Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
SS2-23..Dua Hot Dady Bucin.


__ADS_3

Apartemen Erick.


Cleo sedang belajar memasak Didapur,Entah kenapa ia selalu memikirkan perkataan dan Nasehat Kyra untuk mencoba menjadi istri yang baik untuk Erick meski Cleo belum tahu bagaimana perasaan nya sendiri pada pria berkarisma itu.


Cleo memang jago mengebut dengan motor besar dan meracik minuman yang enak tapi ia tidak ahli dalam memasak.ia merasa harus lebih banyak belajar.


Erick yang baru selesai olah raga dan bertelanjang dada terseyum simpul melihat sang istri beberapa hari ini terlihat rajin didapur.


Tidak ingin mengganggu sang Istri,ia segera masuk kekamar untuk membersihkan diri.


Saat didalam kamar mandi,Cleo yang sudah selesai masak masuk kekamar,Ia yang tahu Erick sedang mandi segera menyiapkan baju kantor untuk ayah dari bayinya itu.


Erick yang sudah keluar dengan hanya memakai handuk dipinggangnya lagi lagi terseyum tipis melihat Cleo yang sedang memilihkan baju untuk nya.Erick senang karena Cleo perduli padanya dan mencoba menjadi istri yang baik.


Cleo membulatkan matanya saat melihat Erick yang masih bertelanjang dada mendekat.Sungguh tubuh Erick yang berotot dan kekar begitu seksi Dimata Cleo namun ia masih merasa malu jika melihatnya.


Erick terseyum tipis sambil merengkuh pinggang Cleo agar tubuh mereka menempel.


"Apa yang kau lihat?Kau suka tubuhku kan,Pegang saja jika kau ingin!"Goda Erick yang menatap Wajah Cleo dari dekat.


Cleo yang gugup mengerjapkan matanya berulang dan itu terlihat lucu untuk Erick.


"Ap...pa maksudmu....Aku hanya terkejut.Kau sengaja ya ingin pamer tubuhmu didepanku?"


"Aku tidak pamer,,Bahkan kau sudah melihat lebih dari ini..Aku hanya ingin membuatmu terbiasa.Kenapa masih malu?ingat Kau Istriku!"ujar Erick yang masih memeluk pinggang Cleo.


Cleo menahan dada Erick yang semakin mendekat"Aku tidak malu,Cepat pakai bajumu...lalu kita sarapan!"ujar Cleo mengalihkan wajahnya,tak ingin tergoda dengan pemandangan indah didepan nya.


Cup....


Erick mencium pipi Cleo kilat membuat Wanita itu menatapnya tajam.


"Kenapa sekarang kau suka cium cium!"kesal Cleo.


"Wajar bukan jika aku mencium Istriku.Lagi pula itu hanya ciuman,harusnya kita bisa melakukan hal yang lebih dari sekedar ciuman"


Mata Cleo membulat"Apa maksudmu?"


Erick yang gemas mendekatkan wajahnya dan berbisik didepan telinga Cleo."Aku ini pria dewasa yang normal Sayang,,Apa kau ingin aku melakukan nya dengan wanita diluar sana!"goda Erick yang membuat Cleo menekan salivanya kasar.


Cleo dengan jelas tahu apa maksud ucapan Suaminya itu.Cleo sadar selama hampir dua bulan menikah ia masih belum siap disentuh Erick karena masih bingung dengan perasaannya tapi hati Cleo terasa tidak rela jika sampai sang suami melakukan itu dengan wanita lain.Cleo sudah berjanji pada Kyra untuk mempertahankan rumah tangganya dengan Erick.


Cleo menunduk ia begitu malu dan tidak enak hati"Maaf....aku belum siap"lirihnya.


Erick terseyum lalu mencium pucuk kepala Cleo,Ia mengerti betul apa yang dirasakan Cleo saat ini"Aku mengerti perasaan mu,Tapi kapan kau siap?Aku ingin menjenguk Anakku"Ujar Erick tanpa ragu.Karena jujur Sebagai seorang pria sejati ia semakin tidak tahan jika terus berdekatan dengan Cleo tapi tidak bisa menyentuhnya.


Cleo spontan mendongak menatap Erick sebal"Erick....kenapa kau jadi mesoom?"sungut Cleo.


Erick senang Cleo memanggil namanya"Kenapa...bukannya wajar aku menuntut hakku....Aku tidak mau wanita diluar sana aku hanya ingin melakukan nya dengan istriku"


"Sudah jangan bahas ini,,Cepat pakai bajumu,Aku sudah lapar"Ujar Cleo yang sudah sangat malu membahas ini.


Erick menghela nafasnya"Okey....Aku akan lebih bersabar...Sampai istriku ini siap untuk ku sentuh,,Yasudah sekarang bantu aku memakai baju dan dasiku ya Sayang"Ucap Erick yang membuat Cleo merasa tidak enak karena belum bisa melakukan kewajiban nya dengan baik dan Cleo juga merasa malu dengan panggilan Sayang dari Erick untuknya.


