Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
SS2-22...Ternyata...


__ADS_3

**Terimakasih untuk semua readers yang masih setia dengan novel author ya.... Terimakasih untuk dukungan kalian,, Author ikut seneng jika karya author bisa menghibur kalian.....


Author juga ingin meminta maaf pada readers yang membaca novel Author yang lain...Banyak novel Author yang mandek dulu karena kesibukan Author....Banyak ide yang sudah terpikirkan tapi sungguh Author tidak memiliki waktu yang cukup....terkadang saat malam Author sudah lelah karena banyaknya aktifitas disiang hari.....Author akan berusaha menyelesaikan nya satu persatu.....


Sekali lagi Terimakasih......


🌹🌹🌹🌹**


Semalam saat pulang dari kediaman Dimika,Laura langsung mengunci diri dikamar hingga keesokan harinya.


Sang Mama yang merasa ada yang tidak beres berusaha mendekati tapi Laura lebih memilih untuk sendiri dulu.


Paginya Laura juga tidak keRumah sakit dan tetap dikamar sampai malam hari.


Baru ketika malam nya Laura memilih keluar dan duduk ditaman belakang.


Pikiran Laura terasa sangat kacau dan sedih.Ia begitu terluka jika mengingat perlakuan hangat Gio pada Icha.Bahkan Gio tidak menghiraukan nya sama sekali dan sampai bertengkar dengan mama nya hanya demi Icha.


Laura terasa begitu berat untuk melepas Gio yang sudah bertahun tahun ia cintai.


Pria pertama yang menjadi cinta pertama nya itu sudah menetapkan pilihan hati nya pada perempuan lain dan itu begitu melukai Laura.


Sungguh saat ini batin dan logika Laura sedang bertarung hebat..


Dikejauhan Luky mengepalkan kedua tangannya melihat sang adik yang begitu terpuruk dan sedih.Ia begitu menyanyangi sang Adik dan tak ingin nasib adiknya itu sama dengan nya.


Luky yang merasa marah itu memilih untuk kembali kekamar nya lalu menyulut sebatang rokok dan menyesapnya kuat.


Pria tampan yang juga memiliki tatto naga di punggung nya itu lalu mengambil sebotol Vodka yang ia simpan dinakasnya.


Luky duduk menghadap jendela sambil meneguk Vodka ditangannya juga diselingi Menyesap rokot disela jarinya.


Pikiran Luky menerawang kembali kemasa lalu nya.


Flash Back On


10 tahun yang lalu.


Disebuah Universitas ternama dikota itu,Luky sedang menghampiri seorang gadis yang menangis terisak menyendiri dibawah pohon rindang.


"Kenapa kau menangis Kinan?"Tanya Luky pada seorang gadis cantik bertubuh mungil.Gadis yang sejak awal masuk kuliah sudah menarik hatinya dan menjadi sahabatnya.


Kinan menoleh dengan wajah sendunya.


"Dia menolakku Ki...,Dia bilang tidak tertarik padaku"Ujar Kinan yang membuat hati Luky sakit.


"Maksudku Senior itu?"tanya Luky Memastikan.


Kinan menganguk sambil masih terus menangis"Namanya Erik Artama,,,Ki.."

__ADS_1


Luky mengepalkan tangannya mendengar nama pria yang sudah menyakiti hati wanita yang ia cintai.


"Lupakan dia Kin...dia bukan pria yang baik untukmu....Ada aku yang akan siap selalu berada di sisimu"Ujar Luky yang membuat Kinan terkejut.


"Apa maksudmu Ki?"


"Aku menyukai mu sejak awal masuk kuliah Kin.....Lupakan Dia dan jadilah kekasihku"Pinta Luky dengan setulus hati.


Kinan semakin menangis terisak "Maaf Ki,Aku tidak bisa.....Aku terlalu mencintainya"Ujar Kinan lalu pergi berlari meninggalkan Luky yang mematung.


