
Tidak lama setelah Myro dan Verki pergi dari Villa Gorf, seorang pria dengan pakaian berwarna putih yang memiliki garis-garis emas terbang di atas langit dari Villa Gorf.
Pria ini memiliki rambut pirang pendek dengan wajah tampan yang terlihat seperti berusia 25 tahun, tapi siapapun yang berpikir bahwa pemuda ini masih muda maka mereka pasti terkejut ketika mengetahui bahwa pria ini sebenarnya sudah berusia ratusan tahun.
Di belakang pria itu, berdiri ratusan orang dengan baju zirah hitam serta memiliki aura yang sangat kuat, lebih tepatnya yang terlemah di antara mereka memiliki kekuatan Raja Martial.
Jika ada orang lain di Dunia Teknologi yang melihat pasukan zirah hitam ini maka mereka pasti terkejut sebab pasukan ini tidak lain adalah pasukan paling elit di bawah Kaisar Teknologi serta terkuat di Dunia Teknologi, mereka hanya mengikuti perkataan Kaisar Teknologi.
Walaupun itu adalah Gorf maupun Yerfa yang terkenal sebagai tangan kiri dan kanan Kaisar Teknologi, mereka sama sekali tidak bisa menggerakkan pasukan ini, pasukan zirah hitam ini tidak lain adalah Pasukan Kematian milik Kaisar Teknologi.
Alasan mereka dinamai sebagai pasukan kematian adalah zirah besi mereka yang berwarna hitam sehingga nampak suram, selain itu setiap kali musuh yang mencoba melawan mereka maka musuh tersebut pasti mati, setidaknya belum ada seorangpun yang berhasil bertahan hidup setelah mencoba melawan Pasukan Kematian kecuali Pedang Darah.
Di antara Pasukan Kematian tersebut, seorang pria dengan wajah yang terlihat seperti berusia 40 tahun dan memiliki janggut hitam pendek berjalan maju tepat ke belakang Kaisar Teknologi "Kaisar Teknologi, apakah kami harus memulai pemeriksaan?".
Ternyata pria muda dengan wajah tampan dan baju keemasan di langit Villa Gorf ini tidak lain adalah Kaisar Teknologi yang dijuluki sebagai sosok terkuat di Dunia Teknologi.
__ADS_1
Ia tidak langsung menjawab pertanyaan prajurit miliknya, melainkan ia terus melihat ke arah Villa Gorf sebelum berkata "Jerde, tidak perlu repot-repot memeriksa lagi, Gorf sudah mati! Nampaknya kita terlambat selangkah, musuh sudah pergi meninggalkan villa ini".
Jerde yang merupakan pemimpin Pasukan Kematian terkejut mendengar hal tersebut "Gorf mati? Siapa yang begitu berani untuk membunuh Gorf? Apakah pembunuhnya tidak tahu bahwa Kaisar Teknologi adalah penguasa dunia ini? Kaisar, berikan kami tugas! Selama Kaisar mengizinkan, saya akan membawa Pasukan Kematian dan memburu orang bodoh yang berani menantang anda!".
"Aku rasa semuanya tidak semudah itu", kata Kaisar Teknologi dengan mata yang tajam "Sebentar lagi aku akan menikah dengan wanita dari teman dekat anak Pedang Darah, lalu tiba-tiba ada pembunuhan terhadap tangan kiri milikku Gorf. Apakah ini hanya kebetulan atau ada hubungannya dengan Pedang Darah?".
Jerde segera membungkuk "Kaisar memang cerdas, ia bisa mengetahui rencana musuh dengan sekali lihat, selama Kaisar memberikan aku izin untuk membunuh Pedang Darah maka besok aku pasti membawa kepala Pedang Darah menuju Kaisar!".
"Apakah kau pikir membunuh Pedang Darah semudah itu? Jika membunuhnya sangat mudah, aku pasti sudah membunuhnya sejak lama!", kata Kaisar Teknologi dengan wajah suram "Tanpa alasan dan bukti yang cukup, aku tidak boleh membunuh orang yang pernah menjadi calon Kaisar, 5 Kaisar pasti tidak akan membiarkan hal tersebut. Apalagi 2 dari 5 Kaisar sudah mati, ini adalah waktu yang paling penting untuk memilih Kaisar baru yang membuat semua orang yang pernah menjadi calon Kaisar memiliki kesempatan, walaupun mereka sudah terluka berat. Oleh karena itu, kita tidak bisa membunuh Pedang Darah tanpa bukti".
