KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 140 : ORANG TERKUAT DI DUNIA


__ADS_3

Sebelum Madam Sha bisa menyadarinya, sosok Kaisar Racun di depannya berubah menjadi cairan dan bergegas menuju ke arah Shi Yan.


Walaupun Shi Yan sudah pasti akan mati, Madam Sha tidak bisa membiarkan Kaisar Racun membunuhnya. Oleh karena itu, Madam Sha langsung berteriak "Abe no Seimei, gunakan kertas rune!".


Abe no Seimei tidak banyak berbicara, ia membuka kipas lipat di tangannya yang membuat puluhan kertas rune terlempar.


Ketika kertas rune itu akan mengenai Kaisar Racun yang berubah menjadi cairan maka seekor badak dengan kulit besi menahan rune tersebut, badak besi ini tidak lain adalah 1 dari 5 roh Kaisar Racun yaitu Raja Badak Besi.


Di bawah serangan kertas rune Abe no Seimei, sebuah petir melukai sosok roh Raja Badak Besi itu namun karena kulitnya yang keras maka luka itu tidak terlalu fatal bagi badak.


Memanfaatkan kesempatan tersebut, Kaisar Racun bergegas ke arah Ganesha dan Shi Yan yang sudah kelelahan dengan suara dingin "Persiapkan diri kalian, jangan merasa senang hanya karena berhasil membunuh Kaisar Es! Aku akan menunjukkan kepada kalian, kekuatan dari Kaisar terkuat di dunia! Tidak, lebih tepatnya kekuatan dari sosok terkuat di dunia!".


Walaupun merasakan tekanan terkuat dari Kaisar Racun, sebuah senyuman muncul di wajah Ganesha, ia menatap Kaisar Racun yang akan menyerangnya dengan senyum mengejek "Orang terkuat di dunia? Apakah kau tidak bermimpi! Kami, Ganesha dan Shi Yan tidak pernah mengakui siapapun di dunia ini kecuali 1 orang! Hanya orang itu yang bisa menjadi sosok terkuat di dunia, tidak ada yang lain!".


Tanpa menunggu lagi, Ganesha segera menggunakan seluruh kekuatan terakhirnya untuk kembali mengangkat kapaknya. Tapi kali ini Ganesha tidak menebas Kaisar Es, melainkan ia menebas ke arah ruang kosong di sampingnya.


"Kami akan tunjukkan kepada kalian, sosok terkuat di dunia!", kata Shi Yan dan Ganesha tersenyum percaya diri.


...----------------...


beberapa tahun yang lalu di Dunia Gott, setelah Rena menanyakan tentang teknik terkuat di dunia kepada Myro, ia segera pergi untuk kembali berlatih.


Myro hanya duduk sebentar sebelum pintu ruangannya kembali diketuk, Myro menatap pintu itu dengan aneh dan berkata "Buka pintunya".


Pintu tersebut terbuka dan sosok Shi Yan terlihat di sana.

__ADS_1


Barusan Rena menemui dirinya, tidak lama kemudian Shi Yan juga datang, Myro sedikit tidak bisa berkata-kata.


"Ada apa? Kau datang sangat malam seperti ini, Shi Yan? Atau lebih tepatnya Ganesha?", tanya Myro yang kembali bekerja.


"Tuan Myro, aku memiliki sebuah pertanyaan", tanya Ganesha dengan hati-hati.


"Katakan", kata Myro yang tidak mengangkat kepalanya sama sekali, ia masih sibuk dengan tumpukan pekerjaan di atas meja miliknya tentang Dunia Gott.


"Tuan Myro, jika suatu hari nanti aku dan Shi Yan harus melawan musuh yang sangat kuat hingga kami harus bergabung dengan mengorbankan hidup kami agar bisa menang. Namun pada akhirnya kami masih tidak bisa menang karena musuh terlalu kuat, apa yang harus kami lakukan?", tanya Ganesha.


Myro meletakkan alat tulisnya dengan tertarik "Maksudmu? Kenapa Shi Yan harus mengorbankan hidupnya untuk melawan musuh? Bukanlah lebih baik mempelajari kemampuan melarikan diri? Melarikan diri bukan berarti seseorang penakut, tapi untuk memperkuat diri dan membalas dendam suatu hari nanti".


