KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 154 : TANGAN KIRI KAISAR TEKNOLOGI


__ADS_3

Myro memutar matanya dan tidak menanggapi perkataan Verki, bagaimanapun Verki tidak tahu kekuatan penuh Myro serta tidak ada gunanya berbicara untuk membuat Verki percaya, lebih baik menyerang secara langsung.


Melihat Myro yang berjalan maju, Verki berusaha menghentikan Myro sebab selama ia maju maka para penjaga pasti menyadari keberadaannya, namun ketika Verki bertindak maka Myro sudah berjalan cukup jauh sehingga ia tidak memiliki waktu lagi untuk menghentikannya.


Saat ini ada 5 penjaga di bagian depan gerbang Villa Gorf, mereka sibuk berbicara dan tertawa sebab tidak ada seorangpun di dunia yang berani menyerang tempat ini, setidaknya sejak mereka menjadi pengawal disini maka mereka belum pernah mengalami penyerangan apapun. Belum lagi mereka memiliki kekuatan Jendral Martial tingkat 1, di Dunia Teknologi ini maka kekuatan mereka sudah cukup untuk menjadi penguasa kecil.


Ketika mereka sedang berbicara, seseorang di antara mereka menyadari keberadaan Myro yang mendekat sehingga ia berdiri dari kursinya dan berkata dengan marah "Nak, kenapa kau disini? Ini bukan tempat bermain untuk anak-anak, tempat ini merupakan villa Tuan Gorf. Apabila kau melangkah lebih jauh lagi, jangan salahkan kami karena memukuli dirimu".


Para penjaga itu tidak pernah berpikir bahwa Myro yang memiliki wajah muda datang kesini untuk menyerang, mereka hanya berpikir bahwa Myro sedang salah jalan.


Namun sebelum mereka bisa menyadarinya, Myro menarik pedangnya "Tebasan Malam tanpa Akhir tahap 1, Tebasan tak Terlihat".


"Slash!".


Kepala 5 penjaga itu segera terbang ke udara, mereka hanya melihat tubuh tanpa kepala yang ternyata adalah tubuh mereka sebelum benar-benar mati, sampai akhir sekalipun maka mereka tidak bisa menyadari alasan mereka mati.


Verki yang sedang bersembunyi sangat terkejut, lagipula 5 penjaga itu memiliki kekuatan jauh di atasnya namun Myro bisa mengalahkan mereka dengan mudah seperti semut.


Tidak hanya sampai di situ, tiba-tiba gerbang yang menjaga Villa Gorf ikut di tebas menjadi 2 dan jatuh ke tanah, gerbang yang dibuat dengan berbagai besi langka itu hancur seperti kertas di tangan Myro.


Ketika gerbang itu sudah terbagi menjadi 2 dan memiliki celah di antaranya, Myro berjalan melewati celah itu sambil berkata "Verki, apa yang kau lakukan di sana? Ayo ikuti aku, jika tidak maka aku hanya perlu langsung membunuhmu disini!".


Verki yang terkejut kembali sadar, ia berjalan dari tempat persembunyiannya dan mengikuti Myro.


Ia tidak tahu apakah jalan yang ia pilih ini benar atau salah, ada kemungkinan bahwa Myro kalah melawan Gorf dan dirinya kemungkinan besar juga akan mati. Namun sebuah hal yang pasti, selama Myro menang maka dirinya bisa tetap hidup serta menjadi orang yang melihat secara langsung perubahan Dunia Teknologi.

__ADS_1


...----------------...


Di sisi lain Vila Gorf yaitu ruangan paling mewah, seorang pria gemuk sedang berbaring di tempat tidurnya dengan puluhan wanita cantik yang ada di sekitarnya. Sebagian besar dari para wanita ini merupakan wanita cantik di Dunia Teknologi ataupun orang terkenal, oleh karena itu selama ada penduduk dari Dunia Teknologi melihat semua ini maka mereka pasti terkejut sebab para wanita cantik ini tertarik terhadap seorang pria seperti itu.


Suara ledakan tiba-tiba terdengar dari gerbang villa itu yang membuat pria gemuk itu terbangun, ia berdiri dari tempat tidurnya dengan marah dan berteriak "Apa yang terjadi? Siapa yang berani menganggu tidurku? Apakah mereka tidak tahu bahwa aku Gorf paling tidak senang dengan orang yang menganggu tidurku?".


Pintu ruangan itu langsung terbuka, seorang pelayan pria berusia sekitar 50 tahun dengan rambut putih langsung berlutut di tanah dan berbicara dengan ketakutan "Tuan, saya tidak tahu akan apa yang terjadi, namun saya sudah mengirim seorang pengawal untuk memeriksanya secepat mungkin".


"Kau sama sekali tidak tahu?", kata Gorf dengan dingin, ia melambaikan tinjunya yang memukul pelayan tua itu.


"Brak!".


Dihadapan kekuatan Kaisar Martial tingkat 1, pelayan tua tanpa kekuatan itu segera mati, para wanita di ruangan itu yang ikut bangun akibat suara ledakan segera menjadi ketakutan terhadap pelayan tua yang mati menjadi tumpukan darah tersebut. Namun mereka tidak berani berteriak karena mereka tahu, selama mereka berteriak maka Gorf pasti membunuh mereka.


