KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 82 : API LAWAN API


__ADS_3

Ketika serangan Myro dan Cesi bertabrakan, Cesi harus mundur sebanyak 2 langkah sedangkan Myro mundur sebanyak 3 langkah.


Myro tidak terkejut mengenai hasil tersebut, melainkan ia menatap cakar singa nya sambil tersenyum "Aku sudah lama tidak bertarung melawan orang kuat yang sama-sama memiliki roh suci, nampaknya kemampuanku sedikit menurun akibat sudah lama tidak bertarung sesulit ini. Tapi hal ini mungkin cukup baik juga, dengan ini maka aku bisa memakai kekuatan penuh Leo!".


"Apa yang kau gumam kan sendirian seperti orang gila", teriak Cesi yang sudah muncul di depan Myro dan mengayunkan tombak apinya "Tombak Penghancur Dunia tahap 1, Sekali Tebasan Menghancurkan Gunung!".


Kekuatan yang sangat besar muncul pada tombak Cesi, tidak peduli ada gunung apapun di depannya maka semua itu akan hancur di bawah serangan tombak ini.


Myro tidak panik, ia mengangkat tinjunya lagi yang kali ini ditutupi oleh api, lebih tepatnya seluruh tubuh Myro terbakar api.


Api di sekitar tubuh Myro yang baru muncul ini tidak kalah kuat dari api milik Dewa Perang Ares yang dipakai Cesi, bahkan tanah di sekitar Myro ikut meleleh "Fire Lion Fist".


Kali ini sosok singa yang ditutupi oleh api muncul di belakang tinju Myro, singa tersebut mengaum keras dan bertabrakan dengan tombak Cesi.


"Booooom!".


Ledakan kembali terjadi, seluruh Reruntuhan Naga mulai bergetar dan terbakar, selama terus seperti ini maka hanya masalah waktu sebelum Reruntuhan Naga hancur. Bagaimanapun naga 8 kepala sudah tidak ada lagi di reruntuhan ini, jadi tidak ada lagi kekuatan yang mempertahankan Reruntuhan Naga ini.


Beberapa peserta ikut terbakar akibat serangan api ini, lagipula ini serangan api Kaisar yang sama sekali bukan sesuatu yang bisa di lawan oleh Jendral Martial.


Bahkan Zhi Li harus menjaga jarak lebih jauh dan memakai jaring milik Arachne agar bisa menahan kekuatan api tersebut.


Hasil dari pukulan tersebut terlihat, kali ini Myro hanya mundur sebanyak 2 langkah sedangkan Cesi harus mundur sebanyak 5 langkah.


Cesi menatap semua kejadian itu penuh tidak percaya, ia yang sebelumnya lebih kuat dari Myro, maka dirinya yang sekarang menjadi lebih lemah.

__ADS_1


"Tidak mungkin, aku tidak mungkin kalah dari pembohong sepertimu! Kau pasti memakai tipuan licik untuk mengalahkan ku!", teriak Cesi yang berlari lagi ke arah Myro, tombak api dan tinju api Myro saling bertabrakan lagi.


Semakin lama waktu berlalu, Cesi menyadari bahwa kekuatan Myro bukan semakin melemah, melainkan kekuatan Myro terus menjadi kuat tanpa.


Setiap kali tombak dan tinju mereka bertabrakan, Cesi akan mundur semakin jauh. Bahkan Cesi dibuat mundur sejauh 20 langkah sekarang.


Myro mengangkat tinjunya sambil tersenyum, ini merupakan kekuatan lain milik Leo yaitu "Fortius" yang membuat dirinya menjadi semakin kuat jika luka di tubuhnya semakin banyak. Oleh karena itu, jika melawan Leo maka seseorang harus mengalahkannya secepat mungkin sebab kekuatan Leo terus bertambah setiap detiknya. Setelah pertarungan selesai selama 10 menit, maka kekuatan Leo akan kembali normal lagi.


Cesi yang panik akhirnya menjadi sedikit dingin, ia menyadari bahwa orang yang ia remehkan sebelumnya sangat menakutkan. Apabila terus seperti ini, maka hanya masalah waktu sebelum Myro mengalahkan dirinya.


Cesi menarik nafas dan mengangkat tombaknya dengan hati-hati, kekuatan api yang sangat menakutkan muncul pada tombaknya, Cesi berusaha menggunakan serangan penuhnya untuk mengalahkan Myro.


Sebagai orang yang bisa menjadi Kaisar Martial, Cesi bukanlah orang bodoh. Ia menyadari bahwa Myro terus menguat dengan semakin terluka, jadi Cesi memutuskan untuk mengalahkan Myro memakai sekali serangan lagi.


