
Terus dukung karya author ya dengan Like dan komen yang positif.....jangan menghujat atau menghakimi...ini hanya sekedar novel untuk menghibur kalian...Terima kasih....Salam hangat dari Author...semoga kalian semua sehat semua dan terhindar dari virus Corona....
@@
Selama seminggu ini hubungan Clara semakin dekat dengan Leo,entah kenapa wanita cantik itu merasa selalu ingin dekat dengan bocah kecil tampan nan menggemaskan itu.
Clara sering mengajak Leo untuk jalan jalan sekedar untuk membeli mainan,ice Cream atau baju.
Kyra dan Marvin tidak melarang justru mereka merasa senang karena melihat Clara begitu menyayangi Leo...
Sedangkan persiapan pernikahan Kian Dan Mita mulai dilakukan.Kian selalu berusaha menyakinkan Mita untuk tidak merasa malu.atau rendah diri didepannya.
Siang itu Kian dan Mita sedang berada di sebuah butik langganan Mamy Jia untuk memesan kebaya dan gaun pengantin.
"Kamu bisa pilih model mana yang kamu suka Mit"Ujar Kian yang duduk di sofa sambil menyilang kan satu kakinya sambil menatap Mita yang terlihat kagum memandangi berbagai model gaun yang terpajang indah .
"Kak apa ini tidak terlalu berlebihan?Pernikahan kita kan hanya sederhana..."Ujar Mita menatap lekat Kian.
Kian terseyum simpul"Meskipun pernikahan kita sederhana dan hanya dihadiri keluarga dan kerabat dekat tapi aku ingin kau memakai gaun indah yang spesial agar kau semakin cantik dihari spesial kita....."Ujar Kian lalu memberi tanda pada seorang karyawan untuk membawa gaun gaun terbaru.
"Nona bisa coba dua gaun model baru ini"Ujar sang pelayan.
Melihat Kian mengganggukkan kepalanya membuat Mita segera berdiri lalu berjalan mengikuti langkah sang pelayan menuju ruang ganti.
Korden terbuka menampilkan Mita yang terlihat begitu cantik dan anggun dengan memakai model gaun yang simpel tapi tetap terlihat mewah berwarna putih itu.
Mata Kian seakan terpana melihat Mita yang nampak berbeda.
Mita perlahan mendekat,ia merasa malu saat Mata Kian menelisik tubuh nya dari bawah keatas.
"Kak...jangan lihat Mita begitu...Bagaimana,apa model ini cocok untuk Mita Kak?"Tanya Ragu Mita.
Kian berdiri mendekat dan mengarahkan wajahnya keceruk leher Mita.
Cup.....Kian tiba tiba mencium bahu Mita yang terbuka...
Membuat wanita itu memegang dan membulatkan matanya.sedangkan dua pelayan butik yang melihat adegan romantis itu merasa kikuk.
"Kau terlihat Cantik"Bisik Kian tepat di depan telinga Mita, Hembusan nafas Kian begitu terasa dibahu Mita yang terbuka semakin membuat bulu kuduk wanita itu meremang.
Mita spontan mendorong dada Kian untuk menjauh"Kak.....jangan begitu,Malu dilihat orang..."ucap Mita yang pipinya sudah memerah.
Kian menyeringai lalu duduk kembali"aku suka model ini tapi tolong naikkan sedikit bagian dadanya,aku tidak mau bagian dadanya terlalu terbuka..."Ujar Kian pada pelayan itu.
__ADS_1
Mita langsung menunduk melihat bagian dadanya,,Ia merasa masih wajar saja dan masih sopan tapi kenapa Kian merasa ini terlalu terbuka,Apa kian begitu protektif padanya.
Mita segera mengganti bajunya.
Baru ingin keluar dari butik,Mereka dikejutkan dengan kedatangan Gin.
"Tuan maaf saya harus menyampaikan kabar buruk,Baru saja Nyonya Jia menghubungi jika Tuan muda Leo mengalami kecelakaan bersama susternya dan saat ini sudah berada dirumah sakit"Ujar Gin.
Seketika mereka terkejut,ApalagiMita yang juga begitu menyayangi Leo.
" Kita langsung kerumah Sakit Gin"Perintah Kian.
"Ayo,Kak...aku tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan Kyra"Ujar Mita sambil berjalan cepat menuju Mobil bersama Kian dan Gin.
"Kau benar,,Aku tidak sanggup jika melihat adikku itu sedih"Kian.
Sementara diBR Group,Marvin yang sedang bersama Clara dan Dika diruangkan juga dikejutkan dengan panggilan Mamy Jia .
Marvin seketika lemas begitu pula dengan Clara yang sudah menangis.
