
"Terima Kasih.. aku udah dapat merasakan keadaan ku kembali normal, seperti beban yang aku tanggung terlepas. Aku tidak menyangka mereka sekeji ini." Ucap guru Tao setelah merasa lega.
"Siapa kau dan air apa yang kau berikan padaku?" Tanya guru Tao pada Nagin.
"Dia teman ku dan tadi adalah air ramuan obat." Xia menjawab bagi pihak Nagin.
"Ketua Tao apa yang sebenarnya terjadi padamu?" Guru Lee bertanya.
"Mulanya aku tidak pasti apa yang terjadi padaku. Yang aku ingat, guru Phang mau bertemu denganku. Ketika itu kami berada di ruangan ku. Setelah berbincang sesuatu aku sepertinya ikut apa yang dia maukan atau sarankan. Kadang aku cuba untuk melawan perasaan ku tetapi tidak bisa. Aku sadar tetapi aku tidak bisa berbuat apa-apa, seperti di kawal oleh sesuatu. Sekarang setelah murid ini memberitahu ku barulah aku mengetahui nya. Aku di kawal oleh aura hitam yang di berikan oleh guru Phang. Memang tidak perlu di sangkal lagi, dia memang ada kaitan dengan klan hitam."
"Maaf guru Tao, apa bisa aku memeriksa sesuatu di lengan mu?" Xia melihat reaksi terkejut dari guru Tao pun berkata lagi. "Teman pria ku yang akan melihatnya." Barulah guru Tao bersetuju.
Leo pun keluar dari ruang dimensi dan membawa guru Tao ke tempat yang agak terselindung untuk melihat kedua belah lengan guru Tao.
Leo pun memberitahu Xia hasilnya, bahawa guru Tao bukan anggota klan hitam. Xia juga memberitahu guru Tao mengapa dia mau memeriksa lengannya.
"Sebenarnya Guru Phang adalah ketua klan hitam dan muridnya adalah anggota klan hitam."
"Apa benar kata mu?"
"Benar ketua, aku juga baru tau dari dia. Sebelum ini aku hanya tau guru Phang adalah anggota klan hitam tapi tidak ku sangka dia sebenarnya ketua bagi klan hitam." Jawab Guru Lee.
"Bagaimana kau mengetahuinya?"
"Aku mendengarnya dari Putra Bei Hei Zi, karna dia juga salah seorang anggota klan hitam."
"Apa..!! Bagaimana bisa?? Putra Hei Zi dan ibunya selir Hui terlihat baik, ya walaupun mereka sedikit angkuh tetapi mereka selalu memberi sumbangan pada sekte." Jelas Guru Tao.
"Sebenarnya mereka mau mengelabui mata kita, supaya anggota klan hitam bisa terus berkembang dan mengambil alih sekte ini." Ucap Xia.
"Ada benarnya katamu. Sekarang Guru Phang mempunyai ramai murid di bawahnya" guru Tao
__ADS_1
"Kita barus bersatu hati bagi menghapuskan mereka." Ucap guru Lee.
"Guru Tao harus mengelak untuk berjumpa guru Phang buat sementara waktu, agar dia tidak bisa mengetahui bahawa guru Tao udah membuang aura hitam di badan guru. Dan juga tolong rahsiahkan bahwa kami mengetahui tentang klan hitam."
"Benar katamu, tapi kita harus segera menghapuskan mereka karena aku tidak mampu terlalu lama mengelak dari bertemunya. Aku akan merahsiakan akan hal ini supaya tidak menjadi keributan di sekte."
"Aku akan cuba usahakan."
"Tapi siapa kau? Mengapa kau bisa banyak mengetahui tentang klan hitam?"
"Dia adalah Putri Mahkota Xia Lin, istri kepada Putra Mahkota Ren Zie." Guru Lee memperkenalkan indentitas Xia pada Ketua sekte. Guru Tao terkejut mendengarnya.
"Maafkan hamba tidak mengenali Putri."
"Tidak mengapa, kelak tidak usah memanggil ku putri di dalam sekte ini. Panggil aja nama ku, Xia."
"Baiklah.." guru Tao berkata.
"Oh iya, ini Putra Dong Fu Yi, Putra kedua kerajaan Timur." Guru Lee juga memperkenalkan yang lain nya juga.
