
Melihat wajah Myro yang terlihat sangat senang, Ark kebingungan. Bukankah seharusnya Myro marah pada dirinya karena sudah mencoba berbohong?
"Tuan, apa yang anda maksud dengan panggung? Siapa yang menyiapkan panggung untuk anda?", tanya Ark dengan hati-hati, ia tidak mengerti maksud perkataan Myro. Bahkan jika ia tidak mengenal Myro sebelumnya, ia mungkin berpikir bahwa Myro adalah orang gila yang tertawa sendiri.
Myro menatap Ark, lalu senyum di wajah Myro mulai menghilang "Ark, kau sudah berbohong kepadaku tapi aku sama sekali tidak menghukum mu yang merupakan suatu kebaikan. Tetapi kau masih berani untuk bertanya di depanku, apakah kau sedang mencari mati?".
Tekanan yang sangat kuat muncul dari tubuh Myro yang langsung menekan Ark, senyum di wajah Myro benar-benar sudah menghilang lalu digantikan dengan wajah yang sangat dingin.
Seluruh tubuh Ark gemetar ketakutan, ia berlutut di tanah sebelum berkata "Tuan, aku tidak berani! Ark pasti tidak akan mengulanginya lagi, berikan Ark kesempatan sekali lagi!".
Myro menarik tekanannya dari Ark, lalu ia berdiri dan berjalan pergi dari tempat ini.
Ark yang ragu-ragu segera berlari mengikuti Myro, ia berjalan sambil bertanya dengan ragu "Tuan, anda berencana pergi kemana? Biarkan Ark menemani tuan! Walaupun harus melawan musuh yang sangat kuat sekalipun, Ark tidak akan ragu".
Myro melambaikan tangannya "Aku akan kembali ke Sekte Zodiak sekarang, kau sama sekali tidak perlu ikut dan tetap menunggu disini".
Melihat bahwa Myro tidak mengizinkannya ikut, Ark berhenti mengikuti Myro lalu membungkukkan tubuhnya "Kalau begitu tuan harus berhati-hati".
Myro tidak memperhatikan Ark lebih lama lagi, ia segera terbang pergi dari tempat ini karena masih ada banyak hal yang harus ia periksa untuk memastikan apakah semua yang ia pikirkan benar.
...----------------...
Zhi Li sangat terkejut dengan kedatangan kembali Myro ke Sekte Zodiak secara tiba-tiba, jadi Zhi Li terbang mendekati Myro dengan cepat "Guru, anda akhirnya sudah kembali! Apakah anda tidak kembali bersama Ark? Guru baru kembali kesini, apakah guru merasa lapar? Jika guru lapar, Zhi Li akan membiarkan orang-orang menyiapkan makanan".
__ADS_1
Myro melihat ke arah Zhi Li sebelum memegang kepalanya dengan lembut "Kenapa kau masih ada disini? Sekarang sudah sangat malam, kau seharusnya sudah pergi tidur".
Myro membutuhkan banyak waktu untuk menyelesaikan ruang harta rahasia itu, lalu ia juga harus terbang kesini sehingga ketika Myro sampai ke Sekte Zodiak maka hari sudah malam.
Zhi Li hanya bisa berkata sambil menutup matanya agar bisa lebih merasakan tangan Myro yang memegang kepalanya dengan lembut "Guru, sebagian patriak sementara Sekte Zodiak maka ada banyak hal yang harus aku kerjakan. Jadi tidak aneh apabila aku harus bekerja sampai malam hari, bagaimana dengan guru? Apakah guru tidak lapar?".
Myro sedikit tersenyum "Aku tidak lapar sekarang, sekarang aku akan kembali tidur ke kamarku, kau juga harus kembali".
Zhi Li mengangguk, ia sedikit kecewa saat Myro melepaskan tangannya dari kepala Zhi Li "Kalau begitu guru harus beristirahat dengan baik juga, besok pagi Zhi Li akan menyiapkan sarapan untuk guru".
Myro mengangguk, lalu mereka berjalan pergi menuju ke rumah masing-masing. Bagaimanapun di sekte ini maka tetua wanita dan pria memiliki daerah tempat tinggal yang berbeda, oleh karena itu Myro dan Zhi Li pergi ke arah yang berbeda.
