KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 54 : KEHILANGAN TANGAN KANAN


__ADS_3

Myro mengingat saran Gristi, sekarang ia sudah mengerti bahwa sebenarnya Menara Mille Mundi kemungkinan besar merupakan sebuah penjara dimana ada banyak monster di sana.


Myro kembali menatap semua orang "Aku sudah mengatakan apa yang perlu aku katakan, kalau begitu aku harus pergi sekarang. Selama aku tidak ada, kalian harus berhati-hati. Kehilangan Lars sudah cukup bagiku, tidak perlu kehilangan lebih banyak orang lagi".


Sebelum Myro pergi, Zhi Li mengangkat tangannya "Guru, bisakah aku berbicara sebentar?".


Myro sedikit terkejut sebab Zhi Li menyebutnya guru, artinya Zhi Li sekarang berbicara sebagai murid Myro, bukan tetua Sekte Zodiak. Myro yang baru akan berdiri segera kembali duduk "Katakan".


"Bisakah aku ikut dengan guru menuju Menara Mille Mundi?", Zhi Li menatap Myro penuh ketegasan.


Wajah Myro sedikit aneh "Bukankah kau sudah tahu seberapa menakutkannya Menara Mille Mundi? Dari 100 juta orang, hanya 1 orang yang bisa kembali, itulah yang dikatakan orang-orang tentang Menara Mille Mundi. Namun kau masih berani pergi ke sana?".


Zhi Li masih menatap Myro dengan tegas "Zhi Li sudah berkata bahwa Zhi Li akan mengikuti guru, walaupun itu menuju kematian sekalipun. Oleh karena itu, Zhi Li tidak takut terhadap Menara Mille Mundi. Selain itu, Zhi Li pasti berusaha sebaik mungkin agar tidak menghalangi serta menjadi beban bagi guru, selama Zhi Li menganggu menurut guru maka guru bisa meninggalkan Zhi Li tanpa ragu!".


Melihat ketegasan Zhi Li, Myro melambaikan tangannya "Baiklah, kau boleh ikut! Bagaimanapun kau murid ku, sudah lama aku tidak melatihmu sehingga perjalanan ini akan menjadi kesempatan yang baik. Tapi ingat ini baik-baik, di sana aku sama sekali tidak bisa selalu melindungi mu, kau harus siap menghadapi kematian di sana!".


"Guru, aku sama sekali tidak keberatan! Zhi Li akan berusaha bertahan hidup memakai kekuatannya sendiri, aku tidak akan merepotkan guru!", kata Zhi Li.


Myro mengangguk sebelum melihat orang yang lain "Bagaimana dengan kalian? Apakah kalian tertarik untuk ikut?"


Semua yang lain menggelengkan kepala mereka, bukan karena mereka tidak tertarik untuk menjadi lebih kuat tetapi mereka berusaha untuk menjaga sekte selama Myro pergi.


Walaupun Myro berkata untuk tidak masalah menutup sekte, tapi mereka tahu bahwa Myro benar-benar berusaha keras untuk membangun sekte ini. Jadi selama Myro pergi, mereka memutuskan untuk tetap menjaga bahkan mengembangkan sekte. Setidaknya ketika Myro sudah pergi sangat jauh dan menjadi kuat, maka ia mungkin merasa lelah atas semua petualangannya tersebut. Apabila saat itu tiba, Myro bisa kembali ke Sekte Zodiak, mereka akan mempertahankan sekte ini sebagai rumah bagi Myro kembali.


Myro juga bisa mengerti pikiran mereka semua yang membuat Myro sedikit tersenyum "Terima kasih sudah menyiapkan rumah untukku kembali".

__ADS_1


"Patriak!", semua orang di ruangan itu berdiri lalu membungkuk kepada Myro "Jaga diri anda, tidak peduli seberapa jauh dan lama anda pergi, kami pasti menunggu anda kembali!".


Myro mengangguk, setelah itu ia pergi dari Sekte Zodiak bersama Zhi Li.


