Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
SS2-38..Kau belum tau siapa aku


__ADS_3

Pagi menjelang...


Kyra yang terasa hangat membuka matanya,ia begitu bahagia masih berada dipelukan sang suami yang begitu mencintainya.


Ia melihat dengan lekat wajah Marvin yang tertidur lelap,sungguh tampan dan begitu tenang.


Hingga kedatangan Mamy Jia dan Dika mengejutkan Kyra.


"Kyra,Mamy lega kau baik baik saja sayang!"ujar Mamy Jia yang membuat Marvin terbangun.


"Bangun Marvin,,Bersihkan tubuhmu dulu !"perintah Mamy Jia pada sang putra.


Marvin segera masuk ke kamar mandi setelah menerima baju ganti dari Mamy Jia.


"Maaf kan Mamy ya nak,Mamy tidak menyadari kerisauanmu"ujar Mamy Jia menyesal.


"Tidak apa apa My,Justru Kyra meminta maaf karena sudah membuat Mamy dan yang lain khawatir juga Kyra yang terlalu sensitif,harusnya Kyra bertanya dulu pada Marvin"


Mamy Jia mengangguk sambil mengusap perut Kyra yang membuncit.


"Sudahlah jangan pikirkan itu lagi,Kau harus percaya pada Marvin dan mulai sekarang fokus saja pada kesehatanmu dan bayimu ya nak"


Kyra mengangguk mendengar nasehat Mamy Jia.


"Kau ingin makan sesuatu sayang?"tanya Mamy Jia yang begitu menyayangi sang menantu.


"Boleh Kyra makan bubur ayam my!"tanya Kyra dan saat itu muncullah Kian,Mita,Icha,Gin dan Kiral yang membawa bubur ayam,mereka tahu jika Kyra menyukai makanan itu.


"Hahhh kebetulan sekali kami sudah membelikanmu bubur Ky!"ujar Kian yang masuk diikuti yang lain.


Mita dan Icha langsung memeluk Kyra sekilas"Sudah baikan ?"Tanya Icha yang diangguki Kyra.


"Bagian mana yang masih sakit Ky?"tanya Mita.


"Hanya sedikit nyeri diperut Mit"


Begitu pula dengan Kiral yang begitu mengkhawatirkan sang aunty.Bocah Tampan itu mencium pipi Kyra"Aku senang Aunty baik baik saja"


Kyra terseyum mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari keluarganya yang begitu besar."Terima kasih ya Sayang,Aunty sudah merasa lebih baik"ujar Kyra yang membuat semuanya terseyum.


"Sini Mamy suapin ya"Mamy Jia dengan penuh perhatian segera menyuapi Kyra.


Tak lama Gio datang bersama Fabian,Clara dan Leo juga dibelakang ada Erick dan Cleo yang tak sabar ingin melihat keadaan Kyra.


"Kalian sudah datang rupanya"Ujar Marvin yang baru saja keluar dari kamar mandi.


Clara dan Cleo bergantian memeluk Kyra lalu disusul Leo yang sudah menganggap Kyra seperti Mamy nya.


"Aku lega kau sudah sadar Ky"ujar Clara.


"Terimakasih Kak"Kyra.


"Maaf seharusnya aku tidak meninggalkan mu sendirian kemarin Ky!"ujar Cleo menyesal"


"Sudah jangan berkata seperti itu,,Aku tidak ingin kau menyalahkan dirimu sendiri Cle,aku sudah baik baik saja kok"Ujar Kyra yang membuat Cleo terseyum lega.


"Momyyyy.....Aku rindu Momy,Momy sudah tidak sakit kan?"ujar Leo sambil mengusap perut Kyra membuat semuanya terseyum.


"Momy baik baik saja sayang,Momy juga merindukan mu"


"Hari ini aku mau menemani Momy seharian,Aku ingin merawat Momy!"ujar bocah berusia 4 tahun itu


"Maaf ya karena aku sudah membuat kalian semua khawatir!"ujar Kyra pelan.


"Jangan berkata seperti itu Ky,Kita ini kan sudah seperti keluarga."Jawab Gio.


"Marvin Apa kau ingin pergi kekantor?"tanya Kian yang melihat Marvin sudah rapi dengan jasnya"


"Ada Hal penting ya harus segera ku urus!"ujar Marvin yang membuat kening Kian mengerut.Pasalnya Marvin sudah ingin meninggalkan Kyra yang masih lemah,biasanya dia akan menemani adiknya lebih dulu.

__ADS_1


Marvin mendekati Kyra yang menatap nya lekat"Sayang,aku harus kekantor sebentar ada yang hal penting yang harus kuurus,tidak apa apa kan?Ada Mamy dan yang lain,yang akan menemanimu dulu!"


Kyra mengangguk,ia paham betul jika sang suami sedang memiliki banyak tander.


"Pergilah,jangan mengkhawatirkan aku,aku sudah baikan!"


Marvin merasa lega"Cup"


Satu kecupan di kening Kyra.


