KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 295 : FESTIVAL (ENDING 2)


__ADS_3

"Ayah, ayah! Ayo cepat, festivalnya sudah akan di mulai!", teriak Lyse yang bergegas menuju panggung di tengah-tengah tempat festival ini.


Saat ini ada banyak sekali toko-toko kecil yang berjualan di seluruh Sekte Zodiak. Baik itu para murid, tetua, bahkan orang-orang dari wilayah lain datang ke Sekte Zodiak untuk mengikuti festival mengingat setelah 20 tahun bencana emas akibat Ark ini.


Melihat anaknya yang bersemangat untuk menonton pertunjukan di atas panggung, Myro sedikit tersenyum.


Ia berjalan mengikuti anaknya sambil terus menatap ke sekitar, bagaimanapun Myro sekarang sedang menilai langsung kemajuan Sekte Zodiak yang sudah berkembang selama 20 tahun ini.


Myro berdiri di samping anaknya sambil melihat ke arah panggung pertunjukan, karena disini terdapat terlalu banyak orang sehingga mereka sama sekali tidak menyadari keberadaan Myro. Selain itu Myro memperlemah keberadaan dirinya dan anaknya, jadi tidak ada seorangpun yang memperhatikan mereka.


Myro menatap ke arah panggung untuk menemukan sosok Lars yang menjadi pembawa acara "Semuanya, terima kasih sudah menunggu! Sekarang kita akan tiba di puncak dari festival ini yaitu pertunjukan pertarungan penuh keberanian antara patriak Sekte Zodiak, Tuan Myro Aras melawan sang penjahat paling kejam yang hampir menghancurkan dunia, Ark Vest. Silahkan kepada para pemeran untuk mulai menampilkan pertunjukan mereka!".


Setelah teriakan Lars, semua tirai berwarna merah menutupi panggung.


Tidak lama kemudian, tirai tersebut terbuka dimana menunjukkan sosok seseorang yang berdiri di bawah pengepungan banyak sekali monster bayangan. Lebih tepatnya monster bayangan itu adalah orang-orang yang menyamar, mereka berakting sebagai monster bayangan milik Ark.


Lalu sosok monster bayangan setinggi 4 meter muncul, di pertunjukan ini ia digambarkan sebagai Ark.


Tapi apa yang paling menarik perhatian Myro bukan orang-orang yang berperang sebagai monster bayangan ataupun Ark, melainkan orang yang paling menarik perhatian Myro yaitu adalah orang yang berperan sebagai dirinya.


Sosok itu tidak lain adalah Yura. Walaupun Yura merupakan seorang wanita dengan rambut putih panjang, kali ini ia memakai rambut palsu berwarna hitam pendek yang mirip dengan rambut Myro.


Selain itu, aura sombong dan kuat di sekitar Yura benar-benar membuat orang-orang mengaguminya. Ada banyak orang yang mengatakan bahwa meskipun Yura bukan anak langsung Myro, ia mewarisi keberanian serta kekuatan Myro.


Jika itu orang lain maka mereka belum tentu menyadari bahwa sosok Myro di atas panggung adalah Yura, namun sebagai ayah Yura serta orang yang sering bersama Yura maka Myro bisa menyadarinya dengan mudah.


Sebuah senyum percaya diri muncul di wajah Yura, matanya terlihat sangat tajam serta ia sebenarnya memiliki wajah yang cukup tampan. Apabila Yura bersikap seperti normal maka ia pasti terlihat cantik, tapi ketika menyamar sebagai pria maka Yura benar-benar berubah menjadi tampan.

__ADS_1


Ia menarik pedangnya sambil menunjuk ke arah sosok Ark di atas panggung "Monster jahat Ark, aku Myro Aras sang Kaisar Zodiak tidak akan membiarkan kau menghancurkan dunia ini!".


"Manusia bodoh, apa yang bisa kau lakukan sendirian? Lihat baik-baik, tidak peduli seberapa kuatnya dirimu maka kau sama sekali bukan lawan jutaan pasukan milikku", teriak Ark yang ada di atas panggung tersebut.


"Kau adalah orang yang bodoh disini, sejak kapan aku mengatakan bahwa diriku hanya sendirian!", kata Yura.


"Apa? Apa maksudmu? Aku hanya melihat kau sendiri disini", kata Ark bingung.


"Kalau begitu buka matamu, rekan-rekan ku akan datang untuk membantuku", kata Yura.


Tidak lama kemudian, sosok orang-orang yang berakting sebagai Zhi Li, Gristi, Sun Wu, Shi Yan, dan yang lainnya muncul.


