Kisah Pengembaraan Seorang Gadis

Kisah Pengembaraan Seorang Gadis
24 - Kuasa Baru


__ADS_3

Setelah selesai makan, mereka pun masuk ke dalam ruang dimensi karna mau membuat sebuah kolam khusus untuk memelihara ikan. Leo yang petama kali nya masuk ke ruang dimensi bintang, melihat sekitar ruang itu merasa kagum. Terlihat ada hutan di sebelah air terjun, membuatkannya mendapat idea baru.


"Xia, apa kata jika kita memelihara ayam hutan, kelinci atau kancil. Kita bisa meletakkan haiwan itu di dalam hutan itu." Tunjuk Leo ke arah hutan disebelah air terjun.


"Bagus juga idea mu, kita bisa memasak pelbagai jenis masakan dan memakan makanan yang segar. Pasti enak." Ujar Xia sambil menelan liurnya.


Xia pun pergi ke istana nya mencari peralatan untuk menggali lubang.


"Nagin dimana aku bisa mendapatkan peralatan untuk menggali.?"


Leo mendengar soalan Xia langsung bertanya. "kamu mencari peralatan menggali buat apa Xia?"


"Loh.. kita kan mau membuat kolam untuk memelihara ikan."


"Ngah usah, kamu kan ada mutiaraku, guna aja kuasanya. Mari aku ajari padamu."


Mereka pun keluar dari istana dan menuju ke seberang sungai, karna di seberang sungai itu ada tanah yang agak lapang. Leo memberitahu Xia bahawa proses yang harus dilakukan adalah sama dengan proses dia mengusai element api. Xia mencuba menyalurkan qi dan bergabung dengan elemen bumi Dan mengeluarkan nya di tangannya. Akhirnya mengeluarkan satu cahaya hijau yang berkabut, lalu Xia mencampakkan nya ke atas tanah yang mau dibentuk menjadi kolam, tetapi yang terjadi hanya lubang kecil.


Ha.. Haa.. Haa. Mereka tertawa geli hati.


"Leo apa apaan ini, mana bisa membuat kolam jika lubangnya sekecil ini." Tanya Xia.


Leo menepuk dahinya sambil menggelengkan kepalanya. 'Aduh, apakah ini tuan aku. Masa goblok sih, ya kan dia baru pertama kali menggunakan kuasa ku. Pasti belum menguasainya sepenuhnya'. Gumam Leo dihatinya.

__ADS_1


Leo mengeluarkan kuasanya, lalu membaling bola kuasanya ke arah tanah dan terbentuk satu kolam yang agak besar terbentuk. Mereka yang melihatnya terbengong seketika. Lalu Leo membuat satu saliran untuk menyalurkan air dari sungai masuk ke kolam dan membuat satu lagi saluran lagi agar air di kolam bisa keluar. Jadi kolam itu akan sentiasa mendapatkan air baru dari sungai pemulih jiwa.


"Wah, kamu bagus sekali Leo. Kolam ini menjadi sempurna." Teriak Xia sambil bertepuk tangan seperti kanak kanak riang aja.


"Iya kamu bisa membuatnya juga. Tapi kamu harus mempelajarinya dulu dan menguasainya. Barulah kamu bisa berhasil membuat hal seperti ini. Banyak lagi yang harus kamu belajar. Contohnya seperti tadi dan..." Leo menunjukkan apa yang bisa dilakukan lagi menggunakan kuasa nya. Dia mengangkat sebatang pohon lalu menanamnya berhampiran kolam tadi. Lalu tanah di tempat pohon tadi diratakan lagi agar terlihat seperti tiadak ada pohon yang tumbuh di situ sebelumnya. Dia membuatnya tanpa beralih tempat nya berdiri atau mendekat ke arah pohon. Dari jarak l00 langka pun bisa melakukannya.


"Waaa!!!!, aku mau mencobanya." Lalu Xia menyalurkan element bumi ditangannya dan coba untuk menangkat pohon itu. Mulanya agak sukar, akhirnya dia berjaya mengangkatnya dan cuba menanam di sebelah kolam. Tapi malangnya tidak berjaya, yang menyebabkan pohon itu tumbang dan jatuh kedalam kolam. Mereka semua syok, habis baju mereka basah terkena percikan air akibat dari pohon besar yang tumbang ke dalam kolam.


"Aaaahhh.. Abis basah baju ku." Ujar Cisin.