"Guru Tao harus tau, Putri Xia satu-satu nya murid dari kumpulan biru. Batu kristal bukan sahaja memancarkan cahaya biru tetapi cahaya pelangi"
"Apa.. apa benar itu, tetapi kenapa kau memakai baju warna merah?"
"Apa ketua lupa, udah lama kita tidak meyediakan baju warna itu. Karna udah lama kita tidak dapat murid yang bisa membuat batu kristal memancarkan cahaya biru."
"Benar kata mu Guru Lee. Kita harus menyediakan baju baru untuk putri Xia."
"Tidak perlu Guru Tao, karna aku tidak mau terlalu mempamirkan kekuatan ku. Aku ada misi yang harus aku lakukan iaitu menyingirkan klan hitam dari sini."
"Oh ya.. Apa benar, mereka mau membuat sesuatu pada mu tadi?" Tanya guru Tao.
__ADS_1
"Maaf guru, aku hanya berbohong. Karna aku tau guru pasti di kawal dengan ilmu hitam, jadi nya aku hanya mau guru merasa simpati padaku karna aku yakin nilai kemanusian seseorang itu pasti bisa menghalang ilmu hitam. Tapi sebenarnya mereka membuli adikku dan sudah lama mereka meminta uang dari adikku."
"Aku mengerti, jika perkara itu benar aku tidak tau bagaimana harus aku kabarkan pada kaisar Bei dan Putra Mahkota. Mengenai adik mu, aku akan memastikan mereka berlima di hukum."
Xia hanya tersenyum mendengarkannya.
"Guru Lee mengenai guru Chee, besok aja aku rawatnya setelah habis waktu belajar. Soalnya tadi aku udah menggunakan banyak tenaga ku. Besok aku akan mula merawat guru Chee."
"Baiklah Xia."
"Apa kau bisa merawatnya?" Tanya guru Tao.
"Aku pernah menyembuhkan seseorang yang terkena racun sama seperti guru Chee. Aku harap aku bisa menyembuhkannya."
"Baguslah, udah lama kami mengobatinya tetapi dia masih sama seperti sebelumnya." Kata guru Tao.
"Jika tidak ada apa-apa lagi, kami undur diri dahulu." Ujar Xia
"Baiklah.. kalian istirehatlah. Terima kasih karna udah membantu ku." Guru Tao.
Mereka semua pun keluar dari ruangan pengetua Tao Fat. Ketika mereka berjalan menuju ke asrama, Minli yang panasaran dari tadi mula bertanya.
"Jiejie, apakah sekte ini berada dalam bahaya?"
"Tidak, jika kita berjaya menghalang mereka menguasai sekte ini. Kamu tidak usah khawatir jiejie akan sentiasa mengawasi mereka. Lagi satu jangan beritahu sesiapa berkaitan masalah ini termasuk teman sekamar mu, apa kau mengerti?"
"Baiklah jiejie aku akan merahsiakannya."
Mereka kembali ke kamar masing-masing dan beristrehat. Tidak terasa hari berlalu begitu pantas. hampir satu bulan Xia belajar di sekte Gaodu. Xia tidak melupakan tugas pentingnya, dia dan temannya sentiasa memerhati gerak geri anggota klan hitam. Mereka mempunyai markas di belakang sekte dan tidak ada seorang pun yang berani atau pergi ke sana kerana di jaga dengan ketat oleh murid guru Phang. Guru Lee yang memberitahunya sebelum ini dan Xia pernah menyusup masuk ke sana dan ternyata anggota kumpulan klan hitam bukan sebanyak 400 - 500 ahli seperti yang di beritahu Putra Hei Zi tetapi melebihi seribu orang. Markas mereka mempunyai kawasan yang luas dan tersembunyi. Xia tidak bisa bertindak terburu - buru karna khawatir akan mengakibatkan nyawa murid lain terkorban.
Guru Chee juga sudah kembali sihat, Xia merawatnya seperti yang di janjikannya. Sekarang Xia menjadi murid guru Chee. Di sekta Gaodu semua murid akan di ajar asas
__ADS_1
perubatan dan bantuan kecemasan. Mereka juga belajar ilmu mempertahankan diri termasuk bermain pedang, memanah, tunggang kuda dan kemahiran asas berperang serta meningkatkan lagi tahap kultivasi murid.
Sementara itu di kerajaan utara, kaisar Bei memanggil anaknya Putra Mahkota Ren Zie karna ada perkara penting yang ingin di tanyakan pada anaknya.