
Meskipun Myro sudah menangkap dirinya, Pedang Cahaya Matahari itu masih mencoba melawan, lagipula dirinya merasa bahwa ia adalah matahari yang tinggi jauh di atas langit, bagaimana ia bisa di tangkap oleh tangan manusia?
Oleh karena itu, Pedang Cahaya Matahari ini terus mencoba melawan untuk lepas dari tangan Myro.
Bahkan api kembali terbakar dari seluruh bagian pada pedang, ia berusaha membakar api di seluruh tubuh Myro.
Melihat pedang yang masih mencoba melawan itu, sebuah senyum dingin muncul di wajah Myro "Kau pikir masih memiliki kesempatan untuk lepas dari tanganku? Sejak kau sudah berada di tanganku, maka saat itu juga tidak ada lagi kesempatan bagimu untuk lari!".
Perlahan-lahan burung api dan harimau api kecil terbentuk di antara tangan Myro yang memegang pedang itu, burung serta harimau api itu melangkah maju untuk membakar api milik Pedang Cahaya Matahari itu.
2 api itu kembali bertabrakan, suhu di sekitar rumah Husk menjadi semakin panas, bahkan Husk yang sudah menjaga jaraknya sangat jauh masih berkeringat akibat panas. Bukan hanya itu, seluruh rumah Husk sudah terbakar oleh api yang sangat menakutkan ini.
Myro yang berada di antara 2 api yang saling bertabrakan itu sama sekali tidak merasa panas, bagaimanapun 2 hewan api tingkat suci melindungi dirinya. Walaupun begitu, Myro masih memanggil Pisces untuk berjaga-jaga, setelah dirinya dipanggil maka Pisces membuat perisai air yang melindungi Myro sepenuhnya dari api tersebut.
Waktu berjalan selama 5 menit, akhirnya api pada Pedang Cahaya Matahari semakin melemah, meskipun harimau dan burung api ikut melemah tapi dapat dilihat bahwa posisi mereka jauh lebih kuat.
Pedang Cahaya Matahari yang sebelumnya sangat sombong akhirnya menerima kenyataan bahwa ia tidak bisa mengalahkan orang yang menangkapnya ini, bagaimanapun setiap senjata pasti memiliki tuan dan Myro merupakan orang yang paling cocok untuk menggunakan dirinya.
Jadi tekanan pada Pedang Cahaya Matahari terus berkurang hingga menghilang sepenuhnya, jejak api pada seluruh tubuh pedang menghilang, sosok Pedang Cahaya Matahari sepenuhnya terlihat di depan Myro.
__ADS_1
Karena wadah pedang ini sudah hancur juga akibat tabrakan api tadi, Myro bisa melihat dengan jelas sosok Pedang Cahaya Matahari.
Pedang ini memiliki warna perak yang nampaknya terbuat dari besi, namun Myro bisa meyakinkan bahwa ini bukan terbuat dari besi normal melainkan beberapa logam langka dan paling kuat di dunia.
Selain itu di sekitar pedang perak ini terdapat beberapa garis yang memiliki warna merah seperti api, walaupun tidak memakai kekuatan miliknya namun hanya dengan menatap pedang ini maka seseorang bisa merasakan panasnya. Apalagi jika itu orang normal tanpa kultivasi, selama mereka tidak berhati-hati maka mata mereka bisa terbakar sampai buta karena menatap pedang ini.
Myro mengangkat pedang tersebut dan mengamatinya dengan lebih hati-hati, lalu sebuah senyuman muncul di wajahnya "Pedang yang sangat baik, mungkin tidak kalah dari Pedang Meteor yang aku miliki di kehidupan sebelumnya! Setidaknya pedang ini memang hanya memiliki rank 9 tingkat menengah, tapi dengan kekuatan unik miliknya yaitu kekuatan matahari maka ia bisa melawan senjata rank 9 tingkat tinggi tanpa masalah, terutama saat siang hari dimana ia mendapatkan dukungan matahari secara langsung".
