
Myro jahat memuntahkan seteguk darah, ia yang masih bisa bertahan hidup setelah di tusuk oleh 3 serangan berbeda sudah merupakan hal yang sangat hebat.
Merasakan rasa sakit melalui luka tusukan pada tubuhnya, Myro jahat mengangkat kepalanya untuk menatap langit sambil bergumam "Jadi begini rasa sakit di tusuk oleh 3 serangan tapi aku masih harus berusaha untuk bertahan hidup, rasanya benar-benar sangat menyakitkan!".
Walaupun berkata seperti itu, sebuah senyuman masih terlihat di wajah Myro jahat.
Ark yang ada di depannya sedikit menggelengkan kepalanya "Siapa yang berpikir bahwa kau masih bisa tersenyum ketika keadaanmu sedang seperti ini, kau benar-benar sudah gila! Tapi pada akhirnya kau masih akan berakhir hari ini, aku adalah pemenangnya!".
"Apakah benar-benar seperti itu?", kata Myro jahat masih dengan senyuman di wajahnya.
"Apa yang kau maksudkan? Jangan bilang bahwa kau berpikir masih bisa hidup dengan 3 luka tusukan di tubuhmu? Apabila kau berpikir seperti itu, maka kau salah besar! Serangan bayangan milikku berbeda dari tusukan pedang normal, kekuatan bayangan milikku bisa menyerap energi hidup seseorang selama sudah menusuknya untuk memulihkan luka milikku, oleh karena itu semakin lama kau di tusuk oleh kekuatan bayanganku maka semakin cepat kau mati", kata Ark.
"Tapi kenapa aku melihat bahwa kau yang seperti mayat sekarang?", kata Myro jahat yang tidak kehilangan kepercayaan dirinya sedikitpun.
"Sebenarnya dari tadi kau ini berbicara apa?", ketika Ark bingung, ia tiba-tiba menyadari sesuatu.
Walaupun ia berhasil mengalahkan Myro jahat, namun masih ada 2 Myro yang lain. Selama mereka bisa melarikan diri dari jarum bayangan miliknya, mereka bisa mencoba menyerangnya diam-diam dengan bersembunyi dibalik bulu domba emas yang ada di sekitar.
Bagaimanapun masih ada banyak bulu domba emas di sekitar mereka.
Jika 2 Myro berencana menyerangnya maka itu harus dari belakang, alasan ini juga yang membuat Myro jahat terus menerus mengajaknya berbicara yaitu untuk mengalihkan perhatiannya dari serangan 2 Myro yang lain.
Tanpa ragu sedikitpun, Ark membalikkan kepalanya ke belakang sambil berteriak "Aku sudah melihat semua rencana kalian!".
__ADS_1
Tetapi ketika berbalik, Ark tidak menemukan tanda-tanda siapapun pada bulu domba di sekitarnya "Tidak ada siapa-siapa?".
"Stab!".
Suara tusukan pedang terdengar, Ark segera merasakan rasa sakit dari perutnya.
Saat ini, Ark yang membalikkan kepalanya ke belakang kembali menatap ke arah depan yaitu dimana ia sedang menusuk Myro jahat.
Ark menundukkan kepalanya untuk menemukan sebuah pedang menusuk dirinya "Bagaimana mungkin? Meskipun ada pelindung bulu domba emas di sekitar, aku sudah memperkuat kemampuan deteksi ku, seharusnya aku bisa menyadarinya saat seseorang mencoba menyerang ku".
Ark mencoba melihat ke arah dimana asal pedang yang menusuknya ini, Ark penasaran siapa yang menusuk dirinya tanpa bisa terdeteksi oleh kemampuan Ark.
Saat menatap ke arah asal pedang ini, Ark membuka matanya lebar-lebar penuh rasa tidak percaya sebab pedang ini berasal dari Myro jahat.
Namun karena pedang ini terlalu panjang, maka pedang yang menusuk Myro jahat itu juga menusuk dirinya.
Orang yang berada di belakang Myro jahat tidak lain adalah Jiwa Myro, ia menusuk pedangnya ke tubuh Myro jahat hingga bisa mencapai Ark.
"Jangan ragu, paman! Gunakan seluruh kekuatan yang kau miliki, tidak perlu memikirkan diriku!", teriak Myro jahat.
"Aku tahu!", kata Jiwa Myro tegas "Aliran Pedang Zodiak tipe 10, Pedang Virgo".
