KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 104 : PENGEPUNGAN


__ADS_3

Pemimpin penjaga gerbang sedikit tidak bisa berkata-kata terhadap kesombongan pria di depannya ini, tetapi jika benar bahwa mereka tamu terhormat Anto maka ia harus bersikap sopan. Oleh karena itu, pemimpin penjaga hanya bisa tersenyum ramah "Aku akan melaporkannya secepat mungkin sehingga kalian tidak perlu menunggu lama".


Setelah itu, pemimpin penjaga langsung pergi untuk melaporkan.


Para penduduk desa yang menunggu hanya bisa berdiri atau duduk di sekitar, Pona dan Zion tetap bersama Myro.


"Myro, apakah kau tahu alasan kenapa pria itu bersikap sangat sombong?", kata Pona yang berkata dengan suara kecil agar tidak didengar oleh banyak orang "Pria ini dulunya merupakan adik dari Anto sehingga walaupun ia tidak cukup berbakat, ia masih bisa tinggal di pusat. Namun karena sikap sombong serta kejamnya, Anto memutuskan untuk membuangnya ke desa kecil tempat kami berada. Pada awal datang pria itu juga sangat sombong, namun setelah dipukuli beberapa kali oleh ayahku dan Jerk maka ia tidak berani bersikap sombong lagi. Sampai hari ini, aku tidak bisa melupakan wajahnya yang menangis. Tapi siapa yang berpikir bahwa ia akan kembali sombong ketika bertemu kakaknya lagi".


Sebelum Myro bisa mengatakan apapun, adik Anto itu menatap ke arah Pona dengan ganas "Kau pikir aku tidak bisa mendengar mu? Apakah kau pikir aku sombong? Kalau begitu aku akan tunjukkan kepada kalian, apa yang di sebut dengan sombong!".


Adik Anto berjalan ke arah Pona dengan ganas dan akan menarik rambutnya, ia memiliki kekuatan Nascent Soul tingkat 7.


Dihadapan Zion maka kecepatan adik Anto sangat lambat sehingga ia memutuskan untuk bergerak melindungi anaknya, tapi sebelum Zion bisa bergerak maka Myro menangkap tangan adik Anto lebih dulu.


"Siapa yang memberimu izin untuk menyerang Pona?", kata Myro dengan aura dingin yang sangat kuat di tubuhnya.


Merasakan aura dingin Myro, adik Anto sudah sangat ketakutan, apalagi ia masih mengingat Myro yang mengalahkan Cindaku.


"Lepaskan tanganku! Selama kau berani melukaiku maka kakakku Anto tidak akan pernah melepaskan mu, ia pasti membunu--", teriak adik Anto ketakutan.


"Krak!".


Tapi sebelum adik Anto bisa menyelesaikan perkataannya maka Myro sudah mematahkan tangannya.


"Aaaaa", adik Anto memegang tangannya yang patah dan berlutut di tanah ketika Myro sudah melepaskan genggamannya dari tangan yang patah.


Adik Anto menatap Myro dengan ganas "Kakakku pasti tidak akan membiarkan ini, kau pasti mati! Tidak ada tempat bagimu di dunia ini lagi, bahkan jika kau bersembunyi pada Rangda maka kakakku pasti membunuhmu!".


Myro mengangkat kakinya dan akan menendang kepala pria itu "Kalau begitu kau bisa mati lebih dulu, aku akan membiarkan kakakmu ikut bersamamu nanti!"..


Saat kaki Myro akan mengenai wajah pria tersebut, sebua teriakan terdengar "Tunggu!".


Myro menghentikan tendangannya untuk menatap ke arah asal suara tersebut yang merupakan pemimpin penjaga sebelumnya "Kalian tidak boleh saling membunuh, setidaknya Pemimpin Anto berusaha untuk bertemu dengan kalian semua, ia sudah menunggu dan mengizinkan kalian untuk menemuinya".

__ADS_1


Mendengar hal tersebut, Myro merasa bahwa ia bisa membunuh adik Anto nanti bersama Anto. Oleh karena itu, Myro menurunkan kakinya "Kau beruntung, apabila penjaga itu sedikit terlambat nanti maka kau pasti sudah mati".


Adik Anto berdiri dibantu penduduk desa yang lain, mereka memiliki rencana untuk mendekati adik Anto agar bisa dekat bersama Anto.


"Kau tunggu aku, selama aku menemui kakakku maka kau pasti tidak akan hidup lagi", teriak adik Anto yang pergi bersama penduduk desa ke arah gerbang besi yang sudah terbuka.


Setelah itu Myro bersama 4 orang yang lain mengikuti dari belakang.


Mereka sekarang berada di sebuah jalan kecil dengan bebatuan raksasa yang ada di sekitar, sama sekali tidak ada jalan lain kecuali jalan kecil yang hanya mengarah ke depan ini.


Melihat keanehan jalan kecil dan bebatuan di sekitar, Cesi segera memperingatkan Myro "Tuan, nampaknya kita harus berhati-hati, jalan ini sangat cocok untuk pengepungan".


"Apa yang kau katakan?", kata Myro yang terus berjalan "Jalan ini bukan hanya cocok untuk pengepungan melainkan kita sudah dikepung!".


Bersamaan dengan Myro selesai mengatakan hal tersebut, puluhan tombak terlempar dari atas batu-batu tinggi di sekitar dan menusuk para penduduk desa serta adik Anto. Untungnya Myro dan yang lainnya berada di belakang sehingga mereka tidak terkena lemparan tombak itu, sedangkan para penduduk desa yang lain hanya bisa mati tanpa seorangpun yang hidup.


