KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 148 : PEDANG CAHAYA MATAHARI


__ADS_3

Mendengar jawaban tegas Husk, senyuman kembali muncul di wajah Myro "Pilihan yang bijak, kau pasti tidak akan menyesal atas pilihan yang kau buat saat ini! Bahkan kau mungkin akan sangat berterima kasih karena sudah membuat keputusan yang bijak ini".


"Aku tidak tahu apakah keputusanku ini benar atau salah, namun sebuah hal yang pasti adalah untuk anakku maka diriku tidak akan ragu. Namamu Myro bukan? Kalau begitu Tuan Myro, aku yakin kau tidak akan mengecewakan diriku!", jawab Husk.


"Ayah!", adik Kilon dan istri Husk khawatir terhadap pilihan Husk yang tiba-tiba.


Bagaimanapun mereka sama sekali tidak tahu tentang Myro sebab mereka baru mengenalnya hari ini, bahkan adik Kilon sebelumnya berpikir bahwa Myro merupakan pencuri.


Terhadap kekhawatiran istri dan anaknya, Husk segera mengangkat tangannya "Keputusanku sudah bulat, kalian tidak perlu mencoba membujuk ku. Lebih baik kalian pergi untuk mencari Kilon, kalau bisa tangkap anak itu sebelum ia melakukan tindakan bodoh untuk menyerang Kaisar Teknologi".


2 orang itu saling melihat, lalu mereka hanya bisa mengangguk setuju terhadap tugas yang diberikan oleh Husk. Bagaimanapun Husk sudah menjadi kepala keluarga dan yang selalu menentukan arah jalan keluarga mereka, oleh karena itu mereka hanya bisa setuju terhadap tugas yang diberikan oleh Husk.


2 orang itu pergi dari ruangan ini tanpa ragu, setelah hanya ada Husk dan Myro maka Husk berkata lagi dengan hormat kepada Myro, ia sudah mengakui posisinya sebagai pengikut Myro "Tuan, silahkan pergi ke ruang tamu! Padahal anda sudah datang kesini dari tadi, tapi aku membiarkan orang hebat seperti tuan menunggu disini tanpa menyambutnya, aku benar-benar sangat tidak sopan dan siap menerima hukuman dari tuan".


Myro melambaikan tangannya tidak peduli "Tidak masalah, sebelumnya kau belum menjadi pengikut ku sehingga kau tidak perlu menyambut ku dengan sopan".


Myro berjalan ke ruang tamu dengan Husk yang berada di depan untuk menunjukkan jalannya, ketika sedang berjalan maka mata Myro tertarik pada sebuah pedang yang di pasang di tembok.


Pedang ini masih ditutupi oleh wadah pedangnya yang berwarna perak, namun Myro sudah bisa merasakan aura yang sangat kuat dari pedang tersebut, lebih tepatnya Myro bisa merasakan aura darah yang kuat. Tanpa menyerap jutaan darah makhluk hidup, seharusnya tidak mungkin untuk memiliki aura sekuat ini.


Myro menatap pedang itu dengan mata bersinar, ada sedikit keraguan pada kata-katanya "Pedang rank 9 tingkat menengah? Hanya 1 langkah lagi dari pedang tingkat terbaik di dunia! Aku tidak pernah berpikir bahwa di dunia ini sekalipun akan ada pedang sekuat ini, padahal di Dunia Kaisar sekalipun maka pedang rank 9 tidak menengah masih sangat langka!".

__ADS_1


Myro sedikit terkejut sebab di Dunia Kaisar, pedang terbaik yaitu senjata rank 9 tingkat tinggi hanya ada 2 sedangkan rank 9 tingkat menengah terdapat 10 pedang.


Semua senjata itu sudah berada di tangan 5 Kaisar ataupun para muridnya, bagaimanapun setiap senjata rank 9 pasti bernilai sangat langka.


Itu baru hanya senjata, jika itu pedang maka jumlahnya lebih sedikit. 2 senjata rank 9 tingkat tinggi adalah sebuah pedang dan tombak sedangkan rank 9 tingkat menengah di Dunia Kaisar hanya ada 3 pedang.


Bahkan Pedang Vermilion di tangan Myro sekarang hanyalah pedang rank 7, oleh karena itu pedang rank 9 tingkat menengah ini sangat menarik perhatian Myro.


Nampaknya Husk yang ada di depan juga menyadari bahwa Myro tertarik pada pedang ini, ia berjalan mendekati Myro sambil menjelaskan "Tuanku, jika anda tertarik pada pedang ini maka anda bisa mengambilnya!".


Myro sedikit terkejut, ia melihat ke arah Husk sedikit curiga. Lagipula pedang ini adalah pedang langka di dunia, tidak banyak yang memilikinya.


