
Hari berlalu.
Sore ini nampak Gio dengan setia menunggu sang pujaan hati didepan gedung BR group.Tak terasa sudah satu Minggu mereka berpacaran.
Seyum simpulnya membuat muncul saat melihat Icha sudah keluar dari Loby.
Banyak rekan kerja Icha yang merasa terkejut jika Icha memiliki hubungan dengan Gio,Salah satu CEO idaman banyak gadis.Mereka merasa Icha beruntung sama seperti Mita yang bisa menikah dengan Kian.
"Sudah lama menunggu ya Kak?"sapa lembut Icha yang sudah mendekat.
Gio menggeleng lalu membukakan pintu untuk Icha"Tidak....aku juga baru sampai"
"Apa kakak tidak sibuk?repot repot menjemputku?"tanya Icha saat berada dalam mobil.
Icha menegang saat Gio memasangkan sabuk pengaman ditubuhnya,jarak mereka begitu dekat hingga Icha bisa begitu jelas melihat wajah tampan Gio.
"Sesibuk apapun aku,Aku akan usahakan untuk bisa menjemput kekasih ku....Kita mau langsung pulang atau makan dulu?"ujar Gio dengan tatapan lekatnya..
"Terserah Kakak saja"seyum iCha.
"Oke kita makan dulu"
Gio segera melajukan mobilnya kesebuah restoran dikota itu.
Baru saja duduk ditempat yang sudah Gio pilih,Seseorang mendekat.
"Gio.......Hay apa kabar?"
Seorang wanita tiba tiba mendekat, merangkul dan memberikan sapaan dipipi kiri kanan Gio membuat Icha tertegun.
Gio yang kaget hanya bisa diam
"Elsa"lirih Gio yang baru menyadari gadis itu teman kuliahnya dulu.
"Kabar aku baik...Kau sendiri?"tanya Gio balik.ia belum menyadari ekspresiI Icha yang tertegun cemburu.
"Kabar ku baik.... Kenapa tidak pernah datang lagi KeClub GI,Aku rindu padamu"ujar Elsa yang melirik kearah Icha.
Gio spontan merasa kaku apalagi melihat ekspresi terkejut nya Icha.
"Aku sibuk Sa,,,Oh ya kenalin ini Icha, kekasihku"
Elsa nampak terkejut lalu menatap Icha intens dari atas kebawah,Ia terlihat menilai Icha yang menurutnya kampungan.Elsa tak yakin jika selera Gio bisa berubah.
__ADS_1
"Kamu gak bohong Kan Gi?"lirih Elsa yang masih bisa didengar Oleh Icha.
Icha meresa sedih dengan ucapan Elsa lalu tersenyum kecut.
"Kenapa aku harus bohong,,Icha memang gadis biasa dan sederhana Sa,tapi ia sangat lembut dan tenang,itu yang membuatku tertarik padanya"jelas Gio gamblang membuat Elsa kesal sedangkan Icha menatap tak percaya.
Elsa merasa kesal,ia kalah star dari cewek kampungan"yasudah...aku pergi dulu....hubungi aku ya Gi"Elsa lalu memberi kecupan dipipi kiri kanan Gio sebelum pergi tanpa menyapa Icha.
Gio langsung menggenggam tangan Icha erat."Maaf.....kau harus terbiasa,aku akui teman wanitaku banyak.Tapi kau harus percaya padaku,jika hatiku hanya untukmu"
Icha melihat keseriusan Gio dibalik tatapan hangatnya.
"Icha percaya Kak......Icha memang harus membiasakan diri"Icha terseyum.
"Jangan mudah cemburu ya....Kamu harus banyak belajar dari Kyra dan Mita...mereka dulu pasti merasakan apa yang kamu rasa "
Icha paham betul apa maksud ucapan kekasihnya,Memang benar Kyra dan Mita yang harus menjadi panutannya dalam menghadapi wanita wanita yang mendekati kekasihnya.
Setelah selesai makan,Gio mengandeng tangan Icha untuk segera pulang.
"Cie......Aunty Icha dan Uncle Gio udah pacaran Nich"Goda Kiral saat mereka sudah masuk rumah.
Kian dan Mita yang sedang bersantai diruang tengah terseyum,mereka baru tahu jika kedua sejoli itu sudah resmi pacaran dari cara tatapan keduanya dan genggaman Gio ditangan Icha.