"Tuan Myro, ini hanya kemungkinan", jawab Ganesha "Shi Yan memiliki kelemahan besar yaitu Rena, jika Rena mati suatu hari nanti maka aku yakin Shi Yan akan membakar hidupnya untuk membalas dendam. Tapi, apa yang harus aku lakukan apabila musuh terlalu kuat? Selama kami gagal membunuh musuh, maka pengorbanan kami akan menjadi tidak berguna. Aku tidak keberatan untuk mati, paling tidak dendam Shi Yan harus terbayarkan! Sejak aku menjadi roh Shi Yan, aku sudah menganggapnya sebagai keluargaku sendiri, setidaknya aku berharap bahwa keluargaku bisa mati tanpa penyesalan!".


Myro sedikit mengangguk "Jika suatu hari hal itu benar-benar terjadi, maka gunakan seluruh kekuatanmu yang ada untuk memanggilku".


"Tidak perlu memanggilku", kata Myro dengan senyum percaya diri "Memanggil 1 serangan dariku sudah lebih dari cukup! Walaupun musuhnya seorang Kaisar terkuat sekalipun dan aku tidak memiliki kekuatan Kaisar, 1 serangan dariku sudah lebih dari cukup untuk membuatnya melepaskan kaki atau tangannya!".


Ganesha sedikit terkejut, ia memang tidak bisa membawa tubuh fisik Myro secara langsung kecuali ia sudah menjadi Kaisar, namun apabila hanya 1 serangan Myro maka ia bisa membawanya melalui lubang dimensi meskipun ada perbedaan jarak antara dunia sekalipun.


...----------------...


"Slash!".


Kapak Ganesha menebas kekosongan yang membuat sebuah lubang dimensi terbuka, sebuah senyuman gila muncul di wajah mereka.

__ADS_1


Ganesha dan Shi Yan berteriak di waktu yang sama "Buka matamu dan lihatlah baik-baik, Kaisar Racun, ini adalah kekuatan orang terkuat di dunia yang sebenarnya! Di dunia ini, para dewa dan Kaisar sekalipun ditakdirkan jatuh di depannya!".


Sebelum Kaisar Racun bisa menyadari apa yang sebenarnya dilakukan Shi Yan dan Ganesha, sebuah teriakan terdengar dari lubang dimensi itu "The Fire Lion King Fist, The King Punch".


"Graaaaa!".


Auman singa yang menekan seluruh Dunia Kaisar muncul dari balik lubang dimensi itu, perlahan-lahan sosok singa yang ditutupi api muncul dari balik lubang dimensi.


Singa api ini memiliki ukuran yang sangat besar, bahkan Shi Yan yang sudah bergabung bersama Ganesha masih lebih kecil daripada singa ini.


Singa api itu membuka mulutnya dan akan memakan Kaisar Racun.


Kaisar Racun yang berada dihadapan singa api ini merasa dirinya kembali ketika ia masih muda, yaitu saat ia menjadi Kaisar Martial tingkat 1 dan berdiri di depan Kaisar Martial tingkat 9, ia bukan lawan dari pemilik tinju singa api ini.


Ketika merasakan krisis hidup dan mati, Kaisar Racun sudah berpikir untuk melarikan diri, tapi lagi-lagi suara teriakan terdengar dari balik lubang dimensi tersebut "Gravitasi, 100 kali lipat!".


Kaisar Racun yang sudah berubah kembali menjadi sosok manusia dan akan melarikan diri, sebuah tekanan yang tidak terlihat menekan dirinya ke tanah, ia tidak bisa bergerak sedikitpun.


Sosok singa api itu langsung menggigit ke arah Kaisar Racun tanpa ragu sedikitpun.


"Booooom!".


Ledakan yang sangat besar terjadi ketika singa api menabrak Kaisar Racun, jika dibandingkan dengan serangan Ganesha sebelumnya maka singa api ini puluhan kali lebih kuat, bahkan matahari di langit menjadi sedikit redup akibat tabrakan singa api ini.


Seluruh area salju yang merupakan kekuasaan Kaisar Es sebelumnya berubah menjadi sebuah kawah raksasa seakan-akan dipukul oleh meteor, di antara kawah tersebut terdapat lava yang sangat panas membentuk sebuah kolam lava.

__ADS_1


Setelah semua itu selesai, lubang dimensi kembali menghilang, Dunia Kaisar yang sebelumnya terus gemetar akhirnya kembali menjadi diam.


Sosok Shi Yan dan Ganesha yang membentuk gajah emas juga mulai menghilang, Shi Yan kembali menjadi sosok manusia miliknya lagi.


__ADS_2