"Jangan panggil Aku dengan sebutan itu!"Ujar Cleo yang masih gugup bila didekat Erick.


Erick terseyum"Kau harus terbiasa Sayang,,,Ayo bantu aku berpakaian."


Erick tanpa malu melepas handuknya didepan Cleo dan langsung memakai celananya membuat Cleo mengalihkan pandangannya.


Erick sengaja melakukan itu supaya Cleo terbiasa dengan itu.


Cleo perlahan membantu mengaitkan kancing kemeja Erick lalu dasi sang suami.

__ADS_1


Erick begitu menikmati kedekatannya dengan Cleo,ia senang bisa puas menatap wajah cantik istrinya itu dari dekat.


Cup.....


Erick mencium kening Cleo"Terima kasih Sayang......ehmm Dedek Bayi hari bagaimana kabarnya,,Masih ingin mencium aroma tubuh papa?"Ujar Erick menunduk mengusap lembut perut Cleo.


Hati Cleo merasa hangat dengan sikap lembut Erick padanya.


Erick mendongak dan menatap Cleo dalam"Apa dia masih ingin mencium aroma tubuhku?"


Cleo mengangguk pelan membuat Erick segera memeluk sang Istri erat.Ia tahu jika Cleo sangat suka saat ia peluk,dengan begitu sang istri bisa mencium aroma tubuhnya.


Cleo memang begitu menikmati pelukan hangat dan aroma tubuh Erick yang begitu menenangkannya.


"Sudah nanti kau terlambat"ujar Cleo yang berada didada bidang Erick.


"Sudah puas?"


Cleo menganguk"Nanti lagi...."Ujar spontan Cleo tanpa sadar membuat ia segera menutup mulutnya.


Erick terseyum dan melepaskan pelukannya"Jangan malu,,Aku juga senang memeluk mu Sayang....Ayo kita sarapan!"


Erick segera menggenggam tangan Cleo menuju ruang makan.Merekapun menikmati sarapan bersama, Meskipun masakan Cleo belum begitu Lezat tapi Erick selalu berusaha menghabiskan sarapan nya,ia tak ingin membuat Cleo bersedih.Dan Cleo merasa senang karena Erick menghargai usahanya.


☘️☘️


Kediaman Baskara.


Dari semalam Marvin dibuat pusing dengan ngidam Kyra yang meminta dibuatkan nasi goreng dan Just Alpokat padahal pria bertato itu jarang menginjakkan kaki Didapur.


Alhasil sekarang dia belum bangun karena masih mengantuk.


Kyra yang merasa bersalah begitu berat untuk membangun kan sang Suami.


Entah diusia kehamilannya yang menginjak usia 4 bulan ini,Kyra masih suka ngidam yang aneh aneh dan selalu tengah malam.


Merasa ada sentuhan diwajahnya perlahan Marvin membuka matanya.


"Pagi Dady Marvin"Sapa Kyra dengan seyumnya"Masih ngatuk?Maaf ya semalam sudah menyusahkan Dady"Lirih Kyra penuh permohonan.


Marvin terseyum melihat wajah lucu Sang Istri yang sudah terlihat cantik dan sudah mandi.


Cup....Marvin mengecup bibir Kyra sekilas.


"Pagi Sayang ....Tidak perlu meminta maaf itu sudah menjadi tugasku.Dan aku menikmati nya!"


Bibir Kyra mengerucut"Tapi karena aku kau pasti sangat lelah dan masih mengantuk....Kau ingin pergi kekantor tidak?ini sudah pukul 7"


Marvin menatap dengan teliti setiap inci wajah Sang Istrinya yang semakin hari semakin cantik menurutnya.Dagu Kyra yang bersandar di dada bidang Marvin membuat Pria itu lebih mudah menatap wajah sang Istri.


Marvin terseyum jail"Aku akan pergi kekantor tapi nanti agak siangan saja..Ehmm Kau mau tahu agar aku tidak merasa kelelahan?"ujar Marvin ambigu.


Kyra menganguk"Apa?"


Marvin dengan kilat membalik tubuh Kyra dan menindihnya pelan agar tidak menghimpit perut sang istri.


"Biarkan aku sekarang menjenguk anakku..Sebentar saja"Pinta Marvin penuh makna.


Kyra yang terkejut dengan permintaan konyol sang suami membulatkan matanya"Marvin....ini sudah siang...Aku malu jika Mamy terlalu lama menunggu kita dimeja makan...Lagi pula kita sudah melakukan nya semalam"


"Jangan pikirkan Mamy,lagi pula hanya satu ronde Sayang....Aku semalam belum puas karena kau bilang kau ingin makan nasi goreng,,Boleh ya?"


Kyra pun tak bisa lagi menolak keinginan sang Suami,Kyra juga ingin menjadi istri yang baik dan selalu bisa melayani suaminya apapun keadaannya.

__ADS_1


"Tapi hanya sebentar Ya....Ingat Dady tidak boleh terlalu keras dan lama jika menengok nya"ujar Kyra memperingatkan sang suami.


