Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
Sang psikopat


__ADS_3

Semua masih berada di restoran itu untuk merayakan pernikahan Fabian dan Clara.


Semua nampak senang,apalagi sepasang pengantin baru yang seakan sedang di mabuk asmara karena sudah lama terpisah.


Begitu pula dengan Leo yang begitu senang dan lebih memilih untuk berada dipangkuan Momynya Kyra.


Leo masih belum begitu terbiasa dengan Clara dan itu bisa dipahami oleh semua orang.


"Terimakasih ya Kak Fabian sudah mencari rumah yang dekat dengan ku.,.Jadi jika aku sewaktu waktu merindukan Leo,Aku bisa datang"Ujar Kyra yang duduk berhadapan dengan sepasang pengantin itu.


Fabian terseyum"Sama sama Kyra,Aku tak ingin membuat putraku bersedih karena jauh darimu.Dan jika Leo ingin menginap dirumahmu,aku akan mengijinkannya"Ujar Fabian.


Obrolan mereka terhenti saat mendengar ada kegaduhan diluar dan seorang pengawal mendekat kearah Marvin dan membisikkan sesuatu membuat Marvin membulatkan matanya.


"Ada apa Marvin?"Tanya Kian yang merasa ada yang tidak beres,begitu pula dengan Gio dan Fabian.


"Ikut aku Kian"Ujar Marvin dengan Ekspresi wajah tegang.


Kian pun berdiri dan hendak menemani sang adik ipar untuk keluar.


Kyra yang melihat raut wajah sang suami tak berani bertanya apapun,ia lebih memilih mendekap Leo yang ada di pangkuannya.


Namun Baru beberapa langkah Marvin dan Kian berhenti ketika melihat seorang wanita cantik yang muncul dengan seringai tajamnya.


Prok Prok Prok Prok,.........Nadine muncul dengan bertepuk tangan menatap tajam ke sekeliling ruangan itu dengan membawa puluhan pria bertubuh kekar berotot berpakaian serba hitam..Bahkan pria pria itu berhasil membuat babak belur anak buah Marvin yang hanya berjumlah 10 orang diluar.Tentu ini sangat mengejutkan untuk Marvin.


Semua membulatkan mata melihat kehadirannya.


"Nadine..."Lirih Fabian yang langsung berdiri mendekat kearah Marvin dan Kian yang masih berdiri.Fabian tak mengira mantan tunangannya itu akan datang dengan membawa puluhan pengawal.


Mendengar Nama Nadine dari bibir Sang suami, Clara yang baru pertama melihat Nadine menjadi waspada,Sementara Kyra mencoba mengeratkan pelukannya pada Leo.


"Wah wah wah......... Pemandangan yang sangat indah rupanya.......Sepertinya aku terlambat"Ujar Nadine dengan senyum licik nya.


"Apa maumu Nadine?"tanya Fabian yang mendekat.


Nadine terseyum tipis lalu mengusap pipi Fabian lembut seakan gerakan tangannya menggoda pria itu.

__ADS_1


"Apa kau bahagia Fabian?Sudah menghianatiku??"ujar Nadine datar dengan tatapan lekat.


"Aku tidak bermaksud menghianatimu,Aku bahkan sudah meminta restu papamu"Jawab Fabian.


Nadine tergelak"Benarkah ....???Kalau begitu mana wanita yang sudah berani merebutmu dariku...Hmmmm"Ujar Nadine lalu berjalan mendekati Clara yang mematung."


"Hallo Clara......kita akhirnya bisa bertemu.......Sekarang apa kau puas bisa merebut calon suamiku?"tanya Nadine dengan wajah merendahkan.


Clara menatap lekat Nadine"Maaf jika akhirnya harus melukaimu Nadine,Mungkin kalian belum berjodoh"Ujar Clara yang membuat Tawa Nadine menggelegar mengisi seluruh ruangan.


"Hahahaha.....Maaf kau bilang.....Mudah sekali kau bilang itu... Harusnya kau pergi dari hidup Fabian karena kami sebentar lagi akan menikah.....oh ya apa karena putramu kau menikah dengan Fabian....Aku jadi ingin melihat putramu itu.,..."Ujar Nadine yang sudah melirik Leo yang sedang didekap Kyra.


"Jangan dekati putraku Nadine..!"Teriak Fabian saat Nadine ingin melihat wajah Leo yang sudah ketakutan.


Bukannya mendengar ucapan Fabian,Nadine mendekati Kyra"Hallo nyonya Marvin...,Ku dengar kau yang merawat anak ini dari bayi ya.....Lalu kenapa kau membuat anak ini bertemu dengan orang tua kandungnya haaaaa!"Teriak Nadine kearah Kyra membuat Marvin mengepal kan tangannya kuat.


"Jika saja tidak ada anak ini,Fabian pasti masih bersamaku"Timpal Nadine lagi mencoba menyentuh Leo.


