KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 131 : PERINGATAN SHI YAN


__ADS_3

Beberapa hari yang lalu, ketika Shi Yan dan Rena sedang lari dari pengejaran kelompok Kaisar Es.


Pada jebakan yang sudah disiapkan Kaisar Es, ia mengirim 5 orang Kaisar Martial tingkat 5, 2 orang Kaisar Martial tingkat 7 dan 1 orang Kaisar Martial tingkat 8, bahkan Kaisar Es ikut pada jebakan kali ini yang menunjukkan seberapa bertekad dirinya untuk menangkap Rena dan Shi Yan.


Saat ini Shi Yan dan Rena sedang melompat di antara bangunan-bangunan yang ada di kota, mereka sama sekali tidak berani terbang sebab hal itu hanya akan lebih menarik perhatian musuh.


Tidak peduli seberapa keras mereka mencoba lari, jarak pengejaran kelompok Kaisar Es menjadi semakin dekat dengan mereka, hal ini membuat Shi Yan dan Rena sadar bahwa musuh pasti bisa mengejar mereka dan tidak ada tempat untuk bersembunyi.


Mengetahui keadaan yang sangat buruk itu, Shi Yan menggertakkan giginya dan berbicara kepada Rena yang ada di sampingnya "Rena, dengar ini baik-baik! Aku akan mencoba menahan pasukan Kaisar Es disini, selama waktu itu maka kau harus kembali ke Sekte Zodiak secepat mungkin, jangan biarkan musuh menangkap mu".


"Bagaimana dengan dirimu?", tanya Rena penuh rasa khawatirnya.


"Jangan khawatir seperti itu, aku memiliki roh Ganesha sehingga tidak akan mati semudah itu. Tapi aku tidak pernah berpikir bahwa Kaisar Es sangat bertekad untuk menjebak kita dan menarik kita ke sekte mereka sampai seperti ini, padahal kita sudah menolak ajakan mereka berkali-kali", kata Shi Yan dengan senyum pahit.


Shi Yan sudah menganggap Sekte Zodiak seperti rumahnya sendiri, oleh karena itu walaupun bayaran serta harta yang diberikan Sekte Zodiak jauh lebih kecil, Shi Yan masih memutuskan untuk tetap di sana.


Bahkan apabila bukan karena bantuan Gristi yang memberi mereka banyak sumber daya langka, maka mereka mungkin belum bisa sampai ke Kaisar Martial hanya dengan waktu sebulan. Jadi tidak mungkin merekrut Shi Yan untuk meninggalkan Sekte Zodiak.


Sedangkan untuk Rena maka ia hanya mengikuti Shi Yan, meskipun Rena menghormati Myro tapi jika suatu hari ia harus memilih antara Myro dan Shi Yan, Rena pasti memilih Shi Yan tanpa ragu. Hal ini membuat Rena juga setia kepada Myro, sebab Shi Yan juga sangat setia serta menghormati Myro.


Rena menggelengkan kepalanya "Tidak, aku akan menemanimu disini! Meskipun harus mati sekalipun, paling tidak kita bisa mati bersama".


"Rena, percaya padaku, aku tidak akan mati dengan mudah!", kata Shi Yan yang memegang pundak Rena "Kau harus kembali ke Sekte Zodiak secepat mungkin, pastikan musuh tidak berhasil menangkap mu di tengah jalan, apakah kau mengerti?".

__ADS_1


Melihat Shi Yan yang sudah memutuskan dengan keras kepala, Rena hanya bisa menganggukkan kepalanya "Tapi kau harus berhati-hati, aku pasti akan kembali untuk membawamu kembali!".


Shi Yan sedikit tersenyum "Dengan kemampuan Ganesha maka aku pasti bisa bertahan hidup sampai kalian datang untuk membantuku. Rena, kau harus ingat ini baik-baik jika aku tertangkap. Ingat! Jangan pernah menerima ajakan Kaisar Es untuk bergabung dengan sekte mereka dan mengkhianati Sekte Zodiak hanya untuk diriku, walaupun mereka mengancam akan membunuhku sekalipun maka kau harus menolaknya".


