
Hari seakan berlalu dengan cepatnya.
Hari ini adalah hari yang sudah dinantikan oleh Kyra dan Marvin dimana mereka akan mengikat janji suci seumur hidup.
Sore hari dilaksanakan ijab cobulnya dan malam harinya akan ada pesta di outdoor sebuah hotel bintang 5 milik Win Group.
Akhirnya Kyra bernafas lega dan merasa sangat bersyukur karena penantiannya selama ini berbuah manis.
Pukul 3 Sore.
Dikediaman Wiratama sudah nampak berdatangan petugas KUA dan beberapa tetangga Kian.Juga beberapa anak panti kesayangan Kyra.
Rombongan Marvin dan Mamy Jia juga sudah datang.
Marvin yang sudah terlihat tampan dengan balutan jas hitamnya nampak duduk bersila didepan penghulu.
Keringat dingin sedari tadi muncul dari tubuhnya karena rasa kegugupan yang luar biasa.Seorang Marfino yang terkenal brengsek dan hebat dalam dunia bisnis bisa merasa ketegangan dan kegugupan yang belum pernah ia rasakan seumur hidupnya.
Nampak Kian yang sudah rapi duduk sebagai wali nikah dan Gio yang juga tampan sebagai saksinya.
Dikamar Kyra.
Gadis itu sudah berdiri melihat pantulan dirinya dicermin.
Sungguh Kyra terlihat sangat cantik dan anggun dengan balutan kebaya putih modern yang melekat pas ditubuhnya juga riasan flawes dan tatanan rambut yang digulung dengan hiasan silver indah hingga membuat Icha dan Mita terpana.
"Gila Ky,,Kamu cantik banget...kayak bukan kamu deh"Ujar spontan Mita.
Kyra terseyum simpul"Bisa aja kamu Mit"
Sejujurnya Kyra merasakan juga kegugupan yang luar biasa namun ia berusaha bersikap tenang.
"Ayo Ky,,Sudah saatnya kamu turun..."Ujar Bu Panti yang masuk kekamar.
Kyra mengangguk menetralkan perasaannya.
" Tarik nafas ya Ky...",Ujar Icha.
Kyra lalu berjalan didampingi Mita dan Icha yang juga sudah cantik dengan balutan kebaya.
Perlahan pengantin wanita itu menuruni tangga membuat semua pandangan tertuju padanya.Marvin tertegun saat melihat calon istrinya yang begitu terlihat berbeda.Ia tak menyangka gadis kecil yang dulu ia selamatkan telah tumbuh menjadi gadia yang begitu cantik dan sangat mencintainya.Marvin merasa sangat beruntung.
"Kau pria tua yang beruntung bisa mendapatkan adikku yang masih belia dan sangat cantik Marvin." bisik Kian pada Marvin.Membuyarkan lamunan pria bertatto itu.
__ADS_1
Kyra duduk disebelah Marvin dengan perlahan.
Marvin melirik Kyra yang seakan malu tak berani menatapnya.
"Kau sangat cantik sayang" Bisik Marvin membuat gadis itu merona.
"Mari kita mulai acaranya.....Apa kedua mempelai sudah siap?" Tanya sang penghulu.
Marvin dan Kyra mengangguk pelan.
Setelah meneliti kelengkapan berkasnya dan memberikan beberapa nasehat dan keputusan Kian untuk menyerahkan menikahkan sang adik pada penghulu akhinya saat yang dinanti tiba.
Dengan mantap Marvin menggenggam tangan sang penghulu erat dengan pandangan lurus kedepan.
"Saya terima nikah dan Kawinnya Kyra Queensaa binti Kendra Wiratama dengan seperangkat alat sholat,satu set Berlian dan uang senilai 1 Milyar dibayar tunai"Ucap lantang Marvin dengan sekali tarikan nafas.
"Bagaimana para saksi?"
"Sah sah sah.....", Ujae seisi ruangan.
Semua merasa bahagia dan lega.
Marvin begitu merasa lega sementara Kyra sudah menitikan air matanya.Ia merasa sangat bahagia,pria penyelamatnya dulu dan sangat ia kagumi sejak berusia 13 tahun kini resmi menjadi Suaminya.
Setelah melantunkan doa,Keduanya memasangkan cincin satu sama lain.
"Selamat datang dikehidupanku nyonya marfino baskara" Ujar lirih Marvin dengan tatapan lekatnya.
Marvin dengan lembut mengusap sisa air mata diwajah Kyra.
Setelah memberikan ucapan selamat dan menikmati jamuan,Para tamu berangsur pulang menyisakan keluarga saja.
