KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 271 : INI ADALAH HASIL KERJA KERAS MEREKA!


__ADS_3

"Acara terakhir?", kata Ark tersenyum mengejek, ia tahu bahwa Myro kuat tapi ia tidak percaya Myro bisa mengalahkan dirinya "Maksudnya yaitu acara terakhir dimana kau akan mati? Kalau memang seperti itu maka apa yang kau katakan barusan benar, ini waktunya bagimu untuk mati".


Myro menatap Ark sambil menggelengkan kepalanya "Ark, apakah kau tahu bahwa baik itu kau ataupun aku sangat kuat! Mungkin hanya aku yang bisa mengalahkan mu dan begitulah juga sebaliknya, tapi apakah kau tahu bahwa selama waktu ini maka 3 diriku yang lain sudah melakukan persiapan untuk melawan mu? Dulu aku tidak percaya bahwa mereka bisa mengalahkan mu, namun sejak aku kembali hari ini maka aku menyadari bahwa aku salah! Walaupun aku tidak muncul disini maka 3 diriku yang lain bisa membunuhmu tanpa masalah, jika diriku yang jahat tidak mati secepat itu maka tanpa aku datang kesini sekalipun, kau pasti masih akan kalah!".


"Apa yang kau katakan? Aku akui bahwa kau dan 3 dirimu itu sangat kuat, namun dihadapan ku maka kalian sama sekali tidak bisa menang! Ada apa denganmu? Apakah kau sudah menjadi gila karena mengetahui tidak bisa menang dariku, jadi kau mulai mengatakan sesuatu yang aneh?", kata Ark.


"Kalau begitu kau bisa membuka matamu dan lihat baik-baik", kata Myro yang menyimpan pedang miliknya "Ini adalah hasil dari kerja keras 3 diriku yang lain selama ini, acara terakhir ini adalah apa yang mereka siapkan untuk dirimu! Kau yang kuat sekalipun masih memiliki sebuah kelemahan yang besar, pada akhirnya kau sendirian! Orang-orang di sekitarmu hanya monster yang kau kendalikan seperti boneka, tapi diriku yang baik, diriku yang jahat dan jiwa diriku berbeda, mereka membangun hubungan mereka dengan orang lain bukan hanya sebagai boneka melainkan sebagai rekan!".


"Apakah kau mencoba mengulur waktu? Aku tidak mengerti apa yang kau katakan dari tadi, nampaknya kau sudah benar-benar gila. Kalian, bunuh orang ini secepat mungkin, aku tidak tertarik untuk membuang waktu lagi bersama perkataan aneh orang ini", kata Ark yang melambaikan tangannya untuk membiarkan para pasukan monster bergerak maju.


Myro sedikit menggelengkan kepalanya "Pada akhirnya orang bodoh masih tidak mengerti maksud perkataan ku sampai akhir!".


"Krak!".


Tiba-tiba suara retakan terdengar, baik itu Ark ataupun para monster di sekitar terkejut mendengar suara retakan itu.


Ark dan para monster mengangkat kepala mereka untuk menemukan retakan di langit dunia gelap milik Ark, hal ini membuat Ark bergumam penuh rasa tidak percaya "Bagaimana mungkin? Kenapa ada bisa muncul retakan disana? Bahkan Kaisar sekalipun tidak akan bisa menghancurkan dunia gelap ini, selama aku disini maka aku tidak terkalahkan!".

__ADS_1


"Bukankah aku sudah mengatakannya? Kenapa kau selau tidak mendengarkan apa yang orang lain katakan padamu?", kata Myro tersenyum "Ini adalah hasil kerja keras 3 diriku untuk mengalahkan mu, semua ini adalah kekuatan yang tidak kau miliki, yaitu rekan-rekan yang bisa dipercaya!".


"Brak!".


Di tatapan terkejut milik Ark, retakan pada dunianya menjadi semakin besar hingga membentuk sebuah lubang yang cukup besar.


Di lubang yang memiliki besar sekitar 5 meter tersebut, mata seorang terlihat melalui lubang tersebut. Lebih tepatnya mata itu terlalu besar, bahkan lubang ukuran 5 meter itu hanya bisa untuk matanya melihat.


