KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 173 : PERBEDAAN KEKUATAN


__ADS_3

Senyum di wajah seluruh tamu yang ada di pesta ini langsung membeku, bahkan senyum palsu di wajah Hiria juga ikut menghilang, bagaimanapun kemungkinan buruk yang ia pikirkan sebelumnya benar-benar terjadi.


Sebagai teman Kilon sejak kecil dan sangat dekat dengannya, bahkan jika bukan karena Kaisar Teknologi maka mereka pasti menikah, Hiria sangat mengenal tentang seberapa keras kepalanya Kilon.


Tetapi ia sebelumnya berpikir bahwa Kilon tidak akan begitu gila untuk menyerbu istana Kaisar Teknologi, bagaimanapun kekuatan Kilon hanya seperti semut dihadapan Kaisar Teknologi. Belum lagi Kaisar Teknologi mungkin juga menghukum keluarga Kilon memakai alasan ini, oleh karena itu Hiria sedikit yakin bahwa Kilon tidak akan begitu gila untuk menyerbu istana secara langsung.


Senyum bangga di wajah Kaisar Teknologi ikut menghilang, tapi ia sebenarnya tersenyum secara diam-diam di pikirannya sebab semua ini berjalan sesuai dengan rencana yang ia siapkan.


Dengan alasan Kilon yang menyerangnya maka Kaisar Teknologi bisa membunuh Pedang Darah tanpa takut hukuman dari 5 Kaisar yang lain, selain itu ia juga bisa menjadikan Kilon sebagai ancaman untuk Hiria agar selalu bersama dengannya.


Lagipula Kaisar Teknologi bukanlah orang yang bodoh, ia bisa merasakan bahwa semua senyum di wajah Hiria itu palsu. Meskipun Hiria selalu berkata bahwa ia juga menyukainya, tapi Kaisar Teknologi bisa merasakan Hiria mengatakan hal tersebut akibat dari tekanan kekuatan yang ia miliki serta dorongan orang tuanya. Selama Kilon datang untuk mengajak Hiria melarikan diri, Kaisar Teknologi yakin bahwa ia pasti tidak menolak.


Seorang pria berambut putih yang sudah berdiri harus memakai tongkat berjalan ke arah Kilon penuh kemarahan, ia menunjuk Kilon memakai tongkatnya penuh kemarahan "Anak bodoh! Hiria anak kami sudah memilih Kaisar Teknologi, ia tidak memiliki perasaan apapun padamu! Jadi berhenti bermimpi dan kembalilah ke Rumah Bela Diri milik ayahmu, kau dan Hiria sudah tidak memiliki hubungan apapun lagi".


Seorang wanita yang juga cukup tua serta membantu pria dengan tongkat itu agar tidak terjatuh ikut berteriak "Itu benar, Kilon, lihatlah dirimu sendiri! Kau sama sekali tidak memiliki uang, kekuatan, ataupun kekuasaan, kenapa Hiria kami harus bersama denganmu? Bersama Kaisar Teknologi puluhan kali lebih baik!".


Kilon menatap 2 pria dan wanita di depannya ini, walaupun mereka melarang ia bersama Hiria namun Kilon tetap memperlakukan mereka dengan hormat sebab 2 orang ini tidak lain adalah ayah dan ibu Hiria.


"Paman, bibi, selama aku terus berlatih dan berusaha di masa depan maka aku pasti menjadi lebih baik, selain itu aku tidak begitu miskin. Setidaknya aku yakin untuk membiayai kehidupan sehari-hari Hiria, ia tidak akan kelaparan! Oleh karena itu, biarkan kami bersama! Aku yakin Hiria bersama Kaisar Teknologi tanpa memiliki perasaan apapun padanya!", kata Kilon dengan tegas.

__ADS_1


Ayah Hiria menunjukkan Kilon lagi memakai tongkatnya dan akan kembali berteriak marah, tetapi Kaisar Teknologi yang ada di samping Hiria menghentikannya "Ayah, ibu, tidak perlu membuang-buang waktu dengan pria aneh ini. Jika apa yang ia katakan benar maka kita hanya perlu bertanya pada Hiria secara langsung, kenapa repot-repot bertanya kepada orang yang tidak dikenal ini. Hiria, apakah perkataan pria muda aneh ini benar? Kau tidak memiliki perasaan apapun padaku?".


Mendengar perkataan Kaisar Teknologi, wajah ayah dan ibu Hiria menjadi senyum cerah, mereka tidak berani memarahi Kaisar Teknologi seperti yang mereka lakukan pada Kilon.