Kaisar Teknologi sedikit menggelengkan kepalanya, Jerde ini memang kuat, bahkan jika Gorf adalah tangan kirinya, Yerfa tangan kanannya, maka Jerde adalah tangan tersembunyi miliknya. Jerde memiliki kekuatan yang sama dengan Yerfa yaitu Kaisar Martial tingkat 5, tapi Yerfa jauh lebih cerdas sedangkan Jerde lebih setia. Oleh karena itu, Kaisar Teknologi sedikit tidak bisa berkata-kata bahwa setiap orang pasti memiliki kekurangan dan kelebihan mereka masing-masing.
"Apakah kau masih belum mengerti? Apabila kita tidak bisa membunuh Pedang Darah tanpa bukti, maka kita hanya perlu menemukannya! Cari dan tangkap pembunuh Gorf, aku yakin ia pasti memiliki hubungan dengan Pedang Darah! Selama kau menangkapnya maka pembunuh itu sudah lebih dari cukup sebagai bukti untuk membunuh Pedang Darah, apalagi kau memiliki roh anjing yang sangat ahli mendeteksi keberadaan orang lain", kata Kaisar Teknologi menjelaskan.
"Saya mengerti, Jerde pasti tidak akan mengecewakan tuan", kata Jerde lebih percaya diri sebelum bertanya lagi sedikit ragu "Sedangkan Kaisar sendiri, apakah Kaisar ikut bersama kami mencari pembunuh tersebut?".
__ADS_1
Kaisar Teknologi menggelengkan kepalanya "Berdasarkan pengamatan milikku terhadap kehancuran di tempat ini, musuh hanya memiliki kekuatan Raja Martial, kau sendiri bersama para Pasukan Kematian sudah lebih dari cukup. Setelah ini aku harus kembali lagi sebab pernikahan akan di mulai minggu depan, ada banyak persiapan yang harus dilakukan karena sebagai orang terkuat di dunia ini maka aku juga harus melakukan pernikahan paling mengagumkan di dunia. Jerde, apabila kau tidak bisa menyelesaikan tugas ini maka jangan pernah kembali, atau aku pasti membunuhmu!".
Tanpa menunggu jawaban Jerde lagi, Kaisar Teknologi berbalik untuk pergi dari tempat ini, ia harus kembali untuk menyiapkan acara pernikahan dirinya. Sebenarnya tujuan ia menikahi Hiria adalah selain Hiria dijuluki sebagai wanita tercantik di Dunia Teknologi, ia juga berusaha membuat Pedang Darah marah sebab Hiria dekat dengan anaknya Kilon. Selama Pedang Darah marah dan bertindak bodoh, maka Kaisar Teknologi memiliki alasan untuk membunuhnya, setelah Pedang Darah mati maka ancaman terhadap Kaisar Teknologi di dunia ini juga menghilang.
Sedangkan kematian Gorf, bagi Kaisar Teknologi itu sama sekali tidak penting, di matanya maka Gorf hanyalah sebuah pion yang bisa dibuang kapanpun.
Walaupun perkataan Kaisar Teknologi sangat kasar, Jerde sama sekali tidak marah. Bahkan ia masih tersenyum hormat dan membungkuk ke arah kepergian Kaisar Teknologi "Kaisar, tidak perlu khawatir! Saya pasti menyelesaikan tugas yang anda berikan, jika saya gagal maka Kaisar tidak perlu repot-repot untuk membunuhku, saya pasti merasa malu untuk bertemu Kaisar lagi apabila saya gagal".
Sosok Kaisar Teknologi perlahan-lahan menghilang, ia terbang kembali ke istana miliknya yang ada di tengah-tengah kota.
Senyum ramah di wajah Jerde segera menghilang, ia berbalik untuk melihat ke arah Pasukan Kematian di belakangnya dengan wajah tegas "Apakah kalian dengar yang Kaisar Teknologi katakan? Lakukan tugas ini dengan baik, jika tidak maka kalian harus mati! Tidak ada kegagalan, para pembunuh yang berani melawan Kaisar Teknologi harus mati! Apakah kalian mengerti?".
"Siap, kami mengerti pak!", jawab ratusan anggota pasukan kematian dengan tegas.
"Kalau kalian mengerti maka mulailah bekerja, kita akan mengejar musuh yang sudah pergi!", teriak Jerde lagi.
__ADS_1