KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 76 : KEPUTUSAN KAISAR IBLIS


__ADS_3

Pada malam hari di rumah Kaisar Racun, baik itu Kaisar Es dan Kaisar Iblis juga tidur di sana selama pertarungan ini. Lagipula rumah Kaisar Racun seperti sebuah istana yang memiliki ratusan kamar, oleh karena itu mereka bisa tinggal disini tanpa saling menganggu.


Kaisar Iblis yang sedang tertidur tiba-tiba membuka matanya, ia mengambil pedang yang ada di sampingnya sebelum menatap pintu kamarnya dengan mata yang sangat tajam.


Suara langkah kaki semakin terdengar dari pintu tersebut, nampaknya ada orang yang mendekati kamarnya secara diam-diam agar tidak ketahuan. Karena ada kemungkinan besar orang yang datang ini merupakan pembunuh, jadi Kaisar Iblis menjadi lebih berhati-hati.


Pintu perlahan-lahan terbuka, orang yang datang adalah Tetua ke 4 dari Sekte Kaisar Racun.


Walaupun orang yang datang merupakan orang yang ia kenal, tapi Kaisar Iblis sama sekali tidak menurunkan kehati-hatiannya sebab tetua ini datang kepadanya pada malam hari dengan sangat tersembunyi, jelas ia memiliki suatu tujuan.


"Ada apa kau datang kesini? Apakah Kaisar Racun mengirim mu untuk membunuhku?", tanya Kaisar Iblis.


Tetua ke 4 menggelengkan kepalanya "Saya datang kesini menemui Kaisar Iblis tanpa izin dari Kaisar Racun, bahkan tidak ada seorangpun di sekte yang tahu sehingga aku datang kesini dengan sangat tersembunyi agar tidak diketahui siapapun".


"Lalu, apa tujuanmu?", kata Kaisar Iblis.


"Kaisar Iblis, aku hanya bertanya apakah kau tidak keberadaan apabila Kaisar Racun memiliki naga 8 kepala?", tanya tetua ke 4 hati-hati.


"Tentu aku tidak keberatan, bagaimanpun selama Kaisar Racun menjadi kuat maka aku juga ikut menjadi kuat sebab kami adalah teman", kata Kaisar Iblis.


Tetua ke 4 menggelengkan kepalanya "Apakah Kaisar Iblis yakin?".


"Apa maksudmu?", kat Kaisar Iblis suram, ia tidak mengerti maksud perkataan tetua ke 4.

__ADS_1


"Kaisar Racun bekerja sama dengan anda untuk melawan Kaisar Harem, tapi selama Kaisar Racun mendapatkan naga 8 kepala sampai menjadi kuat dan berhasil mengalahkan Kaisar Harem maka apa yang terjadi selanjutnya? Bukankah Kaisar Racun akan membunuh anda agar ia bisa menjadi Kaisar sendirian yang berkuasa sepenuhnya atas dunia", kata tetua ke 4.


Kaisar Iblis menjadi ragu sama mendengarkan perkataan tetua ini, bahkan keraguan terhadap Kaisar Racun mulai muncul di hatinya "Tidak mungkin, kami merupakan teman yang sangat dekat--".


"Kaisar Iblis", kata Tetua ke 4 yang langsung menghentikannya "Kaisar Racun dan Kaisar Harem dulu merupakan teman dekat juga, namun sejak mereka menjadi Kaisar maka mereka saling bermusuhan dan mencoba membunuh untuk menguasai dunia. Anda sendiri tahu bahwa Kaisar Racun merupakan orang yang gila akan kekuasaan".


Kaisar Iblis merasa bahwa perkataan tetua ini benar, seluruh kepercayaannya pada Kaisar Racun langsung menghilang.


"Meskipun begitu, apa yang bisa aku lakukan? Aku sama sekali bukan lawan Kaisar Racun, tidak mungkin aku bisa mendapatkan naga 8 kepala dari tangannya", kata Kaisar Iblis yang merasa dirinya terlalu lemah.


"Kaisar Iblis tidak perlu khawatir, saya memiliki rencana", kata tetua ke 4 tersenyum licik.


Kaisar Iblis segera menjadi tertarik, tapi ia bukan orang bodoh. Orang lain tidak akan membantu dirinya tanpa alasan, oleh karena itu Kaisar Iblis takut ini merupakan jebakan tetua ke 4.


