
Gorf yang berada di bawah pedang Myro gemetaran ketakutan, sebagai tangan kiri Kaisar Teknologi maka ia belum pernah mengalami hal seperti ini, apalagi ia tidak bisa bertarung sehingga Kaisar Teknologi selalu melindunginya.
Walaupun merasa ketakutan, tapi Gorf mengalihkan matanya ke samping dan menahan rasa sakit dari jarinya "Aku tidak tahu tentang apa yang kau katakan, aku sama sekali tidak memiliki harta hebat sebab semuanya sudah aku gunakan sendiri untuk mejadi Kaisar Martial tingkat 1. Oleh karena itu, tidak peduli seberapa keras kau bertanya padaku maka aku sudah tidak memiliki harta lagi".
Mendengar perkataan Gorf, wajah Myro menjadi dingin. Ia mengangkat pedangnya tanpa ragu dan menebas tangan Gorf.
"Slash!".
"Aaaaa!", Gorf yang baru bisa menahan rasa sakit dari kehilangan jarinya kembali berteriak, ia berbaring di tanah dengan tubuh yang berputar-putar di depan Myro.
Gorf terus berteriak kesakitan sambil berkata "Kenapa? Kenapa kau melakukan ini padaku? Padahal aku sudah tidak memiliki harta lagi, tidak peduli seberapa keras kau melukaiku maka aku tidak bisa memberimu apapun! Semua tindakanmu ini tidak berguna, kau tidak akan pernah mendapatkan harta apapun dariku".
"Aku tahu!", kata Myro, lalu sebuah senyum dingin muncul di wajahnya "Tetapi karena aku tahu bahwa kau tidak memiliki harta apapun maka aku berencana untuk membunuhmu, bagaimanapun tanpa harta maka kau sudah tidak berguna lagi. Namun masalahnya disini, aku datang kesini tanpa mendapatkan harta apapun yang membuat aku sangat marah, jadi aku akan terus membuatmu berteriak kesakitan hingga aku merasa semua kerja kerasku terbayarkan".
"Selanjutnya apa? Apakah aku harus melepas tanganmu yang lain? Atau kaki milikmu? Mungkin melepas bola mata milikmu dan memotong kulitmu secara perlahan-lahan akan jauh lebih baik, semakin kau berteriak kesakitan maka aku merasa bahwa kerja kerasku ini terbayarkan".
Tubuh Gorf gemetar ketakutan, ia memang bukan petarung yang hebat tapi sebagai pengendali ekonomi dunia ini maka ia bisa menilai kebohongan seseorang dengan tepat. Berdasarkan mata dan senyum dingin di wajah Myro, Gorf tahu bahwa Myro pasti benar-benar akan melakukan apa yang ia katakan.
__ADS_1
Gorf yang sudah ketakutan perlahan-lahan berlutut di tanah, ia tidak bisa membayangkan rasa sakit yang akan ia terima ketika bola matanya dilepas dan seluruh kulitnya dipotong secara perlahan-lahan, oleh karena itu Gorf memilih menyerah "Tuan, biarkan aku hidup! Aku tahu aku salah, aku masih memiliki beberapa harta dan akan memberikannya kepada tuan! Selama tuan membiarkan aku hidup, maka aku bisa mencari kekayaan untuk tuan! Aku bisa memberi tuan seluruh kekayaan di dunia ini! Tidak, baik itu kekayaan, kekuasaan ataupun wanita maka aku bisa memberikan semuanya".
"Jadi kau berbohong selama ini?", kata Myro tersenyum mengejek, sebenarnya ia sudah tahu dari awal bahwa Gorf berbohong mengenai harta tersebut.
Gorf yang ketakutan langsung berteriak "Tuanku, aku tahu salah! Aku tidak akan berani berbohong lagi kepada tuan, aku pasti memberitahu semuanya! Aku masih memiliki beberapa harta yang aku belum gunakan, bahkan aku secara diam-diam menggelapkan harta yang aku dapatkan di dunia ini dari Kaisar Teknologi. Selama tuan tertarik, aku pasti memberikan semuanya pada tuan dan tidak akan berbohong lagi, tapi bisakah tuan membiarkan aku hidup".
Myro tahu bahwa Gorf sudah menyerah sepenuhnya sehingga ia menyimpan pedangnya sambil tersenyum ramah "Bawa aku menuju ruang harta milikmu, tidak ada kesempatan ke 2! Selama kau berani berbohong lagi, aku pastikan kau tidak akan hidup".
