
Ikan emas dan perak raksasa yang muncul dari balik asap tersebut segera menunjukkan gigi mereka yang semuanya dipenuhi oleh gigi tajam, lalu tanpa ragu sedikitpun mereka bergegas ke arah para ular air serta menggigit mereka.
Para ular laut sudah di tekan oleh pusaran air sehingga gerakan mereka menjadi lebih lambat dan gerakan mereka menjadi lebih terbatas, berbeda dari para ikan emas serta perak ini yang bisa bergerak bebas di udara.
"Sssss!".
Para ular air mendesis karena ikan tersebut menggigit mereka tanpa ragu, gigi semua ikan ini sangat tajam sehingga bisa melukai para ular laut yang sudah dilindungi oleh sisik mereka yang kuat.
Ular laut Kaisar Martial tingkat 7 yang sebelumnya mencoba melepaskan diri dari pusaran air, sekarang mereka kembali di tarik akibat mereka tidak bisa lagi melawan pusaran air sebab mereka masih harus melawan para ikan yang tiba-tiba muncul ini.
Wajah Yerfa yang ada di sisi lain langsung berubah, lagipula ia mengerti pikiran Myro melakukan semua ini sehingga ia tahu bahwa jika semuanya terus berjalan seperti yang Myro katakan maka dirinya pasti kalah.
Tanpa ragu sedikitpun, Yerfa mengambil pedangnya dan akan menyerang untuk membantu para ular laut.
Masalahnya Myro dari awal sudah melihat perubahan pada wajah Yerfa, lebih tepatnya Myro sudah menyadari bahwa Yerfa berencana menggagalkan rencana Myro.
Memang benar bahwa selama Yerfa bergerak maka rencana ini pasti harus berubah, oleh karena itu para ular laut harus di bunuh sebelum Yerfa bisa bertindak.
Jadi Myro yang merasa bahwa waktunya sudah tepat yaitu seluruh ular air sudah terjebak di pusaran air yang ia buat sehingga Myro berteriak "Husk, sekarang giliran mu untuk memberikan serangan penutup! Hanya ada 1 kesempatan, kemenangan dan kekalahan akan ditentukan oleh serangan mu!".
Walaupun kalah sekalipun, sebenarnya Myro masih bisa memakai Leo untuk menang. Namun Myro tidak mengatakannya agar Husk bertindak lebih hati-hati, bagaimanapun apabila hanya ada 1 kesempatan untuk menang maka seseorang pasti akan menjadi lebih berhati-hati saat bertindak.
__ADS_1
Sesuai yang Myro katakan, Husk benar-benar berpikir bahwa hanya ada 1 kesempatan untuk menang yang membuat ia mengarahkan pedang darah raksasa yang sudah ia bentuk penuh kehati-hatian menuju para ular air.
Husk menarik nafas sebelum berteriak "Aliran Pedang Darah tahap 5, Pedang Singa Darah!".
Setelah itu Husk menebas pedangnya ke arah depan, pedang raksasa yang sudah ia bentuk bergegas maju ke arah dimana Husk menebas yaitu menuju para ular laut tersebut.
Pada awalnya pedang darah itu masih berbentuk pedang, namun ia berubah dengan cepat menjadi seekor singa raksasa yang terbuat dari darah.
"Graaaaa!", singa itu berteriak keras yang memberikan tekanan besar pada ular laut tersebut.
Melihat singa darah yang mendekat, para ular laut ketakutan serta mencoba melarikan diri, bagaimanapun mereka bisa merasakan kematian dari singa darah ini.
Tetapi ketika mereka mencoba melarikan diri, mereka menyadari bahwa pusaran air serta para ikan emas dan perak itu menahan mereka, sama sekali tidak mungkin bagi mereka untuk melarikan diri dari singa darah ini.
"Booooom!".
Suara ledakan yang sangat keras terdengar, singa darah itu meledakkan para ular air menjadi tumpukan darah.
Serangan Husk memang cukup lambat yang membuat banyak musuh bisa menghindari serangan miliknya, tapi jangan remehkan serangan yang ia gunakan sebab selama serangan Pedang Darah mengenainya maka orang itu kemungkinan besar mati. Bahkan Kaisar Teknologi sekalipun tidak berani menahan serangan Pedang Darah secara langsung, selama ia berani menahannya maka Kaisar Teknologi yakin dirinya juga akan mati.