Melihat sosok-sosok yang muncul itu, orang-orang berteriak penuh semangat "Hebat, akhirnya sosok 5 Kaisar tiba untuk membantu Tuan Myro!".


"Meskipun aku tahu bahwa semua ini akting dan aku selalu menontonnya setiap tahun ketika festival ini diadakan, pertunjukkan ini selalu menarik".


"Tuan Myro, 5 Kaisar, kalahkan iblis jahat Ark!".


Mendengar teriakan semua orang, Myro menutupi wajahnya dengan malu. Ketika Myro berpikir untuk pergi, ia menemukan bahwa Lyse yang ada di sampingnya menatap panggung dengan mata bersinar "Kakak Yura terlihat sangat hebat! Ia memerankan ayah dengan sangat hebat!".


Myro sedikit tersenyum pahit, ia tidak bisa pergi setelah melihat mata bersemangat anaknya ini. Oleh karena itu, Myro hanya bisa menonton semua ini sampai selesai.


Tidak lama kemudian, pertunjukan itu mencapai puncaknya dimana Myro mengalahkan Ark. Namun Ark memakai cara licik untuk menghancurkan dunia, tetapi dengan kecerdasan Myro maka kehancuran dunia itu berhasil dihentikan.


Akhirnya pertunjukan ini berakhir setelah dimulai selama 2 jam, Lars kembali ke atas panggung sambil berkata "Terima kasih atas perhatian semua orang yang sudah menonton pertunjukan ini, selama sehari ini maka kalian bisa pergi ke beberapa tempat festival di Sekte Zodiak untuk merasakan festival kami! Aku harap semua orang bisa mengalami festival yang menyenangkan!".


Setelah teriakan Lars, orang-orang ini mulai pergi untuk mencari makanan atau berjalan-jalan melihat festival ini.

__ADS_1


Myro berencana untuk bertanya kepada Lyse untuk pergi kemana lagi, tapi Myro secara kebetulan menemukan sosok Cesi dan Turse yang baru sudah menonton pertunjukan ini.


Melihat sosok 2 orang itu, Myro mendekati mereka secara diam-diam sambil berkata "Sejak kapan kalian menjadi sedekat ini?".


Cesi dan Turse terkejut terhadap kemunculan Myro yang tiba-tiba, lalu mereka merasa malu sebab Myro sudah seperti ayah mereka sendiri, mereka merasa seperti hubungan mereka akhirnya terlihat oleh ayah mereka.


Turse berkata dengan malu "Tuan, aku dan Cesi sudah memutuskan untuk bersama. Kami mungkin berencana untuk menikah tahun ini".


"Benarkah?", kata Myro tersenyum lembut, ia senang bahwa mereka bisa mendapatkan hidup yang baik juga "Ketika acaranya siap di mulai maka jangan lupa untuk mengundangku, aku pasti akan datang".


"Pama Turse, Bibi Cesi!", Lyse yang ada di samping menemukan Myro yang sedang berbicara dengan Turse dan Cesi sehingga ia membungkuk hormat untuk menyambut mereka.


Cesi mengulurkan tangannya untuk memegang kepala Lyse dengan lembut, ia bertanya "Apakah kau sedang jalan-jalan dengan ayahmu?".


"Iya!", kata Lyse tersenyum lebar.


"Kalau begitu kami harus pergi dulu, masih ada banyak hal lain untuk kami lakukan", kata Turse yang menarik Cesi, ia tahu bahwa Myro selalu sibuk seperti Sun Wu hingga tidak memiliki banyak waktu untuk bersama keluarganya. Oleh karena itu, Turse memutuskan untuk tidak menganggu waktu penting Lyse dengan ayahnya.


Myro tahu juga dengan ide Turse, jadi ia kembali menatap Lyse "Kemana lagi kita akan pergi?"


"Jalan-jalan di semua toko festival! Aku merasa lapar!", kata Lyse.


"Baiklah, ayo pergi", kata Myro yang memegang tangan Lyse agar anak itu tidak salah jalan. Lagipula Lyse ini terlalu unik, ia sering tidak bisa di deteksi saat Myro mencarinya sehingga Myro harus berhati-hati saat bersamanya.


Di sekitar panggung pertunjukan terdapat banyak sekali stan-stan yang menjual makanan atau minuman, bahkan Myro sedikit terkejut menemukan Tetua Bangau yang sedang membuka toko untuk menjual topeng.


Myro yang penasaran berjalan mendekati Tetua Bangau sambil bertanya "Tetua Bangau, apa yang sedang kau lakukan?".

__ADS_1


__ADS_2