KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 164 : ULAR LAUT


__ADS_3

Husk sedikit terkejut, bagaimanapun ular laut ini hanya memiliki kekuatan Kaisar Martial rank 6 sedangkan ia memiliki kekuatan Kaisar Martial rank 9, namun ia harus mengakui bahwa racun milik ular ini benar-benar sangat kuat. Setidaknya, racun ular ini bisa melelehkan pedang yang dibuat memakai energinya.


"Nampaknya ini akan sedikit merepotkan", kata Husk yang kembali menggerakkan tangannya, ratusan pedang darah kembali terbentuk di belakangnya.


Setelah itu Husk mengarahkan tangannya menuju ular laut tersebut "Pergi!".


"Slab".


Ratusan pedang darah tersebut terbang dengan cepat dan menusuk seluruh tubuh ular laut tersebut, darah segera jatuh dari ratusan pedang darah tersebut.


"Sssss!".


Ular laut itu mendesis kesakitan, ia menatap Husk penuh kemarahan lalu bergegas menujunya tanpa ragu, ular laut itu membuka mulutnya untuk menelan Husk dengan sekali gigitan.


Husk tidak panik terhadap ular laut yang mendekati dirinya, ia kembali melambaikan tangannya yang membentuk sebuah pedang darah raksasa di sampingnya. Setelah itu Husk berkata dengan dingin "Pergi!".


"Slash!".


Pedang raksasa kali ini menebas kepala ular laut tersebut, meskipun memiliki racun yang sangat kuat tapi pertahanan miliknya tidak sekuat tersebut. Jadi sekali tebasan dari pedang darah raksasa miliknya sudah lebih dari cukup untuk membunuh ular laut itu.


"Brak!".


Tubuh ular laut yang kehilangan kepala jatuh dengan berat ke tanah, walaupun ia sudah kehilangan kepalanya namun tubuh ular tersebut terus bergerak dengan gila menabrak semua yang ada di sekitarnya.


Waktu berlalu selama 5 menit sebelum tubuh ular tanpa kepala itu akhirnya berhenti bergerak, darah miliknya membentuk sebuah kolam yang menunjukkan seberapa banyak ia sudah kehilangan darah sebelum mati.

__ADS_1


"Sangat menakutkan, untungnya Tuan Husk ada disini, jika tidak maka aku sudah menjadi makanan ular tersebut", kata Verki yang memiliki wajah ketakutan. Di sisi lain ia juga menatap Husk penuh kekaguman, bagaimanapun kekuatan yang Husk tunjukkan tadi benar-benar sangat kuat.


Berbeda dari Verki yang sudah merasa Husk sangat kuat, Myro sedikit menggelengkan kepalanya "Husk, kau harus lebih cepat lagi saat menggerakkan pedang darah milikmu".


Husk berbalik untuk melihat Myro sebelum mengangguk "Aku mengerti tuan, tapi untuk memiliki kekuatan yang sangat besar maka pedang darah harus kehilangan sebagian kecepatannya, apabila aku tidak mengurangi kecepatannya maka kekuatan pada pedang akan runtuh. Mungkin aku masih membutuhkan waktu selama beberapa puluh tahun lagi sebelum menyelesaikan pedang darah milikku yang bisa memiliki kekuatan dan kecepatan".


Myro memegang pundak Husk "Tidak masalah, lagipula semua orang membutuhkan waktu untuk berlatih. Meskipun pedang darah milikmu masih belum cukup cepat, tapi kekuatannya sudah lebih dari dari cukup. Setidaknya Kaisar Teknologi sekalipun tidak bisa terus bertahan hidup di bawah serangan pedang darah milikmu".


Verki yang ada di sisi lain melihat Myro dan Husk penuh kebingungan "Tunggu, tunggu dulu! Serangan yang tadi masih kurang?".


Verki sangat terkejut, bagaimanapun untuk Verki maka serangan Husk tadi sudah sangat kuat serta cepat, oleh karena itu Verki terkejut bahwa Myro menganggap serangan tadi masih memiliki kekurangan.


Myro sedikit menatap Verki "Mungkin bagi Prajurit Martial sepertimu, serangan tadi sudah sangat kuat. Tetapi jika Husk melawan seseorang seperti Kaisar Teknologi, cukup sulit untuk mengenainya. Tidak peduli seberapa kuat suatu serangan, apabila musuh bisa menghindarinya maka itu semua menjadi tidak berguna".


Ketika Verki akan bertanya lagi, suara wanita yang sangat lembut terdengar "Siapa yang berani membunuh ular peliharaan milikku? Apakah masih ada orang-orang bodoh yang tidak tahu bahwa Kaisar Teknologi melarang siapapun untuk datang ke pantai ini? Atau kalian adalah orang-orang yang datang kesini untuk melawanku".


Wanita itu memiliki wajah yang sangat cantik serta rambut hijau panjang, ketika ia tersenyum maka ratusan pria pasti kehilangan pikiran mereka akibat senyumannya.


