KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 165 : IKAN EMAS DAN PERAK KEMBALI


__ADS_3

Husk tahu bahwa pertarungan kali ini pasti sangat sulit, apalagi kekuatannya baru bangkit kurang dari sehari, padahal ia sudah kehilangan kekuatannya selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, kemampuan Husk pasti tidak setajam sebelumnya, bahkan bisa dikatakan jauh menurun daripada dirinya ketika melawan Kaisar Teknologi dulu. Hal ini membuat kemungkinan kalah Husk melawan puluhan ular laut ini menjadi semakin besar.


Meskipun tahu bahwa kemungkinan besar ia akan kalah dan mati, Husk masih berdiri di depan Myro dengan tegas untuk melindunginya "Tuan, aku rasa lebih baik tuan mundur lebih dulu, kita benar-benar terlalu meremehkan Yerfa sebelum datang kesini, seharusnya kita membuat lebih banyak persiapan. Aku akan menahan musuh disini agar tidak mengejar tuan, selama waktu itu maka tuan harus memanfaatkannya untuk melarikan diri".


Myro melihat ke arah Husk di depannya dengan aneh "Apakah kau yakin? Apabila aku meninggalkanmu disini sendirian, kemungkinan besar kau akan mati. Kekuatan milikmu memang sangat kuat, selama kau menebas para ular ini memakai pedang darah milikmu maka mereka semua pasti mati. Namun gerakannya masih sangat lambat, para ular air ini pasti bisa menghindari serangan pedang darah itu sampai berhasil membunuhmu. Apakah kau masih yakin untuk mati agar aku bisa melarikan diri? Padahal kita masih bertemu kurang dari seminggu, apakah kau tidak keberatan untuk meninggalkan keluargamu? Atau kau melakukan semua ini akibat kontrak iblis?".


Mendengar pertanyaan Myro, Husk tersenyum pahit "Sebenarnya aku tidak tertarik untuk meninggalkan keluargaku, paling tidak aku harus melihat 2 anakku tumbuh besar sampai memiliki anak sebelum bisa mati. Tapi keadaan sekarang berbeda, jika tuan mati maka aku juga mati. Jadi lebih baik bagi tuan untuk melarikan diri, paling tidak aku yakin tuan bukanlah orang yang meninggalkan keluarga dari orang yang sudah mati untuk tuan!".


Melihat ketegasan Husk, Myro sedikit menggelengkan kepalanya "Kau terlalu mempercayaiku, lain kali kau harus berhati-hati lagi terhadap orang lain dan tidak mempercayainya semudah ini. Aku berterima kasih atas kau yang berencana mengorbankan hidupmu, tapi itu semua tidak dibutuhkan. Sebelum aku datang kesini, aku sudah menyiapkan rencana untuk mengalahkan semua ular ini. Bukankah serangan mu hanya membutuhkan kecepatan agar mengenai musuh sedangkan kekuatannya sudah cukup? Apa yang perlu kau lakukan hanyalah melakukan semuanya sesuai apa yang aku katakan, maka kita pasti menang, kau mengerti?".


Walaupun Husk sedikit ragu terhadap rencana Myro, tapi ia masih mengangguk saat memikirkan bahwa Myro benar-benar berhasil menyembuhkan luka miliknya yang tidak bisa disembuhkan oleh siapapun.


Oleh karena itu, Husk mengangguk "Aku mengerti, aku pasti bertindak sesuai perkataan Tuan Myro".


Myro mengangguk "Kalau begitu gunakan semua energi milikmu untuk membuat pedang darah sekuat mungkin, kecepatan bukan masalah sebab yang paling penting adalah kekuatan untuk mengalahkan para ular laut ini, aku akan mengatasi agar mereka tidak bisa menghindari serangan milikmu".

__ADS_1


Husk tidak banyak ragu lagi dan mulai membentuk sebuah pedang darah raksasa lagi, kali ini ia terus memusatkan semua kekuatan miliknya ke pedang darah tersebut. Verki sama sekali tidak berguna di pertarungan ini, jadi ia hanya perlu menonton dari samping.