"Ayo kita berangkat bersama saja!Kami pergi dulu ya Kyra,Mamy Jia,Cepat sembuh Ky!"pamit Gio dan diikuti yang lain.


"Kakak kekantor dulu ya Ky,biar Mita disini menemani mu dan Tante Jia!"ujar Kian yang diangguki Kyra.


Semua nya pun pergi termasuk Icha dan Clara yang harus menyelesaikan tanggungjawab nya dikantor masing masing.


Tinggal menyisakan Many Jia,Mita dan Cleo yang menemani Kyra.


"Apa ini soal Kayla,hingga kau harus meninggalkan Kyra disaat dia masih butuh dirimu Marvin!"tanya Kian yang menebak isi kepala Marvin saat mereka berjalan bersama menuju parkiran rumah sakit.


"Kau betul,,Aku harus segera menyelesaikan urusanku dengannya!"Ujar Marvin yang ingin segera memberi peringatan pada Kayla.


Kian terseyum miring"Baguslah jika kau tau apa yang harus segera kau lakukan!"


"Ingat Marvin,Jangan melakukannya dengan kasar,dia wanita!"ujar Gio mengingatkan.


"Lalu bagaimana dengan kerja sama kalian yang sudah berjalan?"tanya Fabian.


"Aku akan melemparkan tender ini pada perusahaan lain,apa kalian mau meloby tander ini dari perusahaanku ?"tawar Marvin pada Fabian,Gio dan Erick.


Setelah beberapa saat mereka berfikir.


"Okey aku ikut denganmu Ke BR group,Kau bisa jelaskan padaku tentang tander ini!"ujar Gio yang akhirnya mau menerima tawaran Marvin yang cukup menguntungkan perusahaan nya.


"Sebaiknya kalian hati hati, Seperti nya wanita itu ada hubungannya dengan Luky!"ujar Erick mengingat kan.


"Erick betul,Kau harus lebih waspada dan berhati-hati Marvin!"timpal Kian yang sama sekali tidak ingin ambil bagian untuk tander itu apalagi bertemu Kayla,wanita yang menurutnya licik.


Dan benar saja,Baru sampai di kantornya,Dika sang asisten sudah mendekatinya saat masih berada diloby Kantor.Dika memang ditugaskan Marvin. untuk kekantor lebih dulu.


"Ada apa Dik?"Tanya Marvin heran.


"Sudah ada Nona Kayla diruangkan Tuan!"Jawab Dika yang membuat Gio tertawa renyah.


"Sepertinya Wanita itu sangat bersemangat bertemu denganmu!"ledek Gio yang datang bersama asistennya juga,Tama.


Marvin yang melirik tajam kearah Gio yang meledeknya.


Segera ia berjalan cepat menuju ruangan nya dengan wajah dingin dan aura wibawanya yang begitu kuat.


"Pagi Marvin ,Aku sudah dari tadi menunggu mu!"Sapa Kayla yang berdiri melihat kedatangan Marvin dan Gio.


Kayla yang hendak mencium Marvin langsung ditahan Marvin dengan aba aba tangannya,dan itu membuat Kayla terkejut.karena biasanya Marvin tidak menolak itu.


Marvin lalu mengenalkan Gio pada Kayla.


"Oh jadi ini Tuan Gio yang hampir bertunangan dengan Laura?"ujar Kayla yang membuat Gio heran,Ternyata Kayla mengenal Laura,adik Luky.


Gio hanya terseyum kecil mendengar ucapan Kayla yang berpakaian sangat ketat itu.


"Jadi begini Kayla,langsung saja.Sepertinya aku tidak bisa melanjutkan proyek ini,dan aku sudah meloby nya pada perusahaan Exell Gruop milik Gio"Ujar Marvin yang membuat Kayla terkejut bukan main.


"Kenapa Marvin?"tanya Kayla bingung.


"Maaf Kayla ini demi kebaikan kita bersama,lagi pula perusahaan Gio juga besar seperti perusahaanku dan sama sama berkompeten soal tander ini,jadi kau tidak akan rugi!"ujar Marvin.


"Aku akan melakukan semua yang sudah kalian rencanakan nona Kayla,Jadi kau tidak perlu khawatir!"timpal Gio.


"Tapi aku hanya ingin menjalankan proyek ini denganmu Marvin!"ujar Kayla bersikeras.

__ADS_1


"


Maaf Kayla ini demi istriku...Dia terluka dan hampir celaka karena kedekatan kita.Jadi aku mohon hargai keputusan ku!"ujar tegas Marvin.


Kayla terseyum sinis"Ow jadi ini karena Istrimu ,kenapa kau jadi tidak profesional begini Marvin.Apa istrimu itu sudah mempengaruhi mu untuk menjauhiku!"ujar Kayla begitu berani hingga membuat Marvin marah.


"Jaga Ucapanmu Kayla,Aku sudah menahan kesalku pada mu jadi jangan memancingku!"ujar Marvin yang mulai emosi.


"Kenapa kau jadi berubah begini Marvin?"tanya Kayla yang masih berpura pura bodoh.


Kini giliran Marvin yang tertawa reyah.


