Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
Permintaan Konyol


__ADS_3

Terima kasih untuk dukungan kalian ya...Komen positif kalian membawa impac yang besar buat author...


@@


Kian sedang berada diruangan MarVin,Tujuannya untuk memberikan hasil Tes DNA sudah berada ditangannya pada sang adik ipar.


Tangan Marvin mengepal kuat dengan rahang mengeras setelah membaca hasil tes yang menunjukkan jika 99%Leo memang anak kandung Clara.


"Apa yang aku takutkan bisa terjadi Kian..."Ujar Marvin.


"Sudah tenanglah ..kita bicara dulu pada Clara"Kian.


Tiga hari berselang,Leo yang keadaan nya sudah membaik,diperbolehkan pulang.Ada rasa lega yang Kyra rasakan melihat sang putra semakin berangsur membaik.


Semua ikut menyambut kepulangan Leo dikediaman Baskara.


Leo sudah berbaring di kasurnya dengan Kyra yang selalu menemani disampingnya.


"Sayang aku keruang kerjaku bersama Kian dan Gio dulu..."Ujar Marvin pada Sang Istri yang dibalas anggukan oleh Kyra.


"Ayo Clara kau ikut ada hal yang perlu kita bicarakan"Ajak Kian pada Clara.


Clara menurut dan langsung mengikuti langkah tiga orang pria didepannya.


Setelah itu Mamy Jia mengajak Mita dan Icha untuk membantu menyiapkan makan malam Didapur.


Marvin kini duduk diruang kerjanya bersama Kian,Gio dan Clara.Sedangkan para asisten mereka,Dika,Gin dan Beni lebih memilih setia menunggu diruang tamu.


"Clara apa ada yang kau sembunyikan dari kami?Atau kau punya suatu rencana?"Tanya Marvin to the poin membuat Clara mengernyitkan alisnya.


"Apa maksudmu Marvin ?"Bingung Clara.


"Ini Tentang masa lalu mu Clara...."Ujar Kian yang semakin membuat Clara bingung dan gugup.


Melihat Clara terdiam Marvin segera menyerahkan sebuah amplop putih berlebel sebuah rumah sakit besar.


"Kau baca ini Clara"Perintah Marvin.


Clara segera membuka dan membaca isi amplop tersebut.


Seketika mata Clara membulat sempurna lalu menatap Marvin yang berwajah datar.


"Ini......!"ujarnya mengantung.


"Hasil Tes DNA antara Kau dan Leo dan hasilnya cukup membuat kami terkejut,bahwa ternyata Leo adalah putra kandungmu,,"Ujar Marvin menegaskan.


Air mata Clara sudah mengalir deras,Ia begitu terkejut mendengar fakta yang sebenarnya,ia seakan tak percaya dengan semua ini.


"Jadi Leo itu putraku...Hiks hiks hiks"ujar Clara membuat Ketiga pria didekatnya merasa heran.


"Apa kau juga baru tahu tentang ini Clara?"Tanya Gio.


Clara mengangguk "Bahkan aku mengira putraku sudah meninggal,"ujar Clara yang membuat semua tercekat.


"Apa bisa kau ceritakan pada kami kenapa bisa Leo ada dipanti asuhan!"Ujar Marvin.

__ADS_1


Clara mencoba untuk tenang,sungguh berat ia harus membuka masa lalunya yang kelam.


"Kau ingat Marvin dulu aku pernah menghilang hampir 5tahun.....Dulu aku hamil karena kesalahan ku.


Dulu aku begitu mencintai Kian hingga membuatku merana karena Kian selalu menolak ku.Akhirnya aku berpesta dengan teman temanku.dan disaat itu aku mabuk dan melakukan hubungan satu malam dengan seseorang yang menyukaiku..Papaku murka mengetahui aku hamil dengan pria yang dia anggap tidak pantas untukku.Lalu setelah Aku sadar pasca melahirkan,Papa bilang putraku meninggal,Aku bahkan tidak sempat melihatnya hiks hiks hiks...."Jelas Clara.


"Jadi maksudmu....Papamu berbohong tentang putramu...lalu membuangnya ke panti...Dan selama ini kau tak tahu?")Ucap Kian yang terkejut.


Clara semakin menangis"Aku juga tidak mengira papaku bisa Sebenci itu dengan bayiku yang tak memiliki dosa.Papa ku pasti merasa ini aib karena ia malu aku berhubungan dengan pria yang tidak sesuai kriterianya."


Sungguh semuanya tak mengira kisah hidup Clara begitu menyedihkan.


"Lalu dimana Ayah Leo sekarang?"Tanya Marvin.


Clara menggeleng"Aku tidak tahu dimana dia sekarang dimana,setelah Papaku tahu aku hamil,papa berusaha menjauhkan aku dari dunia luar lalu setelah aku melahirkan aku dibawa ke Jerman..Bahkan dia tidak tahu jika aku hamil..."


"Apa....???"Pekik Marvin.


"Katakan padaku kenapa Papamu tidak menyukainya...Apa pekerjaannya?"Kian yang bertanya.


"Dulu dia baru merintis karier nya sebagai lawyer dan Papaku menganggapnya hanya sebagai karyawan biasa"Jelas Clara.


Semua menghela nafas panjang mendengar cerita Clara.


"Lalu sekarang setelah kau tahu jika Leo itu putraku,Apa yang akan kau lakukan Clara?"Tanya Gio


Clara menatap dalam Marvin "Maaf aku akan membawa Leo pergi,Aku ingin hidup bersama putraku.Jika aku tetap disini Papa ku pasti akan memisahkan aku dengan putraku lagi"


Marvin menutup matanya sekilas,Apa yang ia takutkan akan benar terjadi.


