
Kaisar Teknologi berdiri di depan cermin sambil menatap dirinya sendiri yang sedang memakai pakaian Jaz putih untuk pernikahan yang akan dilakukan sebentar lagi.
Melihat wajahnya di depan cermin, Kaisar Teknologi memegang wajahnya penuh kebanggan "Aku benar-benar sangat tampan, tidak peduli pakaian apa yang aku gunakan maka hal tersebut tidak bisa menutupi ketampanan milikku. Apalagi ketika aku memakai pakaian yang tepat, maka aku menjadi pria terbaik di dunia. Semua wanita yang bisa bersamaku pasti menjadi wanita paling beruntung di dunia, bagaimanapun bisa bersama orang kuat dan tampan sepertiku adalah tujuan semua wanita di dunia".
Kaisar Teknologi terus berdiri di depan cermin untuk mengagumi dirinya sendiri, sedangkan para pelayan yang ada di sekitar hanya bisa berdiri diam tanpa mengatakan apapun, bahkan mereka bersikap seakan-akan mereka tidak melihat tindakan Kaisar Teknologi.
Mereka semua sudah menjadi pelayan Kaisar Teknologi sejak lama, oleh karena itu mereka bukan orang bodoh. Selama mereka berani menganggu Kaisar Teknologi atau menertawai kesombongannya, mereka pasti akan mati sehingga mereka tidak berani melakukan apapun selain berdiri di samping.
Setelah berdiri di depan cermin selama 1 jam, Kaisar Teknologi sedikit mengangguk lalu menatap ke arah kepala pelayan miliknya "Bagaimana dengan Hiria? Sebagai pasangan wanita diriku hari ini, ia juga harus tampil sebagai wanita paling cantik di dunia, jika tidak maka ia hanya akan membuat nama Kaisar Teknologi milikku menjadi buruk".
Mendengar bahwa Kaisar Teknologi memanggil dirinya, kepala pelayan segera menjawab secara mungkin "Tuan Kaisar, Nona Hiria sedang bersiap-siap. Lagipula sebagai wanita, maka Nona Hiria membutuhkan waktu lebih banyak untuk bersiap-siap, apalagi di tengah acara pernikahan yang penting seperti ini".
"Kau benar", kata Kaisar Teknologi yang setuju terhadap perkataan kepala pelayan itu "Baiklah, kalau begitu aku akan mencoba melihatnya".
Tanpa menunggu jawaban kepala pelayan lagi, Kaisar Teknologi berlari pergi dari ruangan ini menuju ruangan dimana Hiria bersiap-siap.
Kepala pelayan sangat terkejut terhadap tindakan Kaisar Teknologi yang tiba-tiba, setelah itu kepala pelayan langsung mengejarnya dengan panik "Tuan Kaisar, Nona Hiria sedang bersiap-siap sehingga kedatangan anda mungkin akan mengganggunya".
"Apakah aku menganggu?", kata Kaisar Teknologi yang menatap kepala pelayan itu dengan dingin.
Di bawah tatapan dingin Kaisar Teknologi, kepala pelayan gemetar ketakutan, ia menjawab dengan mulut gemetar "Tuan Kaisar tidak mungkin menganggu, Nona Hiria pasti senang dengan kedatangan anda. Maksud perkataan saya tadi adalah Nona Hiria mungkin akan terganggu saat sedang bersiap-siap karena terlalu senang melihat kedatangan anda".
__ADS_1
Wajah dingin Kaisar Teknologi kembali cerah, ia menepuk pundak kepala pelayan tersebut "Kau benar! Kalau begitu lebih baik aku kembali ke ruangan ku agar tidak mengganggunya, lagipula kami juga akan bertemu ketika acara nanti di mjlai".
Setelah itu Kaisar Teknologi kembali berjalan pergi dari tempat ini, kepala pelayan yang masih ada di tempatnya langsung membersihkan keringat dingin yang ada di wajahnya. Ia barusan merasa dirinya akan mati, namun untungnya ia sangat ahli berbicara yang membuat dirinya masih hidup.
...----------------...
Di ruangan lain pada istana Kaisar Teknologi yang menjadi ruangan persiapan untuk pasangan wanita, seorang wanita dengan rambut pirang panjang duduk di kursinya dengan wajah sedikit sedih.
Wanita ini adalah Hiria yang merupakan teman Kilon sejak kecil, ia terlihat seperti seorang wanita berusia sekitar 20 tahun dengan wajah yang cantik, setidaknya tidak ada masalah untuk menjadi 5 wanita tercantik di Dunia Teknologi. Namun jika itu di seluruh dunia, Hiria ini masih belum cukup sama sekali untuk duduk di peringkat 20 besar wanita cantik sekalipun.
