
Myro menatap 2 Centaur di depannya ini dengan aneh.
2 Centaur ini terdiri dari seorang pria dan wanita, mereka memiliki tubuh bagian bawah kuda yaitu kaki sampai ke pinggang serta bagian atas manusia yang hampir sama dengan Sagitarius, lebih tepatnya zodiak Sagitarius memang memiliki lambang Centaur.
"Apakah kalian adalah Centaur yang berhasil bertahan hidup dari serangan tersebut secara beruntung? Kenapa kalian memutuskan untuk menyerah padaku? Apakah kalian tidak memiliki dendam terhadapku yang sudah menghancurkan desa kalian?", tanya Myro dengan curiga, ia tidak percaya bahwa para Centaur yang masih hidup akan menyerah pada Myro yang sudah menghancurkan ratusan orang Centaur ataupun keluarga mereka.
2 Centaur yang berlutut itu sama sekali tidak mengangkat kepala mereka untuk melihat Myro, mereka terus menundukkan kepala mereka yang menunjukkan rasa hormat "Tuan, nampaknya ada beberapa kesalahpahaman disini. Walaupun desa Centaur sudah hancur, tapi tidak ada seorangpun dari kami yang mati. Lebih tepatnya tetua di ras Centaur kami memberikan kami peringatan sehari sebelum kejadian itu agar pergi dari desa, tetua ini memang memiliki kemampuan meramal sehingga kami mempercayainya".
"Setelah berhasil melarikan diri hidup-hidup dengan bantuan ramalan tetua itu, ia memberitahu kami bahwa para Centaur harus setia dan mengikuti tuan untuk mendapatkan kehormatan kembali ras Centaur kami. Apabila kami tidak mengikuti tuan maka kami akan bernasib buruk yaitu hancurnya seluruh ras Centaur. Oleh karena itu, setelah melihat kekuatan tuan dan ramalan tersebut maka kami ras Centaur memutuskan untuk menyerah kepada tuan".
"Kami tidak tahu apa alasan tuan marah hingga menghancurkan desa kami, tapi kami siap membayar harga apapun selama tuan tidak marah lagi kepada kami. Tuan, terima kesetiaan kami para Centaur".
Myro sekarang kurang lebih mengerti tentang apa yang terjadi di mata para Centaur ini, mereka berpikir bahwa Myro menghancurkan desa mereka karena Myro memiliki dendam pada mereka, padahal Myro melakukan hal tersebut secara kebetulan. Untungnya ada tetua Centaur yang sepertinya memiliki kemampuan meramal, jika tidak maka para Centaur ini pasti sudah mati.
Myro tidak akan merasa bersalah apabila membunuh para Centaur ini, tetapi apabila mereka bisa menjadi pengikut Myro maka mereka bisa menjadi tambahan kekuatan untuk melawan Rangda.
Oleh karena itu, Myro tidak berencana untuk memberitahu kebenaran bahwa ia hanya kebetulan menghancurkan desa mereka.
"Mungkin kalian sudah lupa, namun di masa lalu kalian pernah melakukan sebuah kesalahan yang membuat aku memiliki dendam pada kalian hingga berencana menghancurkan desa kalian", kata Myro dengan wajah suram "Tapi karena kalian berhasil bertahan hidup dari serangan tersebut, hal ini menunjukkan bahwa takdir masih memberikan kalian kesempatan untuk hidup, jadi aku juga akan memberikan kalian kesempatan".
__ADS_1
"Jika kalian setia kepadaku dan tidak berkhianat maka aku bisa membiarkan kalian tetap hidup, bahkan aku akan membawa kalian untuk mengalahkan Rangda agar kalian tidak perlu hidup dengan bersembunyi di hutan lagi. Tetapi apabila ada sedikitpun tanda ketidaksetiaan kepada kalian maka aku akan membunuh kalian tanpa ragu, kali ini kalian pasti tidak akan melarikan diri meskipun memakai ramalan tetua kalian. Para Centaur, apa jawaban kalian? Setia kepadaku dan tidak berkhianat atau mati sekarang juga?".
2 Centaur itu berteriak tanpa ragu "Tuan, mulai hari ini kami mewakili ras Centaur akan memberikan kesetiaannya kepada tuan dan tidak pernah berkhianat, terima kasih kepada tuan yang sudah memberikan kami kesempatan untuk hidup".
Myro mengangguk "Aku menerima kesetiaan kalian, dimana para Centaur yang lain? Apakah mereka tidak datang kesini?".
