KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 62 : CINTA ORANG TUA


__ADS_3

Kaisar Ular yang ada di samping ikut menghela nafas "Namamu Myro Aras bukan? Kalau begitu biarkan aku memanggilmu tuan Myro".


Kaisar Ular dan Kaisar Monster saling menatap sebelum membungkuk bersama-sama ke arah Myro "Apakah kau bisa menjaga anak kami yaitu Yura? Kau bisa menjadikannya anak angkat mu atau merahasiakan tentang kami, namun jangan memperlakukan Yura dengan buruk".


Myro sedikit mengangkat matanya, ia saat ini benar-benar terkejut sebab setiap 5 Kaisar pasti memiliki kebanggaan yang tinggi. Mereka tidak akan membungkuk di depan orang lain, bahkan di kehidupan sebelumnya Kaisar Harem selalu berdiri tegak meskipun di bunuh oleh Myro, ia tidak membungkuk sedikitpun.


Tetapi 2 Kaisar ini sama-sama membungkuk di depan Myro, wajah Myro menjadi berhati-hati juga "Apakah kalian sudah kehabisan waktu?".


Kaisar Monster mengangguk "Kami sudah mempertahankan Menara Mille Mundi selama puluhan ribu tahun, kekuatan ini sudah mencapai batas. Jika terus seperti ini maka Yura akan hancur bersama menara, oleh karena itu ia membutuhkan orang tua angkat untuk melindunginya serta membawanya pergi dari sini. Kebetulan kalian, seorang pria dan wanita menyelesaikan menara ini. Kami juga menilai bahwa sifat kalian tidak terlalu buruk, jadi kami bisa menyerahkan anak kami kepada kalian".


"Menara ini di bangun untuk menyegel anak kami yang menjadi monster, dengan kekuatan 3 Kaisar maka kami bisa menghilangkan sifat monster itu, tapi harus menunggu selama puluhan ribu tahun. Kami tahu bahwa kami pasti tidak bisa hidup selama itu untuk bersama anak kami, jadi kami hanya bisa menemukan orang tua angkat yang cukup baik untuk anak kami".


Myro akan mengatakan sesuatu, tapi Kaisar Ular langsung berkata "Kami tahu bahwa kalian pasti bertanya-tanya kenapa kalian harus membantu kami? Selama kalian membantu kami maka kami akan memberikan 2 Pil Darah Naga untuk kalian serta 2 harta berharga lagi".


Sebelum Myro bisa mengatakan apapun, Kaisar Monster dan Kaisar Ular mengambil 2 buah Pil Darah Naga serta patung naga berkepala 5 dan patung serigala putih berukuran kecil.


Melihat 2 patung tersebut, mata Myro terbuka lebar. Ia menatap ke arah 2 Kaisar itu "Apakah kalian gila? Kalian membekukan roh kalian menjadi patung sebelum mati? Apabila kalian melakukan hal tersebut, kalian tidak akan bisa bereinkarnasi lagi! Setelah kematian ini, kalian pasti benar-benar mati".


Myro tahu bahwa 2 patung ini merupakan roh tingkat suci, naga kepala 5 yaitu Tiamat dan serigala putih yaitu Serigala Bulan. Jika Tiamat dikatakan sebagai sosok iblis yang membawa bencana dimana ia berada, Serigala Bulan merupakan sosok dewa yang membawa perlindungan bagi orang-orang yang menyerah padanya.


Selama seseorang menyerap patung ini maka mereka bisa memiliki roh tersebut, ini sama seperti roh Zirah Vermilion milik Myro.


Tapi ada bayaran yang mahal juga untuk melakukan hal ini, seseorang yang membekukan roh mereka sama sekali tidak memiliki kesempatan hidup lagi atau reinkarnasi. Sejak mereka membekukan roh mereka, seluruh jiwa orang tersebut akan benar-benar menghilang.

__ADS_1


Selain itu, hanya Kaisar Martial tingkat 9 yang bisa melakukan ini, serta mereka membutuhkan banyak harta langka dan persetujuan roh tersebut. Oleh karena itu, Myro di kehidupan sebelumnya sekalipun belum pernah menemukan seseorang yang berhasil membekukan zodiak mereka menjadi patung untuk memberikan roh mereka pada orang lain.


