KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 141 : JANGAN MENYENTUH MEREKA


__ADS_3

Sosok Shi Yan dan Ganesha akhirnya kembali terpisah, berbeda dari Shi Yan yang terlihat semakin lemah, tubuh Ganesha perlahan-lahan berubah menjadi cahaya putih dan akan menghilang. Bagaimanapun Ganesha adalah sosok roh, tidak seperti Shi Yan yang merupakan manusia asli. Oleh karena itu, ketika Shi Yan mati maka sosok roh milik Ganesha tidak akan bisa mempertahankan dirinya lagi, setelah ratusan tahun kemudian maka sosok Ganesha yang baru akan kembali muncul.


Ganesha melihat Shi Yan sambil tersenyum "Tuan Shi Yan, ini waktunya yang sangat menyenangkan! Aku, Ganesha sudah hidup selama ratusan hingga ribuan tahun, namun waktu beberapa tahun yang aku habiskan bersama anda benar-benar waktu terbaik. Setidaknya aku bisa mengetahui dan menganggap kita sebagai keluarga, selain itu pertarungan terakhir melawan Kaisar Es juga sangat menarik. Sekali lagi, terima kasih sudah bersamaku selama ini, Ganesha akan pergi lebih dulu! Apabila ada kehidupan berikutnya, Ganesha pasti merasa sangat senang jika bersama tuan lagi".


Shi Yan mengangguk dengan lemah, walaupun merasa seluruh tubuhnya kehilangan kekuatan serta dirinya sudah mendekati kematian, Shi Yan tetap berdiri sekuat tenaga lalu memeluk tubuh Ganesha yang mulai menghilang "Terima kasih rekanku, semua ini karena bantuan mu! Tanpa bantuan mu, maka aku tidak bisa menang! Ganesha, aku juga akan sangat senang apabila bisa memiliki roh sepertimu lagi di kehidupan berikutnya. Pergilah, aku pasti segera mengikuti mu".


Akhirnya tubuh Ganesha berubah menjadi pecahan cahaya emas sepenuhnya, meskipun mereka tahu bahwa kemungkinan menjadi tuan dan roh yang sama lagi di kehidupan berikutnya hampir tidak mungkin, namun hal itu tidak bisa membuat mereka berhenti bermimpi.


Setelah Ganesha menghilang, Shi Yan perlahan-lahan membawa tubuhnya menuju ke arah mayat Rena yang berbaring di tanah, walaupun pertarungan serta ledakan sebelumnya sangat kuat, tapi baik itu Shi Yan ataupun Myro menahan kekuatan mereka agar tidak merusak mayat Rena. Bahkan di tinju Leo terakhir milik Myro, maka Myro banyak menahan serangannya agar tidak mengenai mayat Rena.


Ketika sudah berada di sampingnya, Shi Yan langsung duduk dan memegang wajah Rena dengan lembut "Maaf karena aku tidak bisa melindungi mu, aku benar-benar pria yang hanya bisa merepotkan dirimu. Jika aku tidak ada, kau mungkin masih bisa hidup atau bahkan menjadi Kaisar. Meskipun begitu, aku sangat senang bisa bersamamu, apabila aku mengulang waktu sekalipun maka aku masih akan membantumu lepas dari tangan Wukong walaupun itu berarti kau harus mati seperti sekarang".


Setelah itu Shi Yan memeluk mayat Rena dan berkata sambil menutup matanya secara perlahan-lahan "Aku sudah membalas dendam kepada Kaisar Es, Kaisar Racun juga sudah membayar harganya dan di masa depan pasti dendam ini juga akan selesai oleh orang lain. Mungkin sebuah penyesalan yang masih aku miliki adalah tidak bisa banyak membantu Myro hingga menjadi Kaisar, padahal Myro sudah banyak membantuku. Myro, maaf sudah merepotkan mu selama ini, padahal aku sangat tertarik untuk berada di sampingmu ketika kau menjadi Kaisar dan melihat semua kejadian itu--".


Shi Yan menutup matanya sebab tubuhnya sudah mencapai batas, sebelum saat-saat ia mati sepenuhnya maka Shi Yan bisa melihat sosok Myro yang memakai jubah emas dengan lambang Zodiak berjalan ke arah sebuah tahta, di sekitar tahta tersebut terdapat banyak orang baik murid ataupun tetua yang menunggu sambil berlutut di tanah memberi hormat kepada Myro.