Seorang Centaur langsung berkata "Tuanku, kami sebenarnya berencana membawa seluruh ras Centaur untuk datang kesini dan memberikan kesetiaan pada tuan, namun kami takut menganggu tuan karena jumlah kami yang terlalu banyak sehingga aku dan istriku ini yang datang kesini mewakili seluruh ras Centaur".
"Kalau begitu beritahu para Centaur untuk berkumpul di wilayah milik Anto sebelumnya paling lambat besok, siapapun yang tidak datang ataupun menolak datang maka biarkan mereka! Tapi jangan salahkan aku jika membuat mereka harus membayar akibat penolakan mereka!", kata Myro tersenyum dingin sebelum berkata lagi "Tujuan kita besok adalah menyerang Rangda bersama 4 penguasa hutan, oleh karena itu besok akan menjadi penentuan terbesar kita untuk mengakhiri kepemimpinan kejam Rangda!".
"Baik tuan, kami pasti akan pergi dan membawa kembali seluruh Centaur untuk membantu tuan mengalahkan Rangda!", jawab 2 pasangan Centaur tersebut yang segera pergi.
Pona yang ada di sisi lain berkata penuh semangat "Myro, sangat hebat! Padahal belum ada orang yang berhasil menggabungkan seluruh penguasa hutan, bahkan Rangda ataupun Anto selalu berakhir gagal. Tetapi kau benar-benar bisa mengumpulkan mereka semua untuk bergabung melawan Rangda, dengan adanya Myro dan 4 penguasa hutan maka kita pasti menang".
Penthesilea juga mengangguk setuju sambil berkata penuh kebanggan "Calon suamiku memang sangat hebat, jadi kapan kita akan menentukan tanggal pernikahan kita?".
Myro tidak menanggapi pertanyaan Penthesilea "Besok kita akan berangkat kembali ke wilayah Anto, ayahmu dan Cindaku pasti sudah menunggu di sana, waktu untuk mengakhiri kekuasaan Rangda akhirnya akan tiba!".
Pona mengangguk dengan wajah tegas, sebagai pengikut Barongan maka mereka adalah orang yang paling membenci Rangda. Jika bukan karena hilangnya Barongan secara tiba-tiba, maka Rangda tidak mungkin memiliki kekuasaan sebesar ini di seluruh dunia.
__ADS_1
...----------------...
Keesokan harinya, kota Anto yang sudah mejadi cukup hancur sejak kematian Anto sekarang dipenuhi oleh banyak orang.
Lebih tepatnya ada 3 kelompok orang yang berdiri di 3 sisi kota ini yaitu para manusia yang berkumpul di dekat gerbang kota serta dipimpin oleh Zion.
Lalu ada para harimau yang dipimpin oleh Cindaku, mereka berkumpul di lokasi istana Anto dulu, walaupun sekarang sudah hancur menjadi reruntuhan akibat pukulan Myro.
Kelompok yang terakhir adalah para Centaur, mereka berkumpul di pusat kota dengan busur ataupun tombak mereka.
Di antara 3 kelompok ini, kelompok yang memiliki kesetiaan paling rendah adalah para manusia.
Bagaimanapun mereka belum pernah melihat Myro kecuali Zion, oleh karena itu mereka meragukan bahwa Myro bisa mengalahkan Rangda, bahkan mereka belum pernah mendengarkan nama Myro sebelumnya.
"Zion, apa kau yakin bahwa Myro ini benar-benar kuat untuk mengalahkan Rangda? Meskipun aku ragu, aku memutuskan untuk percaya sebab kau yang mengatakan ini, kau pasti tidak berbohong kan?", tanya seorang pria tua dengan khawatir, sebagai pemimpin sebuah desa manusia maka ia harus berhati-hati agar seluruh penduduknya tidak mati akibat kesalahannya membuat keputusan.
"Itu benar, Zion! Kita sudah menunggu disini selama beberapa jam dan Myro itu masih belum datang, ia pikir siapa dirinya yang berani membuat kita terus menunggu seperti ini? Jika ia masih belum datang juga maka aku akan pergi dari sini!", kata seorang pria yang berusia sekitar 30 tahun dan merupakan pemimpin desa paling muda.
"Kalau kalian tidak bisa menunggu maka pergilah, tapi jangan menyesal jika kami sudah mengalahkan Rangda nanti sebab mereka yang bisa mendapatkan kekuasaan dari mengalahkan Rangda nanti hanyalah mereka yang ikut membantu", kata Zion dengan dingin sebab ia sudah menjadi pengikut setia Myro sekarang, jadi siapapun yang berani mengejek ataupun meragukan Myro pasti akan membuatnya marah.
__ADS_1