Ketika mata itu melihat melalui lubang itu, mata tersebut jatuh kepada Myro "Tuan Myro, ternyata anda benar-benar ada disana! Bagus, dengan ini maka aku bisa membayar hutang terakhirku kepada tuan, aku sudah mencari tuan kemana-mana hingga sulit untuk menemukannya!".


Di bawah tatapan tidak percaya Ark, suara retakan terjadi lagi pada dunianya hingga hancur sepenuhnya, setelah itu sosok raksasa yang tidak lain adalah Prometheus terlihat di depan mata semua orang.


Ark menunjuk ke arah Prometheus sambil berkata "Bagaimana bisa kau menghancurkan dunia milikku? Tidak, kenapa kau menganggu rencana ku, kita sama sekali tidak saling mengenal sehingga kau seharusnya tidak memiliki dendam apapun untuk menganggu rencana milikku!".


Prometheus menatap ke arah Ark, lalu ia menjatuhkan tinju raksasanya tanpa ragu kepada Ark.


"Booooom!".

__ADS_1


Seluruh tanah hancur akibat pukulan Prometheus itu, dengan sekali pukulan maka selain Ark, puluhan ribu monster ikut hancur akibat pukulan itu. Sejak dunia Ark sudah hancur maka mereka kembali lagi ke Dunia Kaisar, oleh karena itu sosok raksasa Prometheus terlihat hampir oleh seluruh orang di Dunia Kaisar.


"Kita memang tidak memiliki dendam, tapi sejak kau menyentuh Tuan Myro maka kau sudah menjadi musuhku!", kata Prometheus mengangkat kembali tangannya, Ark dan para monster yang ditekan oleh pukulan Prometheus barusan sudah hancur dengan tanah di bawah kaki mereka.


Tapi dengan kekuatan Ark maka ia kembali pulih bersama monster nya, meskipun dunia bayangannya sudah hancur namun Ark masih memiliki kemampuan pemulihan kuat miliknya bersama monster nya juga.


Prometheus tidak terkejut melihat Ark yang kembali bangkit, ia hanya berkata "Tuan Myro, dengan ini maka aku sudah membayar hutang terakhirku seperti yang kita setujui sebelumnya yaitu tugas terakhirku adalah untuk mencari anda jika anda tiba-tiba menghilang dari Dunia Kaisar lalu membawa anda kembali ke Dunia Kaisar, hutangku sudah selesai".


Myro mengangguk "Terima kasih atas bantuan mu, sekarang kau sudah tidak perlu membantuku lagi, jadi apa yang akan kau lakukan sekarang?".


Prometheus melihat ke arah monster bayangan milik Ark sebelum berkata "Aku akan membantu anda".


"Bukankah kau sudah tidak memiliki hutang lagi kepadaku?", kata Myro yang sudah tahu jawabannya, tetapi ia masih bertanya "Kau tidak perlu repot-repot lagi untuk membantuku".


"Itu memang benar, tapi kali ini aku membantumu bukan untuk hutan", teriak Prometheus yang mengangkat tangannya lalu menghancurkan puluhan ribu monster Ark lagi memakai sekali pukulannya "Kali ini aku membantumu sebagai teman!".


Wajah Ark berubah, kekuatan Prometheus ini terlalu menakutkan. Dunianya sudah hancur sehingga untuk memulihkan 1 monster yang hancur, maka ia membutuhkan banyak sekali energi, oleh karena itu gerakan Prometheus ini harus dihentikan atau energinya pasti habis.

__ADS_1


"Terima kasih, temanku Prometheus!", kata Myro tersenyum, ia tahu bahwa Prometheus membantu sebab ia merupakan teman Jiwa Myro. Walaupun Prometheus awalnya bersama Jiwa Myro karena rasa terima kasihnya, tetapi seiring waktu maka Prometheus yang bersama Jiwa Myro sudah menganggap mereka sebagai teman. Walaupun ia tahu bahwa Myro ini bukan Jiwa Myro lagi, tapi ia bisa merasakan Jiwa Myro di tubuh Myro yang membuatnya tidak ragu untuk membantu.


"Bunuh! Bunuh raksasa itu dan Myro! Aku tidak percaya 2 orang bisa mengalahkan jutaan dari kita!", teriak Ark yang memberikan tekanan kekuatannya sehingga para monster hanya bisa bergerak maju untuk melawan Prometheus.


__ADS_2