Kaisar Monster dan Kaisar Ular kali ini berlutut di depan Myro, sebagai Kaisar maka mereka berlutut di depan Myro yang menunjukkan seberapa besar mereka membutuhkan bantuan Myro "Kami tidak keberatan tuan Myro mengambil 1 patung roh ini, tapi biarkan 1 patung roh pergi ke anak kami. Kami tahu bahwa kami sama sekali tidak memiliki hak untuk membuat tuan Myro memberikan harta berharga ini ke anak kami, namun kami harap tuan Myro akan membantu kami".


Melihat 2 Kaisar yang berlutut di depannya, Myro sama sekali tidak senang, bahkan ada jejak kebingungan di wajah Myro "Kenapa? Kenapa kalian melakukan semua ini? Jika kalian bereinkarnasi menjadi sosok baru, maka kalian pasti memiliki kesempatan untuk menjadi Kaisar Martial lagi. Walaupun tanpa ingatan, orang yang memiliki roh suci di kehidupan sebelumnya memiliki kemungkinan cukup besar untuk memiliki roh suci lagi, belum lagi kalian pernah menjadi Kaisar yang memperbesar kemungkinan tersebut".


"Kenapa kalian memilih untuk melakukan hal ini? Bahkan kalian membuang harga diri kalian sebagai seorang Kaisar, bukankah lebih baik biarkan anak kalian hidup sendiri di dunia ini dengan kekuatannya sendiri. Sedangkan kalian bisa terus bereinkarnasi tanpa ingatan, lalu bisa menjadi Kaisar lagi. Apa yang lebih penting daripada bisa menguasai dunia ini lagi sebagai Kaisar? Selama kalian menjadi Kaisar maka seluruh dunia ada di tangan kalian, ini merupakan posisi yang dicari oleh seluruh orang di dunia. Apakah kalian tidak keberatan melepaskannya? Apakah kalian bodoh?".


Kaisar Ular yang sudah berdiri, tersenyum mendengar perkataan Myro. Ia berjalan menuju Yura yang tertidur, ia memegang wajah Yura dengan sangat lembut, Myro bisa menemukan jejak air mata pada wajahnya.


"Tuan Myro, ini cinta orang tua untuk anaknya. Jika di masa lalu aku bisa memilih antara membuat anakku kembali normal atau menjadi 5 Kaisar, maka aku memutuskan untuk membuang gelar 5 Kaisar. Aku dengan senang hati menukar kekuatan 5 Kaisar milikku untuk anakku, tapi pada saat itu sama sekali tidak ada pilihan tersebut. Dengan kekuatan terbaik kami sekalipun, kami hanya bisa membuatnya kembali normal setelah puluhan ribu tahun. Untungnya Kaisar Dimensi membantu kami, jika tidak maka Yura akan mati lebih dulu akibat usia tua sebelum kembali normal", kata Kaisar Ular menatap anaknya penuh kesedihan, sama sekali tidak ada jejak kesombongan seorang Kaisar pada dirinya saat ini.


Kaisar Monster juga duduk di samping anaknya, ia memegang tangan anaknya dengan lembut. Tapi berbeda dari Kaisar Ular, sebagai seorang pria maka Kaisar Monster menahan air matanya "Tuan Myro, jika menghancurkan dunia bisa membuat anakku kembali normal maka aku tidak akan ragu untuk menghancurkan dunia, apabila mengambil matahari bisa membuatnya kembali normal, aku pasti mengambil matahari. Meskipun seluruh tubuhku hangus terbakar akibat cahaya matahari sekalipun, aku tidak akan ragu untuk mengambil matahari untuk anakku. Karena aku adalah seorang ayah, untuk Yura maka aku bisa berusaha sekuat tenaga untuk merebut seluruh alam semesta sekalipun!"


Kaisar Ular dan Kaisar Monster menghapus kesedihan mereka, mereka melepaskan tangan mereka dari Yura sebelum kembali menatap Myro penuh ketegasan.


Myro menatap 2 Kaisar itu sebelum melihat kembali 2 patung roh tingkat suci itu, Myro berpikir sebentar sebelum menghela nafas "Aku, Myro Aras, Kaisar Zodiak dengan ini mengakui Yura sebagai anakku. Nama Yura sekarang menjadi Yura Jormugand Aras, aku bisa melindunginya sebagai seorang ayah. Lalu aku tidak membutuhkan 2 roh suci itu, aku akan memberikan semuanya pada Yura, kalian bisa memegang perkataan ku ini, aku Myro Aras tidak pernah tidak melakukan apa yang aku katakan".