Melihat Husk yang membuat pedang darah raksasa memakai seluruh kekuatannya, Yerfa tersenyum mengejek "Apakah kau sudah menjadi bodoh, Pedang Darah? tidak peduli seberapa kuat pedang yang kau buat, selama itu tidak bisa mengenai musuh maka semuanya menjadi tidak berguna, bukankah kau kalah dari Kaisar Teknologi karena alasan itu? Apakah kau berusaha mengulangi kesalahan yang sama?".


Husk hanya sedikit tersenyum terhadap ejekan Yerfa, ia percaya pada Myro "Kita tidak tahu sebelum mencobanya! Aku sarankan untuk tidak meremehkan musuh mu, kecuali kau sudah siap untuk mati!".


Yerfa menggelengkan kepalanya "Kau sepertinya sama sekali belum mengerti tentang keadaanmu sekarang, kau sudah menolak untuk bekerja sama bersamaku melawan Kaisar Teknologi sehingga keberadaan mu sudah tidak dibutuhkan lagi. Anak-anak, kalian bisa memakan orang ini! Ia memiliki kekuatan yang cukup besar sehingga memakannya akan sangat berguna untuk kekuatan kalian, namun kalian harus ingat agar berhati-hati! Hindari semua serangan pria ini, selama kalian terkena serangannya maka kalian pasti mati".


"Sssss!".


Para ular laut itu mendesis yang menunjukkan bahwa mereka mengerti, ular laut ini memang bersikap seakan-akan mereka adalah anak Yerfa.


Melihat para ular yang sudah mendekat, Myro berteriak "Ayo kita mulai, Pisces!".


Tubuh Myro bersinar dengan terang, di bagian kanan Myro bersinar dengan warna emas sedangkan di bagian kiri memiliki warna perak, sama seperti Pisces yang terdiri dari Gold dan Silver.

__ADS_1


Sosok Myro kembali terlihat, ia sekarang sedang memakai sebuah baju zirah yang terbentuk dari sisik ikan.


Bagian kanan zirah berwarna emas sedangkan bagian kiri memiliki warna perak, mata Myro ikut berubah juga sesuai dengan warna baju zirah tersebut.


Setelah mengalami perubahan itu, Myro mengulurkan tangannya ke arah lautan tempat dimana para ular laut itu berada, lebih tepatnya Myro berusaha mengendalikan gelombang air yang ada di sana.


Para ular laut yang berusaha bergegas ke pantai untuk menyerang Husk menjadi terkejut sebab mereka baru mengetahui bahwa mereka tidak bisa pergi dari laut, lebih tepatnya sebuah gelombang air menakutkan berkumpul serta membentuk sebuah pusaran air raksasa. Seharusnya tidak mungkin ada pusaran air raksasa di tepi pantai karena jumlah air yang sedikit, tapi ini bukan pusaran air normal melainkan berada di bawah kendali Myro dan Pisces.


Para ular laut langsung tertarik menuju pusat pusaran air, beberapa ular air mencoba melawan namun di bawah kemampuan Pisces maka mereka masih harus di tarik oleh pusaran tersebut.


Lagipula Pisces adalah roh tingkat suci dan bisa dikatakan sebagai penguasa air, oleh karena itu ia masih bisa menahan para ular ini selama mereka berada di laut.


Mata Husk ikut bersinar, ia mengerti tujuan Myro yaitu menahan musuh dengan gelombang air, selama musuh tidak bisa bergerak maka serangan Husk pasti bisa mengenainya.


Meskipun begitu, beberapa ular laut Kaisar Martial tingkat 7 mencoba melarikan diri, Myro masih memiliki kekuatan Raja Martial yang membuat ia tidak bisa menahan ular ini sepenuhnya.

__ADS_1


Ketika para ular laut itu mencoba dengan keras kepala untuk melarikan diri, Myro sedikit tersenyum "Pisces mungkin tidak memiliki kekuatan yang besar seperti Leo yang mempertahankan kekuatan Kaisar Martial miliknya, namun jika itu di lautan maka Leo sekalipun masih akan kesulitan membunuh Pisces!".


Perlahan-lahan asap menutupi seluruh lautan di sekitar ular laut tersebut, lalu sosok ikan emas dan perak raksasa muncul dari balik asap serta mulai menggigit para ular laut.


__ADS_2