Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
Mengejutkan....


__ADS_3

Kasih Like dan Komen yang bkin Author semangat dong.....Author cuma penulis biasa,maaf jika alurnya mengecewakan kalian....


@@@


Mereka menuju kediaman Kian.


Didalam mobil Mita hanya terdiam sambil memandang kearah luar membuat Kian merasa heran,


"Apa yang kamu pikirkan Mit?" Tanya Kian menatap Mita.


Mita menoleh dan menatap lekat Wajah tampan Kian membuat pria itu semakin heran.


"Apa kakak tidak akan menyesal memilih Mita menjadi Istri Kakak?"


Mita merasakan keraguan yang begitu besar dihatinya selain itu ada rasa minder dan rendah pada dirinya sendiri dan menganggap Kian adalah pria yang terlalu sempurna untuknya.


Kian terseyum tipis lalu mengusap lembut pipi Mita.


"Kau ragu sekarang?Aku sudah pernah jelaskan padamu kan...Dan dengar...Aku tidak akan menyesali keputusanku apalagi menikahimu"


Tatapan Mita terlihat nanar,Ada air mata yang siap tumpah.Entah ia harus sedih atau bahagia sekarang.


Kian menggenggam tangan Mita"Sudah jangan berfikiran macam macam...Kita jalani dulu Agar kau tau bagaimana keseriusanku"


Mita hanya terdiam menatap Kian,Pria itu tau betul apa yang dipikirkan oleh wanita itu.


Tak lama mobil sampai.


Didalam rumah ternyata sudah ada Gio yang sudah datang sedari tadi.


Tak bisa dipungkiri Icha senang melihat keberadaan pria itu.


"Sudah lama menunggu Kak?" Tanya Kyra pada Gio.


"Lumayan....aku tadi ada meeting dekat sini" jawab Gio sambil melirik kearah Icha yang duduk disamping Mita.


Kyra terseyum tipis lalu dengan jailnya menyuruh Icha untuk berpindah tempat duduk.


"Kak Icha duduk deketan Kak Gio dong,Kasihan tuh Capek...pijitin gitu hehehe"


Icha spontan melotot kearah Kyra yang terseyum lebar.


"Iya Cha,Duduk sini...."Ujar Gio tanpa ragu.


Icha yang sangat malu mau tidak mau berpindah tempat duduk.


" Kak sekarang jelaskan pada ku siapa Dilla itu?"Tanya Kyra spontan.


Kian merasa terkejut dan terpaksa menceritakan semua nya tentang Dila.


Mita Kyra dan Icha nampak terkejut mendengar penjelasan Kian.


"Jadi wanita itu sekarang gila kak?Kasihan dia...Aku berharap kakak bisa membantunya agar sembuh" Ujar Kyra.


"Kakak akan membiayai perwatannya Ky", jawab Kian.


"Kakak tidak mau mengatakan soal yang lain pada Kyra?" Ujar Mita yang membuat Kian seketika tahu maksud perkataannya.


Lagi lagi Kyra dan Icha dibuat menganga mendengar jika Kian ternyata memiliki seorang putra berusia 7 tahun


Sementara Mita bersikap tenang.Sedangkan Marvin menyeringai mendengar keburukan Kian dimasa lalu yang ternyata lebih parah darinya.


"Jadi aku ternyata punya keponakan yang sudah besar kak?? Lalu apa dia tidak ingin tinggal disini?"Tanya Kyra.


"Iya Ky dia sudah besar,Dia sudah hidup bahagia bersama mama dan papa tirinya diInggris.Sesekali kakak mengunjunginya kesana" Jelas Kian.


"Apa dia tahu siapa Kakak sebenarnya?" Tanya Kyra lagi.


"Tau Ky....dan jika nanti kakak sudah menikah dengan Mita,Kakak akan membawa Mita menemuinya" Ujar Kian yang membuat Mita terkejut.


"Wahhh ini kejutan..........Mit kau mau kan menjadi ibu sambung untuk keponakanku jika sewaktu waktu dia ingin tinggal disini?" Tanya Kyra pada Myta.