Ketika Myro masih sibuk mengamati setiap sisi pedang itu, sosok Husk mendekati dirinya "Tuan, apakah kau tidak apa-apa? Nampaknya pedang itu benar-benar mengikuti anda, padahal sudah ada ribuan hingga jutaan orang yang mencoba mengambil pedang ini untuk menjadikannya senjata, bahkan aku sudah pernah mencobanya juga. Tapi belum pernah ada yang berhasil, hari ini akhirnya Pedang Cahaya Matahari memilih tuannya! Tuan memang bukan orang sembarangan, Husk sangat mengaguminya!".
Myro yang sibuk mengamati Pedang Cahaya Matahari kembali sadar, ia menyimpan pedang tersebut sebelum berkata "Ini masalah kecil, yang lebih penting adalah penyembuhan luka milikmu saat ini. Jika tidak maka untuk berjalan sekalipun, kau pasti kerepotan. Bagaimanapun kau dulu memang Kaisar Martial, tapi sejak Kaisar Teknologi menghancurkan inti kultivasi milikmu maka kau sudah tidak bisa terbang lagi".
Husk menyadari tentang apa yang dimaksud oleh Myro, jadi ia melambaikan tangannya dengan cepat "Tuan, ini hanya masalah kecil, jangan terlalu dipikirkan, aku tidak mengalami luka apapun".
Myro mengangguk dan tidak mengatakan apapun lagi, sebenarnya karena ia memiliki Pedang Cahaya Matahari maka pedang rank 7 yang sebelumnya ia miliki menjadi tidak berguna, tapi mengingat bahwa kemampuan Husk merupakan darah maka ia tidak akan cocok dengan pedang api tersebut.
Oleh karena itu, Myro memutuskan untuk mencari orang yang tepat memiliki pedang ini nanti, saat ini menyembuhkan luka Husk jauh lebih penting.
Myro mengalihkan perhatiannya ke sekitar untuk menemui bahwa sebagian besar ruangan di rumah Husk sudah terbakar "Ayo cari tempat yang belum terbakar sepenuhnya, kita akan menyembuhkan luka milikmu dulu".
__ADS_1
"Tuan, ruang kerja milikku terletak di bagian paling belakang bangunan ini serta terbuat dari besi khusus agar terhindar dari pencuri, kemungkinan besar ruangan itu masih bertahan", kata Husk penuh percaya diri.
"Kalau begitu ayo pergi ke sana", kata Myro sedikit tertarik, bagaimanapun ruangan ini dibuat dari besi khusus yang tidak sama dengan ruangan lain, hal ini berarti kemungkinan besar ada harta milik Husk yang di simpan di sana. Jika tidak maka Husk tidak perlu repot-repot membuang perlindungan khusus untuk ruangan tersebut.
Husk segera membawa Myro menuju ruangan tesebut, ternyata memang benar bahwa hanya ruangan itu yang masih bertahan, sedangkan ruangan lain di rumah ini sudah hancur oleh api.
Walaupun ada sedikit kerusakan di ruang kerja milikku ini oleh api, tapi itu bukanlah kerusakan fatal sehingga keadaan ruangan pasti cukup baik.
Husk mengulurkan tangannya untuk meletakkan jarinya pada pintu ruangan tersebut, pintu ruangan langsung bercahaya.
"Memeriksa identitas, identitas dikonfirmasi! Tuan Husk, silahkan datang di ruang kerja anda", suara robot terdengar dari ruangan itu dan pintunya perlahan-lahan terbuka.
Husk membawa Myro ke ruangan itu sambil menjelaskan "Jangan khawatir, meskipun aku juga memakai teknologi untuk menjaga ruangan ini, namun teknologi ini merupakan apa yang aku buat sendiri, oleh karena itu Kaisar Teknologi tidak akan tahu tentang apa yang terjadi di ruangan ini".
Myro mengangguk, bagaimanapun hampir semua teknologi ataupun robot yang ada di kota ini merupakan telinga serta mata Kaisar Teknologi, jadi mereka harus bertindak hati-hati terutama terhadap para robot.
Myro melihat ke arah sekitar ruang kerja Husk untuk menemukan bahwa semuanya normal baik itu meja kerja, 5 buah kursi dan beberapa rak buku yang memiliki banyak buku.
Ketika Myro masih sibuk mengamati sekitar, Husk kembali berkata "Tuan, apa yang harus aku lakukan selanjutnya?".
__ADS_1