Setelah merasa bahwa kekuatan pada tombaknya sudah sampai di tahap paling kuat, Cesi melangkah maju dan menusuk tombak tersebut pada Myro, sosok Dewa Perang Ares muncul di belakang Cesi.


"Tombak Penghancur Dunia tahap 4, Sekali Tebasan Menghancurkan Matahari!", teriak Cesi yang menusuk tombaknya kepada Myro.


Pada tusukan tombak ini, Myro bisa merasakan kekuatan api yang lebih besar daripada matahari, apabila matahari terkena serangan ini maka akan ada kemungkinan untuk hancur.


Myro memukul ke arah depan juga dengan tinjunya yang sudah ditutupi oleh api "The Fire Lion King Fist, The King Punch".


"Booooom!".


Sosok singa raksasa yang lebih tinggi dari 50 meter muncul di belakang tinju Myro sedangkan sosok meteor yang lebih besar dan kuat daripada matahari muncul di belakang Cesi.

__ADS_1


Singa tersebut menebas cakarnya menuju meteor tersebut yang menghasilkan ledakan besar lagi, jauh lebih kuat daripada ledakan sebelumnya.


Setelah berlangsung selama semenit, asap putih di seluruh Reruntuhan Naga mulai perlahan-lahan menghilang.


Semua peserta di Reruntuhan Naga ini mati tanpa ada seorangpun yang berhasil bertahan, baik itu mayat ataupun bangunan-bangunan yang sudah hancur di seluruh Reruntuhan Naga menghilang sepenuhnya akibat tabrakan kekuatan Myro dan Cesi. Lebih tepatnya, setengah dari Reruntuhan Naga sudah menghilang sepenuhnya akibat tabrakan tersebut.


Zhi Li yang ada di sisi lain berkeringat dingin, jika bukan karena Arachne, ratu semut api, ratu laba-laba, Sagitarius dan Taurus yang sudah dimunculkan Myro sebelumnya maka ia pasti sudah mati akibat ledakan kekuatan ini. Zhi Li sekarang mengerti sepenuhnya tentang seberapa menakutkannya kekuatan Kaisar Martial, mereka memiliki kekuatan untuk menghancurkan dunia.


Di tengah asap putih akibat ledakan, sosok Myro terlihat lebih dulu.


Ada banyak sekali luka pada tubuh Myro, bahkan dari kepala hingga kaki maka ada banyak sekali darah yang menutupinya.


Meskipun begitu, Myro masih berdiri dengan kuat di tanah seperti seorang singa yang merupakan raja dari semuanya.


Zhi Li melihat Myro dengan hati-hati untuk menemukan bahwa Myro sebenarnya tersenyum, walaupun tubuhnya terluka tapi Myro terlihat sangat senang.


Sebenarnya Myro merasa sangat senang sekarang, sudah lama sejak ia bisa bertarung memakai kekuatannya seperti ini. Pada saat melawan Myro jahat maka ia masih belum memiliki Leo, oleh karena itu Myro harus mengakui bahwa pertarungan melawan Cesi ini merupakan pertarungan terbaik yang Myro lakukan selama berada di kehidupan baru ini.


Akhirnya sosok Cesi juga terlihat, ia terluka jauh lebih buruk daripada Myro.


Cesi berlutut di tanah dan berdiri menahan agar tubuhnya tidak jatuh sepenuhnya memakai tombak miliknya, zirah besi pada bagian perutnya sudah memiliki lubang yang besar. Selain itu, dapat dilihat bahwa ada lubang besar pada perut Cesi, sebagian besar organ pentingnya pasti terluka berat dan mungkin membutuhkan waktu berbulan-bulan hingga tahun untuk pulih. Bahkan ada kemungkinan bahwa luka tersebut tidak akan pulih lagi.


Cesi memuntahkan seteguk darah, ia tidak pernah berpikir bahwa ia yang sudah berhasil menangkap naga harus dikalahkan oleh anak tidak dikenal ini. Padahal ia sudah membunuh Kaisar Iblis, meskipun memakai seragam tiba-tiba tapi ia berhasil membunuh Kaisar Iblis yang menunjukkan bahwa kekuatannya sangat dekat dari kekuatan seorang Kaisar, tapi ia harus kalah dari anak yang merupakan penipu ini.


"Kau sudah kalah, Dewa Perang Ares seharusnya lebih kuat lagi, tapi ia tidak beruntung sebab tuannya tidak bisa memakai kekuatan penuhnya dengan benar", kata Myro sambil menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2