Malam harinya Luky mendapat kabar Jika Kikan mengalami kecelakaan saat pulang dari kampus.


Flash Back Off


Luky begitu terkejut dan terpukul mendengar wanita yang telah lama ia cintai sudah tiada dan sejak saat itu ia begitu membenci Erick.Pria yang sudah membuat Kikan terpuruk hingga meninggal.


Dan saat Luky ingin memberi pelajaran pada Erick,Namun Rivalnya itu ternyata sudah pindah keluar negri untuk menyelesaikan program S2 nya.


Bertahun tahun Luky menyimpan dendam pada Erick yang merupakan seniornya dikampus dulu dan saat bertemu dengan Erick kembali sebagai pesaing bisnis,Luky sangat senang dan ingin menuntaskan dendamnya untuk membuat Erick menderita.


Bertahun tahun pula Luky mencoba untuk melupakan Kinan,Namun begitu sulit untuk nya.Wajah Kinan seakan terus berputar diotaknya.


Tapi takdir seolah mempermainkannya hingga ia tidak sengaja bertemu Kyra beberapa waktu yang lalu...Mata indah dan senyuman hangat Kyra begitu mirip dengan Kinan,Wanita yang begitu ia rindukan.Hati Luky juga terasa berbeda saat dekat dengan Kyra semakin mengingatkan nya pada Kinan.


Luky terus menenggak botol Vodkanya hingga pikirannya sedikit melayang.


"Kenapa saat aku menemukan wanita yang mirip denganmu,,Dia sudah dimiliki orang lain Kinan.....apa aku tidak berhak bahagia......Dia mampu membuatku bergetar seperti dulu saat aku bersamamu Kinan....."Ujar Lirih Luky dengan tatapan sendunya menatap langit malam yang indah.


Icha yang juga merasa sedih memilih duduk termenung didekat kolam renang.


Icha merasa sedih mengingat sikap Mama Gio padanya,Icha begitu takut dengan kelangsungan hubungannya dengan Gio.


Disisi lain Icha juga sedih dan tak mau jika sampai sang kekasih menjadi anak durhaka karena melawan ibunya.


Icha menyadari kekurangan nya dan statusnya yang hanya seorang gadis biasa.


Hingga seseorang yang duduk disampingnya membuyarkan lamunannya.


"Ngalamun Cha?''


Suara tebal yang Icha hafal membuatnya menoleh.


"Kak Gin....Belum tidur?"Tanya Icha pada Gin asisten pribadi sekaligus tangan kanan Kian.Icha sudah menganggap Gin sebagai kakaknya sendiri.


Gin memang disuruh Oleh Kian untuk tinggal dirumahnya,Karena Kian sudah menganggap Gin seperti saudaranya sendiri.Bahkan Kian juga memberi saham perusahaan sebesar 5 % Atas nama Gin atas jasa Gin yang selama ini setia pada Kian.Dan Kian sudah menganggap Gin seperti adiknya sendiri.


Gin adalah Pria tampan bertubuh tegap yang sudah ikut Kian sejak 7 tahun lalu saat ia berusia 18 tahun..Gin berutang budi pada Kian yang saat itu baru tiba di Indonesia.Kian tak sengaja menyelamatkan Gin dari para preman yang ingin membunuhnya karena Gin menjadi saksi perampokan yang mereka lakukan.Sejak saat itu Kian melatih Gin agar pintar beladiri dan pintar dalam urusan bisnis serta menjadikan Gin sebagai orang kepercayaan nya.Gin yang saat itu merupakan seorang yatim piatu tentu merasa senang bisa kenal dan dianggap adik oleh Kian.


Gin yang merupakan Pria dingin dan pendiam ternyata diam diam menaruh hati pada Icha.Gadis polos yang baginya begitu lembut,baik dan dewasa.