"Bisakah Leo tetap menjadi putraku dan tinggal disini Clara..?kau tau bukan,Istriku sangat menyayangi Leo seperti putra kandungnya sendiri.Aku mohon Clara,,"Ujar Marvin tenang.


"Aku tahu Clara,Tapi sejak Leo bayi,adikku yang merawatnya"ujar Kian yang tak mau kalah.


"Tak bisakah kau memikirkan ini dulu Clara...apa kau juga tidak kasihan pada Leo yang sudah begitu dekat dengan Kyra...Lagipula Jika Leo tetap disini kau bisa sering mengunjunginya"Bujuk Gio.


Clara menggeleng pelan"Maaf aku tidak bisa,Aku ingin hidup tenang bersama putraku,Jika aku tetap disini,Papaku akan selalu menggangguku Gio"


"Pasti ada cara lain agar Leo tidak pergi bersamamu"Ujar Marvin.


Clara nampak berfikir lalu menatap Marvin dan Kian bergantian.


"Ada satu jalan keluar"


"Apa Clara?katakan.."ujar Marvin cepat.


Clara menghela nafasnya.


"Aku butuh perlindungan yang kuat disini dan jalan nya adalah salah satu diantara kalian harus menikahiku!!


Marvin sontak berdiri geram"Apa kau gila Clara...jalan keluar konyol apa ini....Aku tidak akan mengkhianati Istriku,Aku sangat mencintainya dan aku tidak akan pernah melukainya"Ujar tegas Marvin.


"Apa kau sadar dengan permintaanmu Clara...Kau tahu bukan aku akan menikah dengan Mita dua Minggu lagi dan aku sangat mencintainya,Maaf aku tidak bisa"Ujar Kian yang ikut berdiri.


"Lalu aku harus bagaimana???Kalian begitu egois.....Baiklah jika kalian tidak ada yang mau menikahiku,aku akan membawa Leo pergi"ujar Clara yang juga merasa bingung.

__ADS_1


"Kami akan memikirkan jalan keluar yang lain..tapi untuk menikahimu,Maaf aku tidak bisa"Ujar Kian sebelum pergi.


"Biarkan Aku membawa Leo,Dia putraku...Kyra bisa memiliki putra kandung"Lirih Clara.


"Semua tidak semudah yang kau katakan Clara....Untuk sementara aku mohon jangan katakan apapun pada Adikku,Biar kami yang mengatakannya dan mencari jalan keluar yang terbaik..Kami juga ingin kau bahagia Clara"Ujar Kian lalu melangkah keluar ruangan.


Clara semakin menangis ia tak tahu harus bagaimana,ia merasa dilema.


Sementara diluar pintu ruang kerja Marvin...Ada Mita yang ternyata mendengar semua percakapan tadi.Mita bermaksud mengantar Minuman untuk keempat orang itu atas perintah Mamy Jia tapi alangkah terkejutnya Mita saat tak sengaja mendengar semuanya.


"Mita...."Lirih Kian yang keluar dari ruangan kerja Marvin dan melihat calon istrinya itu mematung.


"Kak....Mita mendengar semuanya"


Kian membulatkan matanya.


" Ada yang perlu Mita katakan Kak,Ayo kita kesana"Ajak Mita sambil menunjuk taman belakang kediaman Mamy Jia.


Keduanya pun lalu duduk di taman luas itu.


"Kak.,..Sebaiknya Kakak penuhi permintaan Kak Clara...Kakak tidak ingin kan melihat Kyra terpukul karena kehilangan Leo!"ujar Mita yang sudah menahan air matanya.


Kian spontan menggenggam tangan Mita erat.


"Apa kau sadar dengan yang kau katakan Mit.....Apa kau sudah gila"


Mita terseyum lembut"Kak Clara lebih pantas bersanding dengan Kakak"


Kian spontan mencium bibir Mita kilat membuat wanita itu terkejut.


"Sekali lagi kau bicara seperti itu aku akan menghukumnya Mit......Sampai kapanpun aku tidak akan menikahi Clara....kami akan mencari jalan keluar yang lain agar Leo tetap bersama Kyra"


"Kak...tapi Kak Clara juga berhak bahagia...Mita ikhlas Kak"ujar Mita yang sekuat tenaga menahan air matanya.


Kian menatap tajam Mita.


"Apa kau merasa ragu lagi??Apa kau sudah tidak mencintaiku lagi Mit"


Mitra menggeleng pelan


"Bukan itu maksudku Kak,Aku hanya merasa kasihan pada Kak Clara"


"Lalu apa kau tidak kasihan padaku???"


Mita terdiam menatap lekat pria yang sangat ia cintai.


"Aku memang sangat menyayangi Kyra dan aku tidak akan membiarkannya terluka tapi bukan berarti aku harus menikahi Clara..Kau harus yakin dengan hubungan kita Mit..."ujar Kian lalu memeluk Mita Erat.


Mita hanya bisa terdiam merasakan keresahan dan kebingungan dihatinya.


Tak lama Mita kekamar Leo lagi bersama Kian.


Kyra yang tadi melihat kedatangan suaminya dengan Gio dan Clara dikamar Leo merasa heran dengan raut wajah Clara dan sang suami yang seakan berbeda apalagi melihat mata sembab Clara.


Kini ia semakin bingung dan merasa curiga melihat Mita yang datang dengan sang Kakak.Wajah Mita terlihat murung sedangkan Kian terlihat seperti menyimpan sesuatu.Dan Icha juga menyadari hal itu.

__ADS_1


Kyra menahan diri dulu untuk tidak bertanya pada sang suami.


"Senarnya Apa yang mereka bicarakan diruang kerja tadi,Kenapa Mita juga ikut murung...."Monolog Kyra dalam hati


__ADS_2