
Prometheus yang ada di depan Myro menatap semua perubahan ini sedikit tidak percaya. Pada awalnya ia masih bisa menerima kedatangan Geng Harimau Hitam dan Sekte Kura-Kura Langit. Pasukan mereka memang banyak tapi tidak terlalu kuat, tidak aneh orang-orang itu menjadi pengikut Myro dan membantunya tanpa ragu.
Tetapi orang kuat terus bermunculan, mulai dari Pona dan kelompoknya, lalu Kaisar Darah beserta Dunia Kaisar Darah, Zhi Li bersama Sekte Zodiak, dan Karter bersama Sekte Harem miliknya.
Prometheus tidak bisa untuk tidak menghela nafas dengan kagum "Myro, kau benar-benar pria yang sangat hebat! Merencanakan pembunuh Ark sudah sangat hebat, namun di waktu yang sama kau juga sudah mengumpulkan banyak pasukan sekuat ini. Aku terkejut, nampaknya penilaian ku kepadamu selama ini masih terlalu rendah. Di antara semua manusia yang pernah aku temui, aku belum pernah melihat orang yang sepertimu!".
Tanpa banyak bicara lagi, Prometheus melangkah maju dan menghancurkan para monster dengan cepat.
Karena sudah ada banyak bantuan yang datang, Prometheus tidak perlu menahan kekuatannya lagi. Sebelumnya Prometheus tidak memakai kekuatan penuhnya, ia menyimpan kekuatan agar bisa melarikan diri bersama Myro jika mereka kalah.
Tetapi sekarang berbeda, Prometheus tahu bahwa keadaan sudah berbalik sehingga ia tidak perlu menahan diri lagi. Mereka tidak perlu memikirkan tentang melarikan diri lagi, bahkan Ark adalah orang yang harus memikirkan cara melarikan diri saat ini.
Melihat Prometheus yang pergi, Myro menggelengkan kepalanya "Orang yang hebat disini bukan aku, aku sama sekali tidak melakukan apapun. Orang yang benar-benar hebat adalah jiwa diriku, diriku yang jahat dan diriku yang baik, tanpa bantuan 3 orang itu maka orang yang membantuku pasti tidak sebanyak ini. Pada akhirnya, aku tidak melakukan apapun".
Sebenarnya Ark tahu bahwa ia sudah kalah, setidaknya dengan munculnya 2 Kaisar dan ratusan Kaisar Martial kuat seperti Prometheus, Zhi Li, Gristi, Sun Wu, Feka, Kitsune, Monica, Trei dan yang lainnya maka sudah tidak ada lagi kesempatan bagi Ark untuk menang.
Berpikir sebentar, Ark sudah menentukan keputusannya. Ia mungkin kalah hari ini, namun jika ia melarikan diri maka ada kesempatan untuk membalas dendam. Selama dirinya tidak mati, maka ia sama sekali belum kalah, masih ada kemungkinan untuk menyerang balik.
Tapi apabila dirinya mati, tidak akan ada lagi kesempatan untuk membalas dendam. Jadi Ark sudah memutuskan untuk melarikan diri dari sini, meskipun harus memakai seluruh monster nya sebagai tameng sekalipun.
Untungnya Ark berada di posisi paling belakang sehingga belum ada seorangpun yang menyerang dirinya.
__ADS_1
Ketika semua orang sibuk bertarung, Ark mulai mundur secara perlahan-lahan, ia harus bergegas pergi dari sini sebelum ada seseorang yang menyadari bahwa ia merupakan pemimpin dari monster ini.
Para monster sekalipun tidak menyadari bahwa Ark mulai mencoba melarikan diri, jika mereka tahu maka mereka pasti sudah marah dan ikut melarikan diri juga meninggalkan Ark. Oleh karena itu, Ark tidak boleh membiarkan siapapun tahu baik musuh ataupun rekan monster nya bahwa ia melarikan diri.
Kaisar Harem tentunya melihat tindakan Ark yang mencoba melarikan diri, ia tersenyum dingin "Bukankah kau merupakan pelaku dibalik semua kejadian ini? Lucunya kau masih berpikir bisa melarikan diri setelah kau semua yang kau perbuat, aku tidak akan membiarkan kau pergi dengan mudah!".
