
Kaisar Racun dan Kaisar Harem saling menatap seperti teman dekat, bahkan mereka saling memeluk seakan-akan hubungan mereka sangat baik.
"Kaisar Harem, aku mendengar bahwa kau nampaknya melepaskan tangan Kaisar Es teman kita, bisakah kau memberikan penjelasan tentang hal tersebut?", kata Kaisar Racun masih tersenyum ramah.
Kaisar Harem tersenyum tidak peduli "Apa yang kau katakan Kaisar Racun, aku adalah Kaisar terlemah, bagaimana mungkin aku bisa melepaskan tangan Kaisar Es? Apakah ada salah paham disini?".
Para peserta yang lain mendengar semua tersebut dengan aneh, lagipula mereka sudah mendengar bahwa Kaisar Harem merupakan Kaisar terlemah. Oleh karena itu, mereka tidak percaya Kaisar Harem bisa melepas tangan Kaisar Es.
"Apakah itu hanya salah paham? Ternyata seperti itu, maaf karena sudah berkata sesuatu yang aneh, Kaisar Harem", kata Kaisar Racun.
Bagi orang yang tidak mengenal mereka maka 2 Kaisar ini benar-benar seperti teman, tapi untuk orang-orang yang mengenal mereka maka 2 Kaisar ini memiliki aura permusuhan yang kuat.
2 Kaisar itu saling melepaskan jabat tangan mereka, akhirnya para Kaisar mulai duduk di kursi mereka masing-masing dan saling berbicara serta tertawa.
Bahkan Kaisar Harem ikut berbicara bersama 3 Kaisar tersebut, tidak terlihat sedikitpun permusuhan pada mereka.
Sebenarnya para Kaisar selalu menyembunyikan permusuhan mereka, jika ada orang lain maka mereka akan selalu terlihat dekat. Hal ini dilakukan agar orang-orang yang bukan Kaisar tidak berani menyerang mereka, bagaimanapun apabila Kaisar saling bermusuhan maka Kaisar tingkat 8 mungkin memanfaatkan permusuhan tersebut untuk membunuh mereka.
Setelah waktu berlalu selama sejam, Kaisar terakhir masih belum datang juga.
Kaisar Racun melihat bahwa waktu sudah habis sehingga ia berdiri dari kursinya "Terima kasih karena sudah menunggu, terutama bagi para peserta yang sudah menunggu selama sejam sambil berdiri. Nampaknya Kaisar Pembunuh sama sekali tidak bisa datang hari ini, jadi kita akan memulai pertarungan ini tanpa menunggunya lagi".
Kaisar Racun menepuk tangannya cukup keras, perlahan-lahan suara langkah kaki raksasa terdengar.
"Brak!".
Di depan mata semua orang, mereka melihat sebuah Golem dengan tinggi lebih dari 50 meter, Golem tersebut memiliki kulit yang terbuat dari berlian yang sangat kuat. Ini merupakan roh Golem Berlian yang merupakan bagian dari roh Golem terkuat.
Roh Golem tersebut mengangkat tangannya dan melempar sebuah gerbang raksasa menuju tempat dimana para peserta berada.
__ADS_1
"Brak!".
Ledakan yang keras terdengar, gerbang tersebut jatuh ke tanah seperti sebuah meteor, 2 orang peserta terlempar mundur akibat ledakan tersebut yang menunjukkan bahwa mereka lebih lemah daripada 10 peserta yang lain.
Walaupun sudah terlempar sangat keras, gerbang tersebut tidak memiliki goresan sedikitpun padanya.
Myro yang sama sekali tidak bergerak akibat ledakan tersebut menatap gerbang yang dilempar itu.
Sebuah gerbang berwarna emas muncul di depan semua orang, pada gerbang tersebut memilki ukiran-ukiran naga yang terlihat sangat kuat.
Kaisar Harem masih menatap Golem Berlian yang barusan melempar gerbang tersebut dan berkata "Kaisar Racun, apakah kau yakin tidak akan menjual Golem itu padaku? Aku bisa membelinya dengan harga 3 kali lipat".
"Jika aku menjual Golem tersebut maka aku harus menjual tetua ke 2 dari sekte ku, jadi tidak mungkin aku menjualnya", kata Kaisar Racun tanpa ragu sedikitpun.
Kaisar Harem menghela nafas sambil sedikit menggelengkan kepalanya, apa yang membuat ia tertarik bukanlah roh Golem tersebut melainkan tetua ke 2 merupakan seorang wanita cantik. Sebagai Kaisar Harem maka ia tidak bisa melewatkan seorang wanita cantik dengan mudah.
