatan ini terlalu kuat yang membuat mereka terbang menjauh.


Melihat hal tersebut, Karter dan Husk kembali memutuskan untuk memasang perisai di sekitar mereka agar bisa melindungi orang-orang ini.


Saat ini sosok banteng itu kembali terlihat, Ark sedang berusaha menahan banteng ini sekuat tenaga dengan cara memegang tanduk banteng ini memakai tangannya agar tanduk tersebut tidak menabrak dirinya.


Banteng raksasa tersebut menghela nafas berupa asap putih, ia semakin marah sebab Ark berani menghentikan gerakannya.


Oleh karena itu banteng ini menjadi semakin marah, matanya berubah menjadi merah dan kekuatannya yang mendorong Ark menjadi semakin kuat.


Merasakan tekanan dan dorongan pada banteng ini menjadi lebih kuat, Ark masih menahannya dengan keras kepala. Ark tahu bahwa selama ia tidak menahan serangan banteng ini, dirinya pasti mati akibat tabrakan tanduknya tersebut.


Ketika banteng itu memiliki tanda-tanda melemah dan Ark baru akan membuang sedikit rasa khawatirnya, sosok Prometheus berlari menuju ke arah Ark.


Prometheus yang berlari tiba-tiba melompat, ia yang memiliki tinggi seperti raksasa sedang melompat pasti terlihat sangat unik.


Prometheus yang melompat menendang ke arah tangan Ark yang mencoba menahan tanduk banteng tersebut.

__ADS_1


"Brak!".


Dengan tendangan Prometheus, tangan Ark yang memegang tanduk banteng tersebut harus terlepas. Hal ini tidak bisa disalahkan kepada Ark, tendangan Prometheus terlalu kuat hingga membuat tangannya sedikit terlempar sehingga ia tidak bisa lagi memegang tanduk banteng tersebut.


Banteng yang sudah terlihat melemah tadi tahu bahwa kesempatan sudah datang, matanya kembali menjadi merah dan ia bergegas menuju Ark tanpa ragu.


Myro yang ada di sisi lain juga tahu bahwa kesempatan sudah tiba, ia menggunakan Zirah Vermilion yang seharusnya menjadi roh benda milik Myro baik menuju banteng tersebut.


Dengan diberikannya kekuatan dari Zirah Vermilion, sebuah zirah besi yang terbakar oleh api menutupi seluruh tubuh banteng ini.


Api dapat terlihat di seluruh zirah besi pada tubuh banteng, bahkan suhu udara di sekitarnya berubah menjadi panas.


Walaupun begitu, perubahan suhu sama sekali tidak mempengaruhi banteng tersebut, mungkin karena Zirah Vermilion tahu bahwa banteng ini adalah kekuatan Myro yang membuat ia mengatur agar apinya tidak menyerang banteng ini.


Ark yang tangannya baru bisa kembali bergerak akibat dari tendangan Prometheus tahu bahwa ia tidak bisa menghentikan serangan banteng ini tepat waktu, oleh karena itu ia hanya bisa menutup matanya dan berharap bahwa keberuntungan akan membantunya kali ini, mungkin ia masih bisa hidup dari serangan ini apabila ada keberuntungan.


Tetapi pada akhirnya keberuntungan tidak datang untuk membantu Ark kali ini, banteng dengan zirah api itu menabrak Ark dengan keras ke tanah.


"Booooom!".


Sebuah ledakan yang keras terdengar, tanah di bawah kaki Ark segera retak sebelum hancur sepenuhnya. Setelah itu, api dan lava dapat terlihat muncul dari tanah di sekitar akibat ledakan itu.


Bahkan Karter dan Husk sedikit terkejut sebab saat ini perisai yang mereka buat sedikit meleleh, meskipun lelehan pada perisai mereka sangat kecil sehingga bisa diperbaiki dengan mudah, masalahnya mereka sudah bergerak mundur untuk menjauh dari serangan ini.


Selain itu serangan itu semuanya berkumpul di sekitar Ark untuk mengalahkannya, jadi panas yang terkena pada perisai mereka sekarang hanya sebagian kecil dari serangan yang Myro berikan kepada Ark. Tetapi sebagian kecil dari serangan Myro tersebut sudah cukup untuk melelehkan sedikit dari perisai mereka, padahal mereka adalah Kaisar.

__ADS_1


Kali ini, Zhi Li dan yang lainnya melangkah maju untuk memperkuat perisai ini, walaupun tidak ada tanda-tanda bahwa perisai yang dibuat 2 Kaisar ini akan hancur tapi tidak ada salahnya untuk berjaga-jaga.


Bagaimanapun jika perisai yang dibuat 2 Kaisar ini hancur maka sesuatu yang fatal mungkin terjadi seperti banyak dari mereka yang ada di tempat ini akan mati, terutama mereka yang lebih lemah ataupun seorang murid.


Ledakan perlahan-lahan mulai melemah saat sudah lewat 5 menit sebelum hilang sepenuhnya saat sudah 1 menit, seluruh medan perang berubah sepenuhnya akibat ledakan barusan.


Kecuali tempat dimana mereka berdiri, tanah di sekitar mereka sudah hancur tanpa ada jejak kehidupan. Ledakan tadi terlalu besar yang benar-benar menghancurkan daerah sekitar hingga tinggal tanah.


Myro masih terbang diam di tempatnya, sebagai pengguna kemampuan tersebut maka serangan banteng dengan zirah api barusan sama sekali tidak bisa melukai Myro.


Melihat daerah di sekitarnya kosong, Myro menutup matanya dan mulai merasakan aura di sekitarnya, ia memastikan bahwa benar-benar tidak ada lagi tanda-tanda Ark di sekitar sebelum membuka matanya lagi.


Barusan Myro tidak bisa menemukan jejak Ark, bahkan jauh di bawah tanah sekalipun sudah tidak ada lagi tanda-tanda Ark yang bersembunyi, oleh karena itu Myro sudah yakin bahwa Ark sudah tidak ada lagi.


Bukan hanya Myro yang tidak bisa merasakan jejak Ark lagi, baik itu Karter, Husk, Zhi Li, Gristi, Turse dan kekuatan Kaisar Martial lainnya juga mulai merasakan keadaan sekitar.


Seberapa keras mereka mencari, maka keberadaan Ark tidak bisa ditemukan.


Pada awalnya semua orang masih ragu, tapi mengingat bahwa Bayangan memang tidak memiliki mayat ketika mati sesuai yang ada di beberapa buku kuno, Karter segera bergumam dengan ragu "Apakah kita menang?".


Bersamaan dengan perkataan Karter, para Kaisar Martial yang sebelumnya masih ragu langsung berteriak senang "Kita menang! Kita berhasil mengalahkan monster itu!".


Mendengar perkataan para Kaisar Martial ini, mereka yang memiliki kekuatan di bawah Kaisar Martial juga ikut berteriak senang. Bagaimanapun kekuatan mereka jauh lebih lemah daripada Kaisar Martial, jadi kemampuan deteksi mereka tidak sekuat Kaisar Martial sehingga mereka hanya menunggu sampai para Kaisar Martial memastikan bahwa mereka memang sudah menang, bukan tipuan Ark lagi.


Teriakan kemenangan terus bergema di seluruh area yang sudah hancur akibat ledakan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2