
Melihat darah di tangannya yang berasal dari luka goresan pada wajahnya, Kaisar Es langsung berteriak penuh kemarahan "Song Rena, wanita gila! Apakah kau sudah tidak bisa menunggu lagi untuk mati sehingga melakukan hal ini padaku? Baiklah, biarkan aku memberimu kematian!".
Kaisar Es benar-benar marah sekarang, bagaimanapun ia sebagai Kaisar bisa terluka oleh Kaisar Martial tingkat 3, jika hal ini diketahui orang lain maka ia hanya akan jadi tertawaan di antara para Kaisar, bahkan tidak menutup kemungkinan bahwa Kaisar Racun akan meninggalkan dirinya. Oleh karena itu, hanya dengan membunuh Rena maka Kaisar Es bisa menutup masalah ini.
"Aku sama sekali tidak tertarik untuk mati", kata Rena yang perlahan-lahan terbang di langit, lalu miliaran pedang mulai terbentuk di sekitar tubuhnya yang menutupi seluruh langit "Di mataku, orang yang mencari kematian adalah dirimu! Lebih tepatnya, sejak kau menyentuh Shi Yan maka kau sudah harus siap mati! Tidak ada siapapun yang boleh melukai Shi Yan ku!".
Pedang terus bermunculan yang berputar-putar di sekitar Rena, jumlah roh pedang yang bisa dipanggil dengan kekuatan Rena sekarang adalah 8 miliar pedang.
Banyak orang dikejutkan dengan kejadian yang muncul secara tiba-tiba di atas langit ini, pada awalnya beberapa orang berpikir bahwa itu hanyalah awan hitam, namun setelah mengetahui bahwa yang menutup langit saat ini adalah roh pedang maka mereka terkejut.
Meskipun berada di bawah tekanan 8 miliar roh pedang milik Rena, Kaisar Es sama sekali tidak takut. Lebih tepatnya setiap orang yang bisa menjadi Kaisar pasti bukan orang lemah, setidaknya apabila tangan Kaisar Es tidak pernah dilepas oleh Kaisar Harem maka kekuatan Kaisar Es tidak akan melemah seperti sekarang ini.
Kaisar Es menatap tajam ke arah Rena yang ada di atas langit "Baiklah, sangat hebat! Aku akan melihat, apakah kau masih bisa terlihat sangat sombong setelah aku mengalahkan mu nanti! Ingat ini baik-baik anak muda, sosok Kaisar bukanlah seseorang yang bisa kau lawan secara sembarangan, walaupun Kaisar itu sudah melemah".
Rena tidak peduli pada perkataan Kaisar Es, ia hanya melambaikan tangannya yang membuat 1 miliar roh pedang jatuh menuju Kaisar Es.
1 miliar pedang yang jatuh ini terlihat seperti hujan yang jatuh dari langit.
Menghadapi 1 miliar roh pedang ini, Kaisar Es mengulurkan tangannya ke depan "Membeku lah!".
"Krak!".
Es raksasa muncul dari tanah di belakang Kaisar Es, lalu es yang baru muncul itu terus membesar hingga membentuk seperti pohon-pohon, tapi setiap batang pohon es itu pasti menahan beberapa pedang Rena.
"Brak!".
Beberapa roh pedang Rena terhenti akibat pohon es milik Kaisar Es, sedangkan beberapa yang berhasil melewati pohon tersebut hancur di bawah serangan tambahan Kaisar Es.
__ADS_1
Ketika asap putih yang muncul akibat tabrakan pedang dan es itu menghilang, sosok Kaisar Es kembali terlihat di depan mata semua orang.
Setengah dari tubuh Kaisar Es sudah membeku, lebih tepatnya es yang membekukan tubuh Kaisar Es sama sekali tidak merugikannya, bahkan memberi ia keuntungan dengan memperkuat pertahanan miliknya.
"Sekarang giliran ku untuk menyerang!", teriak Kaisar Es.
Sosok setinggi 50 meter muncul di belakang Kaisar Es, sosok ini terlihat seperti kera yang memiliki tubuh besar serta memiliki bulu seperti salju.
Kera itu adalah roh tingkat suci yaitu legenda Yeti.
Roh Yeti mengangkat tinju raksasa miliknya yang memukul ke arah Rena tanpa ragu.
"Brak!".