Rena berencana untuk menolak perkataan Shi Yan, namun Shi Yan segera berbicara lagi "Lalu hal yang lain adalah kau tidak boleh mencoba menyerang Kaisar Es untuk membawaku kembali, dengan kekuatan mu yang sekarang maka kau bukanlah lawan Kaisar Es, melawannya hanya akan membunuh dirimu sendiri. Ketika kau sudah kembali ke Sekte Zodiak maka bersembunyi di sana hingga Myro kembali, selama Myro bertindak maka masalah ini pasti selesai! Apakah kau mengerti! Jangan bergabung dengan Sekte Kaisar Es atau mencoba membunuhnya hanya untukku, tunggulah sampai Myro kembali sebelum mencoba membantuku".


Rena masih berencana untuk menolak, bagaimanapun jika mereka memakai hidup Shi Yan sebagai ancaman, maka Rena akan bergabung dengan Sekte Kaisar Es tanpa ragu.


Namun melihat wajah keras kepala Shi Yan, maka Rena hanya bisa mengangguk "Aku mengerti".


"Kalau begitu pergi, aku akan menahan musuh disini!", kata Shi Yan yang berbalik untuk menghentikan Kaisar Es bersama pada pengikutnya.


Dengan bantuan Shi Yan maka Rena bisa kembali lagi ke Sekte Zodiak.


Rena perlahan-lahan membuka matanya lagi untuk menatap bagian belakang tubuh Kaisar Es yang membawanya untuk menemui Shi Yan.


Saat ia sudah menangkap Shi Yan, Kaisar Es memakai Shi Yan sebagai ancaman agar Rena bergabung dengan sekte mereka.


Pada awalnya Rena ragu-ragu sebab menurut perkataan Shi Yan maka ia harus menunggu sampai Myro tiba sebelum bergerak, tapi ketika Kaisar Es berkata akan membunuh Shi Yan setelah 3 hari ia menolak ataupun tidak memberi jawaban maka Shi Yan akan di bunuh.


Setelah berpikir selama kurang lebih sehari, Rena menetapkan keputusannya untuk bergabung bersama Sekte Kaisar Es.


Rena yang mengikuti Kaisar Es untuk menemui Shi Yan sedikit menghela nafas "Maaf Shi Yan, aku tidak bisa mengikuti apa yang kau katakan. Mungkin kau akan marah atas keputusanku ini, tapi jika aku diberikan pilihan lagi maka aku masih akan melakukan hal yang sama".

__ADS_1


Mata Rena dipenuhi oleh tekad, ia menarik pedang di tangannya dan menebas ke arah leher Kaisar Es tanpa ragu.


"Tang!".


Ketika pedang Rena akan menebas leher Kaisar Es, maka tangan Kaisar Es yang sudah ditutupi oleh es sepenuhnya menghentikan tebasan pedang Rena.


Kaisar Es sedikit berbalik untuk melihat Rena dengan dingin "Ada apa ini? Kau berani membunuhku? Apakah kau tidak takut aku akan membunuh Shi Yan karena tindakanmu ini?".


Rena sama sekali tidak takut terhadap ancaman Kaisar Es, bahkan ada tekad serta pembunuhan yang sangat kuat di matanya "Kalau begitu aku hanya perlu membunuhmu lebih dulu!".


Tiba-tiba 5 pedang muncul di belakang Rena yang terbang dengan cepat menuju Kaisar Es.


"Krak!".


Jarum es muncul di sekitar Kaisar Es yang menghentikan 4 pedang Rena barusan, namun ada sebuah pedang yang berhasil melewati jarum es milik Kaisar Es, lebih tepatnya pedang ini adalah pedang anti hukum milik Rena.


Kaisar Es terkejut terhadap pedang yang muncul secara mengejutkan di depan wajahnya, untungnya ia bisa bergerak tepat waktu dan menghindari pedang itu.


Kaisar Es melepaskan tangannya yang memegang pedang milik Rena, lalu melompat mundur sejauh puluhan meter untuk menjaga jarak dari pedang Rena yang sangat menakutkan.


"Slash!".


Meskipun berhasil menghindar, namun Kaisar Es sedikit terlambat menghindar yang membuat sebuah luka goresan pada wajahnya.

__ADS_1


Kaisar Es memegang luka goresan pada wajahnya itu penuh tidak percaya, ia menemukan bahwa luka goresan tersebut memiliki darah, sejak ia menjadi Kaisar maka Kaisar Es hampir tidak pernah terluka lagi kecuali saat melawan Kaisar Harem yang mengambil tangan miliknya.


__ADS_2