KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 72 : PERTARUNGAN AWAL


__ADS_3

Yura memegang tangan Madam Sha sedangkan tangan lainnya memegang es krim, mereka duduk di kursi penonton normal sehingga tidak terlalu menarik perhatian sedangkan 5 Kaisar lainnya memiliki kursi khusus mereka masing-masing yang membuat semua orang bisa melihat mereka.


Bagaimanapun Madam Sha selalu bersembunyi dari orang-orang dan hanya para Kaisar yang tahu tentang seberapa penting dirinya, oleh karena itu Madam Sha tidak pernah tertarik untuk duduk di kursi para Kaisar yang sangat menarik perhatian, meskipun sebenarnya selama ia berbicara maka Kaisar Racun pasti menyiapkan kursi khusus untuknya.


"Namamu Yura bukan? Kenapa kau sangat cerdas, nampaknya kau mengikuti ku bukan karena es krim", tanya Madam Sha yang sudah duduk.


Yura yang duduk memakan es krimnya berkata tanpa ragu "Jika Yura ada di sana maka Yura hanya mengganggu ayah dan ibu, belum lagi aku tidak merasakan rencana buruk apapun dari kakak. Jangan remehkan kekuatan para naga, kami memiliki firasat yang sangat tajam terhadap sifat orang lain. Belum lagi apabila mengikuti mu maka aku mendapatkan es krim, ada banyak sekali keuntungan dan tanpa kerugian untuk mengikuti mu, jadi kenapa aku harus menolak".


Madam Sha tidak bisa berkata-kata, penampilannya anak ini sangat muda tapi ia sudah setajam ini, nampaknya tubuh anak ini sama sekali tidak sesuai terhadap usianya.


Yura sudah menghabiskan es krim di tangannya sehingga Madam Sha bertanya lagi "Apakah butuh es krim lagi?".


"Tidak perlu", kata Yura tidak peduli "Kakak, bolehkah aku bertanya sesuatu padamu?".


"Tanyakan, selama kakak mengetahuinya dan bukan rahasia maka kakak akan mengatakannya", kata Madam Sha.


"Apa hubungan kakak dengan ayah?", tanya Yura menatap tajam Madam Sha.


"Apa maksudmu? Kami hanya teman", kata Madam Sha yang tersenyum.


"Apakah benar hanya teman? Kalau begitu tidak masalah! Aku hanya sedikit penasaran kenapa kakak sangat mirip dengan ayah, lebih tepatnya semua gaya, setiap gerakan, letak pedang, cara pengamatan kakak sangat mirip dengan ayah, Yura bahkan sedikit curiga bahwa kakak merupakan anak ayah juga", kata Yura.


Mendengar itu, Madam Sha sedikit terkejut. Sebenarnya ia sudah berusaha menutupi semua hal itu, baik cara gerakannya dan lain-lain agar tidak mirip dengan Myro.

__ADS_1


Tapi ia sudah melakukan gerakan ini selama ribuan tahun, jadi sangat sulit bagi Madam Sha untuk mengubah semua tindakannya. Hal ini menyebabkan Madam Sha sering menunjukkan gerakan ataupun gayanya yang mirip dengan Myro tanpa ia sadari.


Sebelum Madam Sha bisa mengatakan apapun, sebuah teriakan terdengar di pusat arena "Terima kasih kepada semua orang yang sudah datang, terutama Kaisar Racun dan Kaisar Es yang datang sendiri kesini".


Saat ini 3 kursi Kaisar kosong, hanya ada Kaisar Racun dan Kaisar Es yang datang. Lagipula pertarungan hari ini hanyalah pertarungan tidak penting, para Kaisar yang lain merasa bahwa mereka perlu datang hanya waktu 10 besar nanti.


"Kalau begit tidak perlu membuang waktu lagi, aku tetua ke 4 Sekte Kaisar Racun akan menjadi penengah hari ini. Kita akan memanggil 10 orang di setiap pertarungannya, 10 orang itu naik ke atas panggung secara bersamaan untuk saling menyerang. Siapapun yang jatuh dari panggung, mati, kehilangan kesadaran atau menyerah maka mereka kalah. Setiap pertarungan hanya memiliki 1 pemenang, sedangkan mereka yang nomornya sudah dipanggil namun masih belum naik ke atas panggung setelah 5 menit maka mereka dinyatakan kalah", teriak tetua ke 4 menjelaskan aturannya "Tidak perlu membuang waktu lagi, kita memiliki banyak peserta disini. Nomor 1, 57, 100--".


Tetua tersebut terus mengatakan 10 nomor sebelum 10 peserta itu baik ke atas panggung.


Ketika gong berbunyi maka 10 peserta ini mulai saling menyerang, mereka menggunakan kekuatan mereka sebenarnya dengan penuh semangat. Kenapa mereka semangat? Kaisar Racun dan Kaisar Es sedang menonton mereka, selama 1 di antara Kaisar ini menghargai bakat mereka maka mereka memiliki kemungkinan menjadi Kaisar di masa depan semakin besar.