Ketika mereka belum berpisah terlalu jauh, Myro tiba-tiba mengingat sesuatu dan berbalik lagi "Zhi Li, aku lupa memberitahumu sesuatu!".
Myro menatap Zhi Li sebelum berkata "Kita sudah bersama selama beberapa tahun, meskipun semua itu masih sangat sebentar tapi aku sangat berterima kasih atas bantuan mu selama ini. Zhi Li, kau harus selalu menjaga dirimu meskipun aku tidak ada, kau boleh untuk bekerja tapi jangan terlalu berlebihan. Saat waktunya istirahat maka kau harus istirahat, lalu ketika waktunya kerja maka kau bisa bekerja. Selain itu, kau harus berhati-hati waktu bersama pria, setiap pria akan menjadi serigala apabila mereka mendapatkan kesempatan".
Zhi Li bingung terhadap perkataan Myro yang tiba-tiba, namun ia hanya mengangguk "Aku pasti mengingat baik-baik perkataan guru".
Myro melambaikan tangannya lalu berjalan pergi untuk kembali ke rumahnya lagi.
Menatap bagian belakang tubuh Myro, air mata tidak bisa untuk tidak jatuh dari wajah Zhi Li.
Zhi Li mengambil air matanya dengan wajah bingung "Aku tidak tahu mengapa, tapi kenapa guru berbicara seakan-akan ini menjadi waktu terakhir bagi kita untuk bertemu? Aku harap ini semua hanya perasaanku, besok aku akan bertanya lebih banyak lagi kepada guru tentang maksud perkataannya hari ini".
__ADS_1
Setelah menghapus semua air matanya, Zhi Li masih merasa sangat khawatir melihat tubuh Myro yang akhirnya menghilang di kegelapan malam. Zhi Li memiliki firasat aneh bahwa ia mungkin tidak bisa melihat Myro lagi setelah hari ini, tapi Zhi Li segera membuang firasat itu dan kembali ke kamarnya, ia meyakinkan dirinya sendiri bahwa Myro adalah orang terkuat dan tidak mungkin kalah.
...----------------...
Myro kembali ke kamar di rumahnya, lalu ia duduk di samping mejanya tanpa menghidupkan lampu ruangan ini.
Karena Myro sama sekali tidak menghidupkan lampu maka ruangan ini sangat gelap, tapi dengan kemampuan Kaisar Martial milik Myro maka tidak ada masala untuk melihat semua yang ada di tengah kegelapan ini.
Myro mengambil sebuah lilin yang sama sekali belum pernah digunakan di sudut ruangan itu setelah itu api Leo muncul dari tangan Myro dan bergerak menuju lilin tersebut.
Akhirnya ruangan yang gelap ini menjadi sedikit terang akibat cahaya lilin, walaupun masih sedikit gelap akibat lilin yang tidak bisa bersinar terlalu kuat seperti lampu.
Myro mengambil gulungan yang diberikan Gristi kepadanya beberapa waktu yang lalu yaitu gulungan yang mencatat tentang teknik Pedang Zodiak.
Setelah mengambil gulungan itu maka Myro tidak mempelajari apa yang tercatat pada gulungan, melainkan Myro mendekatkan gulungan itu dengan api lilin.
Apabila seseorang menemukan tindakan Myro maka mereka mungkin berpikir bahwa Myro berencana membakar gulungan ini, bagaimanapun Myro mendekatkan gulungan itu terlalu dekat dari api.
Tetapi beberapa saat kemudian sesuatu yang mengejutkan terjadi, tulisan Teknik Pedang Zodiak pada gulungan itu langsung berubah menjadi beberapa tulisan yang tidak diketahui.
Melihat tulisan pada gulungan itu, Myro tidak bisa untuk tidak tersenyum "Pembuat gulungan ini sangat licik, ia memberikan Gristi gulungan ini dengan alasan agar aku bisa belajar Teknik Pedang Zodiak. Namun sebenarnya ia sedang mengirim pesan rahasia kepadaku, ia melakukan ini agar tidak diketahui Gristi ataupun orang lain yang bisa mencari tahu tulisan pada gulungan ini".
Myro sedikit melihat tulisan itu sebelum berkata "Kalau begitu biarkan aku melihat, apakah tulisan pada gulungan ini sama dengan apa yang sudah aku pikirkan sebelumnya".
__ADS_1