"Hiria anakku, kau memutuskan untuk menikah bersama Kaisar Teknologi karena kau memang menyukainya kan? Apa yang dikatakan pria ini adalah kebohongan, bukankah begitu?", kata ayah Hiria dengan senyum lembut, ia sebenarnya tidak peduli terhadap perasaan Hiria.


Apa yang dipedulikan ayah dan ibu Hiria adalah Hiria memilih untuk bersama Kaisar Teknologi, hanya dengan cara itu maka mereka juga bisa berkuasa, selain itu adik dan kakak Hiria yang lain pasti juga bisa mendapatkan pekerjaan yang baik di dunia ini. Oleh karena itu, mereka hanya peduli terhadap jawaban Hiria untuk bersama Kaisar Teknologi, sedangkan perasaan yang sebenarnya maka mereka tidak peduli.


Pada awalnya Hiria sudah bisa merasakan ancaman dari senyum ayah dan ibunya, tapi tiba-tiba ia juga mendapatkan telepati dari Kaisar Teknologi yang tidak bisa di dengar oleh orang lain "Lebih baik kau tidak membuat pilihan bodoh, selama kau memutuskan untuk mengikuti teman sejak kecilmu ini maka aku pasti membunuh semua keluarganya dan keluargamu, lalu membuat kalian hidup dengan kesulitan di dunia ini. Sebagai wanita yang cerdas, kau pasti sudah tahu jawaban yang benar bukan? Jika kau tetap bersamaku, aku akan membiarkan temanmu ini tetap hidup".


Hiria melihat ke arah senyuman Kaisar Teknologi yang memiliki aura pembunuh kuat, ia tahu bahwa selama ia memilih Kilon maka mereka pasti memiliki akhir yang buruk.


Kilon membuka matanya lebar-lebar penuh rasa tidak percaya terhadap jawaban Hiria, di sisi lain Kaisar Teknologi tersenyum penuh kebanggaan "Apakah kau sudah mendengar jawaban Hiria? Kalau begitu segera pergi dari sini! Penjaga, kenapa kalian membiarkan tamu yang tidak diundang seperti ini datang ke pestaku? Segera biarkan tamu ini pergi!".


Beberapa penjaga segera bergerak menuju ruangan itu, mereka akan mengepung Kilon untuk menangkap serta membawanya pergi dari sini.


Kilon yang marah tidak berpikir lebih banyak lagi, ia membuka sebuah pedang yang diberikan ayahnya dulu, meskipun Pedang Darah sudah kehilangan kekuatan kultivasi miliknya tapi ia selalu mengajari anak-anaknya mengenai teknik pedang yang ia miliki.


Oleh karena itu, Kilon bergegas ke arah Kaisar Teknologi memakai teknik milik ayahnya "Aliran Pedang Darah tahap 5, Pedang Singa Darah!".

__ADS_1


Sosok singa darah dapat terlihat melalui pedang Kilon, tetapi ia yang hanya memiliki kultivasi Saint King tingkat menengah sama sekali tidak sebanding dengan kekuatan milik ayahnya.


"Brak!".


Kaisar Teknologi hanya memakai 1 jari untuk menghentikan pedang milik Kilon, ia berkata dengan dingin "Anak muda, aku sebelumnya membiarkan kau hidup karena kau adalah kenalan Hiria, tapi sepertinya apabila aku tidak memberimu pelajaran maka kau tidak akan mengerti tentang seberapa jauh perbedaan kekuatan kita!".


Tanpa menunggu jawaban Kilon lagi, Kaisar Teknologi langsung memukul perutnya.


"Krak!".


Dihadapan pukulan Kaisar Teknologi ini, sebagian tulang Kilon patah. Setelah itu ia terlempar sejauh puluhan meter sebelum berbaring di tanah, ia terus memuntahkan darah tanpa henti.


"Kilon!", Hiria yang terkejut berusaha lari menuju Kilon untuk memeriksa keadaannya.


Tapi ayah dan ibu Hiria menarik tangannya untuk menghentikan tindakan tersebut, ayah Hiria berkata "Nak, apakah kau sudah gila? Lebih baik tetap disini, atau kau berencana melihat seluruh keluarga kita dibunuh?".


Melihat ayah dan ibunya, Hiria hanya bisa kembali berdiri diam di tempat.


Kaisar Teknologi melambaikan tangannya dengan dingin ke arah para pengawal di sekitar "Kenapa kalian masih berdiri diam di sana? Segera bawa anak ini pergi, jangan biarkan aku melihatnya lagi!".

__ADS_1


__ADS_2