Rambut hijau wanita itu sebenarnya memiliki bentuk seperti ular daripada sebuah rambut.


Verki sama sekali tidak mengenal wanita ini, lagipula ia tidak pernah melihat Yerfa secara langsung, lebih tepatnya jabatannya yang dulu tidak cukup untuk membuatnya bertemu langsung dengan Yerfa. Bahkan tuannya dulu, Gorf hanya bisa bertemu Yerfa setahun sekali yaitu saat pertemuan tahunan milik Kaisar Teknologi. Oleh karena itu, Verki belum pernah melihat sosok Yerfa.


Wajah Husk yang ada di samping langsung menjadi berhati-hati saat mengamati sosok wanita itu sebab ia tahu bahwa wanita ini adalah Yerfa, ia tidak berani lagi meremehkan Yerfa sejak sudah melawan ular laut tadi.


Wajah Myro tidak banyak berubah, lebih tepatnya Myro tidak menganggap Yerfa sebagai musuhnya, bahkan Kaisar Teknologi sekalipun bukan lawan Myro.

__ADS_1


"Yerfa, setelah tidak bertemu selama puluhan tahun, nampaknya kau sekarang sudah banyak memelihara ular", kata Husk.


Senyuman di wajah Yerfa membeku, ia melihat Husk penuh rasa tidak percaya "Pedang Darah, kau masih hidup? Tunggu, kekuatanmu sudah kembali? Bagaimana mungkin?".


Husk hanya tersenyum dingin "Kau bisa mengetahui jawabannya, saat kau sudah mati nanti!".


Husk menebas pedangnya ke arah Yerfa, sebuah tebasan pedang darah bergegas menuju Yerfa.


Melihat tebasan pedang darah yang menakutkan itu, Yerfa menghindar ke samping tanpa ragu, ia tidak berani menahan tebasan itu sebab ia tahu bahwa tebasan pedang Husk bukanlah sesuatu yang bisa ia lawan dengan kekuatan Kaisar Martial tingkat 5.


Yerfa yang berhasil menghindar akhirnya kembali tersenyum di wajahnya "Aku mengerti, pagi ini aku terkejut ketika mendengar bahwa Gorf dan Jerde sudah mati. Aku benar-benar bingung, di dunia ini siapa yang cukup kuat serta memiliki dendam terhadap Kaisar Teknologi hingga membunuh 2 tangan miliknya, teryata semua itu adalah tindakanmu. Aku tidak tahu bagaimana cara kekuatanmu bisa kembali pulih, tapi biarkan aku memberitahumu bahwa jika kau mencoba membunuhku maka itu adalah pilihan bodoh. Aku sudah tidak sama dengan Yerfa yang kau kenal dulu, setidaknya aku memiliki keyakinan untuk mengalahkan mu. Aku sarankan bagimu untuk pergi melawan Kaisar Teknologi, aku tidak akan menganggu kalian apabila kau berencana membunuhnya, bahkan aku bisa membantumu. Bagaimana? Apabila kita bekerja sama, Kaisar Teknologi pasti tidak akan bisa hidup lagi!".


"Tidak perlu!", kata Husk tanpa ragu "Aku dan Tuan Myro sudah lebih dari cukup untuk membunuhmu Kaisar Teknologi. Sedangkan dirimu, maka kau bisa mati lebih dulu!".


Husk kembali menebas pedangnya, puluhan tebasan darah bergegas menuju Yerfa.


Melihat kekuatan yang menakutkan dari puluhan tebasan pedang darah ini, Yerfa sama sekali tidak panik, ia hanya sedikit tersenyum "Apakah kau berpikir begitu? Maka jangan menyesal atas keputusan yang kau buat ini, aku akan menunjukkan kepadamu alasan kenapa aku sangat percaya diri untuk menang".


Yerfa menepuk tangannya ke arah lautan lalu menghindari tebasan pedang milik Husk.


Di bawah tatapan Myro dan yang lainnya, puluhan ular air raksasa muncul dari tepi pantai.


Puluhan ular laut ini memiliki kekuatan terlemah Kaisar Martial tingkat 6 dan yang terkuat adalah Kaisar Martial tingkat 7.


Baik itu Husk dan Verki sangat terkejut, Husk memang bisa mengalahkan 1 ular air tanpa masalah, namun jika itu ada puluhan maka Husk sekalipun pasti merasa kesulitan.

__ADS_1


Ketika Husk dan Verki terkejut serta merasa khawatir, Myro hanya tetap tersenyum. Ia sama sekali tidak terkejut, bagaimanapun Myro sudah tahu bahwa Yerfa ini memiliki banyak sekali monster ular laut.


Bahkan di kehidupan sebelumnya, Yerfa sudah memiliki ratusan monster ular laut tingkat Kaisar Martial untuk melawan Kaisar Teknologi, sedangkan ia yang sekarang baru memiliki puluhan ular laut yang membuatnya belum berani memberontak langsung melawan Kaisar Teknologi.


__ADS_2