KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 160 : PEMBUNUHAN BERDARAH


__ADS_3

Meskipun pria muda yang ada di lift itu tersenyum ramah, seluruh anggota Pasukan Kematian gemetar ketakutan terhadap senyuman itu, mereka seakan-akan berdiri di depan monster yang sangat menakutkan.


Seorang pria di Pasukan Kematian serta wakil Jerde kembali sadar, ia menarik pedangnya sebelum menunjuk ke arah pria yang ada di lift itu "Bunuh anak ini! Ia memiliki aura pembunuh yang kuat, aku yakin ia adalah pembunuh dari Tuan Gorf. Jangan takut! Walaupun ia memiliki aura yang menakutkan, mereka hanya ada 2 orang, belum lagi 1 adalah wanita! Selama kita bekerja sama, anak ini pasti mati".


Para Pasukan Kematian yang lain kembali sadar, mereka menarik pedangnya mereka dan bergegas ke arah 2 orang yang ada di lift tersebut.


Pria muda yang ada di lift kembali tersenyum "Kau memang benar, aku Myro Aras adalah orang yang membunuh Gorf! Tetapi kau salah terhadap 1 hal, tidak peduli seberapa banyak pasukan yang kalian miliki, pada akhirnya kalian masih bukan lawan kami! Taurus tunjukkan kepada mereka maksud dari apa yang aku katakan!".


Taurus yang ada di samping Myro mengangkat palunya menuju pundak, lalu ia tersenyum senang "Sesuai tugas yang anda berikan, tuan!".


"Brak!".


Taurus melompat tanpa ragu menuju ke arah ratusan Pasukan Kematian yang menuju pada dirinya, kecepatan Taurus sangat cepat hingga melebihi kecepatan suara, lalu ia mengangkat palunya dan memukul ke arah kumpulan orang-orang itu.


"Booooom!".


Suara ledakan yang sangat keras terdengar, bahkan Jerde yang menunggu di pintu penginapan ikut terkejut terhadap suara ledakan itu. Menurutnya lawan kali ini adalah Raja Martial, oleh karena itu ia tidak perlu repot-repot menghabiskan energi miliknya.


Tetapi kali ini Jerde membuka matanya lebar-lebar penuh rasa tidak percaya, baik itu pintu ataupun jendela penginapan lantai 1 hancur, setelah itu puluhan anggota Pasukan Kematian miliknya terlempar.


Sebagian besar dari mereka sudah memiliki tubuh yang hancur dan tidak bisa bertahan hidup lagi, sedangkan beberapa orang yang lain masih hidup tapi mereka ditakdirkan mati tidak lama lagi.


Ketika Jerde masih terkejut, suara ledakan kembali datang dari penginapan.

__ADS_1


"Booooom!".


Kali ini puluhan anggota Pasukan Kematiannya kembali terlempar dari penginapan, selain itu penginapan ini terlihat akan hancur akibat 2 ledakan tersebut.


Melihat lebih dari setengah anggota Pasukan Kematian miliknya mati, wajah Jerde menjadi suram. Ia tahu bahwa ia terlalu meremehkan lawannya kali ini, meskipun ia menang sekalipun maka Kaisar Teknologi pasti menghukumnya akibat terlalu banyak anggota Pasukan Kematian yang mati. Bagaimanapun Pasukan Kematian adalah pasukan pengawal Kaisar Teknologi serta mereka semua sangat setia, apabila banyak Pasukan Kematian yang mati maka itu kerugian besar bagi Kaisar Teknologi.


Jerde pergi ke penginapan itu dengan wajah suram, ketika ia baru melewati pintu depan penginapan maka suara ledakan kembali terdengar, sebuah mayat Pasukan Kematian terlempar ke arah dirinya.


"Brak!".


Jerde memukul mayat yang akan mengenai dirinya itu dengan marah, setelah itu ia berjalan ke depan sambil berteriak "Siapa? Siapa di dunia ini yang berani melawan Kaisar Teknologi? Apakah kau tidak takut mati?".


Saat ini Jerde menemukan Taurus yang memukul Pasukan Kematian di bawah tangannya tanpa henti, Pasukan Kematian yang sangat ditakuti di Dunia Teknologi bahkan terlihat seperti kertas di depan palu Taurus.


"Sangat sombong! Kau pikir hanya karena kau memiliki kekuatan yang sedikit kuat di antara Raja Martial maka kau tidak terkalahkan?", kata Jerde penuh kemarahan "Hari ini aku akan menunjukkan kepadamu bahwa kau tidak berbeda daripada semut di hadapanku, apalagi dihadapan Kaisar Teknologi! Meskipun kau seorang wanita, jangan pikir aku akan ragu!".