Senyum lebar Marvin muncul lalu segera mencumbui sang Istri dengan tangan yang sudah terampil membuka baju sang Istri.


Marvin selalu senang jika bermain main lama dengan area gundukan kenyal yang semakin hari semakin besar itu.


Olah raga pagi pasangan suami istri itu pun terjadi.Kyra selalu dibuat melayang oleh sentuhan sentuhan Marvin yang tak pernah bosan dengan tubuh sang istri karena hanya tubuh Kyra lah yang membangkitkan gairah nya.Secantik dan seseksi apapun wanita diluar yang masih mencoba mendekati nya tetap saja Marvin lebih tertarik dengan tubuh Kyra.


Peluh sudah membasahi Keduanya,Marvin benar benar melakukannya dengan lembut tak ingin. sang anak terluka karena ulahnya.


Meskipun sedang hamil,Gairah Kyra tak pernah surut apalagi dengan gaya dan model bercinta yang diinginkan sang suami diranjang untuk memenuhi hasratnya,Kyra hanya patuh dan selalu menikmati nya.


Cup.....


Satu kecupan diperut Kyra setelah Marvin mencapai puncaknya.


Hot Dady itu mengusap lembut perut sang Istri takut jika sang Istri merasa Kram setelah berhubungan badan.


"Sehat sehat didalam perut Mamy ya Sayang,Dady sudah tidak sabar menantikan kehadiranmu"


Marvin lalu menciumi wajah Sang Istri yang sekarang mudah lelah"Terima kasih Sayang.."


Kyra terseyum lembut sambil mengusap rahang tegas Marvin."Sudah tidak lelah kan?"


Marvin terseyum lebar"Tentu,,,Aku sudah mendapatkan vitamin pagi yang banyak"


Kyra tertawa kecil mendengar ucapan Marvin yang tidak tahu malu.


"Jika setelah melahirkan nanti tubuhku melar dan jadi jelek apa kau masih tertarik padaku!"


Marvin mengusap pipi Kyra"Kau ini bilang apa?Tentu aku tidak akan pernah bosan dengan tubuhmu...Jika tubuhmu menjadi gendut itu kan karena ulahku juga,Aku bahagia kau gendut karena mengandung anakku,Justru itu akan semakin empuk dan enak bagiku"


Kyra mencubit pipi Marvin pelan"Uhhh Dasar mantan Playboy yang mesum tapi sangat aku cintai."


"Aku juga sangat mencintaimu Sayang,Ingat jangan berpikiran macam macam,Kau harus percaya padaku.Meskipun diluar sana banyak wanita yang mencoba menggodaku tapi aku hanya tertarik dan bergairah dengan dirimu saja"


Memang akhir akhir ini Kyra merasa takut jika Marvin tidak tertarik lagi padanya karena tubuhnya yang mulai berisi mungkin juga karena hormon kehamilannya.


"Aku hanya takut,Suamiku ini bosan padaku"lirih Kyra.


"Tidak akan pernah dan ingat itu..Bisa


mendapatkan wanita hebat seperti mu sudah menjadi keberuntungan ku, Mana mungkin aku menyia-nyiakan istriku ini,bahkan diluar sana ada yang mengincarmu, Membuat aku selalu was was...Jadi kumohon hilangkan pikiran burukmu itu...Yasudah ayo kita mandi"


Marvin segera mengangkat tubuh polos Kyra menuju kamar Mandi.Mereka segera membersihkan diri dibawah guyuran air shower tanpa ada ritual bercinta lagi karena mereka tahu ini sudah sangat siang dan mereka merasa tidak enak jika Mamy Jia menunggu mereka terlalu lama.


Sehabis mandi,Kyra selalu membantu sang Suami mengenakan setelan jas ya.


"Kapan cek kandungan?"ujar Marvin. sambil merengkuh pinggang sang Istri yang sedang mengenakan dasi untuk nya.


"Dua hari lagi,, Kenapa?"


"Aku temani"


"Memang tidak sibuk?"


"Aku akan menyuruh Dika mengatur jadwalku,,Kali ini aku benar benar ingin melihat perkembangan anakku"


Kyra menganguk"Asal kau tidak sibuk saja.Tentu aku akan senang jika suamiku ini menemaniku"


Cup....


Marvin mencium kening Kyra lembut"Aku juga senang bisa menemanimu Sayang,,Ayo kita keluar"Ajar Marvin sambil menarik tangan Kyra yang juga sudah rapi kembali.

__ADS_1


Kyra semakin bahagia dengan perhatian yang Marvin berikan.


Marvin berubah menjadi suami yang protektif,Lebih hangat dan sigap semenjak ia hamil."Aku semakin mencintaimu Suamiku"gumamnya dalam hati saat berjalan beriringan dan menatap wajah sang suami yang terlihat tampan berwibawa.Bagi Kyra semakin hari suaminya selain semakin macho juga semakin tampan dan berkarisma,Aura wibawa Marvin semakin menguar mengingat ia sebentar lagi ia akan menyandang status Hot Dady.


__ADS_2