
Hari berlalu,,,,
Dengan segala pemikiran yang matang hari ini Fabian akan menikahi Clara.Fabian tidak mau menunda nunda lagi.
Setelah keputusan besar yang ia ambil beberahari yang lalu,Fabian dibantu Marvin dan Kian menghubungi Pak Daniel yang masih berada diluar negri.
Dengan Video Call dan email bukti hasil tes DNA Leo yang dikirim ke Pak Daniel,Fabian menjelaskan semua dengan terang dan rinci.Ia mengatakan semua yang terjadi secara jujur,Meskipun ada rasa bersalah dan tidak enak hati pada orang selama ini membantunya tapi Fabian harus melakukan itu,ia tak ingin membohongi semuanya tentang keberadaan Leo.
Awalnya pak Daniel begitu murka,Ia sungguh tak percaya pria muda yang dari dulu ia tlong ternyata sudah memiliki putra.Pak Daniel juga memikirkan bagaimana perasaan putrinya jika sampai tahu hal seperti ini dan ia yakin putrinya juga tidak akan mudah menerima keberadaan Leo.
Namun karena penjelasan Marvin,emosi Pak Daniel pun mereda dan terpaksa merelakan Fabian menikahi wanita lain.
Pak Daniel berfikir,Dari pada Putrinya mendapatkan pria yang sudah memiliki anak lebih baik putri satu satunya ia Carikan pria yang lebih baik dari Fabian.
Fabian sungguh bisa sedikit bernafas lega.Dan ia memutuskan untuk memberitahukan Tunangan nya setelah ia resmi menikahi Clara saja,Ia tak ingin rencana pernikahannya gagal jika tunangannya lebih dulu tahu.
Acara pernikahan dilakukan secara sederhana dan hanya dihadiri oleh beberapa orang.Dan acara ini dilakukan secara tertutup karena mereka tak ingin Tunangan Fabian atau Papa Clara mengetahui ini.Marvin mengerahkan banyak anak buahnya untuk berjaga.Dan Clara tidak keberatan,ia sangat tahu kondisinya sekarang.Bisa menikah saja Clara sudah sangat bahagia.Sejak pertemuan nya dengan Fabian kemarin,Clara berjanji akan membuka hatinya untuk ayah kandung Leo itu.
Fabian mencium lembut Kening Clara dan Clara mencium punggung tangan Fabian setelah mereka selesai melakukan Ikrar suci pernikahan.
Semua merasa lega dan ikut bahagia saat Fabian dan Clara sudah resmi menjadi pasangan suami istri.
Leo yang sedari tadi berada digendongan Marvin ikut merasa senang.
Perlahan Marvin menurunkan Leo dan menyuruh anak itu mendekati kedua orang tuanya.
"Berikan ucapan selamat untuk Mana dan Papamu,Boy!"titah Marvin.
"Mulai sekarang mereka adalah orang tuamu Sayang,Kau putra kesayangan mereka"Ujar Kyra lembut sambil membungkukkan tubuhnya.
__ADS_1
Leo mengangguk"Okey Momy,Dady...Leo kesana...."
Fabian merentangkan tangannya menyambut Langkah kecil Leo yang perlahan mendekat.
"Selamat Mama Papa, Semoga kalian selalu bahagia"Ujar Leo dengan pintarnya.
Fabian dan Clara mencium Pipi cuby Leo bergantian.
"Terimakasih Sayang...Kau adalah kebahagiaan terbesar Mama dan Papa"Ujar Fabian.
"Mama dan Papa sangat menyayangi Leo, Apa Leo mau tinggal bersama Mama dan Papa?"Tanya Clara memberanikan diri.
Leo terdiam sesaat,Ia menatap dalam kearah Fabian dan Clara lalu ia menoleh kearah Marvin dan Kyra,Seakan mengerti jalan pikiran Leo,Kyra mengangguk dengan senyum nya membuat Bocah tampan itu terseyum lalu mengangguk mantap kearah Fabian dan Clara"Leo mau Pa,Ma......"
Fabian dan Clara terseyum lega.
Fabian terseyum kearah putranya.
"Tentu boleh sayang,,Papa sudah menyiapkan rumah yang dekat dengan rumah Momy dan Dadymu,,agar kau bisa sewaktu-waktu kerumah mereka"
Leo terseyum lebar"Makasih Papa....makasih Mama...."
