Mencintai Sugar Dadyku

Mencintai Sugar Dadyku
SS2-31..Cukup Diam


__ADS_3

Maaf banget karena sudah terlalu lama Author rehat ... dikarenakan Author sedang sakit Radang saluran rahim....Mohon doanya saja ya..Dan Terima kasih untuk dukungan kalian yg tanpa lelah....Jangan bosan untuk memberi Like dan Komen ya.....


🌺🌺🌺


Kyra terdiam dalam perjalanan menuju rumah, memilikirkan perkataan Luky yg tadi nekad menemuinya.Membuat Kiral merasa aneh dengan sikap sang bibi.


"Apa Aunty memikirkan pria tadi?"Tanya Kiral yg membuat Kyra tersadar dari lamunannya.


"Kiral,Aunty minta jangan ceritakan soal pria tadi pada Uncle Marvin ya apalagi Dadymu"jawab Kyra yang merasa tidak perlu menceritakan hal tadi,ia tak ingin membuat semua nya semakin khawatir.


"Kenapa Aunty?"tanya Kiral bingung.


"Aunty hanya tidak ingin membuat semuanya khawatir,Kau mengerti kan maksud aunty?"


Kiral yang mengerti hanya mengangguk menjawab perkataan sang bibi.


☘️☘️☘️


Sementara Disebuah Restoran,Icha yang sedang meeting dengan klien dan rekan kerjanya tidak sengaja melihat Mama Siska yang sedang berkumpul dengan teman temannya.


Icha yang sebenarnya merasa takut berusaha bersikap biasa dan berniat baik untuk menyapa ibu dari pria yang dicintainya.


"Selamat Siang tante"Sapa Icha yg sudah berdiri disamping Tante Siska.Membuat beberapa teman teman Siska menoleh kearah Icha.


Wanita sosialita yang sedang berbicara dengan temannya itu merasa terkejut dengan kehadiran Icha didekatnya.


Seketika wajah Siska berubah manjadi dingin dan hatinya merasa kesal.


"Untuk apa kau menemuiku gadis kampung?"jawab Siska ketus.


Wajah Icha berubah menjadi pias, keberanian yang tadi nya ia kumpulnya seketika hilang namun ia merasa harus bisa menguasai ibu Gio itu.


"Saya kebetulan sedang meeting disini dan tidak sengaja melihat Tante.Saya hanya ingin menyapa Tante saja"ujar Icha yg mencoba tenang.


Seyum miring Siska terlihat di wajah nya dan spontan ia berdiri berhadapan dengan dengan Icha.Wanita yang ia benci karena membuat ia dan sang putra berselisih paham.


"Siapa jeng wanita manis ini?"Tanya salah seorang teman Siska yang merasa penasaran.


Siska semakin terseyum miring"Kalian ingin tau siapa wanita ini..Wanita ini adalah wanita kampung dan miskin yang berusaha merayu putraku dan berharap menjadi menantuku.Tentu kalian bisa tahu bukan apa maksud wanita ini,dia pasti hanya ingin harta kekayaan putraku"ujar Siska dengan suara keras membuat pengunjung seisi restoran mengarahkan pandangan pada Icha termasuk teman teman Icha yang merasa terkejut sekaligus merasa kasihan pada Icha yang sudah dipermalukan.


"Cukup Tante,Apa yang Tante pikirkan tentang saya tidaklah benar,Saya memang gadis biasa tapi saya tulus pada putra Tante dan tidak mengharap apapun"ujar Icha yang menahan sekuat tenaga agar air matanya tidak menetes.


"Iya Jeng,Aku lihat gadis ini gadis baik baik dan wanita karier.Kenapa kau tidak menyukainya?"bela teman Siska yg lain.


Siska tertawa kecil seakan mengejek Icha "Baik baik kalian bilang,Rubah licik seperti dia pasti akan bersikap manis untuk mendapatkan keinginannya.Aku tidak akan membiarkan putraku mendapatkan wanita licik seperti dia"ujar Siska pada teman temannya.