"Pemimpin, semuanya sudah mati!", teriakan keras segera terdengar dari atas batu.


Tidak lama kemudian, suara yang lebih ganas lagi terdengar "Semuanya sudah mati? Bagaimana mungkin? orang yang bisa mengalahkan Cindaku seharusnya tidak bisa mati semudah itu, apakah ada kesalahpahaman? Atau Rangda menipu kita?".


"Pemimpin, masih ada musuh yang hidup! Sekitar 5 orang lagi!", teriak seorang pria kurus yang terlihat jelas.


Pemimpin orang-orang ini langsung berkata "Aku tahu penasihat, mereka pasti orang yang mengalahkan Cindaku! Lihat! Di sana benar-benar ada Cindaku, sangat beruntung! Akhirnya aku bisa bertarung memakai seluruh kekuatanku, tanpa takut bahwa musuh akan mati terlalu cepat!".


Pemimpin orang-orang aneh ini melompat dari atas batu raksasa itu bersama ratusan prajurit dan penasihat miliknya.


"Brak!".


Ia mendarat di tanah depan Myro, tanah tersebut retak akibat orang-orang ini yang mendarat dari posisi yang sangat tinggi.


Pemimpin mereka berkata sambil menatap Myro dengan mata ganasnya "Namaku Harad, pemimpin pasukan Berserker! Kalian semua jangan mengecewakan kami, setidaknya kalian tidak boleh mati semudah itu sebelum kami merasa cukup berlatih!".


Myro dan yang lainnya langsung menarik senjata mereka juga, hanya Myro yang ada di posisi depan tetap berdiri diam dengan wajah dingin.

__ADS_1


Mata Harad jatuh pada tubuh Myro "Walaupun kau tidak terlihat besar dan berotot seperti Cindaku ataupun aku, tapi aku bisa merasakan rasa krisis yang sangat kuat dari tubuhmu! Hahahahaha, kau pasti orang yang mengalahkan Cindaku! Seluruh pasukan Berserker, serang! hari ini kita akan bersenang-senang!".


"Aaaaa!", ratusan pasukan Berserker itu berlari dengan wajah gila menuju ke arah Myro dan yang lainnya, tidak ada sedikitpun rasa takut di wajah mereka.


Baik itu Cindaku atau Cesi sekalipun langsung mengubah wajah mereka, Cindaku tersenyum pahit "Seharusnya aku membawa pasukan harimauku kesini, setidaknya kita akan bisa bertahan lebih baik melawan musuh!".


Cesi juga tidak bisa berkata-kata sebab sebagian besar Berserker ini memiliki kekuatan Transcendent, bahkan ada puluhan di antara mereka memiliki kekuatan Saint seperti Cesi. Meskipun Cesi sangat kuat, namun karena tidak bisa memanggil Dewa Perang Ares maka ia bukan lawan orang-orang ini.


Di antara semua orang, hanya Myro yang tidak panik.


Ia mengambil 5 kertas dari tangannya dan melemparkan 5 kertas tersebut menuju ke arah para Berserker.


"Aktifkan Rune, Manusia Batu!", kata Myro.


5 kertas berbentuk manusia dengan tulisan manusia batu yang Myro lempar segera bersinar, sebuah ledakan asap putih terjadi pada 5 kertas tersebut.


"Booooom!".


Dihadapan para Berserker, 5 manusia raksasa yang terbuat dari batu sepenuhnya muncul. Lebih tepatnya manusia ini merekat pada tanah dengan bagian kaki yang hilang, hanya ada bagian pinggang ke atas yang merekat pada tanah.


Walaupun tidak bisa berjalan, 5 manusia batu ini mengangkat tinju mereka dan mulai memukul tanah dengan gila.


"Brak! Brak! Brak! Brak! Brak!".


Suara pukulan tidak pernah berhenti, meskipun para Berserker kuat tapi 5 manusia batu ini tidak kalah kuat sehingga setiap pukulan mereka membuat para Berserker terlempar.


Baik itu Berserker ataupun Cindaku dan yang lainnya bingung terhadap kemampuan aneh Myro ini, hanya Cesi yang berkata penuh rasa terkejut "Kemampuan Rune Pemanggilan, bagaimana mungkin ia bisa memakai kemampuan yang sudah hilang ini? Seharusnya hanya tuan yang bisa memakainya!".


Alasan Cesi tahu tentang kemampuan yang sedang Myro pakai adalah karena Myro jahat juga pernah menunjukkan kemampuan ini padanya, namun Myro jahat tidak pernah mengajari Cesi cara memakainya.


Myro menatap ke arah para Berserker yang kesulitan melawan 5 manusia batu itu dengan senyum dingin "Tidak peduli seberapa banyak jumlah kalian, aku memiliki kertas yang jauh lebih banyak untuk mengalahkan kalian!".


Bagaimanapun Myro dulunya adalah Kaisar yang sudah hidup selama ribuan tahun, jadi walaupun Myro tidak bisa memakai roh sekalipun maka Myro memiliki ratusan ribu teknik bertarung unik yang bisa membuatnya jauh lebih kuat daripada orang lain.

__ADS_1


Teknik Rahasia Rune Pemanggilan ini juga merupakan bagian dari ratusan ribu teknik yang sudah Myro pelajari di kehidupan sebelumnya.


__ADS_2