__ADS_1


Melihat Myro yang berjalan menuju tahta dan duduk di sana, sebuah senyum kecil muncul di mulut Shi Yan "Aku pergi duluan, temanku!".


...----------------...


Madam Sha yang terbang di langit mendarat kembali ke tanah, ia menatap ke arah Shi Yan dan Rena yang sudah mati sebelum berkata sambil menghela nafas "Jika aku memiliki lebih banyak persiapan maka semuanya tidak akan menjadi seperti ini".


Madam Sha merupakan pengguna kertas rune, walaupun ia bisa melawan Kaisar lain tanpa persiapan apapun, untuk melawan sosok seperti Kaisar Racun dan Kaisar Harem maka ia perlu melakukan banyak persiapan.


Seperti Myro ketika melawan para Berserker memakai kertas rune, sebelum melawan para Berserker itu maka Myro harus melakukan persiapan untuk membuat kertas rune. Oleh karena itu, untuk bisa mengalahkan Kaisar Racun maka Madam Sha paling tidak harus melakukan persiapan selama beberapa minggu hingga bulan.


Ketika Madam Sha baru akan menyentuh tubuh Shi Yan, sebuah suara dingin terdengar "Jangan menyentuh mereka!".


Madam Sha berbalik karena terkejut sebab ia tidak bisa merasakan sosok yang datang kepadanya dari belakang ini.


Perlahan-lahan sosok Gristi yang pernah dilihat oleh Madam Sha terlihat, Gristi berjalan maju lalu mengambil tubuh Shi Yan dan Rena.

__ADS_1


Sebelum membawa tubuh 2 orang itu, Gristi berkata dengan lembut "Kalian sudah melakukan tugas kalian dengan kemampuan terbaik, terima kasih atas kerja keras kalian! Aku pasti tidak akan membiarkan tuan kalah dan pengorbanan kalian menjadi tidak berguna, oleh karena itu kalian bisa beristirahat tanpa rasa khawatir".


Setelah mengatakan semua itu, Gristi membawa 2 mayat itu pergi tanpa menatap Madam Sha lagi.


"Tunggu! Kemana kau akan pergi? Apa yang akan kau lakukan pada 2 orang itu?", tanya Madam Sha dengan suram, lagipula Gristi tiba-tiba muncul dan membawa tubuh Shi Yan serta Rena tanpa penjelasan apapun.


Gristi yang akan melangkah pergi menghentikan gerakannya, ia berbalik menuju Madam Sha dengan tidak peduli "Apakah ini ada urusannya denganmu? Mereka adalah Tetua Sekte Zodiak dan rekanku, tentunya mereka harus kembali ke Sekte Zodiak dan dimakamkan di sana! Apakah hal semudah ini masih perlu ditanyakan?".


Lalu Gristi akan kembali pergi lagi seakan-akan ia tidak tertarik untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama Madam Sha.


"Sejak kapan? Sejak kapan kau sudah ada disini? Kenapa aku tidak bisa merasakan keberadaan mu?", tanya Madam Sha lagi, ia merasa sangat aneh terhadap sosok Gristi ini.


"Apakah itu penting sekarang?", kata Gristi masih sangat dingin "Kekuatan rune milikmu memang sangat baik, namun dihadapan ku maka kemapuan kertas rune milikmu hanya sebuah permainan anak-anak. Oleh karena itu, bagaimana mungkin kemampuan rune anak-anak bisa mendeteksi keberadaan ku?".


Tanpa membuang waktu lagi, sosok Gristi menghilang, namun suaranya masih terdengar "Biarkan aku memberimu 1 saran lagi, lebih baik persiapkan banyak rune mulai dari sekarang setiap harinya. Keadaan sekarang semakin memburuk, walaupun kau akan mati tapi paling tidak jangan sampai kau mati dengan mudah oleh musuh! Berhati-hatilah, setelah Song Rena maka target berikutnya pasti dirimu sebab kalian adalah sosok yang paling bisa menganggu rencana yang sudah musuh buat".

__ADS_1


Madam Sha hanya menatap ke arah tempat Gristi pergi sebentar sebelum berbalik dan pergi juga, meskipun ia tidak tahu apakah perkataan Gristi benar atau salah namun tidak ada salahnya untuk bersiap-siap.


__ADS_2