Cahaya pemurnian yang kuat muncul dari pedang Jiwa Myro, lalu cahaya pemurnian itu menyerang Myro jahat dan Ark yang merupakan sosok yang ia tusuk.
__ADS_1
Meskipun merasakan sakit, Myro jahat menggertakkan giginya sambil berkata "Bagaimana Ark? Ini adalah balas dendam atas apa yang sudah kau lakukan dulu, ini adalah arti tameng sebenarnya!".
"Apakah kau sudah gila?", teriak Ark sambil menahan rasa sakit itu "Kau membiarkan Jiwa Myro memakai dirimu sendiri untuk bisa bersembunyi dari kemampuan deteksi ku, lalu kau mengajak aku berbicara agar aku mencurigai 2 Myro yang lain menyerang dari belakang sehingga mengalihkan perhatianku dari Jiwa Myro yang sebenarnya muncul di belakangmu! Setelah itu, kau menggunakan dirimu sendiri sebagai tameng agar Jiwa Myro bisa menusukku tanpa disadari, bagaimanapun aku tidak bisa memikirkan ada orang yang menggunakan rencana segila ini! Apakah kau sudah tidak takut terhadap rasa sakit di tusuk pedang seperti itu? Kau adalah orang paling gila yang pernah aku temui!".
Melihat Ark yang sangat marah akibat rasa sakit cahaya pemurnian, Myro jahat memegang kepalanya agar Ark tidak bisa bergerak melarikan diri sambil berkata "Rasa sakit akibat tusukan pedang dan cahaya pemurnian ini memang sangat menyakitkan, namun itu masih lebih baik daripada rasa sakit yang kau berikan kepadaku sejak aku kecil! Ark, buka matamu baik-baik! Kau adalah orang yang membuat aku gila seperti ini, selama aku bisa membalas dendam kepadamu maka menjadi tameng hanya masalah kecil!".
"Jangan pikir kalian sudah menang", teriak Ark yang masih terus menahan rasa sakit akibat api pemurnian, uap muncul dari seluruh tubuhnya yang menunjukkan seberapa berat luka yang diterima oleh Ark.
Meskipun begitu, Ark masih bisa berkata dengan percaya diri "Aku harus mengakui bahwa serangan api penyucian ini sangat kuat, namun masih belum cukup untuk membunuhku lebih dulu, setidaknya Myro jahat pasti mati lebih dulu sebelum aku! Aku sudah mendengar sebelumnya bahwa rencana kalian yaitu untuk membunuh tubuh ke 2 milikku lebih dulu sebelum melawan tubuh ke 3 milikku,tapi nampaknya rencana kalian sudah gagal!".
"Sudah gagal? Apa yang kau katakan? Serangan utama sama sekali belum tiba!", kata Jiwa Myro yang terus memperkuat serangan pemurnian miliknya.
"Kau benar, serangan utama kita belum muncul! Ark, buka matamu baik-baik! Setelah ini, maka serangan terkuat yang belum pernah kau lihat sebelumnya akan mengenai dirimu, ini adalah kemenangan kami!", kata Myro jahat.
"Apa yang kalian katakan--", perkataan Ark segera berhenti sebab ia bisa merasakan angin yang kuat dari belakangnya.
Ark sedikit menggerakkan kepalanya untuk bisa melihat ke belakang sambil terus mencoba melepaskan diri dari pedang Jiwa Myro, walaupun Myro jahat memegang kepalanya tapi Ark masih bisa menggerakkan kepalanya ke belakang untuk menemukan bahwa bulu domba emas di belakangnya sudah mulai berterbangan.
Saat ini sosok Myro berdiri cukup jauh di belakangnya, ada 2 anak muda berusia sekitar 15 tahun berdiri di sisi kiri dan kanan Myro.
2 anak muda itu memiliki wajah yang hampir sama, ini berarti bahwa 2 anak itu kembar.
Ark yang sudah cukup mengenal Myro sebab ia sudah mengulang waktu berkali-kali dengan bantuan Rein tahu bahwa 2 anak itu adalah roh Gemini yang sangat membantu Myro untuk mengalahkan Kaisar Harem dan Rena di kehidupan sebelumnya tanpa memakai jebakan apapun seperti yang sudah dilakukan Kaisar Racun dan Kaisar Es.
__ADS_1