"Biarkan saja mereka juga pernah begini"Jawab Gio yang malangkah bersama kearah sepasang suami istri itu.
Kian tergelak"Sekarang kau ingin pamer dengan ku Gi?"
"Tentu,Memang kalian saja yang bisa bermesraan"sungut Gio.
Mita menggeleng melihat tingkah keduanya"Sejak kapan kak kalian resmi pacaran ?"
"Seminggu yang lalu Mit.....Doakan ya biar awet Sampek pelaminan"ujar Gio membuah Icha malu.
"Tentu Kak ....wah.ini kabar Baik,,,"
"Uncle Gio jangan sampai membuat Aunty Icha nangis ya....kalau sampai iya,Kiral sendiri yang akan membalas Uncle"ancam Kiral.
Gio terkekeh"Kau sudah berani pada Uncle ya Son,Jangan tiru sikap kasar Dadymu"sindir Gio.
"Wajar,Dia putra ku..."Ujar Kian sarkas.
Mita reflek memukul lengan sang suami"Mau ajarin Kiral yang gak bener ya Kak?"Galak Mita.
__ADS_1
Kian terseyum"Bercanda Sayang"
Kian memang sedikit takut jika Mita sudah bersikap galak,takut jika dirinya tidak mendapat jatah nanti malam.
Gio dan Icha menahan tawa melihat interaksi sepasang suami istri yang lucu itu.
Mereka melanjutkan perbincangan mereka dengan hangat,Gio juga menemani Kiral bermain Game bersama.
☘️☘️☘️
Malam hari diClub Tempat Cleo bekerja,Erick datang lagi untuk menemui klien penting nya.
Langkahnya terhenti saat melihat meja Bartender yang dikerumuni banyak pria breng...k yang menatap kagum pada sosok Cleo yang cantik dan lihai meracik minuman.Entah kenapa Erick tidak suka melihat itu.
Erick mencoba untuk tidak menghiraukan itu lalu terus melangkah menemui kliennya.Kali ini Erick datang sendirian karena Roy ia tugaskan untuk pekerjaan lain.
Satu jam berbincang,Erick merasa ingin. ketoilet.
Bught...lagi lagi Cleo menabraknya.
Hingga keduanya hampir terjatuh bersama."Sepertinya kau suka menabrak ku ya gadis bar bar !!"sarkas Erick yang menatap lekat Cleo.
Mata Cleo membulat melihat siapa yang ia tabrak,lagi lagi orang yang sama tapi Cleo tidak suka mendengar panggilan pria itu padanya.
"Maaf Tuan,Saya tidak fokus...tapi anda tidak berhak memanggil saya dengan sebutan itu"kesal Cleo.
Erick terseyum siniz"Bukankah gadis yang suka balapan liar dan menjadi bartender diClub seperti mu memang pantas memiliki julukan gadis bar bar?"
Cleo menatap tajam Erick,ia benci dengan sikap arogant dan angkuh Erick.
"Setidaknya saya lebih berharga dari seorang wanita jalang....dan satu lagi ..Meskipun saya Suka balapan liar dan menjadi seorang bartender,saya masih menjunjung tinggi nilai kesopanan dan harga diri serta kodrat saya sebagai seorang wanita..apa anda Paham Tuan?..."ucap Tegas Cleo lalu pergi begitu saja dari hadapan Erick.
Erick terseyum tipis,Ia suka sikap berani Gadis itu padanya.
*Dasar Pria arogant,begitu angkuh,Rasanya aku ingin meninjunya tadi....hufttttt....."gumam Cleo yang kesal lalu kembali kemeja bartender nya.
Meskipun Banyak Pria yang dengan terang terangan mendekatinya bahkan dengan jelas menawarnya dengan tarif yang tinggi untuk berkencan tapi Cleo sangat sulit untuk didekati.Baginya semua pria sama saja menyebalkan nya.Cleo masih menjunjung tinggi harga dirinya serta menjaga mahkotanya dengan baik.
"Kenapa kamu Cle?ada yang menganggumu?"Tanya Raka yang juga seorang bartender.Pria tinggi itu sudah lama memendam perasaan pada Cleo namun ia memilih untuk menjaga persahabatan nya dengan Cleo.
"tidak ada Ka.,ayo lanjut"ujar Cleo yang sudah merasa baikan.
Keduanya melanjutkan untuk meracik lagi minuman beralkohol dengan berbagai warna dan rasa.
__ADS_1