Jerde yang marah segera bergegas menuju Taurus, ia mengangkat pedang di tangannya dan menebas menuju Taurus.


Taurus tentunya melihat gerakan Jerde juga, apalagi Jerde memiliki kekuatan Kaisar Martial sehingga Taurus sama sekali bukan lawannya.


Walaupun begitu Taurus tidak panik sedikitpun, ia tidak menanggapi serangan Jerde dan hanya memusatkan semua perhatiannya untuk membunuh semua anggota Pasukan Kematian sebanyak mungkin, lagipula akan ada orang lain yang melawan Jerde.


Ketika pedang Jerde akan menebas Taurus, sebuah tinju api muncul dan memukul pedang tersebut.

__ADS_1


"Brak!".


Suara tabrakan pedang dan tinju terdengar, Jerde yang memegang pedang setinggi 2 meter terkejut sebab kekuatan tinju api ini tidak lebih lemah daripada dirinya, bahkan lebih kuat.


Jerde harus melompat mundur sejauh puluhan meter akibat tabrakan tersebut sebelum menabrak tembok dengan keras, ia memuntahkan seteguk darah akibat tabrakan tersebut.


Di bawah tatapan terkejut Jerde yang terduduk di tanah, ia menemukan sosok Myro yang berdiri tegas sambil menatap dirinya dengan dingin "Apakah kekuatan tangan tersembunyi Kaisar Teknologi hanya sekuat ini? Nampaknya kabar itu benar, tangan kanan Kaisar Teknologi yaitu Yerfa jauh lebih kuat daripada dirimu!".


"Siapa sebenarnya kau? Apakah kau tidak tahu, tindakanmu ini sama dengan melawan Kaisar Teknologi! Meskipun kau sama-sama memiliki kekuatan Kaisar Martial tingkat 8, Kaisar Teknologi yang sudah mendapatkan tubuh robot pasti jauh lebih kuat darimu! Aku memberimu 1 kesempatan, menyerah lah kepada Kaisar Teknologi atau kau tinggal menunggu Kaisar Teknologi membunuhmu!", teriak Jerde dengan panik, ia tidak pernah berpikir bahwa musuh yang ia lawan akan sekuat ini.


Sebuah senyum mengejek muncul di wajah Myro, ia berjalan menuju Jerde dengan tubuh yang dipenuhi oleh api "Kalau begitu maka kau tidak perlu khawatir, kau bisa bertemu lagi dengan Kaisar Teknologi di alam kematian! Aku pasti membawa Kaisar Teknologi ke sana agar bisa bertemu denganmu lagi!".


Myro yang sudah ada di depan Jerde kembali mengangkat tinju apinya, Jerde yang sudah tidak bisa melawan lagi berkata dengan panik "Tuan, tunggu dulu! Biarkan aku hidup! Aku bisa setia kepada tuan, aku bahkan bisa memberikan tuan banyak harta! Selama tuan membiarkan aku hidup, maka aku pasti memberikan semuanya kepada--".


"Brak!".


Sebelum Jerde bisa menyelesaikan perkataannya, Myro memukul kepala Jerde hingga hancur, dengan ini maka Jerde benar-benar mati.


Melihat Jerde yang sudah mati, Myro berkata dengan dingin "Apakah kau pikir aku tidak tahu bahwa kau adalah pengikut Kaisar Teknologi paling setia? Kau tidak akan pernah mengkhianati Kaisar Teknologi dan semua harta milikmu pasti kau berikan kepada Kaisar Teknologi, oleh karena itu tidak ada gunanya membiarkan kau hidup".


Myro tahu dari kehidupan sebelumnya bahwa Jerde ini merupakan anjing Kaisar Teknologi yang paling setia, selain itu ia selalu memberikan semua hartanya kepada Kaisar Teknologi yang membuat Jerde tidak pernah menggelapkan harta apapun dari Kaisar Teknologi seperti Gorf dan Yerfa.


Karena alasan ini jugalah, Kaisar Teknologi sangat mempercayai Jerde. Bahkan ia sebenarnya mengetahui bahwa Gorf dan Yerfa menggelapkan harta dari dirinya, namun sebab 2 orang itu adalah tangan kiri dan kanannya maka Kaisar Teknologi selalu bersikap seakan-akan ia tidak tahu kecuali 2 orang itu menyembunyikan harta yang sangat berharga.

__ADS_1


Setelah membersihkan Jerde, Myro berkata lagi "Sekarang, dari 3 tangan maka hanya ada 1 tangan lagi sebelum pertarungan utamanya bisa di mulai!".


__ADS_2