KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 294 : APA ITU TAHTA? (ENDING 2)


__ADS_3

Wajah Myro menjadi suram, ia sudah tahu kelanjutan dari buku tersebut sebab ia sudah pernah membacanya, namun Myro memutuskan untuk tetap membaca ulang lagi.


[Baiklah, sebelum itu ayo membahas masalah yang paling mendasar dulu! Kenapa para pemegang tahta dan pilar harus saling bertarung? Jawabannya mudah, baik itu pemegang tahta dan pilar sudah menjadi musuh sejak awal. Mereka harus bertarung untuk menggabungkan sebuah tahta dan pilar yang mereka dapatkan dari musuh untuk mendapatkan kekuatan penuh mereka. Lalu masalahnya, siapa yang bisa menjadi pemegang tahta dan siapa yang bisa menjadi pemegang pilar?]


[Mereka yang bisa menjadi pemegang tahta yaitu mereka yang berhasil melewati Kaisar Martial tingkat 9 dan mengalahkan musuh mereka. Lalu mereka yang mejadi pemegang pilar yaitu mereka yang gagal melawan pemegang tahta, lalu mati. Namun untuk menghargai tekad mereka dan membalaskan dendam pada pemegang tahta, 9 pilar memberikan orang yang kalah tersebut 1 kesempatan lagi. Kesempatan untuk menang dari pemegang tahta yang mengalahkan mereka, oleh karena itu para pemegang tahta dan pemegang pilar ditakdirkan untuk bertarung]


[Tetapi kembali ke pertanyaan paling mendasar, sebenarnya apa itu tahta? Apa juga itu pilar? Apakah mereka merupakan artefak yang memberikan kekuatan kepada tuan mereka seperti roh? Tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan ini untuk sekarang, namun aku hanya bisa memberitahu 1 hal jika ditanya apa itu tahta dan pilar. 2 hal tersebut merupakan kutukan kekuatan, sekali sudah memilih seseorang maka tahta dan pilar tersebut tidak akan memilih yang lain]


[Lalu apa yang terjadi jika seseorang menolak tahta atau pilar tersebut? Jawabannya adalah mereka membawa bencana pada keluarga mereka sendiri. Saat seseorang menolak keberadaan tahta atau pilar, maka keberadaan itu tidak pergi melainkan tetap di tubuh orang tersebut dan mewariskannya menuju keturunan orang itu]


[Oleh karena itu, apabila seseorang menolak maka pilar atau tahta tersebut akan diteruskan menuju anak, keluarga atau orang-orang penting pemiliknya. Kenapa menyebut hal ini sebagai bencana? Jika tahta diwariskan kepada anak atau keluarga dan mereka belum melewati Kaisar Martial tingkat 9, apa yang akan terjadi? Hal yang terjadi yaitu 8 pemegang tahta lainnya tidak bisa bangkit sebab pemegang mereka belum lengkap, begitu juga apabila pemegang pilar menolak]


[Masalah utamanya jika yang menolak adalah pemegang tahta maka 8 rekannya yang lain belum bisa bangkit, tapi selama 9 pemegang pilar sudah lengkap maka mereka semua pasti bangkit. Setelah itu, apa yang terjadi ketika 9 pemegang pilar bangkit sedangkan 8 pemegang tahta yang lain belum? Jawabannya pewaris dari pemegang tahta yang menolak tersebut pasti diburu oleh 9 pemegang pilar sebelum melewati Kaisar Martial tingkat 9 dan membangkitkan tahta miliknya, hal ini dilakukan agar 8 pemegang tahta yang lain tidak bisa bangkit. Masalah ini juga terjadi apabila yang menolak adalah pemegang pilar, maka 8 pemegang pilar yang lain tidak bisa bangkit dan musuh mereka yaitu 9 pemegang tahta akan bangkit]


[Apakah menurutmu bisa melawan 9 pemegang pilar yang lain hanya sendirian? Bahkan pewaris tersebut belum bisa membangkitkan tahtanya, hampir tidak ada kesempatan untuk melawan 9 pemegang pilar. Jadi bagi siapapun yang mendapatkan tahta ataupun pilar, jangan pernah menolak sebab itu hanya pelarian sementara. Saat 9 musuh kalian sudah bangkit, maka kedamaian yang dibentuk tersebut akan segera runtuh]


Myro sedikit menutup matanya, ia tidak pernah berpikir akan terjadi masalah besar seperti ini hanya karena dirinya yang menolak tahta tersebut. Sekarang 8 pemegang tahta lainnya tidak bisa bangkit sedangkan 9 pemegang pilar, Myro ragu bahwa Ark akan menolak untuk menjadi pilar.


Saat Myro membuka matanya lagi, ia terkejut menemukan sebuah tahta di depan matanya.

__ADS_1


Berbeda dari tahta Zodiak yang dulu Myro tolak, tahta ini memiliki warna merah seperti darah. Bahkan di bagian bahwa tersebut, ada kolam darah yang sangat besar serta banyak sekali mayat.