"Aku pasti tidak berani berbohong kepada tuan lagi", kata Gorf yang berdiri kembali dengan kaki gemetar "Tuan, silahkan ikuti saya! Saya akan membawa tuan menuju ruang harta tersembunyi di villa ini".
Myro mengangguk, ia menatap Verki yang ada di sampingnya "Kau juga ikut denganku, selain kalian maka tidak ada seorangpun yang masih hidup di rumah ini, bahkan semua alat komunikasi sudah dihancurkan. Oleh karena itu, aku hanya perlu mengamati kalian, jika kalian berani bertindak bodoh meskipun hanya sedikit maka aku pasti menebas kalian tanpa ragu".
Bagaimanapun Gorf ini juga terkenal sebagai orang yang tidak terkalahkan di dunia ini, tapi Myro bisa mengalahkannya dengan mudah yang menunjukkan seberapa menakutkannya kekuatan Myro. Apabila Gorf tahu bahwa Myro bisa menjadi lebih kuat setelah bergabung dengan Leo, ia mungkin akan lebih menghormati Myro.
Gorf membawa Myro dan Verki kembali ke kamarnya yang sudah kosong, ia menekan sebuah tombol tersembunyi di antara tembok yang membuat rak buku besar di ruangan itu terbuka, sebuah pintu berwarna hitam terlihat di depan mata semua orang.
"Tuan, silahkan ikuti aku", kata Gorf yang membuka pintu itu.
__ADS_1
Jalan di balik pintu ini merupakan sebuah tangga memutar yang terus bergerak ke bawah, Myro segera turun bersama Verki yang membawa Gorf.
Lebih tepatnya Gorf tidak bisa terbang walaupun memiliki kekuatan Kaisar Martial, inilah kerugian Kaisar Martial yang tidak pernah berlatih serta hanya memakai harta ataupun obat langka untuk meningkatkan kekuatannya.
Mereka mendarat di lantai paling bawah tanpa masalah, di sana terdapat sebuah gerbang emas lain yang terlihat sangat kuat, tetapi Gorf memiliki kuncinya yang membuat mereka bisa lewat tanpa masalah.
Berjalan di lorong yang ada di balik gerbang emas itu, Gorf menjelaskan "Dari sini kita harus berjalan selama 5 menit sebelum tiba di tempat tujuan".
Myro hanya sedikit mengangguk sambil mengamati sekitar, seharusnya tempat ini sangat gelap namun dengan bantuan batu cahaya yang ada di sekeliling tembok maka jalan ini menjadi sedikit bersinar.
Setelah memastikan tidak ada masalahmu, Myro kembali bertanya "Kalau dipikir-pikir, apakah kau mengenal tangan kanan Kaisar Teknologi? Sebagai rekan kerja, kau seharusnya mengenal dirinya".
Gorf sedikit ragu-ragu, tapi melihat mata dingin Myro maka ia menjelaskan tanpa ragu "Aku mengenalnya, ia bernama Yerfa. Berbeda dariku, Yerfa adalah kultivator asli dengan kekuatan Kaisar Martial tingkat 5. Walaupun aku harus mengakui bahwa anda cukup kuat, dihadapan Yerfa maka kekuatan Raja Martial anda tidak lebih dari semut,apalagi dihadapan Kaisar Teknologi. Oleh karena itu, setelah kejadian hari ini maka aku juga harus melarikan diri. Memberikan harta kepada musuh sama dengan pengkhianatan, meskipun aku merupakan tangan kiri Kaisar Teknologi namun selama aku berkhianat maka mereka pasti membunuhku".
"Apakah kau tahu tempat dimana Yerfa tinggal?", tanya Myro lagi.
Gorf yang berjalan di depan menatap Myro dengan aneh "Apakah anda tidak mengerti perkataan ku bahwa anda bukan lawannya, tapi karena anda keras kepala maka tidak ada yang bisa aku lakukan, lagipula hidup dan mati anda sama sekali tidak berhubungan denganku. Yerfa tinggal di laut barat, aku tidak tahu lokasi pastinya dan hanya tahu bahwa ia selalu kembali ke laut besar di barat, nampaknya ia tinggal di dekat pantai".
__ADS_1
Myro sedikit mengangguk, ia sudah mengetahui dari awal bahwa Gorf pasti tidak mengetahui lokasi pasti Yerfa, tapi petunjuk kecil itu sudah lebih dari cukup untuk Myro.