
Menghadapi ratusan trisula air yang bergegas menuju ke arah dirinya, Myro sama sekali tidak panik.
Ia menarik busur yang ada di tangannya, lalu menembakkan sebuah panah cahaya menuju ratusan trisula tersebut.
Pada awalnya hanya ada 1 anak panah yang Myro tembakkan, namun anak panah itu terus terbagi hingga membentuk ratusan anak panah cahaya yang berhadapan langsung dengan ratusan trisula air.
"Sssss".
Suara mendesis terdengar, ketika panah cahaya dan trisula air itu bertabrakan maka asap putih terlihat yang menunjukkan bahwa trisula air ini benar-benar mencoba melelehkan panah cahaya tersebut.
Beberapa waktu kemudian, baik itu panah cahaya ataupun trisula air sama-sama menghilang akibat tabrakan tersebut yang menunjukkan bahwa kekuatan mereka hampir seimbang.
Myro jahat terus melambaikan trisula miliknya dan membentuk lebih banyak trisula air lagi, begitu juga Myro yang terus menembaki panah cahayanya untuk melawan trisula air tersebut.
Suara mendesis akibat panah yang menguap terdengar, tidak peduli seberapa banyak mereka saling bertabrakan kekuatan maka dapat dilihat bahwa panah cahaya dan trisula air ini memiliki kekuatan yang seimbang.
"Nampaknya tidak ada pilihan lain, aku akan memakai lebih banyak kekuatan!", kata Myro jahat dipikirannya, ia tahu bahwa jika terus seperti ini maka pertarungan pasti berjalan terlalu lama yang merugikan dirinya.
Bagaimanapun dari segi energi maka memakai kekuatan Aquarius lebih banyak menghabiskan kekuatan daripada panah Sagitarius, oleh karena itu Myro jahat menusuk tombak trisula miliknya ke tanah.
Di saat bersamaan dari Myro jahat menusuk trisula nya ke tanah, getaran yang hebat terjadi di seluruh area sekitar. Setelah itu, gelombang air yang sangat kuat berkumpul di sekitar Myro jahat.
Pada awalnya gelombang air itu sama sekali tidak banyak, namun seiring waktu gelombang air terus berkumpul hingga membentuk sebuah tornado raksasa.
Myro sudah berusaha menembak tornado air di sekitar Myro jahat, tapi setiap kali panah cahaya Myro menyentuh tornado air maka panah itu pasti meleleh.
Melihat bahwa semua tembakannya tidak berguna, Myro menarik nafas sambil menutup matanya.
Perlahan-lahan Myro membuka matanya lagi, kekuatan yang kuat berkumpul pada panah yang terletak di busur Myro.
Awalnya panah itu memiliki warna terang seperti cahaya, tapi tidak lama kemudian panah itu berubah menjadi seperti petir yang bergerak-gerak.
"Lynpil", kata Myro yang melepaskan tali pada busurnya.
__ADS_1
"Brak!".
Ledakan yang besar terjadi saat Myro melepaskan anak panah tersebut.
Anak panah itu maju secepat cahaya dengan jejak petir yang ada di sekitarnya.
Saat anak panah itu akan menyentuh pelindung tornado air milik Myro jahat, ia melewatinya dengan mudah lalu menabrak trisula di tangan Myro jahat.
"Tang!".
Walaupun panah petir itu tidak membunuh Myro jahat secara langsung, namun panah itu menyebabkan trisula di tangan Myro jahat terlempar.
"Gawat!", wajah Myro jahat berubah, ia berusaha berbalik untuk mengambil trisula nya kembali sebelum Myro mulai menyerang lagi.
Dengan terlemparnya trisula tersebut, tornado air di sekitar Myro jahat ikut menghilang, Myro sudah bisa melihat Myro jahat tidak memiliki perlindungan lagi.
Oleh karena itu, Myro mengarahkan busurnya ke arah langit, sebuah panah cahaya kembali terbentuk di busur Myro.
Sebuah panah cahaya terbang menuju langit, setelah itu ratusan bintang jatuh muncul dari arah langit serta bergegas ke tempat dimana mereka berada sekarang. Lebih tepatnya semua bintang jatuh ini bergegas menuju Myro jahat.
Myro jahat tentunya menyadari bintang jatuh yang akan jatuh ke arah dirinya, belum lagi trisula ini masih cukup jauh dari Myro jahat. Ia yakin bahwa sebelum bisa mendapatkan trisula itu maka Starry Sky akan mengenainya lebih dulu, ia pasti akan mati sebelum mendapatkan trisula miliknya kembali.