Gorf menatap mayat pelayan tua itu dengan dingin "Kau adalah kepala pelayan tapi tidak bisa mengatur keadaan di villa ini? Kalau begitu orang tidak berguna sepertimu tidak seharusnya hidup lebih lama lagi!".


Walaupun Gorf memiliki kekuatan Kaisar Martial tingkat 1, namun kekuatan aslinya hanya setingkat Raja Martial tingkat 8.


Ia tidak pernah berlatih bertarung ataupun memakai senjata, bahkan kultivasinya berasal dari obat serta harta berharga yang diberikan Kaisar Teknologi. Oleh karena itu, tanpa latihan ataupun teknik bertarung, kekuatan Gorf hanyalah Raja Martial tingkat 8.


Tetapi Gorf tidak khawatir dan tidak tertarik untuk berlatih sebab dengan menjadi tangan kiri Kaisar Teknologi, tidak ada yang berani menantang dirinya di dunia ini.


Saat Gorf berjalan ke pintu depan villa miliknya untuk pergi ke gerbang depan memakai mobil, pintu depan villa miliknya yang terbuat dari emas segera meledak.


"Booooom!".

__ADS_1


Tubuh gemuk Gorf segera terbang akibat ledakan tersebut, ia terus terbang hingga dirinya menabrak sebuah tembok.


"Siapa? Siapa yang berani melakukan ini padaku? Apakah kau tidak tahu bahwa aku adalah tangan kiri Kaisar Teknologi? Siapapun yang melukaiku sama dengan melawan Kaisar Teknologi!", teriak Gorf dengan marah akibat rasa sakit tubuhnya yang menabrak tembok


Gorf menemukan sosok seorang pria dengan rambut hitam pendek dan sebuah pedang berapi-api di pundaknya berdiri pada lokasi tempat pintu villa miliknya meledak, pria ini pasti yang orang yang meledakan pintu rumahnya.


Mata pria muda itu segera tertuju pada Gorf dan berkata dengan aneh "Apakah kumpulan daging ini adalah Gorf?".


Tidak lama kemudian, seorang pria yang Gorf kenal sebagai Verki muncul di belakang pria muda itu "Tuan Myro, anda pergi terlalu cepat! Bahkan anda membunuh ribuan penjaga tanpa mengurangi kecepatan langkah kaki anda sedikitpun, sebenarnya seberapa besar kekuatan milik anda?".


Melihat Verki yang ia kenal, Gorf menunjuk Verki dengan tangan gemetar penuh kemarahan "Verki, kau pikir apa yang sedang kau lakukan? Selama Kaisar Teknologi tahu hal ini maka kau pasti tidak akan bisa hidup! Kaisar Teknologi pasti akan membunuh kalian!".


Berdasarkan ledakan sebelumnya, Gorf tahu bahwa dirinya bukan lawan Myro sehingga ia memutuskan untuk menakuti mereka dengan nama Kaisar Teknologi, selama ia bisa hidup maka ia bisa pergi ke Kaisar Teknologi untuk mencari perlindungan dari Myro.


Verki menatap Gorf dan baru menyadari keberadaan pria gemuk ini, Verki langsung melapor pada Myro "Tuan, tidak diragukan lagi bahwa pria ini adalah Gorf yang tuan cari!".


Mendengar bahwa targetnya sudah ada di depan mata, sosok Myro menghilang dari tempatnya.


Sebelum Verki ataupun Gorf bisa sadar, sosok Myro sudah muncul di samping Gorf dan menyimpan pedangnya lagi.


"Slash!".


Di bawah tatapan terkejut Gorf, jari yang ia gunakan untuk menunjukkan Myro dan Verki sebelumnya segera lepas, rasa sakit dari jari yang lepas itu segera bisa dirasakan oleh Gorf.


"Aaaaa!", Gorf berteriak kesakitan, tubuhnya berputar-putar di tanah berusaha menahan rasa sakit dari jarinya itu.

__ADS_1


Sejak menjadi tangan kiri Kaisar Teknologi bahwa ia tidak pernah terluka, bahkan sejak lahir maka ia belum pernah merasakan rasa sakit seperti ini yang membuat Gorf berteriak kesakitan.


"Berisik!", kata Myro dengan dingin dan menarik kepalanya, Myro berkata lagi "Katakan sekarang, dimana kau menyimpan harta milikmu maka aku mungkin bisa memberikanmu kematian tanpa rasa sakit? Lebih baik kau tidak mengatakan bahwa kau tidak memiliki harta apapun, berdasarkan kekuatanmu maka kau pasti memakai banyak harta dan obat berharga agar bisa menjadi Kaisar Martial tingkat 1 palsu, jika kau Kaisar Martial tingkat 1 asli maka aku tidak bisa mengalahkan mu semudah ini. Memberikan obat dan harta berharga kepada orang sepertimu benar-benar tidak berguna, aku tidak mengerti apa yang dipikirkan Kaisar Teknologi. Cepat katakan, dimana semua harta itu kau sembunyikan? Harta dan obat berharga itu akan jauh lebih berguna di tangan orang yang tepat! Jika kau tidak memberikannya, aku bisa membuatmu merasakan rasa sakit yang seharusnya tidak dirasakan manusia!".


__ADS_2