Saat ini Hiria memakai sebuah gaun berwarna putih yang dipakai untuk pernikahan, walaupun wajahnya terlihat sedih namun hal tersebut masih tidak cukup untuk menutupi kecantikannya.
Seorang pelayan wanita yang ada di samping Hiria serta bertugas untuk mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan Hiria sebelum acara di mulai, ia sudah mengenal Hiria cukup lama yang membuat ia tidak bisa untuk tidak bertanya kepada Hiria yang terlihat sedih "Apakah kau masih belum bisa melupakan temanmu sejak kecil itu? Kenapa terus memikirkannya? Bukankah Kaisar Teknologi lebih tampan dan kuat daripada pria itu? Setiap pasangan wanita milik Kaisar Teknologi selalu berakhir buruk, tapi aku bisa melihat bahwa Kaisar Teknologi sangat peduli padamu, setidaknya selama kau tidak melakukan hal yang bodoh maka Kaisar Teknologi pasti terus merawat mu dengan baik. Mungkin ini sedikit aneh, tapi Kaisar Teknologi kemungkinan besar sudah menganggap mu seperti istri aslinya! Apalagi jika kau menolak maka akhir mu pasti tidak baik, Kaisar Teknologi juga tidak akan membiarkan teman mu sejak kecil itu hidup".
"Aku tidak berpikir seperti itu", kata pelayan itu menggelengkan kepalanya, ia tidak percaya Kilon akan datang hanya untuk mati melawan Kaisar Teknologi "Apabila ia benar-benar berani datang kesini maka ia adalah pria yang terlalu berani atau mungkin bodoh".
Sebelum bisa berbicara lebih banyak lagi, seorang pelayan yang lain membuka pintu ruangan tersebut untuk memberitahu bahwa acara pernikahan sudah akan di mulai.
...----------------...
Ribuan orang sedang duduk di aula utama Istana Kaisar Teknologi, di tengah-tengah ruangan tersebut terdapat sebuah jalan yang dikosongkan untuk pasangan pria dan wanita lewat menuju bagian depan ruangan ini.
__ADS_1
Di bagian depan ruangan, sudah berdiri seorang pendeta pria yang memimpin jalannya acara ini.
Orang-orang yang duduk di sekitar ruangan ini bukanlah orang sembarangan, sebagian besar dari mereka adalah penguasa wilayah yang cukup besar atau kultivator kuat yang tidak bisa diremehkan.
Ketika semua orang di sekita masih sibuk berbicara bersama rekan atau pasangan mereka, pintu ruangan tiba-tiba terbuka dan seseorang yang menjaga pintu itu berteriak "Pasangan pria, Kaisar Teknologi dan pasangan wanita, Nona Hiria sudah tiba!".
Seluruh ruangan yang tadinya sangat ramai segera menjadi diam, semua orang memusatkan perhatian mereka ke arah pintu yang terbuka, tidak ada seorangpun yang berani berbicara lagi. Bahkan para orang tua menutup mulut anaknya secepat mungkin, mereka takut membuat Kaisar Teknologi marah.
Tidak lama kemudian, sosok Kaisar Teknologi dan Hiria yang memakai pakaian pernikahan berwarna putih muncul dari balik pintu itu.
Hiria memegang tangan Kaisar dan memasang senyum sebaik mungkin agar tidak ada seorangpun yang tahu mengenai perasaan aslinya, sedangkan Kaisar Teknologi benar-benar tersenyum senang tanpa kepalsuan apapun.
"Kaisar Teknologi benar-benar sangat tampan".
"Pada awalnya Kaisar Teknologi sudah tampan, tapi setelah ia memakai pakaian yang baik maka dirinya menjadi lebih tampan lagi".
"Aku patah hati, kenapa Kaisar Teknologi tidak memilihku dan hanya memilih wanita itu?".
Beberapa tamu di sekita segera mengatakan bahwa Kaisar Teknologi tampan, mereka mengatakan semua itu karena tahu bahwa Kaisar Teknologi pasti merasa senang jika orang lain mengatakan dirinya tampan.
Ternyata benar, Kaisar Teknologi langsung tersenyum lebar saat mendengar orang-orang menyebutnya tampan, hal ini membuatnya semakin percaya diri.
__ADS_1
Namun ketika Kaisar Teknologi dan Hiria akan berjalan ke panggung utama, seorang pria muda yang merupakan tamu tak diundang dengan pakaian bela diri muncul dari pintu utama ruangan itu yang mengejutkan semua orang.
"Kaisar Teknologi, kembalikan Hiria kepadaku", teriak pria muda itu dengan berani, seluruh penonton di ruangan kembali terkejut atau berkeringat dingin, mereka tahu bahwa pria muda ini sudah mati sejak ia berani melawan Kaisar Teknologi.