Kian mendekati Marvin yang masih berdiri dengan Kyra.
"Sekarang kau sudah resmi menjadi suami adiku Marvin.Tanggung jawabmu untuk membahagiakan dia.Tolong jaga dan bahagiakan Kyra sebaik mungkin Marvin.Tapi ingat sekali saja kau menyakitinya aku akan membawanya pulang.Dan jangan pernah menghalangi kedekatan kami sebagai saudara,karena sampai kapanpun Kyra adalah adikku yang harus aku lindungi" Ucap tegas Kian.
Marvin mengangguk"Kau tidak perlu khawatir,,segenap jiwa dan raga akan aku lakukan untuk membahagiakan,menjaga dan melindungi Istriku.Dan aku tidak akan menjauhkan hubungan persaudaraan kalian"
Kian merasa lega sekarang,Sudah ada yang bertanggung jawab atas Adik kesayangannya.Seakan beban yang ada dipundaknya sedikit berkurang tapi tetap saja Kian akan selalu menjaga adiknya.Kian juga merasa janjinya pada kedua orang tuanya untuk menikahkahkan dan menyerahkan Kyra ketangan pria yang tepat sudah ia tepati.Ia berharap kedua orang tuanya juga merasa ikut bahagia disana.
Jujur Kian merasa sedih harus mengikhlaskan dan melepas adiknya untuk menjalani kehidupan baru bersama pria pilihannya.
Kian lalu menatap sang adik lalu memeluknya erat"Jadilah Istri yang baik ya Ky...Semoga kamu selalu bahagia ya Ky dan Ingat Kakak akan selalu ada untuk kamu."Ujar Kian seakan menahan air matanya.
__ADS_1
Kyra tak bisa menahan air matanya melihat sang Kakak yang begitu menyanyanginya meski pertemuan mereka masih singkat.
"Terima kasih ya Kak,Untuk semua doa dan kasih sayang kakak selama ini.Kakak tetaplah kakak terbaik dan terhebat untuk Kyra"
"Iya Sayang...apapun untukmu....Jangan menangis oke" Ujar Kian mengusap lembut pipi sang adik.
Mita,Icha dan Gio mendekati.kedua pengantin baru itu.
"Selamat ya Ky,Akhinya penantian kamu selama ini berujung manis.Semoga kau selalu bahagia" Ujar Icha lalu memeluk Kyra erat.
"Iya Ky,selamatnya...Aku sangat bahagia melihatmu akhirnya bisa bersama dengan pria yang sangat kau cintai selama ini.Semoga kebahagiaan selalu menyertaimu ya...Dan cepat berikan kami ponakan yang lucu ya" Ujar Mita membuat Kyra tersipu malu.
Kyra lalu memeluk keduanya erat,Ia mengingat kebersamaan nya dulu dalam suka dan duka bersama Icha dan Mita.
"Terima kasih ya Kak Icha,Mita untuk semua kebaikan kalian dari dulu padaku.Kalian juga harus bahagia juga ya"
Mita dan Icha terseyum dibalik pelukan mereka.
Gio mendekat dan memeluk Marvin ala pria dewasa.
"Selamat man....Kau beruntung mendapatkan Kyra.Semoga kalian selalu bahagia"
"Terima kasih Gio,kuharap kau segera menyusul" Marvin.
"Doakan saja hahaha" Kelakar Gio.
Mamy Jia dan Bu panti tak luput memberikan pelukan hangat dan doa untuk keduanya.
"Mamy sangat lega sekarang....kau sudah menjadi menantu mamy sekarang Kyra.Mamy berdoa kalian selalu bahagia dan cepat berikan mamy cucu ya" ujar Mamy Jia.
Kyra terseyum simpul"Doanya saja My"
"Dan satu lagi kau harus ekstra sabar menghadapi pria tua yang sudah menjadi suami ini", Ledek Mamy Jia.
"Mamy........."Pekik Marvin yang merasa malu dengan ledekan sang ibu.
Kya terseyum lebar" Kyra sudah hafal sifatnya My...."
"Bagus....itu baru menantu Mamy,,,Yasudah kalian istirhat dulu ya..nanti pukul 6, Mua akan datang meriasmu lagi" Perintah Mamy Jia.
Tanpa menunggu Marvin segere mengangkat tubuh sang Istri.
"Marviiiin apa yang kau lakukan?" Pekik Kyra yang terkejut.
__ADS_1
"Menggendongmu Sayang....Aku tahu kau kesulitan menaiki tangga"
Semua dibuat geleng geleng dengan sikap Marvin yang mulai overprotektif.