Bersamaan dengan kepergian Myro, Gristi ikut menghilang. Namun ada sesuatu yang mengejutkan Feka dan yang lainnya saat Gristi menghilang, Gristi meninggalkan cukup banyak harta kultivasi untuk mereka serta beberapa tempat harta rahasia. Tapi persyaratannya, mereka tidak boleh melaporkan ini kepada Myro.


Alasan Gristi kenapa mereka tidak boleh melaporkan keberadaan harta ini kepada Myro adalah agar Myro bisa berkembang dengan perjuangannya sendiri, hanya melalui cara sulit ini maka Myro bisa memiliki kemampuan untuk mengalahkan dirinya sendiri.


Gristi sekarang berdiri menatap Sekte Zodiak untuk terakhir kalinya, sebuah senyuman muncul di wajahnya "Sebelumnya aku mungkin kalah dariku, namun kali ini aku tidak akan kalah lagi, aku pasti menyelesaikan tugas yang diberikan guru kepadaku".


Gristi berbalik dan pergi, ia meninggalkan wilayah Kota Zodiak tanpa keraguan sedikitpun pada dirinya.


...----------------...


Saat ini Kaisar Harem sedang duduk di depan sebuah papan catur, tidak ada seorangpun wanita di sekitarnya kali ini melainkan terdapat seorang pria yang duduk di depannya juga.


Pria di depan Kaisar Harem memiliki rambut berwarna perak pendek serta wajah sedingin es, setiap orang yang melihat wajahnya itu maka mereka akan merasa bahwa pria ini benar-benar tidak peduli terhadap orang-orang yang ada di sekitarnya akibat rasa dingin di wajahnya.


"Harem, kenapa kau tidak menyetujui rencana Kaisar Racun? Padahal rencana itu sama sekali tidak merugikan mu, Kaisar Racun berencana membuat 5 Kaisar kita berkuasa seumur hidup. Setiap kali ada orang yang memiliki kemungkinan menjadi Kaisar maka kita akan bekerja sama untuk membunuhnya, bukankah ide ini sangat baik? Setidaknya kita tidak perlu khawatir lagi bahwa suatu hari nanti seseorang membunuh kita untuk mendapatkan posisi Kaisar", kata pria di depan Kaisar Harem.


Kaisar Harem menggerakkan pion catur di atas papan sambil berkata "Tidak ada alasan khusus, aku hanya tidak sependapat dengan ide milik Kaisar Racun. Mungkin lebih tepatnya aku tidak pernah setuju terhadap Kaisar Racun, pria ini sangat licik. Ia tidak pernah menganggap kita sebagai teman, paling banyak ia menganggap kita seperti alat yang bisa ia buang kapanpun".


"Kau memang tidak pernah setuju terhadap Kaisar Racun, tapi penolakan mu sama sekali tidak berguna. Dari 5 Kaisar, 4 sudah setuju dan hanya kau yang menolak. kau kalah suara", kata pria tersebut "Apakah mungkin kau melakukan ini untuk seseorang patriak dari sekte kecil yang sedang bersinar? Kalau tidak salah namanya adalah Myro bukan? Harem, kita sudah merupakan teman sebelum aku menjadi 5 Kaisar, oleh karena itu aku tidak berbohong padamu. Aku akan membunuh Myro, apakah kau akan mencoba menghentikan ku?".


"Kenapa kau berencana membunuh Myro? Apakah itu karena matinya Gasfa beberapa waktu yang lalu?", Tanya Kaisar Harem menatap orang di depannya.

__ADS_1


Pria itu menggerakkan pion catur miliknya juga, tiba-tiba papan catur tersebut langsung membeku. Tidak hanya berhenti sampai di situ, seluruh ruangan ditutupi oleh es sepenuhnya, hanya Kaisar Harem yang tidak membeku akibat perlindungan dari kekuatannya sendiri "Harem, kau adalah teman atau musuh? Jawab aku! Anak itu sudah membunuh ayah dari istriku, aku tidak bisa membiarkannya pergi".


Wajah Kaisar Harem perlahan-lahan berubah, ia menghapus pertahanan yang ia buat untuk menghentikan kemampuan es pria tersebut sebelum menatapnya dengan dingin "Nampaknya kau salah paham disini, Kaisar Es. Aku akan menjelaskannya padamu!".