"Meskipun kau tidak menyukainya tidak seharusnya kau mempermalukan nya seperti ini jeng!"ujar teman Siska yang lain.


Siska semakin terseyum lebar sementara Icha hanya bisa diam mematung.

__ADS_1


"Sebaiknya kau pergi dari sini,sebelum aku lebih mempermalukan mu lagi gadis miskin.Dan ingat, segera tinggalkan putraku atau aku akan bertindak tegas!"ujar Siska membuat Icha semakin mematung.


Tanpa mereka sadari dipojok restoran ada Gin yang menyaksikan semuanya.Ia mengepalkan tangannya merasa kesal dan marah dengan perlakuan Mama Gio pada wanita yang ia cintai itu Dan Gin pun segera melangkah mendekat.


Sebelum Icha menjawab,sebuah tangan besar menarik tangannya,membuat Icha terkejut."Ayo Cha kita pulang,bos Kian mencarimu.Dan anda Nyonya,tidak seharusnya anda bersikap arogan seperti ini dengan orang yang berniat baik pada anda.Justru ini akan mempermalukan anda sendiri.Dan saya yakin jika Tuan Gio mendengar kejadian ini,dia akan semakin membenci anda.Permisi!"Ujar Gin tegas dengan sorot mata tajam kearah Siska dan langsung menarik Icha pergi dari tempat itu,semakin menjadikan mereka pusat perhatian semua pengunjung restoran.


Mulut Siska pun merasa terbungkam dengan kata kata yang diucapkan Gin dan ia merasa kesal karena merasa dipermalukan.Siska tau betul siapa Gin. Sementara rekan rekan Icha merasa senang dengan kehadiran Gin yang bisa melawan keangkuhan Siska,tentu mereka juga tahu siapa Gin itu.


Gin segera menyuruh Icha untuk masuk kedalam mobil.


"Untuk apa kau menemui wanita angkuh itu Cha?"ujar Gin kesal.


Icha hanya bisa menunduk,rasa bercampur dihatinya.


Gin yang tahu itu reflek menarik Icha kedalam pelukannya."Menangislah jika kau ingin menangis,agar hatimu merasa lega"


Tangisan Icha pun terdengar,ia mengeluarkan semua kesedihan dan kekesalannya.Membuat Jas Gin basah karena air matanya.


Hati Gin ikut merasa terluka melihat keadaan Icha yang seperti itu.Ingin rasanya ia memeluk erat Icha dan membawanya pergi jauh,tapi Gin sadar posisinya dan apa artinya dirinya bagi Icha.


"Icha hanya ingin menyapa Tante Siska saja kak,!"jawab Icha setelah melepas kan diri dari pelukan Gin.


"Untuk apa,kau tau sendiri kan,wanita itu adalah wanita yang jahat dan angkuh.Aku tau maksudmu Cha tapi kau tau tadi,justru dia sudah mempermalukanmu.Lebih baik kau menjaga jarak dengan Bu Siska.Cha"


Icha hanya terdiam menatap Gin setelah mengusap sisa air matanya


Icha mengangguk pelan"Lalu kenapa Kak Gin bisa ditempat tadi?"tanya Icha heran.


"Tadi aku menemui Klien sebentar dilantai atas dan tidak sengaja melihatmu...Ayo kita pulang saja"


"Tapi kak ini masih pukul 2,Icha harus kembali kekantor"


"Tidak perlu,aku kenal Managermu,Biar aku bilang padanya nanti.Sebaiknya tenangkan pikiranmu dulu dirumah"ujar Gin yang tak bisa dibantah oleh Icha.


Mereka pun pulang menuju kediaman Wiratama.


Mita yang terkejut dengan kepulangan Icha dan Gin lebih awal dirumah bermaksud ingin bertanya,tapi melihat aba aba yang dilakukan Gin membuat Mita mencoba menahan pertanyaan nya.


"Aku kekemar dulu ya Mit"pamit Icha yang langsung naik lantai atas.