Kekuatan pukulan Yeti itu sama sekali tidak bisa diremehkan, bahkan tanah harus retak dan gemetar akibat pukulan tersebut.
"Roh pedang wanita ini terlalu banyak, sangat merepotkan", gumam Kaisar Es dengan wajah suram, ia tidak pernah berpikir bahwa Rena yang hanya memiliki kekuatan Kaisar Martial tingkat 3 bisa menahan kekuatannya, walaupun itu bukan kekuatan penuh Kaisar Es.
Kaisar Es tahu bahwa apabila peperangan terus berlangsung seperti ini maka hal yang merepotkan akan terjadi, apalagi pertarungan mereka membuat gelombang yang sangat besar di sekitarnya yang bisa menarik perhatian beberapa orang kuat lainnya.
Kaisar Es menatap ke arah seorang tetua sekte miliknya yang duduk ketakutan di tanah, bahkan kakinya terus gemetar sampai-sampai ia tidak bisa berdiri.
"Jangan hanya duduk di situ, cepat bawa Shi Yan kesini, pastikan ia masih diikat", teriak Kaisar Es kepada tetua yang ketakutan itu.
Tetua yang ketakutan itu kembali sadar, sebagai tetua dari Sekte Kaisar Es maka ia mengikuti perkataan Kaisar Es tanpa ragu dan pergi untuk membawa Shi Yan.
Rena yang ada di atas langit mengetahui tujuan Kaisar Es, oleh karena itu ia melemparkan jutaan pedang ke tetua yang akan membawa Shi Yan itu "Kau pikir aku akan membiarkan rencana mu berhasil!".
__ADS_1
Saat pedang Rena akan mengenai tetua itu, tangan Yeti segera memukul dan menghentikan seluruh pedang Rena.
Kaisar Es sedikit tersenyum pada Rena "Apakah kau berpikir aku tidak ada? Cepat pergi, bawa Shi Yan kesini!".
Tetua itu kembali melarikan diri di bawah perlindungan Yeti, walaupun Rena sudah berkali-kali mencoba membunuh tetua itu maka Kaisar Es sama sekali tidak memberikannya kesempatan sedikitpun.
10 menit berlalu, di seluruh medan pertarungan ini terdapat es yang hancur dengan berbagai bentuk atau beberapa roh pedang yang hancur di tanah, Rena hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk memulihkan roh pedang lemah yang rusak. Namun jika itu roh pedang yang kuat seperti pedang anti hukum, Rena membutuhkan waktu beberapa hari untuk bisa memulihkannya.
Untungnya pedang anti hukum sangat kuat yang membuat pedang itu hampir tidak pernah hancur.
Di sisi Kaisar Es, 1 roh Yeti miliknya sudah jatuh akibat pedang Rena dan membutuhkan waktu sehari untuk pulih. Tapi Kaisar Es memiliki roh Yeti yang lain sehingga Rena hanya bisa terus menyerang Kaisar Es tanpa bisa membawa Shi Yan kembali.
Tidak lama kemudian, tetua yang berhasil pergi sebelumnya membawa Shi Yan yang diikat tangan serta kakinya.
"Bawa kesini!", kata Kaisar Es dengan senang, ia sebelumnya sudah sangat khawatir terhadap serangan gila dari roh pedang milik Rena.
Tetua itu membawa Shi Yan ke depan Kaisar Es lalu membiarkannya berlutut di tanah.
Melihat Shi Yan yang di tendang oleh tetua itu agar berlutut, Rena langsung meledak penuh kemarahan.
Rena melemparkan miliaran pedangnya pada waktu yang sama karena kemarahan untuk membunuh tetua yang menendang Shi Yan ini.
Namun Kaisar Es memegang leher Shi Yan dengan kuat sebelum berkata dengan senyum penuh kemenangan "Aku sarankan kau untuk menyerah, jika tidak maka pria mu ini akan mati".
Melihat pedangnya akan mengenai Shi Yan dan tangan Kaisar Es yang mungkin membunuh Shi Yan kapanpun, Rena hanya bisa menghentikan pedangnya.
Rena tahu bahwa ia tidak bisa bertindak sembarangan lagi sebab Shi Yan sudah ada di tangan musuh, ia harus menunggu kesempatan untuk menyerang serta membebaskan Shi Yan meskipun ia harus mati.
__ADS_1
Oleh karena itu, Rena menarik kembali miliaran pedang yang baru ia lempar tersebut.