__ADS_1


Myta terdiam sesaat lalu menatap Kian lekat seakan pria itu menunggu jawaban darinya.


Mita mengangguk pelan membuat Kian terseyum lega."Jika nanti aku benar benar menjadi Istri Kak Kian maka aku harus bisa menjadi ibu yang baik untuk putranya karena mereka adalah satu paket yang tak akan terpisahkan"Jawab Mita mantap.


Kyra terseyum puas dengan jawaban sahabatnya.


"Ada lagi yang disembuyikan Kakakmu Ky!!" Ujar Gio yang langsung mendapat tatapan tajam Kian.


Kyra menyerngit heran"Apa Kak?"


"Apa kau tahu dulu saat tinggal Diinggris Kakakmu yang tampan ini adalah anggota Mafia dan dia cukup ditakuti dan disegani disana" Ujar Gio.


",Diam kau Gio...." Sarkas Kian.


Ketiga wanita itu lagi lagi dibuat tercengang.Mereka tak menyangka seorang Kian punya masa lalu yang penuh rahasia dan begitu kelam.


Sementara Marvin tergelak....Dia tak menyangka apa yang pernah ia dengar dulu ,jika Kian pernah terlibat dipusaran kelompok hitam itu adalah benar adanya.


Marvin mendekat kewajah Kyra"Wow Sayang ternyata Kakakmu begitu mengerikan...."Bisik Marvin yang membuat Kyra menatapnya tajam.


"Marvin......seburuk apapun dia tetap Kakakku" Pekik Kyra yang tak suka jika Marvin mengejek Kakaknya.


Marvin seketika diam melihat sang kekasih marah.


Kian menatap tajam Marvin yang seakan meledeknya.


"Jadi dulu Kakak pernah membunuh orang?" Tanya Kyra yang masih shoc mengetahui kakaknya mantan anggota mafia.Begitu pula dengan Icha dan Mita yang tak menyangka jika sosok Kian ternyata begitu menakutkan.


Kian seketika mendekati Kyra dan berjongkok didepan sang Adik.


"Itu Dulu Ky....Kakak sudah lama meninggalkan dunia gelap itu.Dan kakak sudah berubah sejak tinggal diIndonesia.Kakak berubah demi kamu Ky dan kamu harus percaya itu" Ujar Kian sungguh sungguh.


Kyra bisa melihat kesungguhan dimata sang Kakak.


Kyra lalu memeluk tubuh Kian yang berjongkok dihadapannya membuat Marvin yang sedari tadi menempel pada Kyra sedikit menggeser tubuhnya.


"Kyra percaya pada Kakak......Kyra Harap kakak tidak akan pernah terlibat lagi didunia gelap itu" Ujar Kyra sambil memeluk erat kakaknya.


"Ingat Kak,Kakak akan menikah juga dan membangun kekuarga baru jadi jangan lakukan hal hal yang merugikan Kakak kedepannya dan Jangan buat Mita takut karena sikap Kakak" Nasehat Kyra.


Kian.mengurai pelukannya,menatap lekat sang Adik.


"Kakak janji Ky...Makasih ya."


"Sama sama Kakakku Sayang"jawab Kyra dengan seyum manisnya.


Marvin yang merasa risi dengan kedekatan kakak beradik itu menyela.


"Sudah susah jangan melow.....Ayo Sayang ikut aku,Ada yang ingin aku tunjukkan padamu!" Ujar Marvin yang membuat Kian mendengus kesal lalu berdiri dan duduk disamping Mita lagi.


Marvin mengandeng tangan Kyra menuju Kamar gadis itu.


"Jadi kapan kalian menikah?" Tanya Gio pada Kian setelah kyra dan Marvin pergi.


"Secepatnya...aku ingin setelah Kyra menikah." Jawab Kian mantap membuat Mita menatapnya lekat.


"Kenapa Sayang,Kau tidak ingin secepatnya menikah denganku?" Tanya Kian menatap Mita dengan mengangkat kedua alianya.


Mita seketika gugup dan menatap kearah lain membuat Gio terkekeh.