Masalahnya Myro dan Husk baru mengenal, jadi sedikit aneh bagi Husk untuk memberikan pedang terbaiknya tanpa ragu ke Myro, kecuali Husk memiliki sebuah syarat atau apapun.


"Lebih tepatnya ketika kemampuan darahku mengenai pedang cahaya matahari ini maka panasnya akan melelehkan darah milikku, jadi apabila aku menyerang memakai pedang ini maka semua kemampuanku akan meleleh, ia juga selalu menolak berada di tanganku. Oleh karena itu, aku tidak keberatan memberi pedang ini pada tuan selama tuan bisa memakainya, namun sepertinya lebih baik aku memiliki syarat agar tuan tidak curiga. Jika tuan berhasil mengambil pedang ini maka tuan harus memberikan anakku saran pelatihan di masa depan ketika mereka menemui masalah melatih kekuatan mereka, bagaimana?".


Myro sedikit mengangguk, ia sebelumnya berpikir bahwa pedang ini merupakan senjata milik Husk sehingga sangat aneh bagi Husk untuk memberikan senjata ini secara gratis ke Myro.


Namun ternyata pedang ini hanyalah pajangan, Husk tidak bisa menggunakannya. Daripada tidak bisa digunakan, lebih baik memberikannya kepada orang yang bisa menggunakan selama orang itu bukan musuh, apalagi Myro akan menjadi tuannya di masa depan. Myro yakin bahwa itu adalah yang berada dipikiran Husk.


"Baiklah, jika aku bisa mendapatkan pedang ini maka aku tidak keberatan untuk membantu anakmu saat mendapatkan hambatan kultivasi di masa depan", kata Myro tanpa ragu.

__ADS_1


Tanpa membuang waktu lagi, Myro mengulurkan tangannya untuk mengambil pedang yang terletak di tembok tersebut.


Tiba-tiba api yang sangat kuat dapat dirasakan melalui pedang ini, bahkan baik itu tembok ataupun lantai yang ada di sekeliling rumah ikut terbakar, Myro yang mencoba mengambil pedang itu sekarang merasa dirinya bukanlah mencoba mengambil pedang melainkan sedang mengambil matahari.


Apabila itu orang lain maka mereka mungkin sudah menyerah, lagipula bagaimana caranya untuk mengambil matahari? Bahkan saat mereka menyentuh matahari maka api di sana sudah lebih dari cukup untuk membakar mereka sampai mati.


Namun Myro hanya tersenyum "Kau pikir bisa menakuti ku hanya karena kau menjadi matahari? Biar aku beritahu bahwa matahari sekalipun harus padam ketika aku mencoba mengambilnya!".


"Graaaaa!".


Teriakan menakutkan muncul dari belakang Myro, sosok singa api dan burung api raksasa muncul di belakang Myro. 2 monster api ini ini memiliki api yang sangat panas juga, tidak kalah dari Pedang Cahaya Matahari.


Singa api ini tidak lain merupakan kekuatan Leo sedangkan burung api itu merupakan kekuatan Zirah Vermilion, 2 roh suci melawan matahari.


Leo dan Vermilion berubah menjadi api yang menyebar di seluruh tubuh Myro sebelum berkumpul di tangan Myro, kekuatan dari 2 roh suci api yang bergabung segera terlihat di tangan Myro.


Panas dari Pedang Cahaya Matahari itu langsung ditekan oleh tangan api Myro, akhirnya Myro bisa melangkah maju dengan perlindungan 2 roh suci api tersebut untuk menangkap Pedang Cahaya Matahari.


Husk yang ada di sisi lain sudah melangkah mundur, ada sedikit luka bakar pada tubuhnya. Apabila Husk tinggal lebih lama lagi di tempat ia berdiri tadi, api itu pasti sudah membakarnya sampai mati. Padahal api Myro dan Pedang Cahaya Matahari sama sekali tidak menargetkan dirinya, namun karena terlalu kuatnya 2 api tersebut maka dirinya yang ada di samping juga bisa terbakar sampai mati, bahkan rumahnya saat ini sudah mulai hancur terbakar.


Pedang Cahaya Matahari itu mencoba memperkuat api miliknya berkali-kali, namun langkah Myro masih tidak berhenti dan menangkap pedang tersebut.

__ADS_1


"Kau pikir bisa menolak dari tanganku? Pada akhirnya kau masih harus jatuh ke tanganku juga!", kata Myro sedikit tersenyum terhadap pedang rank 9 tingkat menengah di tangannya ini, akhirnya ia sudah bisa mengganti pedang rank 7 miliknya yang sudah ada sejak ia masih berada di Dunia Gott.


__ADS_2