
Setelah Husk sedikit memulihkan kekuatannya, maka mereka kembali berjalan di sekitar pantai. Sedangkan untuk Verki, Myro hanya perlu memukulnya untuk membuat Verki sedikit sadar dari rasa terkejutnya.
Ketika sudah kembali sadar, Verki sedikit menggelengkan kepalanya saat menemukan mayat Yerfa yang sudah kehilangan kepalanya "Padahal ia memiliki wajah yang cantik, walaupun rambutnya sedikit aneh seperti kumpulan ular tapi tidak ada salahnya untuk membuat ia sebagai pelayan".
Myro sedikit menatap Verki sebelum berkata "Berhati-hatilah, di masa depan jangan sampai dirimu dikendalikan oleh wanita. Tidak peduli seberapa kuatnya seorang pria, selama mereka dikendalikan oleh wanita maka itu sudah berakhir. Contoh terbaik adalah Kaisar Harem, ia memiliki hati yang terlalu baik sehingga para wanita miliknya merupakan kelemahan terbesar dirinya juga".
"Siapa itu Kaisar Harem? Terdengar seperti sebuah nama impian", kata Verki kebingungan, bagaimanapun selama ini ia hanya pernah berada di Dunia Teknologi ini, sedangkan untuk Dunia Kaisar maka ia belum pernah ke sana. Bukan hanya ia belum pernah pergi ke Dunia Kaisar, Verki tidak tahu bahwa di dunia ini ada dunia lain selain Dunia Teknologi.
Berbeda dari Verki yang tidak tahu apa-apa, Husk memiliki pengetahuan yang lebih luas, terutama ia harus melawan para Calon Kaisar lain di masa lalu yang membuat dirinya sudah pergi ke berbagai dunia lain atau Dunia Kaisar.
Oleh karena itu, Husk menjelaskan agar Myro tidak perlu repot-repot lagi membuang waktunya "Kaisar Harem berada di dunia yang lebih tinggi daripada dunia kita, bahkan sosoknya bisa dikatakan sebagai sosok terkuat di dunia bersama 5 Kaisar lainnya".
"Sosok terkuat di dunia dan memiliki julukan Kaisar? Apakah ia sekuat Kaisar Teknologi?", tanya Verki penuh penasaran, sebagai penduduk Dunia Teknologi yang tidak mengetahui dunia lain maka ia hanya tahu bahwa Kaisar Teknologi merupakan orang terkuat di dunia tanpa ada yang bisa melebihinya.
"Kau membandingkan Kaisar Teknologi dengan Kaisar Harem?", kata Husk tersenyum mengejek "Itu hal paling bodoh yang kau dengar, untuk apa membandingkan seekor semut dengan manusia? Dihadapan Kaisar Harem maka Kaisar Teknologi seperti seekor semut dihadapan manusia, sama sekali bukan lawan".
"Ada sosok sekuat itu di dunia ini? Bahkan ia bisa menganggap Kaisar Teknologi seperti seekor semut?", kata Verki penuh kebingungan.
Sebenarnya tidak bisa menyalahkan Verki yang menjadi bingung sebab dari kecil ia selalu diberitahu bahwa Kaisar Teknologi merupakan orang terkuat di dunia, bahkan hampir seluruh orang di Dunia Teknologi mengatakan hal yang sama, oleh karena itu Verki juga mempercayainya.
__ADS_1
Tetapi hari ini ia baru mengetahui bahwa orang yang ia anggap sebagai yang terkuat ternyata hanyalah semut, bagaimana mungkin Verki tidak terkejut? Saat ini ia merasa seperti sudah menemukan sebuah dunia baru.
"Lebih baik berhenti berbicara, kita mungkin sudah menemukan tempat tinggal yang dipakai oleh Yerfa sebelumnya", kata Myro yang berhenti di sebuah gua dekat pantai.
Myro selalu memiliki pengamatan yang tajam serta ia mendapatkan bantuan Libra yang masih memiliki beberapa kemampuan untuk mendeteksi, jadi Myro masih bisa menemukan gua tempat tinggal Yerfa tanpa masalah walaupun ia tidak memiliki petunjuk apapun.
"Tuan, bagaimana mungkin seorang wanita cantik tinggal di tempat seperti ini?", tanya Verki penuh keraguan, menurutnya seorang wanita cantik seperti Yerfa harus tinggal di sebuah istana, bahkan sebuah villa mewah merupakan tingkat yang paling rendah.
