KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 276 : MELIHAT HANTU


__ADS_3

Feka yang masih tidak percaya tidak bisa untuk tidak memanggil Monica yang ada di sampingnya.


Monica baru membekukan 1 ekor monster bayangan yang ia lawan dari tadi, tapi Feka tiba-tiba menarik pundaknya yang membuat Monica tidak bisa untuk tidak menatap ke arah Feka.


Melihat Feka yang berdiri diam di tempatnya dengan mulut yang terbuka lebar sambil menatap langit seperti orang bodoh, Monica berkata dengan aneh "Feka, ada apa denganmu? Apakah kau sedang melihat hantu sampai-sampai harus memasang wajah seperti itu?".


Feka menunjuk ke arah langit dengan jari gemetar, ia berkata "Monica, apakah aku sedang bermimpi? Tidak, ini pasti mimpi! Tidak mungkin ada hantu di dunia ini, orang yang mati seharusnya tidak bisa hidup lagi".


"Apa yang kau katakan Feka, bagaimana mungkin ada hantu--", kata Monica yang menatap ke arah Feka menunjuk, tetapi saat ia melihat pria bersayap putih di atas langit maka Monica berteriak terkejut "Apa? Kenapa ada hantu Lars disini?".


Bukan hanya mereka yang terkejut, baik itu Zhi Li, Gristi, Sun Wu, Feka, Monica, dan Kitsune terkejut, bagaimanapun mereka sudah melihat dengan kepala mereka sendiri kematian Lars hari itu. Bukan hanya itu, mereka juga adalah orang yang memakamkan mayat Lars, tapi sekarang Lars berdiri hidup-hidup di depan mata mereka, bagaimana mungkin mereka tidak terkejut.


"Tetua Lars, apa kabar? Aku sudah sangat aneh tidak melihat kau, Tetua Shi dan Tetua Rena di kelompok Sekte Zodiak, apakah kalian sedang bermusuhan?", kata Tetua Bangau yang juga melihat kemunculan Lars.


Tetua Bangau, Lanzar ataupun orang-orang lain dari Sekte Kura-Kura Langit sama sekali belum mendengar kematian Lars, oleh karena itu mereka tidak terkejut atas kemunculan Lars secara mengejutkan disini. Bahkan Tetua Bangau hanya berpikir bahwa Lars dan para tetua yang lain sedang bermusuhan, hal ini membuat mereka datang kesini secara terpisah.


Lars yang memusatkan perhatiannya untuk melawan Ark mendengar seseorang memanggilnya, ia mengarahkan matanya ke Tetua Bangau sebelum membungkuk ramah "Ternyata Tetua Bangau, kami tidak saling bermusuhan! Baru-baru ini aku sedang sibuk berlatih di tempat baru, karena hal ini maka kami jadi tidak sering bertemu hingga datang kesini secara sendiri-sendiri, sebentar lagi Tetua Shi dan Tetua Rena pasti datang, mereka sedang di perjalanan".


"Ternyata seperti itu!", kata Tetua Bangau yang memegang janggutnya "Sebelumnya aku khawatir bahwa kalian saling terpecah, tapi nampaknya aku memang terlalu berlebihan khawatir. Bagaimanapun ada patriak disini, kalian tidak mungkin saling bermusuhan".


"Itu benar!", kata Lars mengangguk setuju.


Di sisi lain, Myro sama sekali tidak terkejut sebab berdasarkan ingatan semua Myro maka ia tahu bahwa kematian semua orang yang merupakan teman mereka hanya tipuan dari Myro jahat agar Myro berusaha semakin keras untuk menjadi lebih kuat dengan waktu sebentar.


Baik itu Lars, Shi Yan, Rena, ataupun Cesi yang diketahui sudah mati sebenarnya belum mati, lebih tepatnya semua ini hanya rencana yang sudah mereka siapkan.

__ADS_1


Myro jahat juga mengajak Lars, Shi Yan, Rena, ataupun Cesi untuk bekerja sama menipu Myro.


Pada awalnya tentu mereka tidak setuju kecuali Cesi yang langsung setuju dari awal, tapi ketika mengetahui bahwa ini dilakukan untuk mengalahkan musuh lama Myro serta berbagai penjelasan lainnya dari Myro jahat maka mereka akhirnya setuju.


Untuk pertarungan maka itu semua asli, sedangkan untuk mayat maka Myro jahat segera menggantinya dengan yang palsu saat orang-orang tidak menyadarinya.