"Mungkin Mita menjadi takut padamu,Setelah tahu masa lalu mu Ki?" Sindir Gio.


Kian merasa ucapan Gio ada benarnya.


"Apa sekarang kau takut padaku Sayang,?" Tanya Kian yang menggenggam tangan Mita.


Mita melihat sekilas Kian"Sedikit Kak"


Kian menghela nafas"Kau harus percaya padaku..Aku sudah berubah Sayang.Aku janji tidak akan masuk kedalam dunia itu lagi"Janji Kian.


Mita merasa Kian memang serius mengatakannya..

__ADS_1


"Mita percaya Kak"


"Good.....itu baru calon istriku" Ujar Kian lalu mengusap lembut kepala Mita.


"Icha ikut bahagia Kak,semoga rencana Kakak berjalan lancar" Ujar Icha.


"Makasih Cha....lalu kalian kapan??" Tanya balik Kian.


Seketika Icha merasa tercekat sementara Gio terseyum tipis.


"Maksud Kakak apa???Icha dan Kak Gio tidak ada hubungan apa apa?" ujar Icha pelan.


Gio langsung melirik Icha yang sudah terlihat memerah karena gugup dan malu.


"Doakan saja Ki...." Ujar Gio spontan.


Icha langsung menoleh kearah Gio yang menatapnya lekat.


Ada begitu banyak pertanyaan dibenak Icha tapi gadis itu hanya bisa terdian karena merasa malu.


"Kalian ini pasangan yang lucu ya.....sama sama jaim,hahahaha" Ledek Kian yang membuat Mita spontan mencubitnya.",Auww sakit Yank..."


"Jangan meledek mereka Kak,Kasihan kak Icha udah malu banget" Bisik Mita.


"Tutup mulutmu Kian" Sarkas Gio.


Kian merasa puas dan senang bisa menggoda Gio dan Icha.


Sementara Dikamar Kyra.


Marvin tiba tiba membuka kancing kemejanya membuat mata Kyra membulat.


",Sayang kamu mau apa?" Tanya Kyra gugup.


Marvin terus membuka kancingnya lalu melepas kemejanya...


"Lihat ini", Tunjuk Marvin kearah dada kirinya sebelah atas.


Setelah memperhatikan Tatto ditubuh Marvin dengan seksama,Kyra membulatkan matanya..


Air matanya lolos begitu saja saat meraba Tatto baru bertuliskan namanya tepat didada kiri kekasihnya itu.


"Ini......" Ujar Kyra tercekat.


"Ini untukmu Sayang....Kau lihat kan namamu sudah terukir indah ditubuhku dan tepat dijantungku ini" Ujar Marvin.


Kyra semakin menangis"Kau seharusnya tak perlu membuat tatto ini.Ini pasti sangat sakit.."lirih Kyra.


Marvin terseyum lembut"Ini tidak sakit Sayang....asal Kau bahagia,rasa sakit ini tak ada artinya untukku"


Kyra langsung memeluk erat tubuh Calon suaminya itu."Makasih Sayang....Aku mencintaimu"Lirihnya.


"Aku lebih mencintaimu Gadisku...Jangan pernah berpaling dari pria tua ini" Pinta Marvin.


Kyra melepas pelukannya"Tidak akan tuan Kevin marfino baskara."


"Terima kasih Sayang"Ujar Marvin.


"Lalu Kapan kau membuat Tatto ini?" Tanya Kyra sambil meraba lagi tatto baru itu.


"Tadi pagi Sayang" Jawab Marvin.


"Aku sangat bahagia untuk kejutan ini,,Sekali lagi terima kasih kau rela kesakitan demi diriku" Ujar Kyra lalu memeluk erat Marvin lagi.


",Sama sama Sayang,,,"


"Ingat ya besok kita tidak boleh bertemu....."Ujar Kyra mengingatkan.


" Iya aku tahu.....Aku sudah tidak sabar dengan hari bahagia kita sayang"Marvin.


"Iya aku juga......sabar ya Sayang dua hari lagi"

__ADS_1


Cup......satu ciuman kilat dibibir Marvin membuat pria itu terseyum bahagia.


__ADS_2