Tetua ke 4 berjalan di depan gerbang tersebut sebelum berkata ke 10 peserta yang lain "Kalian semua akan pergi ke gerbang ini yang merupakan jalan ke Reruntuhan Naga, ingat ini baik-baik bahwa kalian datang kesini berarti kalian sudah siap untuk mati. Oleh karena itu, apabila kalian mati di Reruntuhan Naga maka itu bukan kesalahan Sekte Kaisar Racun kami. Apabila ada yang tidak setuju maka kalian bisa mundur".
"Kalau begitu aku akan membuka gerbangnya, persiapkan diri kalian!", kata tetua ke 4 yang membuka gerbang tersebut.
"Graaaaa!".
Sebelum semua orang siap, aura yang kuat muncul dari gerbang tersebut.
Kepala raksasa seekor naga muncul dari gebang dan memakan 10 peserta yang ada di depannya, lalu kepala naga itu kembali berusaha memakan orang yang lain.
Namun ketika kepala naga itu akan bergerak, tetua ke 4 memakai energinya untuk membiarkan kepala naga itu kembali ke gerbang. Perlahan-lahan, gerbang tersebut kembali ditutup serta sosok naga menakutkan menghilang.
Kaisar Harem yang terkejut kembali sadar saat gerbang itu ditutup, ternyata ini benar-benar jebakan Kaisar Racun.
__ADS_1
Kaisar Harem bersama Madam Sha langsung bergerak, mereka berencana membuka gerbang itu lagi.
"Berhenti di sana!", teriak Kaisar Racun yang langsung memukul ke arah Kaisar Harem.
"Brak!".
Kaisar Harem menghentikan pukulan itu memakai tinjunya juga, tapi gerakannya menuju ke gerbang harus berhenti.
"Racun, apa maksudnya ini?", kata Kaisar Harem dengan wajah suram.
Melihat wajah Kaisar Harem tersebut, Kaisar Racun tersenyum tidak peduli "Harem, ada apa? Kenapa kau sangat panik? Apakah ada orang penting di antara para peserta tadi?".
Kaisar Harem tahu bahwa Kaisar Racun tidak akan memberikannya informasi apapun tentang gebang ini, jadi ia berteriak "Trei, Len Yue, Hilra, pergi ke gerbang tersebut dan buka kembali! Walaupun kalian harus membunuh tetua ke 4 Kaisar Racun maka bunuh! Aku akan menahan kemarahan Kaisar Racun!".
3 wanita dari Sekte Harem yang di bawa Kaisar Harem mulai bergerak menuju gerbang, tapi sebelum mereka bergerak maka Kaisar Iblis berlari ke arah gerbang lebih dulu dan membuka gerbang tersebut.
Sosok kepala naga muncul dari gerbang tersebut, tapi Kaisar Iblis menahan naga itu memakai aura Kaisar miliknya. Tanpa ragu sedikitpun, Kaisar Iblis dan Tetua ke 4 Kaisar Racun melewati gerbang Reruntuhan Naga.
Bersamaan dengan itu, sebuah perisai yang sangat kuat terbentuk di sekitar gerbang Reruntuhan Naga.
Baik itu Mada Sha yang sedang bertarung melawan Kaisar Es, Kaisar Harem, Kaisar Racun, Trei, Len Yue, dan Hilra membeku.
Kaisar Racun tiba-tiba menyadari sesuatu, firasat buruk muncul di hatinya.
Ia meninggalkan Kaisar Harem tanpa ragu sebelum memukul perisai yang menutupi gerbang Reruntuhan Naga tersebut.
"Brak!".
Menghadapi pukulan Kaisar Racun, perisai itu hanya sedikit bergetar sebelum kembali normal.
__ADS_1
Melihat semua itu, wajah Kaisar Racun berubah sebab Kaisar Iblis terkenal sebagai pemilik kemampuan perisai terkuat. Selama Kaisar Iblis memakai kekuatan penuhnya yang hanya bisa digunakan seminggu sekali, ia bisa membuat perisai yang bertahan selama sejam walaupun dipukul oleh Kaisar sekalipun.
Menyadari dirinya ditipu, Kaisar Racun mengaum ke arah langit "Kaisar Iblis, tetua ke 4, beraninya kalian menipuku! Aku pasti membuat kalian menyesal atas tindakan pengkhianatan kalian ini!".