"Sama sama Sayang"Fabian.
Setelah momen itu, Semua yang hadir memberikan ucapan selamat untuk kedua mempelai.Kini Kian merasa sangat Lega,Sudah tidak ada lagi penghalang untuknya menikahi Mita Seminggu lagi.
Acara dilanjutkan dengan makan bersama disebuah restoran yang sudah disiapkan Marvin sebagai bentuk hadiah untuk kedua mempelai.
Berbeda dengan mereka yang sedang merasakan bahagia,Ditempat lain seorang wanita sedang mengepalkan tangannya kuat,Ia merasa sangat marah dan Emosi.
__ADS_1
Ia merasa dibohongi dan Dikhianati oleh pria yang selama ini baik dimatanya.Ia tak menyangka semua rencana indah yang ia susun rapi hancur berantakan tak tersisa.
Nadine Daniela Atmaja,25 tahun.
Tunangan Fabian yang merupakan putri tunggal Tuan Daniel.
Nadine yang merasa sikap Fabian berubah beberapa hari ini dan selalu menghindari nya merasa curiga dan mencoba mencari tahunya.
Alangkah terkejutnya Nadine saat mendengar calon suaminya sudah menikahi wanita lain dan parahnya lagi mereka ternyata sudah memiliki seorang putra.Meski sebenarnya Marvin sudah mengerahkan anak buahnya untuk menutupi pernikahan ini tapi dengan kelihaian anak buah Nadine berhasil mendapatkan info penting itu.
Amarah Nadine benar benar murka seketika,Apalagi saat melihat foto foto yang ia dapatkan dari kaki tangan nya,Meski Nadine juga merasa kaget dan heran ada sosok Marvin,Kian juga Gio yang merupakan orang orang yang cukup disegani di dunia bisnis berada di acara tersebut.
Nadine merasa mereka suka bekerja sama untuk membohongi nya.
Wanita itu meremas kuat selembar foto yang memperlihatkan Saat Fabian menggendong Leo dan terseyum hangat didekat Clara.Nadien sangat membenci kehadiran Leo yang tiba tiba"Gara gara anak ini, Hidupku hancur .......Kalian tidak boleh bahagia diatas kehancuran ku........aku tahu kelemahan kalian....Aku harus membuat perhitungan dengan kalian sekarang"ujar Nadine yang dengan mata merah menahan amarah.
Nadine dulu juga memiliki kisah masa lalu yang buruk,Ia ditinggal sang kekasih saat kekasihnya itu berhasil mengambil mahkotanya dan ia merasa Frutasi.Melihat keadaan putrinya yang menyedihkan,Daniel menjodohkannya dengan Fabian,Pria baik yang selama ini ia tolong dan didik.Daniel tahu jika Fabian masih mencintai orang lain dan dia bukan dari kalangan atas seperti dirinya,Namun Daniel berusaha keras membuat Fabian sukses menjadi pengacara hebat agar pantas bersanding dengan putrinya yang notabennya juga memiliki kekurangan.
Sedangkan Fabian yang merasa banyak berhutang budi pada Tuan Daniel terpaksa menyetujui hubungan ini,Meski Hatinya masih untuk Clara,Fabian berusaha untuk menerima Nadine yang sikapnya bertolak belakang darinya.
Dua tahun Fabian mencoba mencintai Nadine,Tapi tetap saja cinta itu tak hadir.Hanya rasa sungkan dan kasihan pada Nadine yang Fabian rasakan.
Nadine yang terbakar emosi segera menyambar kunci mobil dan tasnya yang berada diatas meja,Ia segera melajukan mobilnya mewahnya dengan kecepatan Tinggi.
Para bodyguard yang mengikutinya segera menghubungi tuan Daniel yang berada diluar negri.
Daniel sangat mengkhawatirkan sang putri dan ia sengaja menempatkan beberapa pengawal dan mata mata untuk putrinya.Ia tahu putrinya memiliki kadar emosi yang cukup tinggi karena depresinya dimasa lalu.
Daniel terus meminta para penjaga untuk selalu mengawasi dan melindungi putrinya.
__ADS_1