Husk memutar matanya terhadap kebodohan Verki, ia mendekati Myro sebelum berkata dengan suara kecil agar Verki tidak bisa mendengar mereka "Tuan, kenapa harus membuat orang bodoh seperti ini menjadi pengikut anda? Bukankah itu hanya akan membuang-buang waktu? Jika bertarung, orang bodoh ini sama sekali tidak bisa membantu kita, bahkan ada kemungkinan ia bisa menjadi merepotkan".
Myro sedikit tersenyum terhadap penilaian Husk "Pedang Darah, aku harus mengakui bahwa kau sangat buruk menilai orang lain, meskipun kau memiliki kekuatan yang kuat. Verki ini memang terlihat tidak berguna, tapi apabila kau mengamatinya dengan hati-hati maka kau bisa menemukan nilainya. Husk, menurutmu kenapa Kaisar Teknologi menyimpan orang seperti Gorf? Apalagi ia menaikkan Gorf menjadi Kaisar Martial tingkat 1, padahal Kaisar Teknologi harus menghabiskan banyak harta hanya untuk orang lemah seperti Gorf".
"Ini--", Husk menjadi ragu sebab ia tidak bisa menemukan alasannya.
"Yerfa dan Jerde ahli bertarung, tapi bagaimana dengan mengelola seluruh Dunia Teknologi ini? Untuk membuat Pasukan Kematian, Kaisar Teknologi membutuhkan banyak uang dan harta. Pertanyaannya, siapa yang bisa mengumpulkan uang dan harta tersebut? Orang itu tidak lain adalah Gorf, ia memang menggelapkan sebagian dari harta itu, tapi Kaisar Teknologi yang tahu masih tidak membunuhnya sebab Kaisar Teknologi masih melihat bahwa nilai Gorf lebih berharga daripada harta yang ia sembunyikan. Oleh karena itu, Verki ini memiliki nilai yang sama dengan Gorf, kau harus lebih mempertajam penilai mu lagi terhadap kemampuan orang lain".
Tanpa menunggu jawaban Husk, Myro berjalan menuju gua tersebut, sedangkan Husk masih berdiri diam di tempatnya. Sekarang ia sedikit mengerti perkataan Myro bahwa Verki bukanlah orang bodoh, melainkan cara berpikirnya tidak seperti seorang kultivator, Verki memiliki pikiran seperti orang normal.
Wanita cantik normal pasti memikirkan untuk tinggal di villa mewah atau istana, siapa yang tertarik untuk tinggal di gua seperti ini? Oleh karena itu, Verki kebingungan saat mengetahui bahwa Yerfa tinggal di gua ini.
__ADS_1
Namun karena cara berpikirnya yang seperti manusia normal itu, maka Verki sangat cocok untuk mengumpulkan uang dan harta dengan cara berbisnis bersama manusia normal lainnya atau kultivator tingkat rendah.
Husk kembali menatap Verki sebentar, kali ini ada sedikit penghargaan di matanya sebelum ia mengikuti Myro menuju gua tersebut.
Verki berdiri diam di tempatnya penuh kebingungan, ia tidak bisa mendengar perkataan Myro dan Husk sebelumnya yang membuatnya dirinya bingung.
Walaupun begitu,ia mengikuti Myro dan Husk menuju gua tersebut.
Di gua ini sama sekali tidak memiliki cahaya apapun yang membuatnya cukup gelang, tapi dengan kekuatan mereka maka tidak ada masalah untuk melihat di tengah kegelapan seperti ini.
Mereka terus berjalan hingga sampai di akhir ruangan yaitu tempat dimana Yerfa saat masih hidup menyimpan harta miliknya.
Berbeda dari Gorf, disini sama sekali tidak ada emas maupun uang melainkan dipenuhi obat serta harta kultivasi lainnya.
Husk hanya mengamati semua harta itu sebentar sebelum menjadi tidak tertarik, di antara semua harta ini maka tidak ada yang bisa membantu kultivasi Kaisar Martial tingkat 8 miliknya. Sebagai orang yang 1 langkah di bawah Kaisar, harta yang bisa membantu Husk sekarang untuk meningkatkan kultivasinya sangat langka.
Verki juga menjadi tidak tertarik, bukan karena tidak ada harta yang bisa membantu kultivasinya disini melainkan tidak ada emas ataupun uang yang paling bisa membuat ia tertarik.
Hanya Myro yang melihat ke arah patung ular di tengah ruangan ini penuh rasa tertarik.
__ADS_1
Patung ular ini berbentuk seekor ular yang sedang membuka mulutnya, di tengah mulut ular yang terbuka itu maka terdapat sebuah pil dengan 9 warna yang sangat menarik perhatian.
Melihat pil tersebut, Myro bergumam dengan ragu "Apakah ini Pil ular 9 warna?".