"Apa maksudmu memberi tanda lipstik dikerah bajuku Kayla?apa kau ingin membuat istriku salah paham padaku,dan kau sudah berhasil.Bahkan sampai membuat istriku hampir saja keguguran!"Ujar Marvin yang sudah tidak dapat menyembunyikan kekesalannya.


Kayla seketika menjadi salah tingkah"Apa maksudmu Marvin?"


"Sudahlah Kayla,Aku sudah tau niatmu,Sebaiknya mulai sekarang kita tidak perlu bertemu lagi.Perlu kau tau aku sangat mencintai istriku dan sebentar lagi kami akan memiliki anak.Jadi kumuhon jangan ganggu kehidupan kami!"Ujar Marvin tegas dan sudah berdiri mempersilahkan Kayla pergi.


Kayla tak menyangka Marvin bisa berbicara seperti itu.


Kayla yang berdiri mendekati Marvin dan dengan berani nya ia memeluk Marvin dari belakang,membuat Gio terkejut.


"Marvin apa aku sama sekali tidak menarik untukmu?"ujar Kayla yang sudah tidak bisa menahan perasaan nya pada Marvin.


Marvin yang terkejut dan risi mencoba melepaskan pelukan Kayla dan berhasil."Jaga batasan mu Kayla,Aku masih menghargai mu sebagai seorang teman.Jangan sampai kelakuanmu yang murahan ini membuatku benci padamu!"sarkas Marvin dengan sorot tajam.


Kayla justru tertawa keras"Murahan kau bilang?Aku begini hanya padamu Marvin,Apa kau benar benar tidak merasa kalau aku sudah lama mencintaimu bahkan sebelum istrimu itu mengenalmu.Apa menariknya dia yang masih kecil dan hanya lulusan SMA dibanding dengan diriku yang lebih dewasa, berpendidikan dan seksi?"ujar Kayla yang menyombongkan diri.


"Kau salah Kayla,Memang istriku Masih sangat muda dan dia tidak berpendidikan tinggi seperti mu tapi dia lebih dewasa,cantik dan hatinya lebih baik dibanding siapa pun."ucap Marvin yang membuat Hati Kayla terluka dan kecewa.


"Sebaiknya kau pergi dari sini Kayla sebelum aku bersikap kasar padamu?"sambung Marvin tanpa menatap Kayla.


"Kau belum tau siapa aku Marvin,Kau akan menyesal memperlakukan aku seperti ini!"ancam Kayla.


"Kau juga belum tau siapa aku Kayla,aku bisa berubah menjadi sangat gila jika keselamatan istriku terancam,Kau tahu betul bagaimana aku jika sudah marah.jadi Jangan pernah menganggu atau sampai melukai Istriku!kau paham bukan?sekarang silahkan kau pergi!"


Ucapan Marvin terdengar begitu menakutkan.Dengan perasaan kesal dan marah,Kayla keluar dari ruangan mewah itu.Tangannya mengepal kuat dengan langkah yang cepat dan sorot mata tajam meninggalkan BR group.


"Wanita itu sepertinya sudah terobsesi padamu Marvin,Kau harus ekstra menjaga Kyra!"


Gio bisa melihat dengan pasti kilat dendam dihati Kayla pada Marvin tadi.


"Pasti Gio,Aku tidak mau Kyra terluka lagi!"Ujar Marvin yang sudah duduk di sofa bersama Gio.


"Yasudah aku pergi dulu,,nanti aku akan rumah sakit lagi"ujar Gio yang berdiri.


"Apa kau masih tinggal di apartemen mu?"tanya Marvin yang prihatin dengan hubungan Gio dengan sang mama.


"Sampai mamaku mau menerima Icha,Aku akan tetap tinggal diapartementku."ujar Gio tenang.


"Aku cukup salut denganmu, bersabar lah dulu mungkin ini ujian untuk kalian berdua."


Gio hanya mengangguk melihat Marvin lalu melangkah pergi dari ruangan itu diikuti Tama yang sedari tadi berdiri diluar ruangan bersama Dika.


"Apa yang harus saya lakukan tuan untuk menangani nona Kayla?"tanya Dika yang merupakan tangan kanan setia Marvin.


Ia tau betul apa yang menjadi beban pikiran bosnya itu.


"Tambah bodyguard untuk istriku dan awasi Keyla,aku ingin tahu apa benar dia bekerja sama dengan Luky!"ujar Marvin sambil memegang kening nya.


"Baik tuan"Dika pamit untuk menghubungi seseorang yang ia tugaskan untuk mengawasi Kayla.


"Kau belum tau siapa aku Keyla,Jika kau berani menyentuh istriku,aku akan memberimu pelajaran dengan tanganku sendiri !"ujar Marvin lugas sambil menatap foto pernikahannya diatas meja kerjanya.


🌺🌺🌺


Habis ini ada jodoh buat Gin ya...


Yang kangen kisah Icha dan Gio.....Lanjut baca ya....

__ADS_1


Matur swun....❤️❤️


__ADS_2