"Hentikan nona Nadine .....Jangan sampai saya berbuat kasar pada anda"Ujar Marvin yang sudah emosi.


Fabian yang melihat itu mendekat kearah Marvin"Tuan MarVin kita tidak boleh gegagah....karena Nadine adalah seorang spikopat,.."Bisik Fabian yang membuat Marvin dan Kian yang masih bisa mendengar itu merasa sangat terkejut.


"Wow.....Aku senang bisa berurusan dengan tiga CEO yang hebat hebat disini...Tuan Marvin....Apa kau sangat menyayangi putra angkatmu ini???Baik ...aku akan pergi dari sini jika kalian bisa mengalahkan orang orangku"


Perkataan Nadine membuat semua terkejut.


"Hajar Mereka,....."Pekik Nadine memerintah kan seluruh anak buahnya untuk menyerang.


"Kyra dan kalian lindungi Leo dan menyingkir dari sini"Teriak Kian pada sang adik,Clara,Mita dan Icha.


Nadine menyeringai Melihat para wanita itu menepi ke sudut ruangan dan semua karyawan restoran sudah keluar,mereka sangat ketakutan saat kedatangan Nadine tadi.


Suasana menjadi sangat tegang dan menakutkan.


"Momy.... Leo takut hiks hiks hiks "Ujar lirih Leo yang sudah menangis karena ketakutan.


Kyra segera menyembunyikan wajah Leo dan mendekapnya kuat agar tidak melihat adegan kekerasan yang ada dihadapannya."Leo jangan takut ya sayang,Ada Momy disini...Sekarang Leo tutup mata okey...dan berhentilah menangis.

__ADS_1


Melihat Pria pria bertubuh besar itu maju,Marvin pun segera melepas jasnya begitu pula dengan Kian Mereka melemaskan otot ototnya dulu sebelum bertarung.


Gio dan Fabian juga tak tinggal diam mereka juga bersiap menyerang.Dibantu juga dengan Dika,Gin dan Tama yang selalu setia pada tuannya.


Nadine terseyum licik,ia merasa akan menang karena anak buahnya cukup banyak,Lebih dari 20 orang yang ia bawa dan memiliki postur badan yang besar besar.


"Aku suka ini,,, Seperti nya harus kurekam hahahaha"Gelak tawa Nadine begitu mengerikan....


Pertarungan pun tak bisa dihindarkan lagi...Untunglah Marvin dan Yang Lain sudah memiliki basic beladiri yang kuat.


Para wanita hanya bisa saling berdoa melihat adegan kekerasan itu.


Kyra merasa sangat takut,Meskipun sang Suami,Sang Kakak dan yang lain memiliki kemampuan beladiri yang hebat tapi melihat banyaknya anak buah Nadine,Membuat Kyra meremas ujung gaunnya karena merasa khawatir.


Pertarungan semakin sengit,Mereka saling menendang dan meninju hingga beberapa dari mereka sudah lebam disudut bibirnya.


Marvin mengeluarkan semua kemampuan beladirinya yang menggila yang sudah lama tidak ia perlihatkan pada orang lain,Bahkan membuat Kyra tertegun dan merasa kagum ternyata Suaminya begitu hebat dalam hal beladiri.


Satu pukulan Marvin membuat satu anak buah Nadine tersungkur dan dikuti yang lain.Peluh sudah membasahi mereka tapi semangat bertarung mereka masih tinggi, Sesekali Marvin melirik kearah Sang Isteri saat sudah melakukan pukulan.Ia hanya ingin memastikan sang istri aman.


"Kyra apapun yang terjadi tolong jaga putraku"Bisik Clara yang diberi anggukan oleh Kyra.


Clara begitu takut melihat pertarungan itu,Ia melirik kearah Nadine yang seakan menikmati suasana tegang ini.


Sesekali Nadine juga melirik Clara hanya untuk menyeringai seakan menunjukkan pada Clara bahwa ia wanita yang harus Clara takuti.


Kenyataannya Clara benar benar takut karena ia tahu jika Nadine seorang spikopat seperti yang Fabian bilang kemarin.


Kyra yang merasakan firasat buruk semakin mengeratkan pelukannya pada Leo.


Satu persatu anak buah Nadine tumbang,membuat Senyum diwajah Nadine perlahan meredup.Sebenarnya Marvin dan yang lain ingin mengeluarkan pistol mereka tapi mereka ingat jika ada Leo diruangan itu.Marvin tak ingin sang putra mendengar suara benda berbahaya itu.


Nadine menunjukkan ekspresi geramnya saat melihat anak buahnya hanya tersisa lima orang.


Ia segera mengeluarkan pistol yang sudah ia siapkan dari dalam tasnya.


Doorrrrrrrrrr,.....................

__ADS_1


__ADS_2