KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 74 : KAISAR YANG BARU DATANG


__ADS_3

Kaisar Racun merasa senang terhadap Myro, bagaimanapun ia membenci orang-orang yang memiliki bakat roh suci tetapi sangat mendukung mereka yang tidak memiliki roh suci namun masih sangat kuat sebab itu sepertinya dirinya. Oleh karena itu, Kaisar Racun merasa bahwa Myro sangat baik dan harus di dukung tanpa mengetahui bahwa Myro merupakan musuhnya.


Jika Kaisar Es bangun maka ia pasti tahu bahwa Myro merupakan musuh, tapi Kaisar Es masih tertidur disini yang membuat Kaisar Racun juga belum menyadarinya.


Melihat semua orang yang membicarakan kemampuan ayahnya, Yura juga tersenyum bangga "Ayah memang orang paling hebat di dunia!".


Madam Sha ikut setuju "Kau benar, Myro memang orang paling kuat".


Pertarungan di arena terus berlanjut, beberapa pengguna roh suci lainnya mulai bermunculan hingga babak 1 pertarungan ini selesai, sekarang hanya tinggal kurang lebih 150 peserta lagi yang masih bertahan.


Kaisar Racun melihat babak 1 sudah selesai dan hari sudah malam, oleh karena itu Kaisar Racun memutuskan untuk menutup pertarungan hari ini dan melanjutkannya lagi besok, bagaimanapun waktu kebangkitan naga itu adalah 2 hari lagi.


Menurut temannya, bag tersebut tidak bisa dibangkitkan terlalu cepat ataupun lambat, jika ia melewatinya tahun ini maka ia hanya bisa melakukannya lagi tahun depan.


Kaisar Racun mengumpulkan semua peserta sebelum berbicara sendiri di depan semua peserta yang menatapnya dengan hormat kecuali Myro bersama Zhi Li "Hari ini sudah terlalu malam sehingga aku memutuskan untuk mengakhirinya disini, kalian bisa kembali ke rumah kalian untuk beristirahat malam ini dan melanjutkan pertarungannya besok. Sistem pertarungan masih sama, 10 orang akan naik ke atas panggung secara bergantian untuk--".


Sebelum Kaisar Racun selesai mengatakannya, sebuah suara langsung terdengar "Bukankah pertarungan seperti itu terlalu membosankan?".


Kaisar Racun segera menatap ke arah asal suara tersebut, bahkan Kaisar Es yang tertidur ikut terbangun dan menatap ke arah asal suara.


Kaisar Es menatap pria yang baru datang itu "Kaisar Iblis, aku tidak berpikir bahwa kau akan datang kesini. Aku sebelumnya berpikir bahwa kau hanya akan datang di saat-saat terakhir atau bahkan tidak datang sama sekali, nampaknya aku salah".


Orang yang datang merupakan Kaisar Iblis, anggota dari 5 Kaisar yang paling sedikit menunjukkan dirinya.


Kaisar Iblis memiliki tanduk iblis di kepalanya, selain itu ia memiliki rambut merah pendek dan mata merah seperti darah "Tidak perlu dipikirkan, aku hanya kebetulan sedang tidak memiliki pekerjaan apapun sehingga aku memutuskan untuk datang. Tapi aku terkejut menemukan bahwa peraturan yang kalian buat sangat membosankan, jika terus seperti itu maka pertarungan ini akan berakhir terlalu lama".

__ADS_1


"Lalu, apa saran mu?", kata Kaisar Racun tidak marah sedikitpun atas penolakan Kaisar Iblis, lagipula mereka sama-sama Kaisar sehingga tidak baik untuk saling bermusuhan, apalagi ia masih memiliki Kaisar Harem sebagai musuhnya.


"Biarkan mereka semua naik ke atas panggung secara bersamaan dan saling bertarung, selama ada 10 orang yang bertahan maka pertarungan selesai. Bukankah cara itu jah lebih cepat? Kenapa repot-repot membuang waktu seperti ini?", kata Kaisar Iblis.


Kaisar Racun berpikir sebentar, ia harus mengakui bahwa rencana Kaisar Iblis memang lebih baik daripada yang ia buat, setidaknya waktu yang bisa di simpan menjadi lebih banyak.


Kaisar Racun mengangguk "Kalau begitu sudah diputuskan, besok kalian semua akan naik ke atas panggung secara bersamaan dan bertarung. Baiklah, kalian boleh pergi sekarang!".


