KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 146 : HUSK


__ADS_3

Melihat tidak ada jawaban apapun dari pintu tersebut, wajah Husk menjadi suram "Jangan berpikir bahwa kau bisa bersembunyi dariku, aku yakin seorang Raja Martial datang kesini pasti bukan tanpa alasan. Oleh karena itu, siapa yang mengirim mu? Apakah itu Kaisar Teknologi? Mungkinkah setelah melepaskan 2 kakiku dan menghapus kekuatan milikku, Kaisar Teknologi masih tidak bisa membiarkan aku hidup dengan damai sampai mati?".


Orang yang ada di balik pintu tersebut adalah Myro, ia tidak terkejut bahwa Husk menemukan dirinya, mungkin lebih tepatnya Myro sedang mengetes kekuatan Husk sehingga Myro menurunkan sedikit kemampuan persembunyian miliknya. Ternyata hasilnya sama sekali tidak mengecewakan, cerita Kilon di masa lalu ternyata benar.


Myro membuka pintu tersebut perlahan-lahan sebelum berkata dengan sedikit tersenyum "Maaf menganggu waktu sibuk keluarga kalian, tapi aku datang kesini tidak ada hubungannya dengan Kaisar Teknologi, bahkan Kaisar Teknologi tidak memiliki kekuatan ataupun kekuasaan untuk membiarkan aku melakukan sesuatu. Namaku Myro Aras, teman Kilon dan datang kesini untuk membantunya".


"Teman Kilon?", Husk menatap Myro dari atas ke bawah sebelum menggelengkan kepalanya dengan tegas "Tidak mungkin! Kau memiliki kekuatan Raja Martial, selain itu aku belum pernah melihatmu bersama Kilon, orang kuat sepertimu tidak mungkin menjadi teman Kilon. Aku tidak peduli apa identitas mu, tetapi kau hanya perlu menjawab 1 pertanyaan milikku. Kau adalah teman atau musuh?".


Setelah itu, aura yang sangat kuat muncul dari tubuh Husk, ini bukan aura seorang kultivator melainkan Husk menunjukkan aura seorang pendekar pedang yang sangat kuat. Walaupun kekuatan Husk belum tentu setingkat Kaisar Martial, namun Kaisar Martial sekalipun belum tentu memiliki aura pedang sekuat Husk. Mungkin di antara semua orang yang pernah Myro lihat, hanya Rena yang bisa melebihi aura pedang ini.


"Bagaimana kalau aku menjawab bahwa diriku adalah musuh? Apakah kau pikir hanya dengan aura pedang milikmu, kau bisa membunuhku seorang Raja Martial?", tanya Myro tersenyum dingin, aura yang kuat langsung muncul dari tubuh Myro dan menekan aura milik Husk. Bahkan istri Husk serta adik Kilon yang ada di sisi lain segera jatuh duduk di tanah, mereka memuntahkan seteguk darah akibat tidak bisa menahan 2 tekanan yang saling bertabrakan ini. Jika aura pedang milik Husk tidak melindungi mereka, maka mereka pasti sudah mati.


Husk menatap tajam ke arah Myro sebelum berkata "Kau memang berbeda dari para Raja Martial yang lain, mungkin kekuatanmu setingkat dengan Half-Kaisar Martial? Benar-benar sangat berbakat, apabila aku bertemu denganmu 50 tahun yang lalu maka kita mungkin bisa menjadi rekan, tapi aku yang sekarang bukanlah lawan mu. Walaupun begitu, selama kau adalah musuhku maka aku pasti melawan mu tanpa ragu, untuk keluargaku maka aku akan melawan siapapun meski harus mati!".


Myro mengamati Husk dengan hati-hati, ia tahu bahwa selama Myro berkata lagi bahwa dirinya adalah musuh maka Husk pasti menarik pedang di tangannya untuk membunuh Myro tanpa peduli terhadap hidup dan matinya sendiri.

__ADS_1


Myro kembali menarik aura miliknya, senyum ramah muncul di wajah Myro "Bukankah aku sudah mengatakan sebelumnya bahwa aku adalah teman Kilon? Aku bukan musuh kalian".


Husk terus memegang pedangnya selama beberapa saat sebelum menurunkan tangannya "Aku tidak tahu apakah itu benar, namun sebuah hal yang pasti adalah aku merasa bisa mempercayai dirimu, lebih tepatnya jiwa pedang pada diriku bisa mengatakan bahwa kau bisa dipercaya sehingga aku akan mempercayai mu untuk kali ini".