"Ayo kita kerumah sakit,Jangan lupa beri tahu Icha,Dik"Titah Marvin.
Ketiganya segera kerumah sakit.
"Mamy,Kyra takut My...hiks hiks hiks...."
Jia mengusap lembut punggung menantunya itu berusaha menenangkan.
"Tenanglah Kyra...Kita berdoa saja..semoga operasi nya lancar...Mamy Yakin dia anak yang kuat"
Marvin yang sudah datang berlari mendekati Kyra dan sang Mamy.
"Sayang..."Panggil Marvin.
Kyra langsung memeluk tubuh Kekar Marvin sambil terisak"Ini salahku....aku tak bisa menjadi ibu yang baik hiks hiks hiks"
Marvin mendekap tubuh Kyra yang bergetar hebat.Membeti ketenangan untuk sang Istri.
"Sudah ..jangan menyalahkan dirimu sendiri,ini adalah musibah..kita hanya perlu berdoa sayang...."
"Sebenarnya apa yang terjadi Tante?''Tanya Clara yang juga ikut menangis.
"Tadi Leo bersikeras untuk pergi ke taman bersama susternya,namun kata supir yang menunggu mereka dari jauh, saat Leo sedang asyik bermain ia tak sadar berlari kearah jalan raya hingga tak menyadari ada mobil yang mendekat,Suster segera berlari untuk menyelamatkan Leo namun naas mereka berdua justru tertabrak mobil itu"jelas Mamy Jia yang membuat rahang Marvin mengeras sedangkan Clara semakin menangis.
__ADS_1
"Dika,Kau urus pelaku nya, tuntut dia karena sudah melukai putraku"Titah Marvin pada Dika.
"Baik tuan,Saya permisi"jawab Dika yang langsung menjalankan perintah sang bos.
Kian yang juga sudah sampai bersama Mita dan Gin juga terkejut mendengar penjelasan Mamy Jia.
Mita segera mendekati Kyra dan menggenggam tangan sahabatnya itu.
"Kau harus kuat ya Ky....Aku yakin Leo anak yang kuat"
"Aku takut Mit,Hiks hiks hiks,,Leo itu sudah seperti anak kandungku...Aku takut kehilangan dia"
"Jangan berpikiran macam macam Sayang...Leo akan bisa melewati ini"Ujar Marvin.
"Marvin benar Ky,,Kakak yakin dokter akan melakukan yang terbaik untuk Leo..kita tinggal berdoa saja"Timpal.Kyra.
Satu Dokter terlihat keluar dari ruangan operasi.
"Pasien membutuhkan banyak darah,Apa ada yang memiliki golongan darah A - ?Kebetulan golongan darah itu sedang langka dibank darah
kami"Ujar dokter cepat.
Semua saling menatap,pasalnya darah Marvin AB+ sama seperti Mamy Jia,,,Darah Kyra yang O sama seperti Kian..Mita yang berdarah B. sedangkan Icha memiliki darah AB dan Gio yang baru saja datang bergolongan darah O sama seperti Kian dan Kyra.
"Darah saya A- dok...dokter bisa ambil darah saya"Ujar Clara lantang yang membuat semua terkejut.Apalagi Marvin yang mengerutkan keningnya.
"Oh syukurlah...silahkan anda ikut perawat kami untuk pengambilan darah"ujar dokter itu.
"Terima kasih Kak"Lirih Kyra pada Clara sudah sebelum wanita itu mengikuti langkah seorang perawat.
"Sama sama Kyra,Aku juga sangat menyayangi Leo"ujar Clara terseyum.
Marvin yang merasa aneh dengan persamaan darah Clara dan sikap berlebihan Clara pada putranya itu segera memberi kode pada Kian untuk mendekat.
Dengan cepat Kian mendekati Marvin yang masih memeluk Kyra.
"Kau suruh Dokter melakukan tes DNA pada Leo dan Clara...ingat ini rahasia"Bisik Marvin yang membuat kian membulatkan matanya.
Kian berusaha bersikap tenang lalu pergi bersama Gin.
"Mita,,,kau disini dulu..ada hal yang harus kuurus.....Ayo Gin"Ujar Kian pada Mita lalu mengajak Gin pergi dari tempat itu.
Dengan rasa penasaran yang begitu banyak dibenaknya,Marvin tetap harus bisa berusaha bersikap tenang apalagi melihat Kyra yang seakan terlihat begitu terpukul.Ia terus mencoba menenangkan sang Istri yang terus menangis dipelukannya.Jika benar dugaannya,Entah apa yang akan terjadi kedepannya..Marvin tak bisa membayangkannya...Mungkin semua akan rumit dan Marvin takut itu akan melukai hati Sang Istri.
__ADS_1