Setelah itu Kaisar Racun berjalan dan memegang pundak Kaisar Iblis, hal ini menunjukkan bahwa mereka merupakan teman dekat "Kita sudah lama tidak bertemu, ayo kembali ke tempatku dan kita makan banyak makanan. Kaisar Es, kau juga harus ikut!".


3 Kaisar itu pergi bersama, mereka sudah melupakan masalah para peserta ini sebab bagi para Kaisar maka tidak perlu terlalu memperhatikan para peserta ini.


Karena 3 Kaisar sudah pergi, semua orang yang lain juga mulai pergi, begitu juga Myro dan Zhi Li.


Ketika Myro dan Zhi Li sedang berjalan, Yura berlari mendekati mereka "Ayah, ibu, kalian sangat hebat!".


"Terima kasih sudah menjaga Yura, bagaimana kalau kami mengajakmu makan bersama sebagai gantinya, anggap ini sebagai pengganti es krim yang kau berikan pada Yura", kata Myro yang mengajak Madam Sha.


"Aku tidak keberatan", kata Madam Sha yang mengangguk "Lagipula kita berada di penginapan yang sama".


Myro menatap curiga Madam Sha, ia tahu bahwa Madam Sha kemungkinan besar merencanakan untuk tinggal di penginapan yang sama dengan mereka, hal ini sama sekali bukan kebetulan.


Namun tidak ada ruginya tentang hal tersebut sebab Aries mempercayai Madam Sha dan Libra sudah menilai bahwa tidak ada masalah pada Madam Sha, oleh karena itu 4 orang kembali ke penginapan bersama.


...----------------...

__ADS_1


Di sisi lain, Kaisar Racun bersama Kaisar Es dan Kaisar Iblis sedang makan bersama sambil berbicara dan tertawa, mereka terlihat sangat senang.


Tetua ke 4 yang sebelumnya menjadi penengah di pertarungan tadi harus menunggu di pintu bagian depan agar tidak menganggu 3 Kaisar tersebut yang saling berbicara, ia bekerja seperti seorang pelayan, lebih tepatnya ia yang sekarang tidak memiliki aura seorang tetua sedikit.


"Brak!".


Tiba-tiba ada suara langkah kaki di belakangnya, tetua ke 4 berbalik tapi ia tidak menemukan apapun di sana "Apakah aku terlalu banyak bekerja hari ini sehingga aku salah mendengar".


Tetua ke 4 akan membalikkan kepalanya lagi, tapi sebuah bayangan bergerak cepat menuju ke arah dirinya "Aaaaa!".


Mendengar teriakan tetua ke 4 tersebut, 3 Kaisar berlari dari ruangan mereka untuk melihat apa yang terjadi. Lagipula sebagai Kaisar maka mereka selalu bersikap hati-hati agar tidak ada yang membunuh mereka.


"Tetua ke 4, ada apa? Apakah ada musuh?", tanya Kaisar Racun penuh kepanikan.


Mereka menemukan bahwa tetua ke 4 duduk di lantai dengan memegang sebuah tikus yang akan melompat pada dirinya, tikus tersebut memiliki ukuran yang sangat besar daripada tikus lainnya.


Melihat 3 Kaisar yang menatap dirinya ketakutan hanya karena tikus, tetua ke 4 menjadi malu "Maaf, aku sebelumnya berpikir bahwa seseorang menyerang diriku, ternyata hanya seekor tikus. Tikus ini terlalu besar sehingga aku berpikir bahwa ini adalah musuh".


Mendengar hal tersebut, Kaisar Racun memutar matanya serta melambaikan tangannya "Aku pikir ada masalah apa, buang tikus itu, kami akan kembali makan".


"Baik!", jawab tetua ke 4 yang masih menahan tikus besar tersebut.


3 Kaisar itu kembali makan dan berbicara lagi seperti teman dekat, sedangkan tetua ke 4 melepaskan tikus raksasa yang cukup aneh itu ke halaman belakang.


"Lain kali lebih berhati-hati lagi tikus, jika kau tidak bertemu dengan orang sepertiku atau bertemu Kaisar Racun maka kau pasti sudah mati", kata tetua ke 4 yang melepaskan tikus tersebut.

__ADS_1


Tikus raksasa itu menatap tetua ke 4 dan menghilang menuju hutan.


Tetua ke 4 melihat tikus tersebut pergi sebelum kembali lagi ke depan pintu ruangan dimana 3 Kaisar berada.


__ADS_2