Myro mengangguk "Jangan khawatir, kau pasti tidak akan kecewa terhadap keputusanmu kali ini. Tapi aku sangat terkejut, meskipun seluruh tubuhmu sudah terluka, bahkan kekuatanmu menurun hingga kurang dari setengah kekuatan sebelumnya, aura pedang milikmu masih sangat tajam. Julukan Calon Kaisar, Pedang Darah milikmu memang bukanlah sebuah kebohongan".


Husk sedikit terkejut terhadap perkataan Myro, ia kembali mengamati Myro "Aku tidak berpikir bahwa kau juga bisa mengetahui masa laluku dengan sangat jelas, nampaknya kau memiliki alasan lain untuk datang kesini, jika tidak maka kau pasti tidak akan repot-repot mencari identitas diriku. Tapi biar aku beritahu kau sebelumnya, kekuatanku sudah sangat menurun, apabila kau datang kesini karena membutuhkan kekuatanku untuk melawan Kaisar Teknologi atau apapun maka kau harus menyerah, aku sudah bukan lagi lawan Kaisar Teknologi".


Myro tahu bahwa Husk merupakan Calon Kaisar di masa lalu. Lebih tepatnya waktu itu, seorang Kaisar mati sehingga posisi di antara 5 Kaisar sedang kosong, hanya ada 4 Kaisar.


Di antara para peserta yang kalah dan masih hidup, Kaisar Teknologi serta Husk adalah peserta yang gagal tersebut.


Setelah gagal menjadi Kaisar, mereka kembali ke Dunia Teknologi agar tidak dibunuh oleh Kaisar Es yang baru naik tahta, bagaimanapun jika mereka terus berada di Dunia Kaisar maka Kaisar Es mungkin akan curiga bahwa mereka berencana membunuh Kaisar Es untuk menggantikan posisinya.


Oleh karena itu, mereka yang sama-sama berasal dari Dunia Teknologi harus saling bertarung untuk menentukan penguasa dunia ini.

__ADS_1


Pada awalnya kekuatan mereka hampir seimbang, bahkan bisa dikatakan bahwa Husk yang dijuluki Pedang Darah sedikit lebih kuat daripada Kaisar Teknologi saat itu.


Namun setelah mengubah setengah tubuhnya menjadi mesin, kekuatan Kaisar Teknologi menjadi lebih kuat dan berhasil mengalahkan Pedang Darah.


Karena takut balas dendam Pedang Darah di masa depan, Kaisar Teknologi memotong 2 kakinya dan merusak inti kultivasi miliknya.


Pedang Darah atau Husk sudah mencoba mencari berbagai obat di seluruh dunia, pada akhirnya ia tidak bisa menyembuhkan lukanya sehingga ia hanya bisa tunduk di bawah Kaisar Teknologi.


Walaupun ia sudah tidak bisa melawan Kaisar Teknologi secara langsung, tapi Husk selalu menentang Kaisar Teknologi, di antaranya adalah dengan menolak rencana perubahan rumah modern.


Tapi seiring waktu, Husk semakin menerima bahwa dirinya bukan lagi lawan dari Kaisar Teknologi, bahkan ia menjadi takut kehilangan keluarga yang merupakan orang terakhir yang menerima dirinya. Istri Husk sekarang adalah teman masa kecilnya, ia bersama Husk sejak Husk kehilangan kekuatannya. Lebih tepatnya ia sudah lama menyukai Husk, tapi ketika Husk menjadi Pedang Darah maka ia tahu bahwa dirinya tidak setingkat dengan Husk sehingga tidak berani mendekatinya. Ketika Husk kehilangan semuanya, perasaan istri Husk masih belum berubah dan ia mencoba membantu Husk bebas dari masa sulitnya tersebut.


Jadi alasan inilah yang membuat Husk tidak berani melawan Kaisar Teknologi lagi, ia tidak tertarik lagi menjadi penguasa Dunia Teknologi. Saat ini Husk hanya berharap keluarganya bisa hidup dengan damai, semua cerita ini Myro ketahui dari Kilon di kehidupan sebelumnya.


Myro tidak langsung menjawab pertanyaan Husk, melainkan ia mengamati Husk dari bawah ke atas sebelum berkata "Husk, apa yang akan kau lakukan jika Kilon benar-benar menyerang tempat acara Kaisar Teknologi seminggu kemudian? Apakah kau masih memiliki keberanian untuk berhadapan dengan Kaisar Teknologi sekali lagi?".

__ADS_1


__ADS_2