Husk menusukan pedangnya ke tanah dan bernafas dengan berat, serangan kali ini benar-benar menggunakan banyak energi miliknya yang membuat ia sangat kelelahan. Untungnya ia berhasil mengalahkan para ular laut ini, jika tidak maka mereka hanya bisa melarikan diri atau mati di tempat ini.
__ADS_1
Di sisi lain, Yerfa yang terbang di langit juga memuntahkan seteguk darah lalu jatuh dengan lemah ke tanah, ia dan para ular itu sudah membentuk sebuah kontrak yang saling menguntungkan agar para ular air yang jauh lebih kuat dari dirinya itu tertarik untuk membantunya. Oleh karena itu, apabila para ular air mati maka kontrak tersebut berbalik menyerang Yerfa juga yang membuat ia hampir mati.
Walaupun tidak mati, tapi Yerfa sekarang sudah sangat lemah yang tidak jauh berbeda dari orang normal, bahkan Verki sekalipun lebih kuat darinya saat ini. Jadi Myro berjalan mendekati Yerfa yang jatuh ke tanah, tanpa khawatir bahwa ia akan menyerang balik.
Husk tidak bisa lagi bergerak untuk beberapa saat karena kelelahan sedangkan Verki masih berdiri bodoh di samping, pertarungan tadi benar-benar membuatnya sangat kagum, lagipula pertarungan Myro melawan Gorf hanya selesai dengan 1 pukulan. Sedangkan pertarungan Myro melawan Jerde maka Verki tidak melihatnya, oleh karena itu ia baru mengetahui pertarungan sebesar ini yang membuatnya masih berdiri diam di tempatnya akibat kagum.
Baik itu Husk dan Verki tidak bisa membersihkan Yerfa, hal ini membuat Myro harus melakukannya sendiri.
Melihat Myro yang berjalan mendekat, Yerfa yang berbaring lemah di tanah menjadi panik "Tunggu, tunggu dulu! Aku tahu tindakanku tadi salah! Aku tahu aku salah! Aku bisa memberikan kalian banyak harta sebagai gantinya, aku memiliki banyak harta yang aku sembunyikan! Bahkan Kaisar Teknologi sekalipun tidak tahu, namun aku akan memberikannya kepada kalian selama kalian membiarkan aku hidup!".
Myro berdiri di depan Yerfa sambil tersenyum mengejek "Menurutku itu sama sekali tidak cukup untuk membayar hidupmu".
Mendengar jawaban Myro, Yerfa menjadi lebih panik "Aku bisa menjadi pelayanmu, aku bisa melakukan apapun untukmu juga! Bagaimanapun aku adalah wanita yang cantik serta kuat, aku tidak keberatan untuk menjadi pelayan tuan selama aku bisa terus bertahan hidup!".
Senyum mengejek di wajah Myro perlahan-lahan berubah menjadi senyum ramah, Yerfa yang melihat semua itu berpikir bahwa Myro setuju untuk membiarkannya hidup sehingga ia mulai menjadi senang.
Tetapi sebelum Yerfa bisa senang lebih lama, Myro menarik pedangnya tanpa ragu dan menebas kepala Yerfa. Meskipun Yerfa memiliki wajah yang sangat cantik, Myro sama sekali tidak ragu untuk membunuhnya.
Kepala Yerfa yang lepas dari tubuhnya jatuh ke tanah, masih ada senyuman di wajah Yerfa, lebih tepatnya sampai akhir ia tidak bisa menyadari bahwa Myro sudah membunuhnya.
Darah berterbangan dari tubuh Yerfa, Myro menatap semua itu dengan dingin "Aku cukup mengenal dirimu, kau sering menyimpan harta milikmu di tempat kau tinggal. Oleh karena itu, aku hanya perlu mencari tempat tinggal mu di sekitar pantai ini untuk menemukan harta yang kau sembunyikan. Bagaimanapun aku tidak tertarik untuk menyimpan wanita ular sepertimu yang sangat berisiko, aku bukanlah Kaisar Racun yang masih bisa terpengaruh oleh kecantikan seperti dirimu tanpa menilai untung dan ruginya di masa depan!".
__ADS_1
Myro menyimpan kembali pedangnya lalu berjalan kembali menuju Husk dan Verki yang masih ada di belakang.
Dengan ini maka 3 tangan milik Kaisar Teknologi sudah dibersihkan sepenuhnya.