Walaupun dikatakan sebagai yang palsu, dengan kemampuan mayat milik Turse yang berasal dari rohnya yaitu Hel, maka Myro jahat bisa membuat mayat yang hampir mirip dengan sosok asli tanpa masalah.


Di tengah ribuan pedang cahaya Lars yang sudah menusuk tanah, sosok bayangan Ark muncul dari sana dan masih mencoba melarikan diri dengan keras kepala.


Bentuk bayangan Ark sekarang tidak lagi menjadi raksasa melainkan sebuah bayangan di tanah agar ia bisa bergerak dengan cepat serta sulit di serang.


Lars yang baru akan berbicara dengan Myro menyadari bahwa Ark berhasil melarikan diri, ia sedikit terkejut "Kau masih bisa lepas dari serangan itu? Cukup hebat! Kalau begitu aku akan mencobanya lagi!".


Saat Lars berencana menyerang lagi, ia menghentikan langkahnya dan menatap ke arah Ark "Sepertinya tidak perlu, Tetua Shi dan Tetua Rena sudah tiba, dibandingkan mereka maka kekuatanku tidak cukup baik".


Ketika sedang melarikan diri, Ark menemukan bahwa seorang pria berdiri di depannya menghentikan jalan yang akan ia lewati.


Melihat ada orang yang masih mencoba dirinya, Ark yang hanya memikirkan untuk melarikan diri membuka mulutnya.


Mulut Ark terbuka sangat lebar hingga bisa memakan pria yang berdiri di jalannya melarikan diri tersebut, selain itu seluruh mulut Ark dipenuhi taring tajam yang bisa memakan orang di depannya ini tanpa masalah jika ia lebih lemah darinya.


Tetapi pria di depannya itu sama sekali tidak panik, pria itu mengulurkan tangannya sambil berkata dengan dingin "Kau berusaha untuk memakan ku? Kalau begitu ayo kita lihat, apakah bayangan dirimu bisa memakan gajah!".


Seluruh tubuh pria di depan Ark berubah menjadi warna emas, ada 4 tangan di belakang tubuhnya serta kekuatan yang menakutkan muncul dari tubuh pria itu.

__ADS_1


"Brak!".


Ark yang mencoba memakan pria itu menemukan bahwa pria tersebut memukul dirinya.


Pukulan pria itu membuat tubuh bayangan Ark terlempar sejauh beberapa meter sebelum menabrak tanah dengan keras.


Pria bertubuh emas itu melompat ke arah Ark sambil berteriak "Earthquake Fist".


Saat ia mendarat ke arah Ark, ia memukul tinjunya lagi yang menyebabkan seluruh tanah hancur serta gemetar.


Feka dan yang lainnya kembali terkejut sebab mereka tahu siapa orang yang melakukan pukulan ini, pria bertubuh emas itu tidak lain adalah Shi Yan yang sudah bergabung dengan Ganesha.


Ark merasa dirinya seperti di tekan oleh sebuah gunung akibat pukulan Shi Yan, sangat sulit baginya untuk mencoba melarikan diri lagi dari pukulan ini seperti yang ia lakukan pada serangan Lars.


Melihat bahwa Ark tidak bisa bergerak, Shi Yan yang menahan Ark memakai pukulannya berteriak "Rena, ini waktunya bagimu untuk menyelesaikan serangan terakhir! Aku akan menahan musuh!".


Suara seorang wanita yang sangat lembut terdengar di atas langit "Aku mengerti!".


Semua orang kembali terkejut, mereka menemukan jumlah pedang yang sangat banyak di atas langit, mungkin ada miliaran.


Semua pedang itu terbang di atas langit hingga menutupi langit, miliaran pedang besar ataupun kecil berputar di atas langit mengelilingi seorang wanita yang ada di tengahnya.


Ketika melihat sosok wanita ini yang dikelilingi oleh pedang, semua orang hanya memiliki sebuah julukan untuknya yaitu Permaisuri Pedang, wanita ini tidak lain adalah Song Rena yang pernah dijuluki Permaisuri Pedang oleh Myro bukan tanpa alasan.


Rena melambaikan tangannya dengan dingin yang membuat miliaran pedang itu jatuh menuju Ark.

__ADS_1


Shi Yan sekalipun segera melarikan diri dari Ark, ia takut miliaran pedang itu mengenai dirinya juga.


__ADS_2