Suara dingin berasal dari tahta tersebut "Apakah kau menyesal sudah menolak ku? Namun semuanya sudah terlambat, kau mungkin sekarang bisa hidup dengan damai tapi kedamaian ini tidak akan bertahan lama lagi. Ketika 9 pemegang pilar datang, maka dirimu sama sekali bukan lawan mereka, tidak ada kesempatan untuk menang".


Myro yang marah menarik pedangnya dan menebas ke arah tahta tersebut, tapi suara seorang anak langsung menghentikan gerakan Myro "Ayah, apa yang kau lakukan?".


Myro yang marah menghentikan gerakan pedangnya, ia sedikit menunduk untuk menemukan seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dengan rambut hitam pendek dan mata hitam yang menatap Myro dengan bingung.


Melihat anak tersebut, wajah marah Myro segera berubah menjadi lembut.


Ia menyimpan pedangnya lagi sambil berkata "Lyse, kenapa kau disini?".


"Kau naik ke atas gunung ini sendirian?", kata Myro yang mengangkat Lyse dan membiarkan ia duduk di pundaknya.


Lyse mengangguk "Ayah, kenapa kau bekerja di tempat seperti ini? Aku sangat lelah hanya untuk naik ke atas sini".


Myro sedikit terkejut sebab ia tidak menyadari keberadaan Lyse yang mendekati gunung ini, padahal walaupun Kaisar menyembunyikan keberadaan mereka sekalipun, selama Kaisar itu mendekati gunung ini maka Myro pasti menyadarinya.


Namun Lyse ini hanya seorang anak tanpa kekuatan, seharusnya Myro bisa menyadari keberadaannya saat naik ke gunung.

__ADS_1


"Dimana Zhi Li? Apakah ia tidak bersamamu?", tanya Myro lagi.


"Keadaan tubuh ibu hari ini sangat buruk, jadi ia tidak bisa menemaniku ke festival! Ibu sedang beristirahat di rumah", kata Lyse.


Myro tidak terkejut, tanpa diketahui alasannya, tubuh Zhi Li menjadi sangat lemah setelah melahirkan Lyse ini. Beberapa orang berpendapat bahwa Lyse kemungkinan besar memiliki sesuatu yang unik pada dirinya, bagaimanapun Zhi Li adalah Kaisar Martial tingkat 8 sehingga seharusnya ia tidak mengalami masalah apapun saat melahirkan anaknya kecuali ada yang unik dari anak tersebut.


Tetapi semua orang tidak terkejut, sebagai anak dari 2 sosok yang kuat maka Lyse ini kemungkinan besar langsung menjadi Raja Martial pada usia 10 tahun.


"Bagaimana dengan Gristi?", tanya Myro lagi.


"Ibu Gristi sedang sibuk menjaga adikku, bagaimanpun adikku baru berusia 2 tahun yang membuat Ibu Gristi harus menjaganya", kata Lyse dengan wajah sedih, sejak sosok adiknya ini muncul maka Lyse merasa kehilangan perhatian dari orang-orang di sekitarnya.


"Bagaimana dengan kakakmu Yura? Apakah ia tidak menemanimu ke festival?", tanya Myro lagi.


"Aku merasa Kakak Yura membenciku dan selalu meninggalkanku sendirian. Bagaimanapun aku adalah penyebab kenapa tubuh ibu sekarang selalu sakit, Kakak Yura pasti marah denganku. Bahkan Kakak Yura selalu bersikap dingin saat sedang bersamaku. Saat ibu tidur untuk beristirahat, agar tidak menganggu maka Kakak Yura pergi ke festival bersama temannya", kata Lyse dengan wajah sedih, sebagian besar orang memang menyalahkan dirinya hingga menyebabkan ibunya menjadi mudah terkena sakit.


Myro memegang kepala Lyse dengan lembut "Baiklah, Kakak Yura sama sekali tidak membencimu. Ia bersikap tegas kepadamu agar kau bisa tumbuh menjadi anak yang kuat, tanpa terlalu bergantung padanya. Lyse, kau tahu bahwa Kakakmu Yura selalu peduli padamu, namun ia bingung cara bersikap peduli yang tepat sehingga ia hanya bisa bersikap dingin. Tetapi ketika kau berada di keadaan paling sulit nanti, maka ia pasti datang untuk membantumu meskipun itu berarti ia harus menggunakan hidupnya sekalipun. Karena tidak ada yang menemani Lyse ke festival, kenapa tidak pergi bersama ayah?".


"Benarkah? Ayo pergi!", kata Lyse bersemangat, ia sudah melompat pergi dari pundak Myro dan berjalan menuju ke arah tempat festival.

__ADS_1


Melihat bagian belakang tubuh Lyse yang masih berusia 5 tahun, Myro berkata dengan dingin "Tidak peduli apakah itu pemegang pilar atau tahta, aku pasti tidak akan membiarkan mereka menyentuh permata ku! Walaupun itu berarti harus kehilangan hidupku sekalipun!".


__ADS_2