KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 84 : YAMATO NO OROCHI


__ADS_3

Zhi Li juga tidak bisa menyadari gerakan Yamato no Orochi tepat waktu, menghentikan ledakan serangan Myro dan Cesi sudah terlalu banyak menghabiskan energinya yang membuat ia menjadi lebih lambat.


Tetapi ketika Yamato no Orochi sudah sangat dekat dari memakannya, sebuah teriakan datang "Siapa yang begitu berani untuk memakan tuan putri, dengan pedangku ini maka tidak akan aku biarkan siapapun melukai putri Zhi Li!".


"Booooom!".


Bersamaan dengan teriakan itu maka ledakan asap putih yang besar terjadi, asap putih tersebut menutupi seluruh tubuh Zhi Li dan area di sekitarnya yang membuat Yamato no Orochi tidak bisa menemukan target makanannya lagi.


Di tengah kebingungan, sebuah katana yang merupakan pedang milik para samurai muncul dari balik asap tersebut.


Katana itu memiliki ukuran raksasa serta seluruh tubuh katana itu ditutupi oleh air, lebih tepatnya gelombang air raksasa.


"Slash!".


Sebelum Yamato no Orochi bisa menyadarinya, katana itu menebas sebuah kepala miliknya.


"Graaaaa!", walaupun hanya 1 kepala yang di tebas, 7 kepala lainnya berteriak kesakitan.


Yamato no Orochi memutuskan untuk mundur, mereka memang lapar sehingga bertekad untuk memakan Zhi Li namun mereka bisa merasakan ketakutan yang besar pada katana tersebut, seakan-akan katana itu merupakan senjata untuk membunuh mereka.


Perlahan-lahan asap putih di sekitar Zhi Li mulai menghilang, akhirnya sosok yang memegang katana itu terlihat.


Sosok tersebut merupakan seorang pria dengan tinggi lebih dari 5 meter, ia memiliki rambut hitam panjang yang bergelombang seperti lautan, selain itu ia memakai sebuah topeng putih dengan wajah aneh sehingga seseorang tidak bisa melihat wajah aslinya.


Zhi Li berdiri di depan pria tersebut, lebih tepatnya pria itu menggunakan katana miliknya untuk melindungi Zhi Li. Ia melakukan hal tersebut sebab dirinya merupakan roh suci baru milik Zhi Li.


Sosok roh tersebut mengangkat katana nya lagi untuk bersiap bertarung "Makhluk bodoh, aku tidak berpikir bahwa kita bertemu lagi! Di masa lalu, kau berani mencoba memakan istriku yang membuat aku membunuhmu! Tapi nampaknya pelajaran tersebut sama sekali tidak berguna untukmu, kau masih berani mencoba memakan putri Zhi Li, sungguh tindakan yang bodoh! Karena pelajaran di masa lalu tidak cukup untukmu, maka aku Takehaya Susanoo-no-Mikoto akan membunuhmu lagi memakai pedang Kusanagi milikku!".


Sosok roh suci terbaru milik Zhi Li tidak lain adalah Susanoo yang merupakan anak dari Izanagi, ia juga merupakan dewa laut dan petir.


Bukan hanya itu, Susanoo juga bagian dari 3 dewa yang dijuluki "3 Anak Terhormat" bersama Amaterasu dan Tsukuyomi.

__ADS_1


Sedangkan pedang di tangan Susanoo yaitu Kusanagi adalah sebuah roh senjata suci yang pernah membunuh Yamato no Orochi, setelah membunuh Yamato no Orochi maka pedang tersebut menyerap roh serta kekuatannya.


Di sisi lain, Yamato no Orochi terus bergerak mundur, ia merasakan ketakutan dari katana di tangan Susanoo.


"Ada apa? Bukankah kau sebelumnya terlihat sangat berani? Kalau kau tidak menyerang maka aku akan menyerang mu lebih dulu!", kata Susanoo dengan keras.


Sebagai monster suci maka Yamato no Orochi bisa mengerti perkataan manusia, meskipun ia tidak bisa berbicara. Oleh karena itu, ia merasa perkataan Susanoo seperti mengejek dirinya, padahal ia adalah monster yang hampir menghancurkan Dunia Kaisar.


7 kepala Yamato no Orochi yang masih bertahan membuka mulut mereka, asap berwarna hitam di tembakkan dari mulut mereka ke arah Susanoo.


"Putri Zhi Li, berhati-hatilah! Asap itu merupakan racun yang sangat kuat, jangan sampai anda terkena sedikitpun! Nona Arachne, lindungi putri Zhi Li selama aku melawan naga ini!", teriak Susanoo.


Bersaman dengan Arachne yang sudah tiba di samping Zhi Li, sosok Susanoo langsung menghilang.


Gerakannya sangat cepat sehingga siapapun kesulitan untuk melihat gerakan Susanoo, mungkin lebih tepatnya ia bergerak secepat petir.