__ADS_1


Seringnya ia bertemu dan melihat Gadis itu karena mereka satu rumah membuat benih cinta perlahan tumbuh dihati Gin.Namun Gin harus mencoba memupus rasa itu saat tahu Icha ternyata mencintai sahabat bosnya,,Gio.


Gin hanya bisa melihat Icha dari kejauhan dah berharap Icha selalu bahagia.


Gin terseyum simpul "Belum ngantuk...Kamu sendiri?''


Icha menggeleng pelan dengan pandangan sendunya membuat hati Gin seakan teriris.Gin sudah mendengar soal Mama Gio yang tidak menyukai Icha.


"Jangan bersedih Cha....Kakak yakin semua masalahmu akan ada jalan keluarnya"ujar Gin menatap Icha dengan pandangan yang tak bisa diartikan.


Icha terseyum lembut lalu menunduk"Kak,Apa gadis biasa seperti Icha tidak berhak dan pantas bahagia dengan pria yang berstatus tinggi seperti Kak.Gio?Meski Icha tak pernah melihat status seseorang saat mencintainya "


Gin tentu paham akan keresahan yang sedang dirasakan oleh gadis yang ia sukai itu.


"Kau pantas bahagia Cha,Hanya saja mungkin saat ini kau harus lebih bersabar dan tetap kuat untuk selalu berjuang demi cintamu...Jangan menyerah Cha"Ujar Gin menyemangati meski hatinya sendiri terasa sakit.


Icha terseyum manis kearah Gin"Terima kasih ya Kak...Kakak begitu baik pada Icha....Emm ngomong ngomong apa ada wanita yang kakak cintai?"Tanya Icha yang membuat Gin seketika gugup.


"Ada Cha....tapi dia mencintai orang lain"Jawab Gin dengan pandangan nya kedepan mengarah ke kolam yang jernih.


Icha merasa terkejut sekaligus merasa tidak enak pada Gin.


Reflek Icha mengusap lengan berotot Gin membuat Pria macho itu menatapnya.


"Maaf ya Kak jika Icha sudah membuat Kakak sedih...Icha yakin suatu saat nanti kak Gin akan hidup bahagia"


Gin mengangguk dengan senyum tipis nya.


**Bagaimana aku bisa bahagia Cha,Jika gadis itu adalah dirimu...entah kapan aku bisa menemukan pengganti mu!**Gumam Gin dalam hatinya.


"Lihatlah Bintang bintang itu Kak...mereka begitu indah.....Saat hatiku sedih aku akan merasa lebih baik setelah melihat mereka"Ujar Icha mendongak menatap langit yang bertabur bintang.


Gin menatap Wajah Icha yang mendongak dari samping,begitu cantik batinnya.


Gin lalu tersenyum dan memalingkan wajahnya ikut melihat kearah langit malam.


Keduanya lalu berbincang ringan hingga mereka tak menyadari jika dari dapur Kian yang tadinya ingin mengambil minum tak sengaja melihat mereka berdua.


Kian sebenarnya sudah tahu jika Gin memiliki perasaan pada Icha,Namun Kian tidak bisa ikut campur dengan urusan pribadi asisten nya itu.


Kian bisa melihat ada cinta Dimata Gin untuk Icha saat Gin menatap Icha.


Sungguh Kian merasa dilema,Gin dan Gio adalah orang orang yang berarti dihidupnya.Kian tidak bisa memilih satu dari keduanya..Biarkan Icha dan takdir yang menentukan.


🌺🌺🌺


**Nah sekarang udah tahu kan kenapa Luky benci banget sama Erick dan kenapa Luky bisa tertarik pada Kyra saat pandangan pertama....


Ini Ada Gin lho yang tak kalah ganteng....Gin itu agak spesial ya dibanding asisten asisten CEO yang lain karena ia paling jago beladiri dan mengendarai mobil..

__ADS_1


Nanti Author kasih Visualnya ya** ....


__ADS_2