Pertarungan ini berakhir dengan 1 pemenang yang terluka berat, lalu pertarungan yang lain di mulai.


Kaisar Racun membalikkan kepalanya menuju Kaisar Es untuk mengajaknya berbicara agar bisa menghilangkan rasa bosan ini, namun ketika menatap Kaisar Es maka Kaisar Racun terkejut sebab ia sudah tertidur di kursinya.


Myro dan Zhi Li yang duduk di ruang tunggu juga memiliki layar untuk menonton pertarungan di panggung, ribuan peserta semuanya ada di ruang tunggu ini.


"Mereka memang memiliki kultivasi yang lebih kuat dari kita, tapi gerakan mereka jauh lebih lambat dan lemah, mereka tidak memanfaatkan energi mereka dengan baik. Jika semua orang hanya memiliki kekuatan ini maka kita mungkin bisa menang tanpa masalah", kata Zhi Li menjadi percaya diri sebab 10 orang yang maju dari tadi tidak terlalu kuat.


Berbeda dari Zhi Li, Myro menggelengkan kepalanya "Jangan lihat mereka yang lemah, tapi lihat orang-orang kuat yang ada di ruangan ini. Beberapa dari mereka berbeda dari orang lainnya, kemungkinan besar mereka merupakan murid paling berbakat dari sekte rank 4 atau 5, sedangkan murid berbakat dari sekte rank 2 atau 3 maka mereka pasti tidak akan datang sebab sumber daya yang diberikan sekte mereka tidak kalah jauh dari menjadi murid Sekte Kaisar Harem".


Ketika Myro dan Zhi Li sedang berbicara, tiba-tiba seluruh orang di ruangan tersebut berdiri akibat terkejut, mereka menatap ke arah layar tersebut penuh rasa tidak percaya "Hanya 1 serangan? Anak dengan kekuatan Jendral Martial tingkat 5 itu bisa mengalahkan 9 musuhnya hanya memakai 1 serangan?".

__ADS_1


Myro menatap ke arah layar untuk menemukan seorang anak berusia sekitar 15 tahun, wajahnya sangat sombong menatap jijik 9 orang yang ia kalahkan.


9 orang itu tertusuk oleh paku jarum tanah yang muncul dari tanah, setiap orang pasti ditusuk oleh 5 jarum tanah raksasa atau lebih.


Myro juga bisa melihat sosok seekor monster raksasa di belakang anak tersebut, monster tersebut merupakan makhluk berkulit hijau dengan tinggi lebih dari 4 meter, ada sebuah pentungan kayu besar di tangan monster tersebut.


"Trol?", kata Myro yang semakin yakin saat melihat sosok monster di belakang anak tersebut.


Trol merupakan monster yang memiliki kekuatan kuat serta regenerasi cepat, selama ia sedikit terluka maka Trol bisa memulihkan dirinya tanpa masalah.


Selain itu saat Trol memukul tanah maka ia bisa membentuk jarum tanah raksasa yang tajam muncul dari bawah musuhnya, selama musuhnya tidak berhati-hati maka mereka sering dikalahkan akibat serangan rahasia ini.


Tetua ke 4 memeriksa keadaan 9 orang tersebut sebelum menggelengkan kepalanya "9 peserta yang lain kalah, pemenangnya nomor 250!".


Semua orang di ruangan peserta merasa ketakutan, bagaimanapun anak ini terlalu kejam sampai-sampai membunuh semua lawannya tanpa ragu.


Anak tersebut mendekat ke arah alat yang merekam pertarungan, wajah dinginnya benar-benar muncul di depan layar para peserta "Dengar ini kalian para semut, kalian sama sekali bukan lawan ku, pertarungan ini pasti dimenangkan oleh diriku! Jadi jika para semut kalian memiliki sedikit kecerdasan maka menyerah lah atau kalian akan berakhir sama dengan 9 orang tadi!".


Setelah itu anak tersebut pergi dengan wajah sombong, semua orang dapat menemukan bahwa ada senyum sombong di wajah anak itu seakan-akan kemenangan sudah ada di tangannya.


Tapi anak itu tidak tahu bahwa beberapa orang di ruang peserta tidak takut padanya, bahkan Myro dapat menemukan beberapa orang yang menatap anak ini dengan meremehkan.


Myro menilai kekuatan mereka dan tahu bahwa anak tadi sama sekali bukan lawan beberapa orang peserta ini, selama anak tadi bertemu Myro, Zhi Li atau beberapa peserta lain yang lebih kuat maka ia pasti menangis ketakutan sebab Myro tahu bahwa anak itu sangat sombong kemungkinan besar karena ia merasa dirinya tidak terkalahkan di dunia, padahal ia hanya seekor katak di sumur yang tidak pernah melihat dunia.

__ADS_1


__ADS_2