Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
Tergoda


__ADS_3

Kyra masih menangis dipelukan Icha dan Mita.Mereka membiarkan dulu Kyra meluapkan semua kesedihannya yang selama ini ia tutupi dari semua orang.


"Kau harus kuat Ky,Aku yakin pak Marvin akan trus berusaha meluluhkan hati kakakmu" Ujar Mita memberi kekuatan untuk sahabatnya.


"Ky,Kau adalah jembatan penghubung antara Kak Kian dan Pak Marvin agar mereka bisa rukun jadi kau tidak boleh lemah.Mana Kyra yang selama ini ceria dan pejuang hebat?" Ujar Icha yang juga berusaha memberi motivasi untuk Kyra.


Icha dan Myta membawa Kyra keranjang untuk merebahkan tubuhnya.Tak lama Kyra terlelap dalam tidurnya.


Mita yang merasa prihatin memberanikan diri menemui Kian diruang kerja.


Mita membawa secangking teh untuk menemui Kian.


Tanpa mengetuk pintu Mita perlahan masuk keruang kerja Kian yang luas.


Terlihat Kian sedang duduk menyandarkan kepalanya dibahu kursi sambil memejamkan matanya.


"Diminum Kak Teh nya" Ujar Mita lembut mengejutkan Kian yang langsung membuka matanya.


"Mitta sejak kapan kau disini?"


"Baru saja Kak,Maaf mengganggu Kakak.Diminum teh ya kak,itu bisa membuat pikiran kakak lebih tenang" ucap Mita dengan seyum manisnya.


"Kau ingin mengatakan sesuatu?" Tanya Kian yang sudah tahu maksud kedatangan Mita.


Mita menatap lekat Kian yang membuat pria itu merasa hatinya berdesir.


"Kenapa hati kakak begitu keras?" tanya Mita langsung.


Kian segera mengambil teh itu lalu menyesapnya pelan lalu meletakkannya kembali keatas meja.


"Apa kau ingin membela bosmu itu?" tanya Kian datar.


Mita menggeleng pelan.


"Aku tidak membela siapa siapa Kak.Aku hanya ingin melihat dua sejoli yang saling jatuh cinta bisa bersama" jawab Mita tanpa takut pada sosok Kian yang terkenal sangat dingin diluar.


"Aku hanya ingin yang terbaik untuk Adikku" jawab datar Kian lalu duduk disofa panjangnya lalu meluruskan kakinya.


"Pergilah aku tidak ingin berdebat denganmu!" Usir halus Kian yang sudah menutup matanya.


Tapi bukan Mita namanya kalau tidak bisa membuat Kian merasa bungkam..


Dengan berani Mita duduk disamping Kaki Kian lalu memijitnya perlahan.


Kian tersentak."Apa yang kau lakukan Mita?Apa kau ingin menggodaku?"ujar Spontan Kian.

__ADS_1


Mita terseyum lebar.


"Anggap saja begitu,,,Aku hanya ingin memijit orang yang memiliki hati sekeras batu dihadapanku saat ini" ujar Mita santai sambil terus mimijat Kaki Kian.


"Apa?Sekeras batu....Kau salah,Kau belum mengenalku!"sanggah Kian.


" Oh ya....Mana ada Kakak yang katanya sayang pada adiknya tapi sengaja membuat adiknya menangis,,Apa itu bukan jahat namanya??"Pancing Mita yang membuat Kian geram dan langsung duduk menghadap mita.


"Kau belum mengenalku Mita,,,Saat ini hanya kebaikan kyra yang aku pikirkan?"sorot mata Kian tajam pada Mita.


Sebenarnya Mita sangat gugup tapi ia mencoba berusaha untuk tenang.


" Tapi yang aku lihat pria didepannku ki adalah seorang Kakak yang egois,Keras dan dan berhati batu.Aku hanya mengeluarkan pandangannku saja Kak.Jangan marah dong"Ujar Mita memancing Kian.


Entah kenapa Kian merasa sangat kesal karena kata kata yang keluar dari bibir mungil Mita.Tanpa kata Kian langsung mencium bibir Mita yang sedari tadi menggodanya...


Mita membulatkan matanya menerima serangan mendadak dari Kian.Meski hatinya sangat bahagia tapi Mita belum berani membalas ciuman Kian yang semakin kasar.


Mita sampai tak sadar tubuhnya kini merebah diatas sofa dan tubuh kekar Kian menghimpitnya.


Merasa Mita tidak membalas ciumannya,Kian melepas pagutannya


pandangan keduanya bertemu,Mita masih mematung.


"Ini hukumanmu Mita karena sudah berani menghinaku dengan bibir sexi mu ini" ujar Marvin lembut sambil mengusap bibir mita yang basah karena ulahnya dengan ibu jarinya..