"Booooom!".


Suara ledakan yang besar terdengar dari ruangan Kaisar Harem, hal ini menarik seluruh perhatian tetua Sekte Harem bahkan Trei yang membuat mereka bergegas menuju ruangan Kaisar Harem.


Sosok seorang pria terlempar dari ruangan Kaisar Harem, tubuhnya menembus serta menghancurkan tembok sebelum jatuh ke tanah, sebuah lubang besar terbentuk di ruangan Kaisar Harem.


Pria yang terlempar pergi dari ruangan Kaisar Harem itu adalah Kaisar Es, setelah berputar-putar di tanah selama beberapa saat maka Kaisar Es kembali berdiri. Tidak ada lagi kesombongan di awal, seluruh pakaian miliknya sudah dipenuhi oleh darah, selain itu tangan kanannya ikut menghilang.


Dari lubang yang terbentuk oleh lemparan Kaisar Es, sosok Kaisar Harem yang memegang tangan kanan Kaisar Es terlihat.


Ia melempar tangan kanan Kaisar Es seperti membuang sesuatu yang tidak berguna sebelum berkata penuh aura Kaisar "Jangan salah paham, Kaisar Es. Di mataku kau hanya Kaisar baru! Orang-orang mengatakan bahwa aku merupakan Kaisar paling lemah, tapi jika kau bertanya pada Kaisar lainnya maka kau akan tahu bahwa kekuatanku tidak jauh berbeda dari Kaisar Racun yang dijuluki sebagai Kaisar terkuat. Bahkan alasan Kaisar Racun tidak berani menyerang ku meskipun aku selalu bermusuhan padanya sebab kekuatan kami tidak jauh berbeda, apabila kami benar-benar bertarung maka orang yang hidup ataupun mati tidak bisa ditentukan. Sedangkan dirimu? Kau tidak bisa menjadi Kaisar apabila bukan aku yang membantumu menekan Kaisar Emas waktu itu".


"Namun Kaisar baru sepertimu berani mencoba menjadi musuhku? Apakah kau mencoba mencari kematian? Apakah kau pikir selama dirimu dekat bersama Kaisar Racun maka kau bisa menang melawanku? Aku beritahu padamu, di mataku maka dirimu yang sekarang tidak lebih dari anjing Kaisar Racun. Aku tidak peduli terhadap apa yang kau coba rencanakan pada Myro, tapi biarkan aku memberitahumu bahwa kau akan menyesal membuat Myro menjadi musuh mu. Lebih baik kau pergi sekarang, sebelum aku berubah pikiran! Tangan kanan ini merupakan bayaran atas kebodohanmu yang membuatku menjadi musuh mu".


Setelah mengatakan semua itu, Kaisar Harem berbalik kembali ke ruangannya.


Kaisar Es menahan bagian tangan kanan tubuhnya yang menghilang, tangan kanannya sama sekali tidak bisa pulih lagi yang berarti bahwa kekuatannya pasti melemah. Hal ini menyebabkan Kaisar Es menatap kepergian Kaisar Harem penuh dengan kebencian "Kau akan menyesali keputusanmu hari ini! Kaisar Racun bukanlah sosok yang bisa kau kalahkan, ia pasti membunuhku suatu hari nanti! Pilihanku untuk berpindah dari mengikuti mu menjadi pengikut Kaisar Racun tidak akan salah, kita akan menunggu dan melihat apakah kau masih bisa sangat sombong di masa depan".


Kaisar Es tidak berani tinggal lebih lama lagi disini, ia takut Kaisar Harem benar-benar berubah pikiran dan memutuskan untuk mengambil hidupnya.


Di tengah jalan melarikan diri, Kaisar Es tiba-tiba mengingat sesuatu "Bukankah Harem itu mengatakan bahwa aku akan menyesal jika melawan Myro? Kalau begitu aku akan menunjukkan kepadanya bahwa ia salah, aku pasti bisa membunuh anak itu dan membawa kepalanya padamu! Harem, kita lihat siapa orang yang benar serta yang salah disini".

__ADS_1


__ADS_2