Ketika muncul kembali, sosok Susanoo sudah muncul di belakang Yamato no Orochi "Mati!".


"Slash!".


2 kepala Yamato no Orochi kembali di tebas pada waktu bersamaan, lalu gelombang laut dari pedang Susanoo membuat Yamato no Orochi tidak bisa bergerak atau menyerang balik, bahkan ia sudah tidak bisa menembakkan racun miliknya lagi.


Susanoo mengangkat pedangnya lagi untuk menebas lebih banyak kepala Yamato no Orochi dan mengakhiri pertarungan ini, tapi 2 kepala Yamato no Orochi muncul dari gelombang air tersebut dan berusaha menggigit 2 kaki Susanoo.


Ketika 2 kepala naga itu akan menggigit kaki Susanoo, ribuan jaring laba-laba muncul dari langit dan menahan 2 kepala tersebut.


Baik itu Susanoo atau Yamato no Orochi sama-sama terkejut, bagaimanapun Susanoo sekalipun sudah bersiap-siap untuk digigit.


Susanoo menatap ke arah Arachne yang masih berdiri di samping Zhi Li untuk melindunginya, tapi Arachne sedang memegang beberapa jaring juga yang mengikat 2 kepala Yamato no Orochi tersebut.


"Nona Arachne, terima kasih atas bantuan anda!", kata Susanoo yang menebas 2 kepala yang sudah tidak bisa bergerak akibat jaring Arachne.

__ADS_1


Yamato no Orochi sudah sangat terluka, ia kehilangan 5 kepala hanya dengan waktu beberapa menit, sekarang hanya ada 3 kepala lagi di tubuhnya.


Melihat Yamato no Orochi yang sudah ketakutan, Susanoo melompat dan menusukkan katana miliknya tepat di tubuh Yamato no Orochi.


"Brak!".


Tubuh Yamato no Orochi di tusuk oleh katana itu, lalu tubuhnya juga jatuh ke tanah.


Susanoo yang berdiri di atas tubuh Yamato no Orochi dan menahannya agar tidak bergerak lagi memakai katana nya berkata "Putri Zhi Li, apa yang harus aku lakukan pada naga ini? Apakah kita akan membunuhnya atau mungkin menggunakan ekornya untuk membuat pedang putri Zhi Li, pedangku Kusanagi juga dibuat oleh ekor naga ini".


Zhi Li menggelengkan kepalanya "Jangan bunuh naga ini, guruku datang ke tempat ini untuk mengambil--".


Sebelum Zhi Li bisa mengatakan lebih banyak lagi, ia merasakan keberadaan yang mendekat ke arah dirinya yaitu Myro datang kesini.


"Guru sudah datang! Kita akan bertanya pada guru tentang cara mengatasi naga ini", kata Zhi Li.


Susanoo mengangguk tidak keberatan.


Tidak lama kemudian, sosok Myro dan Cesi muncul. Lebih tepatnya Myro berjalan di depan sedangkan Taurus membawa Cesi yang sudah tidak bisa bergerak lagi.


"Lihat? Aku sudah mengatakan kepadamu bahwa murid ku tidak akan kalah!", kata Myro sedikit bangga, lagipula sebagai seorang guru maka sudah seharusnya ia bangga jika muridnya menjadi sangat kuat.


Cesi yang menatap keberadaan Susanoo tersenyum pahit "Tidak aneh apabila aku kalah, ternyata roh milik wanita mu merupakan Susanoo yang sudah pernah membunuh Yamato no Orochi, ini sangat tidak adil! Kenapa bisa ada kebetulan seperti ini?".


Zhi Li berlari mendekati Myro "Guru, apa yang harus kita lakukan pada naga ini?".


Myro berpikir sebentar sebelum berkata "Aku mendapatkan bola penyegelan itu dari tangan Cesi, jadi kita bisa menyegel naga ini kembali dan pergi dari sini dulu sebelum memutuskan cara menggunakan naga ini, bagaimanapun para Kaisar sudah hampir menghancurkan perisai buatan Kaisar Iblis sebelumnya".


"Baik, guru!", kata Zhi Li yang tidak keberatan sedikitpun.


Ketika Myro baru sudah menyegel naga tersebut kembali ke bola, sebuah teriakan terdengar dari kejauhan "Cesi, dimana kau? Waktu kita hampir habis! Jika terus seperti ini maka para Kaisar itu pasti menyerbu Reruntuhan Naga! Aku sudah berusaha memperkuat perisai berkali-kali, tapi kekuatan Kaisar Harem dan Kaisar Racun memang tidak bisa diremehkan, menyebut mereka sebagai Kaisar terkuat memang bukan hal yang salah! Cesi, apakah kau mendengarkan ku?".

__ADS_1


__ADS_2