Mita segera tersadar lalu mendorong dada Kian hingga pria itu terduduk.


"Sudah puaskan Kak sekarang?Harusnya mita tidak kesini" Ujar Mita lalu hendak berusaha bangkit tapi tangan Kian mencekal tangannya kuat hingga dia duduk kembali.


"Tetap disini........Maaf aku sudah menciummu"


Mita terdiam menatap Kian.


"Apa maumu?" tanya Kian.


"Biarkan Mereka bersatu.Kyra adalah sahabatku.Aku tahu sedalam apa cinta Kyra pada Marvin Kak.Bagaimana perjuangan Kyra untuk mendapatkan cinta Marvin.semua aku tahu dan aku tidak ingin Kyra merasa hancur karena Kakak,Jadilah Kakak yang bijak Kak.Jangan melihat sesuatu hanya dari sudut pandangmu"


Mita dengan berani mengeluarkan semua keluh kesahnya.


"Aku perlu waktu untuk memikirkannya"jawab Kian.


Mita mendengus kesal" Dasar kakak berhati batu"lirih Mita yang masih didengar Kian.


"Apa kau bilang tadi?"

__ADS_1


",Apa sich...aku cuma bilang,Kak Kian tuh ganteng,cool,dewasa,Baik dan mapan,itu aja kok" jawab Mita mengelak.


**Duh gawat ni...bibirku bisa kena hukuman lagi nich sama kepala batu ini**gumam mita dalam hati.


Kian terseyum simpul,baginya mita terlihat lucu.


"Apa kau memujiku?atau kau ingin menggodaku seperti wanita diluar sana?" Sindir Kian.


"Ih Sory ya.....Mita gak pernah ya godain Laki laki.Harusnya kebalik,Mita yang sering digoda" Ujar Mita penuh percaya diri


"Oh ya.....lalu kenapa kau datang keruang kerjaku,Apa itu tidak menggoda namanya?" sindir Kian lagi.


Mita yang sudah kesal reflek mencubit perut Kian yang tanpa lemak itu.


",Aww aw....lepasin tangan mu Mita,Atau aku akan memberimu hukuman lagi yang lebih parah" ujar Kian menahan tangan Mita yang terus mencubitnya.


"Mita gak takut Kak..."


Dengan cepat Kian menindih Tubuh Mita lagi,Mencium bibir Mita dengan sedikit kasar,Mita seakan tak bisa menolak,Kekuatan Kian terlalu besar untuknya.Ciuman Kian semakin ganas dan turun keleher jenjang putih Mita.Memberikan tanda merah kepemilikan disana.


Mita mencengkeram kuar sofa dan menggigit bibir bawahnya menahan desahan karena perbuatan Kian yang sangat berani padanya.


"Kak lepas........" Ucap Mita sambil menahan desahannya.


Kian yang tersadar segera mendongakkan kepalanya."Apa sekarang kau takut?"


"Ihhhh dasar mesoom" Ujar Mita lalu mendorong tubuh Kian lalu.duduk dan meraba leharnya yang terasa panas.


"Harusnya aku menampar Kakak,karena berani memberi tanda merah ini padaku" ucap Mita kesal.


"tapi Kau tak akan pernah bisa melakukannya...Karena kau menyukaiku.Iya kan??" tanya Frontal Kian yang seketika membuat Mita membola.


"Jangan terlalu percaya diri Kak!" ujar Mita mengelak dan membuang pandangannya.


Jujur Mita sangat malu,Kian mengetahui perasaannya tapi ia juga bahagia,Kian menyadari perasaannya.


"Jangan mengelak Mita,Aku tahu dari sorot matamu padaku.Aku tidak akan menjauhi mu meski aku tahu perasaanmu.Aku memberimu kesempatan untuk bisa membuat hatiku terpikat padamu.Bagaimana kau terima tantanganku?" ujar Kian dengan tenang.


"Terserah Kakak,Mita mau mau kekamar Kyra" ujar Mita yang merasa semakin malu.


"Kau tidak ingin memijitku lagi Sayang?" Goda Kian.


Mita menoleh dengan membulatkan matanya"Kak Kiannnnnn jangan menggodaku.Dasar CeO kepala batu"Ujar Mita kesal lalu pergi dari ruangan Kian.


Kian tertawa ringan melihat tingkah Mita yang baginya lucu.

__ADS_1


Kian juga heran kenapa dia bisa lepas kendali berada didekat Mita,Padahal selama ini banyak wanita cantik dan seksi yang menggodanya tapi Kian tak pernah tergoda sedikitpu."Kau sangat lucu gadis kecil"


__ADS_2