"Maaf aku ngak sengaja." Mereka saling berpandangan dan akhirnya ketawa bersama. Merasa lucu karna bukan saja basah terdapat juga banyak daun dan pasir yang melekat di badan dan kepala mereka.


"Ya udah, mari kita tukar baju dulu." Ujar Nagin, Leo mengangkat kembali pohon yang jatuh lalu menanam nya kembali disisi pohon yang ditanam tadi.


"Tunggu dulu, apa kata kita mandi di sungai dulu, untuk membersihkan kotoran dibadan kita." Cadang Xia dan yang lainnya pada menganggukkan kepalanya. Lalu mereka berempat terus melompat ke dalam sungai pemulih jiwa. Dan membersihkan kotoran akibat terkene percikan tanah dan daun dari pohon yang tumbang tadi. Setelah selesai mereka pun mengganti baju.


"Ada dikamarku, sebentar aku ambilkan." Dikamar Xia memang terdapat bermacam jenis baju dari baju wanita dan juga baju pria. Xia mengambil satu set persalinan untuk Leo. Dan menunjukkan kamar untuk Leo berehat kelak.


Setelah selesai mereka keluar dari ruang dimensi dan menuju kearah sungai tadi untuk menangkap beberapa jenis ikan. Sambil membawa sebuah baskom berisi air untuk meletakkan hasil tangkapan mereka nanti.


"Leo, aku ingin belajar menggunakan kuasa mu untuk menangkap ikan." lalu Xia memutarkan tangan nya dan memfokuskan energinya agar bisa mengangkat ikan yang berada di dalam sungai masuk ke dalam baskom yang disediakan. Temannya yang lain pada memundurkan diri, agar tidak terkena lagi tempias kuasa baru Xia yang masih tidak stabil. Xia berhasil manangkap seekor ikan dan meletakkan didalam bekas yang tersedia.


"Yeee.. aku berjaya." Xia mengelap hidungnya tanda berlagak kepada yang lain. Meraka yang lain bertepuk tangan dan ketawa geli hati.

__ADS_1


Leo mengajar Xia Cara untuk mendapatkan lebih banyak ikan dalam satu masa. Dia pun mengikuti langkah yang Leo ajarkan. Akhirnya terdapat pelbagai jenis ikan yang berhasil mereka tangkap. Leo meminta ijin untuk pergi sebentar. Seketika kemudian dia tiba membawa beberapa ekor ayam hutan dan kancil yang telah terikat. Lalu masuk ke ruang dimensi dan membebaskan ikan yang ditangkap ke dalam kolam. Xia telah meletak jaring di saluran masuk dan saluran keluar air agar ikan itu tidak bisa berenang keluar dari kolam.


Leo juga telah melepaskan binatang yang ditangkapnya tadi ke hutan di sebelah air terjun, agar bisa hidup bebas dan bila teringin untuk memakannya, mereka tinggal menangkapnya aja. Setelah selesai mereka pun keluar dari ruang dimensi


"Xia sekarang kita akan pergi kemana?" Tanya Nagin


"Kita akan pergi ke mukim tua untuk bertemu gegeku. Tapi sebelum itu aku ingin mencari haiwan kontrak..." belum sempat Xia menghabiskan bicaranya, Leo memotong ucapannya.


"Apa kamu mau mencari haiwan kontrak lagi!!". Yang lain nya terkejut mendengar ucapan Leo,


"Bentar bentar, coba kamu dengarin dulu apa yang aku ingin katakan. Aku mau bantuin jiejie ku untuk mendapatkan haiwan kontrak untuknya sih."


"Ooo.." Ucap Nagin dan Leo bersamaan, Cisin tersenyum melihat gelagat mencutkan dari haiwan kontrak Xia.


"Apa aku bisa memiliki haiwan kontrak Xia?"


"Bisa jiejie karna kuasa kultivasi mu udah melepasi tahap pertengahan awal."


"Kalau kamu mau, aku bisa kok kenalin kamu kepada teman ku yang ada di hutan lingzhi ini,”


"Apa kamu mau jiejie??


"Jika temanmu mau menjadi haiwan kontrak ku, aku mau. Karna kita tidak perlu bersusah payah untuk bertarung." Mereka pun menganggukan kepala nya tanda setuju.

__ADS_1


"Mari kita ke arah utara hutan Lingzhi." Ajak Leo


Mereka pun menggunakan teknik meringankan badan dan melompat dari pohon ke pohon agar bisa tiba di tempat yang dituju dengan lebih cepat.


__ADS_2