Karena tidak memiliki waktu lagi untuk mendapatkan trisulanya, Myro jahat memutuskan untuk bergabung dengan zodiak lain sebelum Starry Sky bisa mengenai dirinya agar ia bisa membuat pertahanan serta paling tidak melindungi dirinya sendiri.
Cahaya terang menutupi sosok Myro jahat, bersamaan dengan itu trisula yang berada di tanah ikut menghilang.
Perlahan-lahan sosok Myro jahat kembali terlihat, ia memakai sebuah jubah hitam yang cukup menutupi tubuhnya, selain itu ia terlihat menjadi seperti seorang pria berusia 30 tahun dengan rambut dan mata yang masih berwarna hitam.
Bukan hanya itu, di atas kepala Myro jahat terdapat sepasang tanduk kambing yang cukup menarik perhatian.
Ketika Starry Sky sudah hampir mengenai dirinya, Myro jahat berteriak "Anti Gravitasi".
Tiba-tiba seluruh gravitasi yang ada di sekitar area ini menghilang, Myro menjadi terbang akibat hilangnya gravitasi serta ratusan bintang jatuh yang sebentar lagi jatuh ke tanah juga berhenti.
__ADS_1
Dengan hilangnya gravitasi yang menarik mereka, ratusan bintang jatuh ini tidak lagi jatuh ke tanah yang berarti Starry Sky gagal menyerang Myro jahat.
Sekarang Myro tidak peduli masalah itu, apa yang lebih penting yaitu dirinya sekarang tidak bisa bergerak dengan baik.
Bagaimanapun Myro sudah sering bergerak di tempat yang memiliki gravitasi, dengan hilangnya gravitasi secara tiba-tiba maka Myro harus melatih tubuhnya lagi agar bisa bergerak normal lagi di tengah tempat tanpa gravitasi ini maka Myro mencoba untuk mendarat ke tanah lagi.
Melihat Myro yang masih terbang di udara serta belum bisa bergerak dengan baik di tengah-tengah tempat tanpa gravitasi, Myro jahat tahu bahwa waktunya sudah tiba untuk menyerang.
Ia mendapatkan bantuan kekuatan Capricorn, jadi Myro jahat masih bisa bergerak cepat di tempat tanpa gravitasi ini, gerakannya sama sekali tidak melambat.
Myro tentunya menemukan Myro jahat yang bergegas menuju ke arah dirinya sambil membawa pedang, Myro menarik panahnya dan mencoba menembak Myro jahat serta menghentikannya dari mendekati Myro untuk menyerang.
Namun saat panah lepas dari busur Myro, panah itu terbang jauh ke langit. Gravitasi sudah hilang yang membuat panah tidak bisa menembak seperti normal lagi, setiap kali Myro menembak maka panah hanya terbang ke atas langit.
"Berakhir sudah!", teriak Myro jahat yang sudah bergegas ke depan Myro, ia melompat sambil mengangkat pedangnya untuk menebas Myro.
Mengetahui bahwa panah sudah tidak berguna disini, Myro melepaskan penggabungan bersama Sagitarius dan langsung bergabung dengan roh zodiak yang lain lagi.
Sebuah surai singa yang terbuat dari api muncul di tangan Myro, tinjunya juga dengan cepat ditutupi oleh api juga yang bergegas memukul pedang Myro jahat yang berusaha menebas dirinya.
"Booooom!".
Tabrakan yang keras terdengar, walaupun tempat ini tidak memiliki gravitasi tapi hal itu tidak mempengaruhi api Leo sedikitpun.
Jadi akibat tabrakan itu, Myro jahat harus terlempar mundur sebelum mendarat kembali ke tanah.
Myro jahat melihat tangannya sedikit untuk menemukan ada luka bakar disana.
Akhirnya Myro kembali mendarat di tanah, meskipun tubuh Myro masih sangat tidak seimbang di tengah gravitasi ini tapi Myro masih tersenyum senang "Memang masih cukup sulit untuk bergerak, namun setidaknya aku sudah bisa untuk berjalan lagi! Apabila aku terlambat bergabung dengan Leo maka aku mungkin sudah mati oleh pedang mu".
Myro jahat tahu bahwa sejak Myro bergabung bersama Leo maka ia tidak bisa menang dengan kekuatan, walaupun begitu ia masih bisa menang memakai kecepatan dengan bantuan Anti Gravitasi.
Jadi Myro jahat mulai bergerak cepat di sekitar Myro, ia terus berputar-putar dengan cepat di sekitar Myro sambil menunggu Myro memiliki sebuah celah agar ia bisa menyerang.
__ADS_1