"Kenapa kau membantuku? Bukankah lebih baik terus mengikuti Kaisar Racun?", kata Kaisar Iblis berhati-hati.


Mata Kaisar Iblis bersinar, ia tahu bahwa Kaisar Racun memang orang yang penuh curiga bahkan pada bawahannya sendiri. Tidak aneh jika Kaisar Racun tidak meningkatkan kultivasi bawahannya sebab semakin kuat seorang bawahan, maka semakin besar kemungkinan mereka berkhianat di masa depan.


"Aku setuju, aku bisa membantumu menjadi Kaisar Martial tingkat 8 namun kau tidak boleh menjadi seorang Kaisar, jika tidak maka kau menjadi musuhku. Apakah kau setuju?", kata Kaisar Iblis dengan wajah dingin.


"Aku juga setuju", kata tetua ke 4 yang berkata lagi "Kalau begitu aku akan menjelaskan rencana ku--".


Setelah tetua ke 4 selesai menjelaskan rencananya, mata Kaisar Iblis terbuka lebar.

__ADS_1


Ia berdiri dan menepuk pundak tetua ke 4 "Rencana yang sangat hebat, kau benar-benar cerdas! Kaisar Racun benar-benar bodoh karena tidak melatih orang secerdas dirimu dengan baik. Kau tidak perlu khawatir, selama aku mendapatkan naga 8 kepala ini maka aku pasti bisa menjadi Dewa Martial. Apabila saat itu tiba maka kau juga akan menjadi bagian dari pengikut ku yang berdiri di puncak dunia, hahahahaha".


Tetua ke 4 dan Kaisar Iblis membentuk kerja sama mereka sendiri secara diam-diam tanpa diketahui siapapun, hal ini pasti menyebabkan perubahan besar pada rencana mengambil naga 8 kepala milik Kaisar Racun besok.


...----------------...


Myro bersama Zhi Li, Yura dan Madam Sha pergi ke tempat pertarungan lagi pada pagi hari.


Kali ini tempat ini tidak ramai seperti kemarin-kemarin sebab jumlah peserta sekarang hanya ada 10 orang, sedangkan Kaisar Racun melarang orang lain untuk datang menonton pertarungan ini.


Lagipula Kaisar Racun berencana menggunakan 10 orang ini sebagai pengorbanan naga 8 kepala, oleh karena itu lebih baik tidak ada orang yang menonton.


Kaisar Racun, Kaisar Es, dan Kaisar Iblis sudah datang dan saling berbicara serta tertawa seperti teman dekat, sedangkan tetua ke 4 masih menjadi penengah sebab tetua ke 4 mungkin bukan orang terkuat di Sekte Kaisar Racun, tapi ia merupakan orang yang paling dipercaya Kaisar Racun.


Para peserta berdiri di atas panggung sambil menunggu selama sejam lagi, lebih tepatnya mereka menunggu 2 Kaisar lagi yang belum datang. Jika 2 Kaisar itu tidak datang setelah sejam maka berarti mereka tidak hadir kesini, pertarungan akan di mulai tanpa mereka.


Madam Sha dan Yura duduk di kursi penonton, hanya mereka yang menjadi penonton di tempat tersebut.


Para peserta lainnya merasa aneh terhadap keberadaan Madam Sha dan Yura sebab hanya ada para Kaisar disini, jadi kenapa 2 wanita itu juga bisa datang kesini? Meskipun mereka bingung, mereka sama sekali tidak bisa bertanya dan hanya berdiri diam di atas panggung.


Ketika 3 Kaisar masih sibuk berbicara, sebuah suara pria yang ramah terdengar "Nampaknya kalian sangat senang, apakah kalian keberatan apabila aku ikut berbicara bersama kalian, para Kaisar sekalian?".


Semua orang menatap asal suara tersebut yaitu Kaisar Harem yang datang kesini bersama Trei, Len Yue dan seorang wanita lagi.

__ADS_1


Kaisar Racun berdiri bersama 2 Kaisar lain, ia tersenyum ramah "Temanku Kaisar Harem, bagaimana mungkin kami keberatan apabila kau berbicara bersama kami juga? Kami merasa sangat senang untuk berbicara bersamamu".


Kaisar Racun dan Kaisar Harem saling berjabat tangan, ada senyum ramah di wajah mereka.


__ADS_2