"Tuan Myro, ini--", Kaisar Monster menjadi ragu saat mendengar bahwa Myro tidak akan mengambil 1 dari 2 roh suci itu.


Myro melambaikan tangannya "Aku melakukan ini bukan tanpa alasan, ini untuk menunjukkan rasa hormatku kepada kalian. Aku bukan menghormati kalian sebagai Kaisar, melainkan aku menghormati kalian sebagai orang tua Yura. Yura pasti bangga memiliki anak seperti kalian, tidak mungkin aku bisa mengambil harta yang kalian bayar dengan hidup kalian, padahal harta itu seharusnya diberikan pada anak kalian bukan?".


"Tuan Myro, kami sangat berterima kasih!", teriak 2 Kaisar itu yang berlutut pada Myro.

__ADS_1


Myro melambaikan tangannya dan mengambil pil Darah Naga serta 2 patung itu, ia akan membiarkan Yura menyerapnya setelah Yura bangun.


"Waktu kami sudah habis. Tuan Myro, kalau begitu kami pamit pergi dulu, terima kasih atas kebaikan anda!", kata Kaisar Monster, Mereka berdiri bersama-sama dan mulai berjalan pergi dari gua ini tubuh mereka sudah semakin menghilang.


Mereka sudah mempertahankan Menara ini selama puluhan ribu tahun, tidak aneh jika kekuatan mereka sudah hampir habis sekarang.


"Jaga dirimu, Yura! Kau harus tetap hidup", kata Kaisar Ular dan Kaisar Monster secara bersamaan, mereka menatap Yura yang tertidur untuk terakhir kalinya sebelum memutuskan untuk pergi.


"Yura pasti menjadi anak yang hebat di masa depan, Yura tidak akan mengecewakan kalian! Ayah, ibu, Yura sangat mencintai kalian! Meskipun kita baru bertemu, Yura tidak akan melupakan kalian! Sampai matipun, Yura tidak akan lupa!", teriak Yura yang langsung bangun, air mata sudah terlihat jatuh dari matanya.


Semua orang terkejut, nampaknya Yura yang tertidur dari tadi sudah bangun, tapi ia tetap bertindak seakan-akan sudah tidur untuk mengetahui keadaannya.


Kaisar Monster dan Kaisar Ular sangat terkejut, mereka kembali berbalik untuk menatap Yura yang menangis.


Senyuman lembut muncul di wajah Kaisar Ular dan Kaisar Monster, meskipun mereka tersenyum tapi air mata masih jatuh dari wajah mereka. Bahkan Kaisar Monster yang selalu tegas dan tidak pernah menangis, kali ini ia ikut menangis.


"Yura, walaupun kami menghilang sekalipun tapi kami akan selalu mencintaimu! Walaupun kami menghilang sekalipun, kami akan selalu berada di hatimu. Tetaplah hidup dan jadilah hebat di masa depan", kata Kaisar Ular.


"Yura, Kau adalah bintang yang selalu bersinar bagi kami, harapan bagi kami untuk terus berjuang selama ini! Tidak peduli apapun yang terjadi, kami pasti selalu menjagamu. Walaupun kami hanya bisa menjagamu melalui roh kami!", kata Kaisar Monster.


"Yura, kami mencintaimu! Jaga dirimu dan tetaplah hidup!", kata Kaisar Ular dan Kaisar Monster berkata pada saat yang sama, sebelum sosok mereka benar-benar menghilang.


"Ayah, ibu, Yura pasti akan tetap hidup dan menjadi hebat di masa depan, menjadi seorang Kaisar yang tidak kalah dari kalian. Oleh karena itu, ayah dan ibu tidak perlu khawatir lagi pada Yura", kata Yura yang menundukkan kepalanya sambil menangis saat sosok Kaisar Monster dan Kaisar Ular menghilang.

__ADS_1


Myro hanya duduk di samping mendengarkan tangisan Yura sedangkan Zhi Li mulai mendekat untuk memeluknya, tangisan Yura terus bergema di gua tersebut sampai matahari pagi mulai sedikit terlihat.


Yura terus menangis hingga dirinya menjadi lelah dan tertidur, kali ini Yura benar-benar sudah tidur akibat ia terlalu banyak menangis.


__ADS_2