"Iya Kak"jawab Mita.


Gin segera mengajak Mita dihalaman belakang dan menceritakan semua kejadian tadi pada istri dari bosnya itu.


Mita sungguh merasa terkejut dan kasihan pada Icha.Ia tak menyangka ibu Gio bisa Setega itu pada Icha.


"Aku benar benar tidak menyangka kak,Tante Siska bisa sejahat itu,Perjalanan cinta Kak Gio dan Kak Icha menang sungguh berat."ujar Mita prihatin.


"Kau benar Mita,mungkin ini ujian untuk mereka.Yasudah aku kembali kekantor lagi.Tolong jaga Icha!"ujar Gin lalu pamit pergi menuju Kantor WIN group.

__ADS_1


Mita menghela nafasnya dalam menatap kepergian tangan kanan suaminya itu"Suamiku dan Kak Gin harus tahu soal ini."lirihnya.


☘️☘️


Sore harinya di kantor BR group.


Marvin masih bersama Kayla untuk membahas kerja sama mereka.


"Emm tidak terasa hari sudah sore,kita lanjutkan meetingnya lagi besok ya Vin"Ujar Keyla yang masih duduk disamping Marvin.


"Iya kau benar,,Oke besok kau bisa datang lagi kesini atau kita meeting diluar"ujar Marvin santai.


"Apa kau bisa menemaniku minum kopi sebentar dikafe?"tanya Keyla yang mulai melancarkan niat buruknya.


"Maaf Key,aku sudah berjanji pada Istriku untuk pulang lebih awal"ujar Marvin yang tak ingin membuat Kyra menunggu.


"Ayolah Vin...kita kan sudah lama tidak bertemu,kau kan bisa mengirim pesan pada istrimu.Hanya sebentar saja..Aku mohon!"ujar Keyla memelas.


Dika yang berada diruang itu seketika mendekat,ia ingat kata kata Kyra tadi siang untuk menjaga sang Bos dari wanita licik ini.


"Maaf Tuan,Tadi nona Kyra bilang saat bertemu saya diloby,Katanya anda disuruh pulang lebih awal karena ia merasa tidak enak badan"ujar Dika yang seketika membuat Marvin terkejut.


Hampir saja Marvin luluh dan menerima tawaran Keyla.


"Kenapa kau tak bilang dari tadi Dik!"kesal Marvin.


"Maaf Tuan,Nona Kyra bilang tidak boleh mengganggu meeting penting anda!"jawab Dika tenang.


"Maaf Kayla aku harus segera pulang.Lain kali saja kita minum kopinya.Aku pulang dulu"ujar Marvin. lalu berdiri mengambil jas dan ponselnya.


Keyla yang merasa kesal segera berdiri "Ok, tidak masalah.Lain waktu kita bisa pergi bersama.Dan besok aku akan kesini lagi.Aku pulang dulu Marvin"Ujar Keyla lalu mencium pipi kanan dan kiri Marvin membuat Dika merasa muak.


Melihat kepergian wanita seksi itu, Dika lalu mendekat kearah Marvin"Maaf Tuan,tadi saya berbohong,!"


Kedua mata Marvin melebar"Apa maksudmu?"


"Itu tadi hanya alasan supaya Tuan tidak pergi dengan wanita tadi.Itu sesuai pesan Nona Kyra pada saya,tuan.!"


Marvin yang terkejut tak menyangka istrinya begitu posesif padanya.Tapi Marvin merasa senang dengan sikap Kyra itu.


"Yasudah Ayo kita pulang,Aku juga mengkhawatirkan keadaan Istriku.Dan terima kasih sudah mengingatkan aku tadi"ujar Marvin lalu meninggalkan ruangannya.


Dika hanya mengangguk menjawab perkataan sang atasan.


🌹🌹


Terima kasih ya untuk semua pembaca yang masih setia dengan novel author...


Mohon doanya ya agar author cepat kembali sehat dan bisa menulis lagi dengan teratur setiap hari.....πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2