Petir berwarna emas mulai berkumpul di tangan Kaisar Harem, ia berencana untuk menembak Ark agar menghentikannya melarikan diri.
Kaisar Pedang Darah tentunya juga menyadari gerakan Ark tersebut, namun sebab Kaisar Harem sudah bergerak lebih dulu maka ia tahu bahwa dirinya tidak perlu menghentikan Ark, Kaisar Harem sudah lebih dari cukup.
Namun sebelum Kaisar Harem bisa menembakkan tombak petir nya, Myro berkata "Karter, tahan serangan mu! Kau tidak perlu repot-repot menyerang Ark, ada orang lain yang akan menghentikannya".
Kaisar Harem yang baru berencana melepaskan tombak petir nya langsung menghentikan langkah tersebut, ia melihat ke arah Myro dengan bingung "Temanku Myro, aku tidak berpikir kau memanggilku memakai nama Karter juga, aku berpikir bahwa kau sama sekali tidak mengetahui nama asliku. Baiklah, karena kau sudah berkata ada orang yang akan menghentikan Ark, maka aku tidak perlu mencoba menghentikannya lagi".
Setelah menghentikan Kaisar Harem, Myro melihat kembali ke arah Ark "Sekarang waktunya kejutan dari diriku yang jahat".
...----------------...
Ark yang sedang mencoba melarikan diri sebelumnya menemukan bahwa Kaisar Harem menargetkan dirinya, hal itu sudah membuat Ark sangat takut sebab dirinya sudah ketakutan.
Tetapi Ark tiba-tiba menemukan bahwa Kaisar Harem tidak menargetkan dirinya lagi yang sangat aneh.
__ADS_1
Walaupun begitu, Ark tidak banyak berpikir alasan kenapa Kaisar Harem tidak mencoba menyerangnya lagi. Apa yang paling penting sekarang adalah terus melarikan diri selagi Kaisar Harem tidak memperhatikannya lagi.
Tanpa diketahui oleh Ark, langit di sekitar Ark tiba-tiba bersinar terang, sosok seorang pria dengan sayap putih di belakang tubuhnya muncul melalui lubang dimensi di atas langit.
Pria ini memiliki seluruh tubuh yang bersinar, ia memiliki wajah yang cukup tampan dengan sayap putih yang menambah daya tariknya.
Pria itu melihat ke arah Ark yang mencoba melarikan diri dengan dingin "Jangan berpikir kau bisa melarikan diri sejak kau berani menantang tuanku, biarkan aku tunjukkan kepadamu harga yang harus kau bayar atas kebodohan tersebut".
Pria itu membuka tangannya, ribuan tombak muncul dari atas langit dan jatuh menuju Ark.
Tombak ini memiliki kekuatan yang sangat menakutkan, bahkan setiap tombak memiliki kekuatan Kaisar Martial tingkat 8.
Ark yang masih sibuk melarikan diri langsung merasakan krisis dari atasnya, Ark mengangkat kepalanya sedikit terkejut sebab ia menemukan bahwa ribuan tombak cahaya dengan kekuatan Kaisar Martial tingkat 8 jatuh ke arah dirinya.
"Booooom!".
Tombak cahaya itu sangat banyak yang juga menyebabkan ribuan monster bayangan milik Ark mati, kemunculan banyak tombak yang begitu tiba-tiba pasti menarik perhatian semua orang yang sedang bertarung.
Myro menatap ke arah pria yang memiliki sayap putih itu sebelum berkata "Akhirnya kalian datang!".
Berbeda dari Myro yang sudah tahu, Feka yang masih sibuk melawan musuh segera melihat ke arah langit, ia penasaran siapa yang bisa memunculkan ribuan tombak cahaya kuat ini dengan mudah.
__ADS_1
Namun ketika mengangkat kepalanya, wajah Feka segera membeku.
Ia melihat ke arah pria yang memiliki sayap putih itu penuh rasa tidak percaya, ia membuka mulutnya yang gemetar serta berkata seperti sedang melihat hantu "Lars? Tidak mungkin! Ia seharusnya sudah tidak ada disini, bukankah ia sudah mati?".